Ku Temukan Kau Dalam Sujudku

Ku Temukan Kau Dalam Sujudku
hanya berdua yang lain ngontrak


__ADS_3

dia terus menggenggam tanganku.aku tidak tahu mau dibawa kemana.aku hanya mengikutinya.ketika tiba di depan pintu aku menghentikan langkahku.


"mas Han kita mau kemana,saya tunggu di depan saja."


dia mulai melapaskan genggamannya.aku cepat -cepat berbalik.niat hati ingin turun ke lantai bawah.tapi dia menghadang langkahku.


"mau kemana, istirahat dulu..dari semalam kamu ga tidur kan?"(gimana mau tidur dia terus-menerus mengganggu lahir dan batin.)


clek..ketika pintu kamar terbuka.aku begitu takjub dengan kamar nya cat nya warna kesukaanku.


"ini kamar kita."


sontak aku melihat ke arahnya dan minta penjelasan.


" maksud saya ini akan jadi kamar kita.saya sengaja mendesign sesuai selera kamu.karna saya ingin kamu nyaman di rumah ini.


ayo masuk."


"ga mas saya di luar saja."


"ehmm ga apa-apa ras kamu istirahat di sini dulu aku ga akan macam-macam.palingan cuma satu macam."


" mas han?"


"iya iya...ayo masuk."


aku melihat sekeliling kamar.kamar yang besar dengan car berwarna biru sesuai kesukaanku.


"ras?"


"ada pa mas?"


"saya sangat sayang Sama kamu ras..apa kamu juga sayang sama saya?"


deg kenapa tiba-tiba dia menanyakan hal ini,apa kah aku harus menjawab pertanyaan yang dia sudah tahu jawabannya?.


" mas han saya, hmn,saya"

__ADS_1


"saya apa?"


"saya blm sholat mas..sebaiknya kita sholat dulu.."


aku hanya senyum melihat tingkahnya..tanpa kamu jawab aku sudah tahu ras.aku hanya ingin menggoda kamu.lucuu kalau sedang tersipu malu.


"ya sudah kamu wudhu duluan mas tunggu di sini..kita sholat bareng ya."


setelah selesai sholat aku dan dia sudah seperti suami istri.satu kamar dan sholat berjamaah..ya Allah semoga selalu seperti ini selamanya.aminn


"ras…mas duluan ke bawah ya,mau liat ibu sama dila.nanti kita makan bareng ya jangan lama-lama."


"iya mas."


setelah kepergian dia aku melepaskan mukena yang aku pakai tadi..tapi belum sempat aku memakai jilbabku mas Han datang tanpa mengetuk pintu sontak aku kaget akan kedatangannya yang mendadak..


"ahhhhh..mas han?"Karna panik aku sampai lupa menyimpan jilbabku dimana


aku kembali ke kamar untuk mengambil handphone ku yang tertinggal di atas meja.aku kira dia sudah memakai jilbabnya ketika aku masuk.aku melihat pemandangan yang begitu indah.rambut yang tak tertutup kini terlihat oleh mata terurai begitu indah.sungguh anugerah yang terindah. seketika mata kami bertemu.dia begitu cantik sangat cantik dengan rambut yang terurai..hingga suara dia membuat aku tersadar dengan kesalahanku yaitu melihat auratnya.sesuatu yang belum pantas aku lihat


"ahhhh. mas han? teriaknya


"iih mas Han nyebelin bangat cepatan keluar."


"iya-iya saya keluar."


aku menutup kembali pintu kamar.di balik pintu ada seorang bidadari penghuni hatiku.aku senyum bahagia jika ingat sesuatu yang aku lihat tadi..


"ras sudah belum,saya mau ambil handphone saya!"


clek..dia pergi tanpa suara.mungkin dia marah..tapi lucu kalau liat dia seperti itu..


"ras,saya kan sudah minta maaf? dosa loh kalau orang minta maaf tapi ga di maafin."


"iya saya maafin..tapi saya masih kesel sama mas Han."


"sama saja ras itu namanya kamu belum maafin saya"

__ADS_1


"iiih udah ah males."


ketika aku mau pergi dia mencegahku dan menarik tanganku.."jangan marah lagi..sebentar lagi semuanya akan menjadi milik saya.dan sebentar lagi saya berhak melihat semuanya."


blusss…aku hanya diam tak mampu berkata.bisa -bisa nya dia berkata seperti itu.membuat aku malu saja.


"sebentar ya tunggu saya kita kedepan bersama-sama.saya ambil handphone saya dulu."


huspp pipiku terasa panas.panas mendengar apa yang dia katakan..setiap bersamanya aku selalu di buat tersipu malu..


"Ayoo."


"mas Han,ehmm bisa ga tangannya di lepasin dulu?"


"ga bisa ayoo cepatan.keluarga besar saya sudah nunggu di bawah ras.mau kenalan sama kamu."


"hah mas saya balik lagi aja ke kamar."


baru saja aku berbalik dia sudah menarik tanganku lagi..


"kalau balik lagi ke kamar saya temenin.biar kita beduaan saja di kamar."


"tapi kan keluarga mas Han nunggu di bawah."


"biarin kita berdua yang lain ngontarak dulu."


"ih ga lucu itu sih mau nya mas han"


"ya sudah ayoo kita kebawah."


"tapi mas Han jangan jauh-jauh ya temenin saya."


"ok tapi dengan satu syarat?"


"apa?"


"tangannya ga boleh di lepas saya pegangin"(di kira mau nyebrang)

__ADS_1


"iyaaaa."dengan berat hati aku mengiyakan kan permintaannya.


"yess aku menang lagi.."


__ADS_2