
setelah selesai makan dan bercerita banyak tentang perjalanan mas han.aku kembali ke kamar untuk beristirahat
mas Han sedang ngapain ya??ko belum ada kabar lagi..katanya mau telpon lagi.tapi dari tadi belum telpon juga..apa aku menghubungi dia dulu ya..ahh nanti aku mengganggu dia
kenapa malam ini susah sekali aku memejamkan mata..mas hannn penyakit apa yang kamu tularkan..ahhhh
aku hanya memandangi fotonya yang tersimpan di atas meja.ku lihat dia begitu tampan dan sedikit sombong..masalahnya di dalam foto itu dia tidak tersenyum sama sekali.tapi tetap tampan.
kenapa harus saya yang kau jadikan pendamping mu mas...??mantanmu lebih cantik seksi dan juga kaya.berbeda dengan diriku..ehmm
dring..dring..hah mas Han panjang umurnya di saat aku merindukannya dia telpon.
"assalamualaikum.?"
"walaikumussalam.."
"sudah tidur ya yang?"
"belum mas saya ga bisa tidur kepikiran orang yang tadi janji mau telpon.."
"iya iya mas minta maaf..mas baru selesai sayangg..ini baru nyampe hotel.."
"mas..ehmm mas sudah makan?"
"sudah tadi mas makan sama Rendi..kamu sudah makan?"
"sudah tadi sama ibu dan bibi.."
"oh iya ibu Giman sayang??mas lupa kasih kabar ibu.. "
"Alhamdulillah ibu baik mas."
"Mas..ehmm.terimakasih."
"buat?"
"buat semuanya.. terimakasih sudah menjadi suami saya."
"kamu itu kenapa sayang ko bilang seperti itu,harusnya mas yang berterima kasih."
"oh iya lusa mas pulang...kamu siapa-siap ya?"
"untuk?"
"untuk melanjutkan pertempuran kita yang tertunda.."
__ADS_1
"iiih mas hannn."hahHahah
"oh iya mas..besok saya minta ijin ya mas."
"ijin kemana sayang?"
"besok saya sudah masuk kerja mas ga enak sama bude Lisa.sudah di telpon terus buat masuk"
"ooohh iya ga apa-apa sayang..mas ijinin..nanti minta anter aja sama mang Ujang..biar nanti dia yang anter jemput kamu."
"tidak usah mas saya bawa motor sendiri saja..lagian kasihan mang Ujang kan lagi cuti..nanti mengganggu liburan dia mas"
"ya sudah kalau itu keinginan kamu..mas tidak bisa berbuat apa-apa..tapi hati-hati ya.jangan ngebut."
"iya masku sayangggg.."
"dihh bilang apa tadi??coba ulangi"
"iya maskuu sayanggg.."
"mas ga dengar tu."
"iiihhh mas Han nyebelin banget"..hahahaha..
"iya istriku sayangggg.."
"sebentar mas saya nyalain lampu dulu.."
"kamu makin cantik aja ras..baru dua hari mas ga ketemu..udah berubah.."
"apanya yang berubah mas ini sama saja."
"menurut mas istri mas makin cantik saja." ehmm
"mas sayang sama kamu..jangan tinggalkan mas ya.apapun yang terjadi dengan mas.ataupun yang kamu dengar tentang masa lalu mas.tolong percaya sama mas dan jangan tinggalkan mas."
"iiihh mas ko ngomongnya begitu.. insyallah saya tidak akan meninggalkan mas Han..saya akan selalu mendampingi mas han."
"makasih ya sayang...muachhhh"
"iiih mas Han apa-apa an sih"
"loh kenapa..mas kan cuma cium jarak jauh..memangnya ga boleh mas cium istri mas?"
"ya boleh tapi.."
__ADS_1
muach..muach.muachhh..
"iiihh mas han"
"kenapa pipi kamu jadi merah begitu ras??"
"maluu..."
"ehmm istri mas ini kenapa sangat pemalu..mas kan suami kamu."
"ya kalau malu ya malu mas.lagian mas kenapa jadi genit begitu sih?"
"iya iya...jangan marah begitu ahh mas jadi tambah gemes gitu sama kamu."
"udah malam katanya besok mau kerja..tidur sana nanti kesiangan.."
"belum ngantuk mas.."
"ya udah mas temenin ya?"
"dengan senang hati suamiku" hehehe
aku tidak sadar ketika mas menatapku dengan tajam seperti memperhatikan apa yang aku pakai.
"sayang..?"
"ehmm kenapa mas..ko tatapannya begitu??"
"kamu mau kemana?"
"ya mau tidur lah mas."
"kenapa masih pakai baju lengkap kenapa ga ganti baju tidur ras.."
"astaghfirullah..saya lupa mas..sebentar ya mas saya ganti baju dulu."
".iya sayang,eehh sebentar coba kameranya Kamu arahkan ke lemari pakaian."
"buat apa mas?"
"ya buat lihat kamu ganti baju ras.."
"iiihhh ogah..itu mah maunya mas Han,mas ?"
"iya sayangg.."
__ADS_1
seketika jantung ini berdetak kencang..kali ini aku benar-benar salah menyuruh dia mengganti bajunya..dia sangat berbeda membuat aku bergairah..dan terpesona.dengan penampilannya..batin Handi