
"maaf Bu..?"
"duduk dulu sini ras,Han."
kami pun duduk bersama.entah apa yang akan Meraka bicarakan.kami berdua hanya mendengar kan mereka.sesekali aku melirik ke arah mas han.tapi dia sangat santai dan hanya senyum.
"jadi begini Han, ibu mu tadi telpon bude..katanya lusa ibu akan kesini untuk acara lamaran.tadinya bude mau kasih tahu kamu.tapi telpon bude ga di angkat-angkat.ya jadi bude langsung kesini gimana han,apa kamu setuju dengan keputusan ibumu dan bude?jadi pernikahan kalian tinggal satu Minggu lagi"
ada rasa bahagia yang tak bisa terukir dengan kata-kata.rasa yang tak mudah untuk di ungkapkan bahagia dan terkejut itu yang ku rasakan saat ini.aku tak mengira pernikahan kami akan di percepat.
"kalau saya tidak apa-apa bude pernikahan kami di percepat.tapi bagaiman dengan laras dan keluarga nya,apa mereka setuju?"
"kalau bapak sama ibu setuju-setuju saja nak han.bapak sama ibu kembali lagi ke larasnya maunya bagaimana?kalau menurut bapak mah ya bagus di percepat.dari pada lama-lama.takutnya terjadi hal-hal yang tidak di inginkan.bukannya bapak tidak percaya sama kalian.tapi bapak hanya khawatir.iya ga bu?"
"iya pa..lagian kalau kalian sudah menikah kan enak pacaran nya ga ada larangan."hahahaha kami pun tertawa bersama.
"ibu bisa saja"
"jadi gimana ras?"
"hmmm saya ikut bapak sama ibu saja.karna saya yakin keputusan bapak sama ibu itu yang terbaik buat saya."
"Alhamdulillah." jawab semuanya
ku lihat ada kebahagian di wajah orangtuaku.tawa lepas mereka membuat hatiku bahagia.
"ya sudah kami dari pihak laki-laki.akan mempersiapkan semuanya pa.jadi semuanya biar pihak laki-laki yang bertanggung jawab.iya kan Han."
"iya bude,mungkin besok sudah mulai persiapan untuk acara lamaran pak?"
"iya nak Han bapak mah ikut aja"
__ADS_1
"besok ibumu jadi ke jakarta han?"
"jadi bude.insyaalllah besok pagi saya jemput di bandara."
"ya sudah kalau semuanya sudah setuju kita tinggal mempersiapkan nya ya pa,bu.semoga acaranya di beri kelancaran sampai hari yang kita tunggu tiba."
"aminnn."kami bersamaan menjawab doa Bu Lisa.
"ya sudah saya pamit duluan ya pa,bu"
"oh iya Bu silahkan.terima kasih banyak sudah datang ke rumah kami."
"iya pa sama-sama,han kamu mau balik bareng bude atau mau di sini dulu?"
"saya di sini dulu bude sebentar lagi saya pulang."
"ya sudah bude duluan ya."
"iya bude, hati di jalan bude"
"ya sudah ras Han bapak tinggal dulu ya."
"oh iya pak."
dan akhirnya semua orang sudah pergi tinggal aku dan dia.aku bingung harus bicara apa lagi.benar kata orang.kalau jodoh tak akan kemana.kita sebagai manusia tidak bisa menghindar jika jodoh kita sudah tiba.allah akan memberikan dan memudahkan jalannya
"ras,ehm kamu kenapa?ga senang ya pernikahan kita di percepat?"
"hmm ga mas saya senang ko..saya cuma kaget saja, ga nyangka akan secepat ini..makasih ya mas."
"untuk?"
__ADS_1
"untuk semuanya...terima kasih karna mas sudah mau menerima saya dan keluarga saya."
"mas yang seharusnya berterimakasih ras.karna kamu sudah mau menerima saya"
jujur aku sangat senang, jika cinta itu datang dari Allah.maka kita tidak perlu menuntut pasangan kita sempurna.tapi kesempurnaan itu akan ada jika kita mencintai pasangan kita dengan tulus Dangan apa ada nya.buka ada apanya.
aku hanya manusia yang tak sempurna,tapi kehadiran mu membuat hidup ku menjadi sempurna dan bermakna.
"baik lah,sudah malam ras,kamu istirahat sana besok kan mau bertemu calon mertua"
"iya..ehmm mas han?"
"ada apa lagi,sudah malam ras tidak enak jika mas berlama-lama disini"
"bukan itu mas,saya juga tidak mau lama-lama sama mas han ngeri.."
"terus?"
"besok,saya masih sedikit takut mas"
"ehm ..jangan takut selagi bersama saya,"
aku hanya tersenyum mendengar apa yang dia ucapkan membuat hati ini tenang.
"sudah ya saya pamit udah malam,"
"baiklah, hati-hati ya mas,jangan ngebut bawa mobilnya"
"iya sayang"
"mas han?"
__ADS_1
"iya..iya..iya.."
setelah kepergian nya aku mulai gelisah akan semuanya,semuanya begitu cepat pertemuan ku dengannya hingga rasa yang aku rasakan saat ini pun begitu terasa cepat.