
setalah melaksanakan sholat berjamaah.kami pun turun ke bawah untuk makan bersama.kami mengucapkan syukur dengan apa yang telah kami terima..dan sudah menyatukan hatiku dan hatinya dalam sebuah pernikahan..
aku mencium tangannya dan dia mencium keningku..semuanya begitu indah..
"terimakasih sayang..sudah hadir dalam kehidupan mas..saya janji akan jadi suami dan imam yang baik buat kamu dan anak-anak kita kelak."
"terimakasih juga mas.karna sudah menjadi suami saya.saya berjanji akan menjadi istri dan seorang ibu yang baik buat suami dan anak-anak saya kelak."
kami pun saling memandang,tanpa berucap mensyukuri apa yang sudah kami dapat.
"ya sudah kita kebawah ga enak di tunggu ibu sama Dila.."
kami berduapun bergegas turun kebawah untuk makan malam bersama..
"anteeee?"
"eehh Tio ganteng.belum tidur sayang."
"eyum ante.iyo oyeh bobo Ama ante?"
"enak saja tante mau tidur sama om.kamu tidur sama mama kamu."
"mama oyeh ya Iyo bobo Ama ante?"
"hmm ga boleh sayang Tio tidur sama mama saja.kasihan Tante larasnya kalau Tio tidur sama tante.nanti ga bisa tidur.tantenya kan habis cape."
ku lihat ada rawut kecewa di wajah tio.tapi berbeda dengan mas Han dia begitu senang mendengarnya.
"Tio sayang besok-besok tio boleh ko tidur bareng tante,iya kan mas?"
"ehmm"
setelah obralan ringan kami di meja makan.tidak ada lagi suara.yang terdengar hanya suara sendok dan garpu yang sedang beradu di piring masing-masing.makan malam pun selesai satu persatu meninggalkan ruangan makan.tinggal aku bibi dan ibu.
"Bu..biar saya saja ya beresin semuanya ibu duduk saja."
"tidak apa-apa ras ibu bantu."
"gaa usah Bu kan ada bibi."
__ADS_1
"ya sudah.kalau begitu ibu ke depan ya."
"iya Bu"
aku sudah terbiasa dengan pekerjaan rumah tangga..
"neng biar bibi saja."
"ga apa-apa bi saya bantu..biar bibi cepat istrahat."
"Bi mas Han biasanya suka makan makanan apa?"
"si bapak mah apa saja neng..tapi si bapak mah ga suka pedes."
"oohh kalau minumnya apa bi."
"air putih sama teh neng.si bapak mah orang kaya juga kalau makan ga pilih-pilih..beruntung si neng dapat si bapak orangnya baik bangat.si bapak juga beruntung dapat si neng yang cantik dan Solehah."
"makasih ya Bi."
"sama-sama neng."
"iya neng silahkan."
ku lihat ibu dan mas Han sedang membicarakan sesuatu.sampai aku tiba dan menghampiri mereka.mereka masih asik mengobrol.
"mas?"
"hmmm..udah selesai?"
"sudah,di minum dulu teh nya mas."
"makasih sayang."
"ya sudah ibu tinggal ya.ibu sudah ngantuk dan lelah sekali hari ini.ibu duluan ya,oh iya ras jangan lupa pakai yang ibu kasih tadi."
"hmm iya Bu."aku hanya menunduk mendengar ucapan ibu.apa lagi dirinya memandangku dengan senyuman yang mengejekku..
hanya aku dan dirinya seperti mengulang pertama kali aku menginjakkan kaki di rumah ini.tapi sekarang aku sebagai istrinya..
__ADS_1
"sudah siap?"
"hah siap apa?"
"jangan pura-pura tidak tahu ras."
aku hanya diam tak berani menatapnya karna aku tahu maksud dari ucapannya..dia membalikan badanku menghadap ke arahnya.membuat jantungku menari-nari tak menentu.
"saya akan melakukannya jika kamu sudah siap dan iklas melayani saya.aku kaget dengan ucapannya.pandangan kami kembali bertemu.
"mas..saya.."
cup. lagi-lagi dia menyerang ku secara tiba-tiba..tanpa ada persiapan aku hanya pasrah dengan apa yang dia lakukan..daging bertemu daging.
dia menciumku ******* habis bibirku..aku memejamkan mata merasakan apa yang dia berikan.semakin lama ******* itu semakin dalam.aku tersadar kalau kami sedang berada di ruang tamu bukan di kamar
"mas..hmmm mas Han.."
aku mendorong tubuhnya memberikan jarak antara kami..
"maaf mas bukan seperti itu.ini di ruang tamu nanti kalau ada yang melihat kita bagaimana?"
ku lihat dia tersenyum puas..dengan apa yang aku ucapan kan dan sepertinya kali ini ucapanku salah..
"baik lah kalau kamu maunya seperti itu.ayo kita lanjutkan di kamar kita."
"bu…bu…bukan begitu mas.."
"sudah ga usah malu mas juga tahu maksud kamu."
"iihh mas Han."
dring…dring…dring…
"sebentar ya ada telpon.mas angkat telpon dulu ga apa-apa kan?"
"ga apa-apa mas angkat saja.saya duluan ke kamar ya mas ."
hmm selamat…selamat..untung ada telpon
__ADS_1
katanya nunggu aku siap dan iklas melayani dia tapi nyatanya dia menyerangnya berkali-kali secara mendadak..