Ku Temukan Kau Dalam Sujudku

Ku Temukan Kau Dalam Sujudku
penyeselan


__ADS_3

aku pasrah dengan keputusannya.karna ini adalah kesalahanku.harusnya aku tidak tergoda oleh wanita sialan itu.


hanya penyesalan yang aku rasakan saat ini..


"bi tolong jaga ibu dan calon bayi kami..saya pindah ke kamar tamu.."


"baik pa.."


Dengan langkah yang begitu berat aku meninggalkan dirinya yang penuh dengan luka..


saat ini hatiku belum bisa menerima dirinya.kejadian tadi begitu sangat nyata hingga menusuk kedalam jiwa..


aku begitu bahagia ketika dia mengatakan calon bayi kami.tapi kenapa kabar ini datang setelah aku melihat dia bercumbu dengan mantannya.aku kembali menangis hati ini semakin perih.seharusnya aku dan dia bahagia karna aku hamil.tapi kebahagiaan ini lenyap ketika aku mengingat kesalahan nya.


"neng..sudah neng..jangan nangis terus..makan dulu ya..neng kan dari tadi belum makan."


"saya ga mau makan bi..saya sudah kenyang."


"neng jangan mikir kan diri sendiri, sekarang neng kan sedang hamil.jadi neng harus mikirkan bayi yang ada di dalam perut neng."


aku berbalik menghadap bibi..ya dia lah satu-satunya orang yang saat ini ingin aku peluk.


"bibi...hati saya sakit bi...mas Han...mas Han jahat bi.."ukhhh..ukhhh.ukh..


"sabar neng..sabar. ini ujian dalam rumah tangga.neng tenangain dulu.saya tahu seperti apa pa Han.."


"tapi saya melihat dia sedang berciuman dengan mantannya di kantor bi.."


tangisku tak tertahan..ketika aku mengingat kejadian tadi


di sisi lain


aku tidak benar-benar pergi dari kamar kami..aku ingin mendengar apa yang dia inginkan..hatiku begitu hancur dan tanpa terasa tanganku berdarah..pa Han hentikan tangan bapak terluka..

__ADS_1


"aku brengsek ren.aku manusia yang paling jahat ren..istri sangat terluka karna kecerobohan dan kesalahan ku.


aku tak tega melihat dia seperti itu ren."


"ayo pa bos ikut saya.kita obati dulu luka pa bos"


"minum obat dulu neng..biar panasnya turun.


ga mau bi.. pahit.."


" kalau ga di minum nanti panasnya ga turun-turun.kasihan kan calon bayinya nanti. ikut sakit juga."


"ga mau bi..jangan paksa saya bi.saya mau tidur bi.tolong tinggal kan saya bi.."


"baiklah neng bibi ke bawah dulu"


kepalaku begitu berat dan hatiku begitu sakit..ingin istirahat pun hatiku tak bersahabat.pikiranku terus mengingat kejadian tadi.dan akhirnya aku terlelap dalam mimpi


sudahlah pa tapi cuma sedikit.dan ibu ga mau minum obat."


"dia memang tidak suka minum obat bi.."


aku hanya senyum jika mengingat sesuatu yang dia tidak suka..


"terus keadaan nya gimana bi?"


"saya disuruh keluar pa padahal badannya masih demam."


"tidak apa-apa bi.di kompres saja bi..biar panasnya turun.."


"baik pa."


"loh tangan bapak kenapa itu pak?"

__ADS_1


"ehmm tidak apa-apa bi cuma luka kecil.luka ini tak sebanding dengan luka ibu."


"sudah di kasih obat belum pa ?"


"sudah bi..sudah sana bibi temenin ibu saja."


"ya udah saya ambil kompresan dulu pa.."


"gimana ren sudah kamu selidiki tentang rose dan suaminya?"


"sudah pa bos.ternyata suaminya terlibat kasur di perusahaan x.dan proyek yang kita ambil kemarin itu adalah proyek dia.jadi rose mengira kita sudah merebutnya..dan menghancurkan karir suaminya."


"apa benar dia keguguran?"


"ehmm iya dia mengalami keguguran di saat usia kehamilannya lima bulan..itu pun karna ulah rose.dia terlalu banyak minum minuman keras hingga bayi yang ada di dalam kandungannya keguguran dan


suaminya tertekan oleh ulah istrinya yang menuntut hidup mewah."


"ehmm dan dia melihat kita ketika kita di kota x..dan dia mengikuti kita sampai kesini..dia tidak terima Bu Laras menjadi istri pa bos..menurutnya dia lah yang pantas dengan pa bos."


"dia sudah merencanakan semua nya pa bos.dia sengaja memakai parfum yang Bu Laras pakai.agar mudah menggoda pa bos."


"dan ketika pa Ujang bersiap mengantarkan Laras ke kantor. diam-diam dia bertanya kepada pa bos.bu laras mau kemana.di situ lah dia punya kesempatan untuk menghancurkan rumah tangga pa bos."


"astaghfirullah...aku benar-benar bodoh ren.."


"jangan terus menerus menyalahkan diri pa bos.sekarang pa bos harus cari jalan keluarnya bagaimana agar Bu Laras menerima permintaan maaf pa bos.."


"dan saya sudah membawa Vidio permintaan rose kepada Bu laras.dan dia sudah mengakui kesalahannya."


aku sangat menyesal ren.dangan apa yang sudah aku perbuat..


sebuah kesalahan bukan untuk di sesali tapi pelajar hidup yang harus kita pelajari agar tidak terulang berulang kali.

__ADS_1


__ADS_2