Ku Temukan Kau Dalam Sujudku

Ku Temukan Kau Dalam Sujudku
Smoga bertemu kembali


__ADS_3

"tidak baik seperti itu ras,bukannya kamu dan bibi sudah masak sayang jika tidak di makan"


"tapi pak,,"


"nanti aku yang telpon bude setalah makan dan solat Dzuhur baru aku antar kamu ke kantor bagaimana?"


Laras hanya diam mendengar apa yang Han bicarakan,benar kata Han bibi sudah memasak dan tidak enak jika mengabaikan semuanya


"ehm baiklah saya ikut apa kata bapak tapi janji ya ,setelah makan dan solat antar kan saya segera?"


"iya"


kami pun berjalan menuju ruang makan dimana si bibi sedang sibuk menyiapkan segalanya.


"bi tidak usah repot-repot,biar saya yang menyiapkan semuanya"


"tidak usah neng ini sudah jadi tugas bibi"


"bi,saya bukan ratu di sini jadi tidak usah di layani seperti itu,dan saya masih mampu bi"


si bibi melihat ke arah Handi untuk meminta persetujuan nya dan Handi hanya mengangguk kan kepalanya tanda dia setuju dengan apa yang Laras lakukan.


"baik kalau begitu bibi kebelakang dulu mau ambil SOP yang tadi si neng buat"


"iya bi silahkan"


Han melihat Laras begitu telaten dalam menyiapkan segalanya,


tanpa dia sadari dia membuat senyuman manis yang terukir di bibirnya.


"silahkan makan pak,ko malah senyum-senyum?


"oh sudah selesai ya,maaf ya saya tadi sedang ingat sesuatu"


"tidak apa-apa pak,"Laras kembali memberikan senyuman yang begitu indah hingga tanpa makan Han sudah merasa kenyang dengan melihat senyumannya.


tidak ada lagi obralan di antara mereka berdua hening itu yang di rasakan..Han masih mencuri-curi pandang ketika makan,


"kalau bapak liat saya terus kapan selesainya pak?"


"ooh maaf,saya.."han gugup ketika Laras tahu dia sedang melihat ke arahnya.


"pak Han setiap hari seperti ini ya,apa bapak tidak bosan jika makan hanya sendiri?"


"tidak,saya menikmati.segala apapun yang saya dapatkan,dan biasanya saya jarang makan di rumah"


"terus bapak ga ada niatan buat punya istri,setidaknya kalau bapak menikah rumah ini akan ramai dan bapak tidak perlu lagi makan di luar terus."


"kamu mau jadi istri saya ras?"


uhuk..uhuk...uhuk...uhuk..


mendengar pertanyaan dari Han secara tidak sengaja Laras tersedak karna kaget dengan ucapan Han.


"ma...maksud bapak apa?"


"minum dulu ras,tidak ada maksud,tapi jika kamu bersedia saya akan segara menghalalkannya"


Laras semakin tak percaya dengan apa yang laki-laki di hadapan nya ucapkan mereka baru pertama kali bertemu tapi omongannya semakin tak menentu.


"maaf pak saya sudah selesai dan waktunya kita solat"


"baik lah saya ke atas duluan ya,atau kamu mau bareng?"


"tidak usah pak saya rapihkan ini dulu nanti saya ke atas"


"oke saya tunggu ya nanti minta antar saja sama bibi"


"baik pak"

__ADS_1


setelah kepergian Han Laras tiba-tiba merasa aneh dengan diri nya kenapa Jantungnya sangat berdebar ketika mendengar kata-kata Han.


"ya Allah jantungku,"


"kenapa Jantungnya neng"


"astagfirullah al,azim,bibi mengagetkan saja,bi antarkan saya ke ruang solat ya,saya tidak tahu dimana letaknya"


"oke neng, ayo saya antar,?


"luas sekali ya bi"


"iya neng namanya orang kaya"hehe


"ini benar bi ruangannya?"


sebelum bibi menjawab tiba-tiba Han membuka pintu dan masyaallah laras sangat terpesona melihat Han yang begitu tampan wajahnya masih basah oleh air wudhu.


"astagfirullah al azim"


"loh kenapa neng,bi kita salah kali bi?"


Han tiba-tiba menyuruh bibi untuk turun ke bawah.


"terimakasih sudah mengantarkan dia ke kamar saya"


"iya pak kan sudah tugas saya,kalau begitu saya permisi ya pak,neng"


"ayo masuk,biar cepat pulang"


"tapi pak,ini kan"


"tidak apa-apa ras, ruang solatnya belum selesai di perbaiki jadi kita solat di sini dulu ya.tenang saja saya tidak akan gigit kamu ras niat kita kan mau solat"


"tapi pak,"


tanpa ada perdebatan lagi mereka pun solat berjamaah untuk pertama kali...jangan di tanya lagi bahagia nya Handi saat ini..


setelah selesai solat mereka berdua kembali ke lantai bawah dan segera mengantarkan Laras.


"sebentar saya ambil kunci mobil ,kamu tunggu di depan dulu ya.


"Iya pak.. ehm Makasih ya pak."


"ehm"


Setelah 5menit menunggu akhirnya yang di tu nggu datang juga.


"Maaf lama ya nunggunya?"


"ga apa-apa pak, ga lama ko"


" Ya sudah yu!"


"sebentar pak, Saya pamit dulu sama si bibi."


" Ooh ya udah saya panggil dulu ya? Bi…bibi…bi" "ehh iya pa..ada apa pa?"


"saya pergi dulu mau anterin Laras,saya langsung ke kantor bi,jaga rumah baik-baik ya."


" Iya pa"


"bi saya pamit ya,"


"Iya neng hati-hati ya neng nanti sering -sering main kesini."


"insyaallah ya bi. Assalamualaikum." "Waalikumsalam."


Aku dan dia kembali dalam satu mobil tidak ada yang bicara kita hanya diam satu sama lain. Aku melihat dia menerima telpon mungkin dari tempat Di bekerja.

__ADS_1


Setelah satu jam perjalanan dari rumah handi ke tempat aku mengajar akhirnya sampai juga.


"Alhamdulilah. Sampai juga ya sudah saya turun ya pak.


"terimakasih sudah anterin saya , pak han ga mampir dulu.?"


"ehm kaya nya ga ras lain kali saja.saya mau langsung ke kantor. "


"Oooh ya sudah saya pamit ya pak"


Tapi ketika aku akan membuka pintu mobil tiba-tiba dia menahan tanganku,aku sangat kaget dan juga takut karna baru pertama kali ada seorang laki-laki yang menyentuhku.


mataku terarah ke tangan yang di sentuh.


"Maf maf maaf Ras" dengan cepat dia melepaskan tangannya dari tanganku.


"Semoga kita bisa bertemu lagi ya ras."


Aku hanya tertunduk tanpa berani melihat ke arah nya karna saat ini jarak antara aku dan dia begitu dekat..


"Semoga saja pak, Ya sudah saya pamit ya pak Assalamualaikum "


"Waalikumsalam."


Buk pintu mobilpun tertutup aku hanya bisa melihatnya dari dalam mobil, ku lihat dia hingga tak terlihat lagi.


Aku akan menemuinya lagi ketika hati ini sudah yakin akan diriku untuk menjadi imamnya . Ku pasrahkan semuanya kepada allah. Smoga dialah yang menjadi jodohku. batin handi


"Assalamualaikum. "


"Waalikumsalam kamu udah pulang ras.?"


"sudah mba saya ga enak lama-lama di rumah orang yang baru saya kenal."


"Loh bukannya kamu sama bu lisa, Ibunya kemana?"


"bu lisa tadi di jalan turun dia naik taksi katanya suaminya minta jemput alhasil saya di suruh liat rumah mas han."


"Wahhhh enak dong ras kamu berduaan sama orang ganteng.!"


"enak darimana mba yang ada saya malu grogi." "Terus…terus…gimana lagi?"


"saya di bawa ke rumah nya mba di rumahnya cuma ada pembantu ma tukang yang sedang renovasi kamarnya,Tau engga mba?,yang membuat saya tambah malu lagi. Tiba-tiba pembantunya datang terus bilang kalau saya calon istrinya.?ahh calon istri darimana coba mba kenal aja baru tadi pagi."


"Hahahaha lucu ras."


Iihhh mba amel ko malah ketawa."


"Lucu kamu ras..kebayang wajah kamu merah kaya tomat. Hahaha"


"Mbaaaaaaa.udah ah ga seru cerita sama mba amel mah."


" Terus kenapa kamu pulang?kan jadwal kamu sore. Saya minta balik kesini saya takut mba saya di ajak keliling rumah nya katanya nanti kalau ga liat saya bingung kalau bu lisa tanya tentang rumahnya. "


"terus?"


"Rumahnya cakep bangat mba. Ga gede tapi unik Sederhana..terus saya sama dia deket kolam renang mba. Dia nanya-nanya saya bisa renang ga?"


"terus kamu jawab apa. "


Ya saya jawab saya ga bisa renang.Terus katanya ya udah nanti saya ajarin kamu renang. Ahhh mba amel saya kan tambah takut udah aja saya minta di anterin


dengan alasan ada jadwal dan Jadwalnya di majuin jamnya.


"Ahahahha Laras Laras ada-ada saja kamu itu mah trik dia biar kenal kamu lebh jauh lagi,dan seperti nya dia tertarik sama kamu ras"


"tidak mungkin mba..saya dan dia sangat jauh berbeda"


"ya siapa tahu dia jodoh yang di kirim Allah buat kamu dan bagi Allah tidak ada yang tidak mungkin"

__ADS_1


__ADS_2