Ku Temukan Kau Dalam Sujudku

Ku Temukan Kau Dalam Sujudku
Dari mata turun kehati


__ADS_3

"Rasa apa itu..?apa ini yang dinamakan darimana turun kehati?apa ini rasa cinta...?"


"Maaf pak"


"Saya yang harusnya minta maaf karna sudah membentur kepala kamu..maaf ya.?"


"tidak apa-apa pak,Sepertinya handphone bu lisa ketinggalan mas"


" sepertinya begitu,Sebentar ya saya ambil dulu." "Ooh iya pak silahkan."


Aku bergeser, kembali duduk seperti semula. Aku melihat dia dalam jarak dekat dia sangat tampan dan juga lembut.


"ya allah Ampuni hambamu ini yang tidak bisa menjaga mata hamba."batin laras


"Assalamualaikum.. Iya pakde ini saya han, Hendpon bude tertinggal di mobil saya."


"Waalikumsalam, ya sudah Nanti aku telpon ke kantor saja, makasih ya han"


" iya pakde"


"Nanti handpon bude titip kamu ya ras."


" Iya pak,apa kah masih lama pak nyampenya?"


"sebentar lagi juga nyampe,Tu sudah keliatan garasinya."


"ooh maaf pak boleh saya bertanya?"


"boleh mau tanya apa.?"


"ehmm maaf sebelumnya ya pak Di rumah pak han ada siapa saja?, Kalau cuma berdua nanti saya nunggu d luar saja ya.?"


"Ga usah takut ras, di rumah saya ada si bibi yang suka bersih-bersih. Ada tukang juga yang sedang merapihkan kamar. Jadi kamu ga usah nunggu di luar,kita sudah sampai ayo turun?"

__ADS_1


"tapi pak,,"


"saya tidak akan macam-macam"


" pak han tinggal sendiri dirumah sebesar ini?"


"ga ras insyaallah nanti di isi sama istri dan anak-anak saya."


"Ooh mas han sudah punya istri dan anak ya?, Terus anak sama istrinya sekarang dimana?"


hup… aku langsung menutup mulutku dengan kedua tanganku.(keceplosan pemirsa)


Di hanya senyum mendengar pertanyaan konyolku.tapi tak kusangka dia menjawab pertanyaan bodohku.


"Saya belum punya istri ras. Tapi sedang mencari dan menanti seorang istri yang mengerti akan hati yang pernah tersakiti."


"oh seperti itu" Kamipun tertawa bersama Sedikit demi sedikit Rasa canggungku berkurang terhadapnya..


"ayoo silahkan masuk saya kenalkan sama si bibi,mari.."


seorang wanita paruh baya datang dengan membawakan minuman dan cemilan kepada kami dengan senyum yang sangat ramah. "Silahkan di minum neng"


"Iya makasih ya bi"


"ini calon istrinya ya pa.. ?cantik solehah ya pa." "Amin insyallah ,doakan saja ya bi semoga dia mau jadi ibu dari anak-anak saya.. !"


"Aminn. ..pasti dong pak."


Apa maksudnya.. Aku kan baru kenal belum juga sehari bertemu ko sudah jadi calon istri saja. "kamu kenapa ras?"


"saya yang harusnya bertanya, maksud bapak apa bilang seperti itu?"


bukannya di jawab dia hanya melemparkan senyuman.

__ADS_1


"Ya sudah aku tinggal ke atas dulu ya mau cek kamar utama sudah rapi apa belum."


"iya silahkan"


"oh iya kamu kalau mau lihat-lihat nanti di anter sama bibi ja. Biar ga jenuh nunggunya"


iyaa nanti saya minta bibi buat nemenin saya. Jangan lama-lama ya pak saya kan jam 2 ada jadwal."


"Iya.. Sebelum jam dua kita sudah sampai."


"Ya sudah aku tinggal ya."


Ya allah kenapa hamba merasa sudah kenal lama sama dia. Apa kah ini rencanamu dan ini lah jawaban dari doa-doaku selama ini?jika memang dia jodoh hamba tolong berikan petunjukmu ya robb…(batin handi).


"Bibi sedang apa?"


"eeh si eneng..lagi masak neng buat makan siang si bapak."


" Masak apa bi?"


" Ini lagi masak sup daging sama prekedel."


"oh..saya bantu ya bi."


" Ga usah neng biar bibi saja yang masak,


Neng duduk saja."


" ga ah bi,Saya ga biasa duduk manis liat orang masak, saya sudah biasa masak bi, Di rumah juga saya suka bantuin ibu masak."


"Waahh si neng ini sudah cantik solehah pinter masak lagi. Ga salah si bapak milih calon istri."


"saya bukan calon istrinya bi,saya juga baru kenal sama pak han"

__ADS_1


"ehmm siapa tahu jodoh neng,pak Han kalau sudah sayang sama seseorang apa saja di kasih"


aku hanya senyum mendengar penuturan bibi dan menganggap pak Han tidak mungkin berjodoh dengannya,hanya ada dalam sebuah dongen jika aku mendapat kan sang pangeran.


__ADS_2