Ku Temukan Kau Dalam Sujudku

Ku Temukan Kau Dalam Sujudku
mengejutkan kedua


__ADS_3

sederhana..itu yang dapat aku simpulkan dari kedua orangtuanya..semoga Mereka menerima aku menjadi menantunya..


"ehm…ehm.sudah lama nak?"


"ooh baru pa."


"saya bapaknya laras.ibu sudah cerita tadi di dapur..ada keperluan apa nak Han pagi-pagi sudah kerumah bapak?"


belum Han menjawab.laras sudah datang menghampiri mereka.dengan wajah yang masih bercucuran keringat dan nafas yang belum teratur..Laras mengucapkan salam..


"assalamualaikum" betapa terkejutnya aku ketika bertemu sosok yang membuat hatiku gelisah selama satu Minggu belakangan,sosok yang hadir dalam setiap sujudku,sosok yang membuat aku malu akan pertanyaannya.ya dia lah Handi wijaya.


mereka bersama menjawab salamku.


"walaikumussalam……akhirnya yang di tunggu sudah datang..ibu datang dengan membawa minuman dengan senyum yang mengembang.…"ma…mas han??ko ada di sini?"


yang ditanya hanya senyum penuh misteri…


"mas han?"


"cantik!"


aku semakin terkejut dengan jawaban dia.kenapa dia mengatakan hal itu.apa dia tidak malu bicara seperti itu depan bapak?


"pak bos..sadar pak bos"


"ooh maaf.saya kesini mau bertemu sama kedua orangtua kamu ras.dan saya ingin memastikan lagi apa yang kamu katakan tadi pagi ke saya."


"ras mandi dulu sana..nanti kita bicarakan lagi.ibu sama bapak butuh penjelasan dari kalian berdua."

__ADS_1


"iya bu.saya masuk dulu."


"nak han,nak ren ayo di minum dulu teh nya nanti keburu dingin."


"oh iya Bu terima kasih."


"ooh iya pertanyaan bapak yang tadi belum di jawab.nak Han ada keperluan apa kerumah bapak??"


aku menarik nafas mengatur keteganganku.agar tidak terlihat tegang di mata calon mertua.


"maksud saya datang kesini.ingin menyampaikan tujuan saya yang ingin menikah dengan putri bapak."


kedua orangtua Laras hanya saling bertatap.mungkin dia terkejut dengan ucapanku..


"nak Han..apa kamu serius??pernikahan bukan mainan nak.pernikahan hanya satu kali dalam hidup.laras tidak sebanding dengan kamu.kamu lihat kan keadaan kami.apa kedua orangtua kamu sudah tau dengan semua ini?"


"ehmm belum pa.tapi insyaallah jika bapak sama ibu merestuinya ibu saya akan langsung memberi tahukan keluarga besar saya.dan akan berisilturahmi ke keluarga bapak.untuk meresmikan hubungan saya dan Laras."


" insyallah yakin pa."


"kalau nak Han sudah yakin dengan keputusan nak Han bapak tidak bisa memutuskan semuanya bapak serahkan sama Laras.karna dia yang akan manjalaninya..kami sebagai orangtua hanya bisa merestui"


"iya pak."


"sebentar ya,ibu panggil larasnya dulu..


ras…ras…laras…


"iya bu.sebentar,ada apa Bu?"

__ADS_1


"anak ibu hari ini cantik bangat mau ketemu calon suami ya?"


"ibuuuuu jangan begitu."


"kenapa,malu??ayoo cepatan kedepan, bapak mau ngobrol sama kalian berdua."


"kenapa bu? mang nya mas Han bicara apa sama bapak?"


"udah ayo kedepan saja..biar kamu dengar sendiri."


apa yang mas Han bicarakan sama bapak? jangan-jangan????


Noah ini dia anak bapak sudah datang..sini


nak duduk.eeh Jangan duduk di situ."


kenapa juga bapak nyuruh duduk dengan dia.seperti aku dan dia sudah melakukan sesuatu saja.


"ras? bapak mau tanya sama kamu? nak Han datang kesini dengan tujuan ingin menjadikan kamu sebagai istrinya.ibu sama bapak melihat nak Han serius dengan kamu.dan sepertinya dia anak baik dan soleh.apa kamu bersedia menikah dengan nak han?"


"ras… jawab bapak nak?bapak sama ibu sudah merestui nya.tinggal menunggu jawaban dari kamu."


aku tak mampu berkata ada rasa haru dan bahagia.dan tak membayangkan akan secepat ini..aku sudah yakin dan benar-benar yakin akan pilihanku.aku yakin dia lah yang terbaik.


"ras?"


"bismilah..saya terima mas Han untuk jadi suami saya pak."


"Alhamdulillah..kami mengucapkan syukur secara bersamaan. mas Han tak henti-hentinya memandangku aku jadi malu di perlakuan seperti itu.tiba-tiba dia mengejutkanku.dia menggenggam kedua tanganku.dan berkata

__ADS_1


"terima kasih ras, terimakasih sudah menerima saya"


__ADS_2