Ku Temukan Kau Dalam Sujudku

Ku Temukan Kau Dalam Sujudku
kembali


__ADS_3

setelah selesai sholat Maghrib dia menelpon dan aku meminta dia untuk pulang.permintaan yang sangat konyol memang tapi itu lah yang aku ingin kan sekarang dia kembali di sampingku.


seperti anak kecil..ya memang seperti itu..entah mengapa hari ini aku sudah lelah menahan rindu.mungkin dia juga mengerti apa yang aku rasakan..


tok..tok..tok..


"neng..neng Laras di suruh turun sama ibu makan dulu katanya"


"ooh iya bi sebentar saya rapihkan mukena dulu."


"iya cepatan ya neng nanti keburu dingin makanannya."


"iya Bi makasih ya Bi."


"iya sama-sama neng, bibi duluan ya."


benar saja ketika aku turun ke lantai bawah ibu dan bibi sudah menunggu ku meja makan.


"kamu kenapa ras?"


"ga apa-apa ko bu?"


"jangan bohong sayang itu mata kamu seperti habis menangis.."


aku sudah tak tahan dengan apa yang aku rasakan saat ini.ku peluk ibu dan ku tumpahkan kesedihan ku.


"ehmmm keluarkan saja semuanya nak jika itu membuat kamu lega."


"maafkan anak ibu ya..sudah buat menantu ibu menangis."


aku tak membalas apa yang ibu ucapkan.bibirku terasa kaku aku hanya mampu menangis saat ini..pelukan seorang ibu yang saat ini aku butuhkan.


"besok kan Handi pulang sayang?"


aku hanya mengangguk kan kepalaku.


"sudah nangis nya?"


" heemm.sudah Bu"


"jelek kamu ras kalau menangis seperti itu.."


"iya neng nanti kecantikannya terbawa air mata"


"bibi bisa saja."


"nah gitu dong senyum lagi.kan tambah cantik" "iya Bu.."

__ADS_1


"ayoo makan dulu..nanti kamu sakit.kata bude di tempat kerja kamu juga tadi ga makan."


"maaf Bu. "


"tidak usah minta maaf..yang penting sekarang kamu makan yang banyak.nanti kalau kamu kurus ibu sama si bibi yang di salahkan sama suami kamu."


"iya Bu.."


kami pun bertiga makan bersama.setelah selesai makan aku kembali ke kamarku.rasanya mata ini lelah sekali..


ku lihat foto pernikahan ku dengan mas Han ku lihat senyuman yang begitu tulus dari dirinya.kekasih halalku.yang kini jauh dimata


tanpa di minta air mata ini kembali tumpah..aku segera menghapus air mata ku yang jatuh ke pipi..dan aku terhanyut dalam lamunan ku sampai terbawa ke alam mimpi.


dring..dring..dring..


"assalamualaikum..?"


"waaalaikumsalam.."


kenapa Han malam-malam begini telpon ibu..?


"maaf Bu saya tadi telpon Laras tapi ga di angkat saya takut terjadi sesuatu dengan dirinya."


"ehmm mungkin dia sudah tidur han.tadi dia habis menangis..dan kata bude dia itu dari siang belum makan.


"dia menangis bu??"


hatiku begitu sakit mendengar apa yang ibu sampaikan..aku benar-benar sudah menyakitinya..suami macam apa aku ini..mementingkan pekerjaan daripada istriku.


bodoh bodoh. Han kenapa kamu sangat bodoh.batin Handi


"Han,kamu masih dengar ibu kan?"


"ehmm masih Bu..terus tadi dia sudah makan belum bu?"


"sudah ibu sama bibi bujuk dia agar makan.ya tapi begitu Han makannya tidak berselera.


kamu dan dia sedang bertengkar?"


"ehmm ga bu,dia marah sama han.tadi pagi Han lupa membalas pesan dari dia karna Hendpone Han tertinggal di mobil."


"dan ketika Han berusaha menghubungi dia.henpone dia tidak aktif.baru tadi selepas Maghrib dia mengangkat telpon dari Han Bu.


dia marah dan kecewa sama Han Bu..dan dia minta Han pulang sekarang."


"Han Han..kamu itu sudah punya istri jadi istri itu lebih utama dari pekerjaan kamu..apa lagi kalian pengantin baru.dia butuh perhatian kamu Han."

__ADS_1


"iya Bu Han mengakui kesalahan Han.


dan untuk menebus kesalahan han.han malam ini pulang Bu..mungkin dengan ini dia akan memaafkan Han"


"ya sudah kamu hati-hati ya.. selesai kan secepat nya jangan Sampai berlarut larut Han.".


dalam perjalanan pulang aku begitu gelisah dengan apa yang ibunya ucapkan.sebegitu sedih dan kecewanya kah istriku??


seulas senyum dibibir Handi Wijaya


kalau dia begitu merindukanku berati dia sangat mencintai ku..ahh istriku aku juga sangat mencintaimu.


tepat pukul dua malam aku tiba di rumah.keadaan rumah begitu sepi..ya mungkin penghuni rumah sudah terlelap dan ke alam mimpi.


"maaf ya bi menggangu tidurnya."


"ga apa-apa pa..si neng pasti senang ni bapak udah pulang."


"iya bi"


"iya lah pak.orang dari tadi dia nangis terus..kasihan si neng pa.."


aku hanya senyum dan ingin segara bertemu dengan bidadari surga ku.


"ya sudah Bi saya ke atas dulu.cape Bi mau istrhat dulu..bibi kunci lagi pintunya ya.?"


"iya pak."


perlahan aku melangkahkan kaki ku..aku sangat hati-hati membuka pintu kamarku.karna aku tidak ingin mengganggu tidurnya.


perlahan aku mendekat...ku lihat wajah yang sangat aku rindukan. wajah yang selalu membuatku bersemangat.


dia masih menggunakan kan jilbabnya..dan memeluk foto pernikahan kami..seulas senyum ku lihat.ketika melihat dirinya."cantik"


perlahan aku menyentuh pipi putihnya sampai sentuhan itu berakhir di bibir yang membuat ku candu akan dirinya


diri ini seperti tidak puas jika hanya menyentuhnya..


cup..


aku mengecup sekilas bibir yang selama ini aku rindukan.


tapi hasratku meminta lebih..ketika bibirku menyentuhnya kembali..dia terbangun.


ahhh.. dia begitu kaget pandangan kami bertemu.


"sayanggg mas kembali.."

__ADS_1


dia begitu kaget ketika aku sudah berada Di depannya...


__ADS_2