Ku Temukan Kau Dalam Sujudku

Ku Temukan Kau Dalam Sujudku
Rasa apa itu


__ADS_3

"Ras ikut aku ya melihat rumah mas han?"


"tapi bu saya kan..."


Belum sempat Laras menjawab bu amel sudah menjawab ajakan Bu Lisa.


" sudah ras pergi saja, Lagian jadwal kamu kan sore."


" tidak jadi sore mba,anaknya minta pagi ini "


"Ga apa-apa ras gantian nanti saya yang pegang "


"tapi Bu saya harus ke.."


"sudah sana ras sesekali kamu keluar biar tidak jenuh dan jarang-jarang kan bisa jalan sama orang ganteng"


"iih Bu Amel apa sih,ya sudah ada ya ikut bu"


"Ya sudah ambil tas kamu ras aku tunggu di mobil ya."


" Ya bu.."


(tidak lama asih pamit pulang Bu Amel datang )


Tidak lama akupun datang menghampiri mobil bu lisa namun beliau sudah memanggilku lebih dulu.


"Ras di sini kita pakai mobil mas han saja."


"Oh iya bu.."


baru saja aku membuka pintu mobil. Bu lisa sudah bicara lagi


"ras kamu di depan saja biar aku di belakang" Aku banar-benar bingung harus bagaimana, Sedangkan aku baru kenal dengan orang itu. sekilas pak Han melirik k arah ku dan mempersilahkan aku masuk hanya dengan tatapannya hati berdebar tak karuan


"ayoo ras cepetan masuk nanti keburu siang"


Dengan berat hati,aku duduk di sampingnya, selanjutnya tidak ada obralan aku hanya diam dan mendengar kan pembicaraan mereka.aku hanya menatap ke arah jalan melihat ramainya jalan di pagi ini.


hening, ketika Bu Lisa menerima panggilan telpon,aku sadar dia sedang melihat ke arahku,hingga dia menawari aku minum


"minum ras?"

__ADS_1


"ehm iya pak, makasih saya tidak haus"


"boleh saya minta tolong?"


"apa pa?"


"saya haus bisa bukakan tutul botolnya"


aku sedikit bergeser dan mengambil botol minum yang dia pegang,dan membantu membukakan nya.


"ini pak"


"makasih ya"


"ehmm"


aku kembali fokus ke sisi jalan dan melihat kendaraan yang begitu padat di jam kantor seperti ini


Tiba-tiba bu lisa meminta berhenti di jalan.


" Han sepertinya aku harus turun disini pakde telpon bude, katanya minta di jemput,aku belum bisa ikut sama kalian buat liat rumah baru kamu kayanya han".


"loh di internet kita sudah mau sampai bude"


" nanti bude pulang sama siapa?"


"aku nanti naik taksi saja sekalian balik kantor ambil mobil dulu. Ya sudah kalau begitu bude hati-hati ya.."


"iya,ras kamu ikut bersama mas Han,hapalin jalannya biar aku tahu alamat rumahnya"


"tapi Bu saya.."


"sudah tidak apa-apa,ponakan aku tidak akan macam-macam ko,kalau dia nakal telpon aku biar tak jewer"


"ya sudah aku turun di sini kalian lanjutkan perjalanan nya,nanti anterin ke kantor lagi ya han"


"baik bude jangankan anterin ke kantor,ke rumahnya aja saya siap bude"


"modus kamu itu mah han"


"kalian hati-hati ya"

__ADS_1


"iya bu"


"sudah tidak.usah takut,saya juga tidak akan makan kamu ".


Ehmmm. Aku hanya bisa pasrah dengan semuanya. Setalah 10menit menunggu taksi. Akhirnya datang. Dan bu lisa pun berpamitan.


"han dijaga anak orang ya? jangan macam-macam ! kalau kamu macam-macam tak nikahin kamu!"


aku hanya senyum dengar apa yang bu lisa bicarakan. "Siapppp bude..."


Tinggal aku dan dia berdua dalam satu mobil. Aku bener-bener bingung dan gugup sampai-sampai kedua tanganku dingin. Karna ini yang pertama kali bagiku dekat dengan laki-laki. Aku hanya melihat kaarah cendela. Tidak berani bertanya entah mau di Bawa kemana aku hanya yakin dia sosok yang baik.


"Ras.. Kamu diam saja,kenapa?tenang saja saya ga akan macam-macam dan ga akan menggigit kamu."


" Ehmm."


Aku hanya senyum dengan omongannya.


"Nah gito dong senyum itu kan lebih baik dari pada diem terus.!"


aku sungguh tidak berani menatap ke arahnya aku sangat gugup. Tiba-tiba dia memecahkan keheningan dengan mencoba mengobrol denganku.


"Oh iya ras kamu sudah lama mengajar privat di tempat bude,maksud saya bu lisa. ?"


"lumayan mas sudah satu tahun."


"Oh lumayan lama ya,kamu masih kuliah?"


"masih mas sudah semester akhir."


"jurusan apa?"


"saya ambil pendidikan agama mas."


"Hebat kamu ya kuliah sambil ngajar.


Aku hanya senyum tanpa membalas ucapannya. Suara hendpon memecahkan keheningan.dring.. Dring..??Tanpa di sengaja kepala aku dan dia terbentur ketika mencari sumber suara.


Duk "ahh..maaf mas."


"Aku yang harusnya minta maaf..sakit ya?"

__ADS_1


"lumayan."


tanpa sengaja mata kami bertemu. Tiba-tiba jantungku berdetak lebih cepat. Ada sesuatu yang berbeda yang aku rasakan. Tapi apa itu.. ???


__ADS_2