
Pagi itu seperti biasa aku sudah bangun dari jam 4 pagi sebelum sholat subuh aku melaksanakan sholat tahajad dulu,dalam doaku selalu meminta di berikan jodoh yang terbaik.
Setelah melaksanakan sholat subuh aku bergegas untuk berolah raga pagi. Ya aku selalu menyempatkan yang diri untuk berolah raga walaupun hanya keliling komplek. Kebetulan rumah ku dekat dengan komplek.
Setelah berolahraga aku mulai bersiap-siap untuk berangkat mengajar walaupun aku tidak da jadwal pagi tapi aku selalu pergi pagi karna aku yang memegang kunci ruko,danMenunggu meja resepsionis karna terkadang banyak yang mendaftarkan anak-anaknya atau mereka suka mengatur jadwal ulang anak-anaknya. Aku mengajar bersama dua temanku karna mereka sudah menikah dan mempunyai anak kecil jadi mereka tidak bisa pergi pagi.
"Assalamualaikum.. Apa kabar sih?" "Waalikumsalam.. Baik bu..!"
" Oh iya sih nanti temenin saya ke bank ya ibu nyuruh saya simpen uang."
"baik bu"
Seperti biasa asih langsung mengambil peralatan untuk segera melakukan pekerjaan nya
"sih aku mau sholat Dhuha dulu nanti kalau ada telpon terima saja dulu saja."
"ooh iya bu. "
Baru selesai wudhu,suara telpon sudah berdering tring..trinng.. "tidak apa-apa sih biar saya yang terima dulu."
"Baik bu."
" Assalamualaikum dan selamat pagi ada yang bisa saya bantu?"
"Waalikumsalam. Ras ini ibu. Nanti ada keponakan aku ke kantor mungkin sekarang dia masih dalam perjalanan, nanti bilang saja aku masih di jalan."
"iya baik bu, Nanti saya sampaikan"
"Ya wis kalau begito aku tutup ya ras?"
"Iya bu."
" Assalamualaikum."
" Waalikumslsm."
__ADS_1
" Ehmm kirain siapa."
siapa memangnya bu."
"Itu bu lisa telpon katanya keponakan ibu mau kesini.Astagfirullah!"
" Knpa bu?"
"aku lupa nanya sih keponakan nya perempuan apa laki-laki."
" Ya udah bu nanti kalau datang tanya saja mau ketemu siapa?"
"ehm setiap yang datang juga selalu di tanya begitu sih"
"siapa tahu sekarang mah jawabannya berbeda Bu,kalau yang datang laki-laki tampan pas ibu tanya cari siapa,pasti jawabnya cari ibu guru yang cantik dan baik hati"
."kamu bisa saja sih, Ya udah aku sholat dulu, Nanti kalau orangnya datang kamu suruh duduk dulu saja bilang Bu Lisa nya belum datang"
"baik Bu,saya nitip doa ya Bu biar ketemu jodoh saya"
Setelah selesai duha aku mendengar suara laki-laki mengucapkan salam. Dalam hatiku mungkin dia keponakan bu lisa. Aku enggan keluar karna asih sudah mempersiapkan dia duduk. Aku melanjutkan membaca Al quran,
selesai mengaji asih sudah memanggil.
"bu Laras maaf mengganggu, ada telpon dari bu lisa.
"oh iya sebentar sih. Aku bergegas ke ruang depan masih menggunakan mukena karna ku pikir hanya sebentar,hanya menerima telpon dan aku melupakan sosok yang sedari tadi sudah menunggu
dan aku terlalu fokus menerima telpon tanpa melihat ke arah seseorang yang sedang duduk dan menatapku.
" assalamualaikum iya bu ada apa?"
" Kamu habis solat ras?"
"iya bu baru selesai."
__ADS_1
"Oh pantesan lama, ras tu keponakan aku sudah datang katanya dia sudah nunggu lama cuma ada asih saja, bilangin ke mas han aku sebentar lagi sampai."
"Oh iya bu nanti saya sampaikan."
" Ya sudah kalaw begito aku tutup ya ras."
"Iya bu"
"assalamualikum."
"Waalaikumsalam."
Aku tidak sadar dari tadi ada yang
memperhatikan aku ketika sedang menerima telpon dari bu lisa. Aku sangat gugup karna baru pertama kali aku di tatap oleh seorang lelaki. Sekilas ku lihat dia begitu tampan,rapi dan berwibawa.
Tapi aku langsung menundukan pandanganku,aku mengumpulkan keberanian untuk bertanya kepadanya. Bismillah.
"maaf pak,apa bapak ini keponakan ya bu lisa.?"
"apa saya setia itu sehingga kamu panggil saya bapak?"
"Bu..Bu..bukan seperti itu pak,eh mas,"aku sangat gugup ketika dia terus melihat ku.
"tadi Bu Lisa yang telpon ya?"
"ehmm ibu sebentar lagi sampai katanya suruh tunggu sebentar lagi"
". Ooohh. Baiklah, Saya tunggu".
"kalau begitu saya tinggal dulu ya pak,"
"ehmmm bapak lagi,ya sudah lah terserah kamu,"
laraspun berlalu meninggalkan kan han sendiri di ruang depan Laras segara bergegas mengganti mukena nya..
__ADS_1