
baru saja berpisah sudah terasa rindu..apa dia juga merasakan apa yang aku rasakan?
tok…tok…tok.
"masuk! ada apa ren?
"pa bos kita ada jadwal meeting jam 3sore dengan perusahaan x.ya sudah ren atur saja.siapkan berkas-berkas nya.terus apa saja yang akan di bahas..aku sedang menunggu kabar dari seseorang."
"ya ampun pa bos.ngapain nunggu kabar dari Bu Laras?pa bos kan laki-laki.seharusnya pa bos yang kasih kabar duluan.bu Laras kan seorang perempuan mana mungkin dia duluan hubungi pa bos."
"iya ya.…aku ko ga kepikiran kesitu ya ren..sampai tahun depan juga dia ga akan ngehubingi aku."
"bos ini pinter tapi Karena sedang bucin pinternya ilang."
"maksud kamu saya bodoh?"
"bu…bu…bukan begitu maksud saya pa bos saya tidak bilang pa bos bodoh tapi pinternya ilang."
"sama saja ren sudah sana keluar..jangan ganggu saya kalau tidak mau gaji kamu saya potong cepat keluar dari ruangan saya."
"siap pa bos.dari pada gaji saya di potong mendingan saya keluar"
dret…dret…dret..
"siapa lagi yang kirim pesan?mas han..tumben kirim pesan biasanya juga langsung telpon."
"assalamualaikum?ras sedang apa?"
"walaikumussalam sedang nunggu mas Han."
tanpa ada balasan dari mas..ehm mungkin dia sedang sibuk.tapi kalau dia sibuk kenapa juga dia kirim pesan.
"kenapa ras? "
"ga kenapa-kenapa mba."
"ga kenapa-kenapa ko mukanya di lipet begitu."
"lagi kesel mba.sama mas Han, dia yang kirim pesan duluan tapi pas saya balas dia ga jawab."
"lagi sibuk kali ras.sebentar…sebentar..kamu sama mas han?jangan bilang kamu..."
__ADS_1
"insyallah mba.saya sama mas Han secepatnga"…
"ahhhhhhhhhh………benaran Ras??kenapa ga cerita..ga sia-sia aku selama ini kasih dia informasi tentang kamu."
"informasi,informasi apa mba?"
"ng…ngga ras.ga apa-apa."
"mba Amel?"
Uya…iya…iya aku jelaskan tapi mata kamu ga usah melotot begitu ras.serem tahu,kaya sundel bolong."
"ya udah jelasin."
"ok ok aku jelasin ga sabaran bangat.jadi selama satu Minggu kemarin mas Han mencari tahu tentang kamu dan setiap kegiatan kamu aku foto terus aku foto."
"terussssss?"
"maaf ya ras."
"terus apa mba amel?"
"mba amellll."
dring…dring…dring…
"sebentar mba urusan saya sama mba Amel belum selesai.saya angkat telpon dulu."
"ukhhh selamat selamat.……untung ada yang telpon kalau ga habis lah aku.lagian kenapa juga ini mulut bisa keceplosan."
"assalamualaikum"
"walaikumussalam..ras kamu sudah mau pulang?"
"mungkin Sebentar lagi mas.
yah sudah mas jemput sekarang ya? "
iya,mas Han boleh saya bertanya?"
"ehmm……iya mas sayang sama kamu."
__ADS_1
"iih mas Han saya kan belum nanya ko udah main jawab saja."
yah udah kenapa lagi?"
"ya sudah nanti saja."
kenapa tidak sekarang saja ras,ya udah mas kesitu yang?"
" hati-hati ya mas."
"pasti assalamualaikum."
"walaikumussalam."
"mba Amel saya pulang duluan ya,ga apa-apa kan saya tinggal?"
"kalau aku sih ga apa-apa ras tapi nanti kantor siapa yang ngunci?kan kamu yang bawa kuncinya."
"ehm ya udah mba bawa saja dulu.nanti besok mba datang duluan."
"enak saja kamu..itu kan tugas kamu."
"ehmm ya sudah kalau begitu saya minta pertanggung jawaban mba Amel terus saya minta ganti rugi karna sudah mencuri foto saya sama informasi tentang saya bagaimana mana mba?"
"kalau saya sih ga apa-apa..tapi saya minta ganti rugi..terus saya bilang ke mas Han mba Amel yang kasih tahu ke saya..teruss"
"iya iya besok aku datang pagi.puas…puas…"
tok…tok…tok…
"tu calon kamu sudah jemput ,sana samperin duku."
"cepat bangat datangnya"
"mungkin dia ga tahan menahan rindu jarak jauh pun jadi deket"
"waahh mba Amel puitis bangat "hehehe
"sudah sana. nanti kelamaan dia nunggu kamunya"
"iya mba ku sayang"
__ADS_1