
(Ilmu Brajamusti)
Memiliki beberapa tingkatan untuk mencapai untuk mencapai tingkat sempurna.
Beberapa tingkatan itu adalah :
Ilmu Darmacakra
Ilmu Lembu Sekilan
Langkah Kilat Angin
Tinju Pembakar Sukma
Pelebur Jiwa Tanpa Batas
*******
Setelah menghabiskan waktu tujuh hari akhirnya Arya berhasil memahami isi kitab yang diberikan oleh Nyai Marsinah.
Arya duduk bersila kemudian menotok beberapa bagian tubuhnya dia mulai mempraktekan semua petunjuk sebagai langkah pertama untuk menguasai ilmu Brajamusti .
Dalam kitab tersebut dijelaskan bahwa setiap manusia dianugerahi tenaga dalam yang besar tersembunyi dibawah alam sadarnya. Dan itu bisa dibangkitkan dengan menggunakan ilmu Darmacakra. Siapapun yang berhasil membangkitkan nya akan memiliki tenaga dalam berkali lipat.
__ADS_1
Empat letak pusat tenaga dalam terpendam yang mengatur seluruh fungsi tubuh dan metabolisme terletak di puncak kepala, kening, daerah sekitar jantung dan didekat area pusar.
Arya memejamkan mata mulai memusatkan pikiran dan menajamkan panca indera perlahan dia merasakan ada energi yang masih samar-samar. Kemudian dia mencoba menarik perlahan energi tersebut dan mengalirkannya ke seluruh tubuh. Beberapa saat kemudian tubuhnya mulai merasakan ada energi besar yang mengalir.
Nyai Marsinah terlihat terkejut ketika melihat aura merah perlahan menyelimuti tubuh Arya.
"Bagaimana bisa ada energi naga kresna didalam tubuhnya, bukankah pedang itu tidak ada dalam gemgamannya?"
Semakin lama tenaga dalam bercampur aura merah semakin besar menyelimuti tubuh Arya.
"Tubuhku sampai terasa lemas mendapat tekanan ini, anak ini benar-benar mengerikan. Gabung tenaga dalam tersembunyi dan energi naga kresna benar-benar menghasilkan tenaga dalam yang luar biasa. Apa yang akan terjadi apabila anak ini bisa menguasai Ilmu Darmacakra secara sempurna?"
Nyai Marsinah menggeleng pelan, dia sedikit ragu memberikan kitab itu.
"Bagaimana jika anak ini menggunakan kekuatannya untuk hal yang tidak baik"
"Luar biasa, aku merasakan luapan tenaga dalam tak terbatas dari dalam tubuhku"
"Aku sangat kagum kau mampu menguasainya dengan cepat nak"
Nyai Marsinah berjalan mendekati Arya terlihat bibirnya tersenyum.
"Maap nek aku tidak menyadari kehadiran anda" Arya memberi hormat.
__ADS_1
"Tidak usah sungkan nak, aku tidak sengaja melihat latihanmu jika kamu terus berlatih cepat atau lambat kamu akan segera menguasainya dengan sempurna"
"Terimakasih, aku tidak akan mengecewakan kepercayaan nenek"
Selanjutnya Arya terus berlatih meningkatkan ilmu kanuragan yang dipelajarinya. Dengan bakat alami yang dimilikinya terlihat dia tidak merasa kesulitan.
Sehingga hanya dalam waktu singkat Arya berhasil menguasai ilmu brajamusti meskipun belum sampai tingkat sempurna.
...----------------...
"Aku akan menjaganya dan menyampaikan pesanmu kepadanya kalau sudah tersadar"
"Terimakasih nek aku mohon undur diri"
Arya memberi hormat sebelum melangkah pergi meninggalkan Nyai Marsinah.
Arya memutuskan untuk kembali ke dunia luar untuk melanjutkan perjalanannya.
Terlihat Arya terus mengikuti aliran sungai, karena sesuai petunjuk Nyai Marsinah dengan mengikuti aliran sungai tersebut maka dia bisa keluar dari lembah tersebut.
Belum setengah hari Arya sudah berhasil keluar dari hutan dia terlihat berbinar setelah tidak jauh dari tempatnya berdiri nampak sebuah pemukiman penduduk.
Arya segera bergegas menuju desa tersebut karena merasa perutnya mulai meronta ingin diisi.
__ADS_1
Setelah beberapa saat kemudian akhirnya dia tiba di desa tersebut terlihat beberapa penduduk yang berlalu-lalang dan yang lainnya melakukan pekerjaan masing-masing.
Arya langsung bergerak ke arah salah satu kedai yang tidak jauh dari tempatnya.