LEGENDA PENDEKAR DUA DUNIA

LEGENDA PENDEKAR DUA DUNIA
106.PERTANDINGAN PERSAHABATAN DUA.


__ADS_3

Setelah mengalahkan Miyabi ,Urassaya mundur untuk beristirahat karena kelelahan.


"Saya Ju Jing Yi dari kerajaan Ju" ,sambil mengeluar kan Pedang pendek nya ,tubuh nya yang langsing menambah kegesitan pergerakan nya ,dia melayang kearena seakan akan tubuh nya seringan kapas ,hinggap di arena tanpa bersuara, kulit nya yang putih, wajah nya yang lancip dengan kecantikan tidak kalah dengan Gong Li ,hanya level nya yang kalah jauh ,dia senang berpakaian hitam ,bawahan juga hitam ,sepatu hitam ,sarung tangan hitam ,Rompi juga hitam.


"Saya Monalisa dari kerajaan inggris " ,sambil mengeluar kan anggar ,yaitu besi yang ujung nya runcing dengan mangkuk pelindung jari juga sebagai perisai menangkis pedang musuh, wajah nya bulat ,penuh senyum ketulusan ,rambut nya yang berwarna kuning sangat mempesona dengan mata nya yang berwarna biru ,nampak cerah dan bersinar ,ada lesung di kedua pipi nya yang montok, ke dua gadis ini sama sama cantik nya .


"Lihat pedang" ,teriak Ju jingyi.

__ADS_1


Dia terbang dengan ringan nya menyerang Monalisa ,dengan ilmu meringankan tubuh nya Ju jingyi mengitari monalisa seakan monalisa diserang dari segala arah, dia melancarkan serangan ganas pada Monalisa tanpa kenal ampun ,apa lagi gaya serangan monalisa hanya menusuk dan menyabat ,menangkis dengan mangkuk yang menempel didepan gagang anggar.


Mata nya dipenuhi dengan kecerdikan dan kejelian untuk mencari kelemahan Monalisa dari pertahanan nya yang rapat ,sebab senjata Monalisa sangat praktis untuk bertahan ,senjata anggar ini bisa membuat senjata lawan berputar putar sampai terlepas dari tangan nya.


Monalisa selalu memblokir dan memblokir serangan dari Ju jing yi ,dia hanya bisa membalas sekali, sedangkan ju jingyi sudah menyerang nya sepuluh kali.


Namun Monalisa mulai membangun energinya sedikit demi sedikit untuk sewaktu waktu melancarkan serangan balik terhadap Ju jing yi.

__ADS_1


Tangannya mencoba berputar-putar di depannya supaya pedang Ju jingyi terperangkap dan ikut berputar sampai terlepas, menciptakan jutaan putaran tanpa henti, semuanya tampaknya cukup kuat untuk mengubah kedudukan nya yang fiserang terus dari segala atah.


Suara suitan bergemuruh bergema dari senjata anggar nya yang diputar seperti kipas angin besar yang berusaha menggulung pedang lawan, monalisa terus maju dan maju mendesak Ju jingyi , serangan putaran anggar nya tampak lembut dan elegan, itu sebenarnya sama kuat dan berbobotnya dengan pegunungan.


Teknik anggar nya telah lama dilatih nya bersama dengan para jendral yang bertugas sebagai pelatih dan juga guru nya dan itu menyebabkan banyak penonton terkesiap dengan takjub juga ,mereka berpikir ternyata setiap senjata bisa menjadi sehebat itu jika dilatih dengan benar.


Sementara itu, tangan Ju jingyi tampaknya telah berubah menjadi semakin lemah, dan setiap serangannya semakin mengendor terus ,ini tanpa disadari Monalisa kalau ini jebakan yang di pasang Ju jingyi.

__ADS_1


Akhir nya Ju jingyi berpura pura pedang nya terperangkap pusaran yang dibuat Monalisa ,ini membuat Monalisa lengah ,hal ini terlihat dari mata nya dan senyuman nya yang se akan berkata aku menang.


Ju jingyi dengan kecepatan penuh menendang tangan Monalisa yang memegang anggar ,sehingga membuat anggar nya terlepas dan berputar di pedang ju jingyi ,sedang kan kaki satu nya Ju jingyi menendang monalisa terbang keluar arena mengakhiri pertempuran yang sangat seru.


__ADS_2