
Kim Thian merasa ada yang memanggil nya terus selama sebulan ini.
Setelah dia memindai perasaan ini, dia pun melihat si gadis yang ada di dalam jurang ini yang ber meditasi sambil memanggil nama nya.
"Aku ingin berkelana lagi, apa kakak Ling ingin ikut?" ,tanya Kim Thian .
"Nggak ah,aku ingin disini saja,kamu bisa berkelana dengan bebas" ,kata wakil ketua Ling yang perut nya semakin besar ini.
"Baik lah, aku berangkat ya" ,kata Kim Thian sambil memeluk dan mencium Ling lalu menghilang dan muncul di depan si gadis yang baru mandi, sehingga belum berpakaian.
Sedang kan Ling terkejut melihat suaminya bisa menghilang.
"Ada apa memanggil ku terus?" , tanya Kim Thian sambil menikmati pemandangan gratis.
"Saya belum ber trimakasih sama dewa,jadi saya memanggil dewa untuk bertrimakasih" , kata Bi Hwa.
"Baik lah kutrima trimakasih mu,aku pergi ya?" ,kata nya.
"Tunggu dulu dewa,trimakasih yang kumaksud adalah ku persembah kan hidup ku untuk mu,sebab dewa yang menyelamat kan ku, maka hidup ku milik dewa" ,kata Bi Hwa memaksa.
__ADS_1
"Ehhh,apa ada cara trimakasih seperti ini, biasa nya melalui ucapan sudah cukup" ,Kim Thian menerang kan.
"Sekarang ada,yaitu saya sendiri" ,kata Bi hwa ngeyel.
"Baik lah kalau itu mau mu,ku trima teimakasih mu yang aneh ini" , kata Kim Thian menyerah.
Bi hwa langsung cerah wajah nya sambil memeluk Kim Thian dengan erat sekali.
"Apa sih mau nya gadis ini? ,kurasa pasti ada buntut nya setelah ini" ,pikir nya dalam hati sambil memeluk Bi hwa dan mencium nya.
Mereka pun berperang dari pagi sampai siang hari dan tertidur karena kelelahan.
Sorenya mereka pun bangun.
"Hmm,sesuai dugaan ku,pasti ada mau nya" ,pikir nya.
"Musuh mu level berapa" ,tanya Kim thian.
"Level 1500 dewa" ,kata Bi hwa.
__ADS_1
Kim Thian lalu mengambil inti Qi level 5000 dan menyerah kan nya ke Bi hwa.
"Serap ini perlahan lahan,kalau tidak tubuh mu bisa meledak" , kata Kim Thian .
"Trimakasih dewa" ,sambil menerima inti Qi dengan penuh sukacita, Bi hwa langsung duduk bersila tanpa berpakaian dulu.
10 jam kemudian level Bi hwa naik menjadi 5100, dia membuka mata nya dengan wajah penuh kepuasan,lalu memeluk Kim Thian sambil terisak isak.
"Kok menangis?" ,
"Saya menangis karena bahagia ,karena besok mereka pasti berburu di hutan,inilah kesempatan saya membalas dendam" ,kata nya sambil terus menangis, dia pun mengelus rambut nya, dia maklum kalau sudah dendam tidur pun rasa nya tidak enak kalau belum membalas dendsm.
Kim Thian mengeluar kan pedang biasa tapi dari baja ringan bermutu tinggi"Ini untuk mu" ,yang di balas anggukkan oleh Bi Hwa.
Akhir nya mereka berpelukan sampai pagi, lalu mandi berdua ,setelah berpakaian.
"Saya pergi membalas dendam dulu ya" ,kata nya sambil mencium bibir Kim Thian .
Bi hwa langsung meloncat loncat di tebing jurang, dalam sekejap mata sampai di atas jurang.
__ADS_1
Bi hwa melom pat ke atas pohon yang tertinggi, benar saja dia melihat musuh musuh nya lagi berlarian memasuki hutan.
Bi hwa menunggu mereka agak ke tengah supaya tidak ada yang tahu jika dia bunuh.