LEGENDA PENDEKAR DUA DUNIA

LEGENDA PENDEKAR DUA DUNIA
122.MEMBANTU ISTRI


__ADS_3

"Ehhh,perasaan raja nya sudah kubunuh, masih ada raja yang lain yang melawan istriku" , kata Kim thian didalam hati nya, dia juga memindai seluruh area pertempuran.


Kim thian sementara waktu tidak menunjukkan dirinya, dia melihat semua pertempuran ,para prajurit satu demi satu saling serang ,tampak para pangeran dan putri berusaha mengendalikan terbang menyerang dan membunuh para musuh yang dekat dengan mereka


Prajurit nya Gong Li yang kalah jumlah itu dikepung dan diserang. Tidak ada yang bisa mereka lakukan, mereka hanya bertahan ,untung ada pedang terbang ,sehingga pertempuran menjadi seimbang.


Di langit.


Lima pedang terbang beterbangan menukik, memotong ,menusuk ,menebas.


Para prajurit musuh paling takut dengan pedang terbang yang terbang di langit.


Pada saat itu, satu pedang terbang menembus udara dan langsung menembus tenggorokan nya tanpa dia sadari.


Pedang pedang terbang itu tampaknya memiliki mata karena mereka hanya menembak orang-orang prajurit dari kerajaan musuh

__ADS_1


Pedang terbang tetap menari-nari di langit.


Niat pedang saling silang, terus menerus melewati tubuh para prajurit musuh.


Puluhan ribu prajurit musuh mati, hanya dalam beberapa menit.


Para prajurit yang dikirim oleh musuh , ditembus oleh Pedang terbang satu demi satu,, berubah menjadi mayat satu demi satu.


Prajurit yang melihat pedang terbang itu menusuk ke arahnya dan langsung berlari ingin menghindari pedang ini, namun tetap saja mati pada akhir nya.


Dia memuntahkan darah segar dan langsung mati!


Pada saat ini para jendral dan prajurit yang lainnya saling memandang, tidak berani mempercayai mata mereka jika para pangeran dan para putri mereka memiliki pedang terbang.


Para jendral membawa prajurit prajurit nya segera membunuh para prajurit musuh yang masih shok, hal ini membuat mereka senang sebab membunuh musuh tanpa perlawanan.

__ADS_1


Para prajurit pun mengikuti jendral nya mengambil tindakan cepat ,ada yang menggunakan pedang membunuh musuh ,ada yang menggunakan tombak secara tiba-tiba menembus dada atau lambung musuh, ada yang menggunakan panah terbang dengan kejam ke arah prajurit musuh ,ada yang menggunakan kapak besar membelah tubuh prajurit musuh, ada yang menggunakan golok besar membelah musuh menjadi dua ,ada yang menggunakan Ruyung.


Ekspresi prajurit musuh tambah shok saat dia menatap semua senjata membunuh teman teman mereka ,sehingga membuat tubuh mereka lemas. Mereka berusaha mengedarkan Essence-nya untuk mengatasi shok mental ini ,namun sudah terlambat, karena maut sudah menjemput mereka.


Para jendral ada yang menggunakan sebuah batu besar yang diambil nya dimedan dan secara akurat mengenai tubuh beberapa musuh, Dengan ‘ledakan’ yang keras, batu terbang menghancur kan tubuh beberapa prajurit berkeping-keping. Gelombang Qi kemudian tersebar ke segala arah.


Meskipun demikian, hanya butuh beberapa saat singkat untuk membunuh para prajurit menggunakan batu.


Di dalam peperangan, selain level kultivasi, senjata ,mental dan armor pertahanan bisa menentukan kemenangan dalam pertempuran , bahkan jika ada perbedaan antara kelas level akan menghasilkan perbedaan besar dalam kekuatan ,namun dengan ada nya armor pertahanan masih bisa menunda kekalahan untuk mengubah nya menjadi kemenangan ,terkadang musuh terlalu gembira senjata nya mengenai tubuh lawan nya ,sehingga untuk beberapa saat melupakan pertahanan nya.


Kecuali kelas atas memiliki Senjata pusaka atau Teknik Bela Diri yang lebih baik, kekalahannya hanya masalah waktu.


Jika prajurit ingin mengandal kan kekuatannya perorangan lebih jauh, maka sudah pasti pertempuran akan cepat usai, sebab di dalam pertempuran harus ada kerja sama didalam kelompok untuk saling melindungi bila teman nya menyerang.


Jika sampai saling kerja sama antar team ini bobol ,maka kemusnahan para prajurit akan cepat terjadi, musuh dengan mudah menerobos garis pertahanan musuh dan menghancur kan nya.

__ADS_1


__ADS_2