
“Ayo pergi!” Kim Thian melambaikan tangannya dan menghilang, bersama dengan lebih dari dua puluh para kultivator taklukan nya.
Kim Thian melewati lorong lorong penjara yang sangat panjang, mereka menaklukkan para penjaga, dan jika menemukan tawanan yang kuat, Kim Thian membebaskan dan mengontrak mereka.
Kim Thian sampai di ujung lorong penjara sudah memiliki 40 an pengikut dan memiliki banyak mayat para penjaga yang level kecil yang dia simpan di dunia jiwa khusus mayat.
Sayang nya disini adalah sekte sesat, jadi mereka harus membunuh sebanyak banyak nya secara diam diam.
Yang di targetkan utama adalah para peronda dan para penjaga.
Kim Thian juga memindahkan aula menempa senjata, aula pill, dan semua aula yang telah di kuasai nya.
Akhir nya sampailah mereka di gudang harta, tanpa memeriksa lagi Kim Thian memindahkan gudang harta ini ke dunia jiwa nya.
Kim Thian lalu memasukkan semua orang yang ada ke dunia jiwa dan dia terbang menuju sekte surga, dia sangat tertarik terhadap nama sekte ini..
Sampailah dia di sekte ini yang kebetulan melakukan pemilihan murid baru.
Kim Thian melihat kota ini dipenuhi dengan aktivitas super sibuk karena hari ini adalah hari ujian sekte surga.
Semua anak-anak yang berusia dibawah 20 tahun ikut test ujian masuk sekte, semua bersemangat. Banyak orang menghadiri tes .
Ada juga perwakilan dari semua Akademi teman dari sekte Surga yang ikut hadir, ini adalah kerumunan tertinggi yang pernah mereka lihat di salah satu tes sebelumnya.
Bahkan para Penatua yang bertanggung jawab atas pengujian juga terkejut dengan jumlah kerumunan.
Dia tidak bisa menahan diri dan bertanya kepada seseorang apakah ada hal lain yang terjadi.
Segera tiba lah saat nya bagi semua anak-anak untuk mendaftarkan nama mereka di tempat pendaftaran, mereka antri sangat panjang.
Untung nya Kim Thian berada di barisan depan, jadi tidak lama menunggu giliran nya, jadi dia menekan level nya sampai level 200, tidak bisa lebih rendah lagi.
Penatua pun segera memulai tes tanpa penundaan lagi.
“Poo Kim Thian, umurku 19 tahun” jawab
Kim Thian sopan setelah sampai pada giliran nya.
“Letakkan lah salah satu tanganmu di atas batu” Tetua berbicara kepadanya dengan tenang.
Kim Thian menatap pria itu, tersenyum sebelum berjalan menuju batu besar setinggi 2 meter dengan percaya diri.
Ketika dia meletakkan tangannya di atas batu dan mengalirkan Qi nya keatas batu, semua orang menahan napas dan menunggu hasilnya, karena orang ini adalah anak yang paling tua yang mendaftar.
__ADS_1
Seluruh arena cukup tenang, mata mereka semua tertuju pada sosok yang tangannya berada di atas batu. Mereka sangat ingin tahu hasilnya.
Waktu perlahan bergerak saat detik-detik merayap dengan kecepatan lamban. Hati mereka berpacu dalam antisipasi. Bagaimana hasilnya?, begitulah pertanyaan di benak mereka.
Para perwakilan juga memiliki pemikiran yang sama. Mereka lebih dekat ke peron, jadi mereka melihat betapa tenangnya
Kim Thian.
“Dia benar-benar berbeda dari yang lain” Kata salah satu perwakilan. Mereka semua menatap Kim Thian yang tampak santai yang tangannya di atas batu.
Kim Thian terlihat terlalu santai ketika tangannya berada di atas batu.
Sepertinya ini adalah pertama kalinya dia melakukan tes, dan dia bahkan tidak peduli dengan hasilnya.
Setelah beberapa waktu, energi aneh dari batu mengalir ke tubuh Kim Thian, setelah berputar beberapa kali lalu meninggalkan tubuhnya dan kembali ke batu.
Penatua pun berjalan untuk mengkonfirmasi hasilnya, ketika dia melihat hasilnya, dia menatap Kim Thian dengan sangat terkejut.
Di atas batu keluar tulisan:
Nama: Poo Kim Thian.
Umur. : 19 tahun.
Elementalis : lima elementalis.
Warna :Cyan.
Jenis kelamin: laki laki.
Semua orang sangat terkejut, para penatua juga demikian.
“Tolong letakkan tanganmu di atas batu lagi” Nada suara penatua sedikit berubah ketika dia menanyakan hal ini.
Kim Thian menatapnya untuk beberapa waktu sebelum meletakkan tangannya di atas batu lagi.
Ternyata hasil nya sama saja, tidak ada perubahan.
Ketika orang banyak melihat ini, mereka segera mulai bergumam di antara mereka sendiri.
Semua orang menjadi sangat ribut dengan hasil nya, sebab usia dibawah 20 sudah mencapai level 200 dan memiliki 5 element.
Ketika semua orang melihat hasilnya di atas batu, mereka semua tampak tercengang. Bahkan Kim Thian memiliki ekspresi sangat tenang di wajahnya.
__ADS_1
Meskipun dia baru pertama kali mengikuti test di sebuah sekte.
Bagaimana tidak ribut, sebab rata rata para peserta memiliki level di bawah 30, bahkan yang tertinggi pun hanya level 30, sedangkan Kim Thian sudah level 200.
Kerumunan tidak bisa tenang. Tidak hanya orang banyak yang gelisah, para perwakilan merasa lebih gelisah.
Ini adalah bakat yang tak terlihat, bakat langka dalam 1 juta tahun dari semua catatan di akademi dan sekte.
Kim Thian melihat reaksi semua orang dan juga bagaimana penampilan mereka. ‘Aku akan selalu mengingat hari ini’.
Kim Thian bangga pada dirinya sendiri.
Terutama para gadis yang saat ini mendaftar, juga para gadis murid luar dan murid dalam.
“Tunggu!, Akademi mana yang ingin kamu ikuti” kata Penatua Akademi Surga bertanya.
“Apa yang harus dipilih, Sword Academy adalah yang terbaik” Perwakilan dari Sword Academy berkata dengan angkuh.
Kim Thian melihat mereka dan tertawa sendiri. “Aku akan bergabung dengan Heaven Academy”.
Kim Thian tidak repot-repot menunggu sebelum menjawab. Dia memiliki kesan yang baik tentang akademi surga yang sangat ramah para penatua nya.
Penatua akademi surga langsung membawa Kim Thian masuk kedalam akademi, dan membawa nya menghadap Kepala akademi surga.
Tok, tok ,tok.
"Masuk"
Penatua pun masuk setelah membuka pintu yang di ikuti oleh Kim Thian.
Ruangan kepala ini sangat besar sekali, tinggi nya 10 meter, lebar 20 meter, panjang 50 meter, di setiap dinding nya ada rak buku yang juga setinggi 10 meter.
"Lapor Kepala sekte, ini adalah anak yang Tuan sekte ingin kan", lapor si penatua.
Kepala sekte yang duduk di kursi sambil membaca mulai mengangkat kepala nya, di kanan ruangan ada layar besar transparan yang memperlihatkan pemilihan sekte yang sedang berlangsung.
"Namamu Poo Kim Thian ya, dimana kamu berasal, sebab sei Poo di sini belum pernah ada yang memakai", tanya kepala sekte Paruh Baya, Kim Thian melihat dia level 5000 an.
"Lapor Kepala sekte, saya berasal dari dunia bawah ", jawab Kim Thian.
"Hahhh, dunia bawah?, ternyata ada anak dunia bawah yang super jenius sepertimu", kata kepala sekte.
"Apa betul kamu dari dunia bawah, sebab sangat langka orang dunia bawah dapat naik ke dunia atas", kata penatua.
__ADS_1