LEGENDA PENDEKAR DUA DUNIA

LEGENDA PENDEKAR DUA DUNIA
121.MERAMPOK KERAJAAN.


__ADS_3

. Setelah membunuh lelehur kerajaan bei ,Kim thian langsung pindah kekerajaan bei dari ingatan yang dicuri nya.


Dia memindai seluruh kerajaan bei ,ternyata tidak kosong seperti kerajaan lain ,disini dijaga 2 jendral dan 1000 pasukan.


"Siapa kamu, penyusupppp" teriak para prajurit, prajurit langsung berdatangan dan menyerang Kim thian.


Namun setiap serangan pedang disertai dengan suara logam yang runtuh ,putus oleh pedang pusaka.. Mata para prajurit lain yang melihat banyak pedang terputus, mereka terbakar dengan kemarahan yang mengerikan saat dia mengayunkan pedangnya. .


Dengan teriakan penuh semangat ,Kim thian mengacungkan 6 pedang terbang dalam sekejap, menyerang para prajurit.


Para prajurit rupa nya belum pernah melihat pedang terbang, sehingga begitu ada enam pedang terbang menyerang mereka, mereka seperti tersihir ,diam saja waktu di potong menjadi dua ,sehingga ratusan prajurit menjadi korban.


Para jendral yang baru datang mengumpulkan semua kekuatan prajurit nya memimpin menyerang menggunakan segala senjata dan segala cara.


Para jendral itu menerjang ke depan dengan lebih ganas dalam sekejap mata, pedang nya menebas seperti petir.


Ke enam pedang nya bergerak dalam sinkronisitas seolah-olah mereka sedang menari menyihir banyak prajurit, sehingga menyedia kan diri nya dibunuh .

__ADS_1


Dentang! Denting.


Suara pertempuran berlanjut.


Enam pedang terbang tetap tak terkalah kan, tidak ada yang menghentikan ke enam nya berkali-kali.


Pedang terbang juga bergerak sangat cepat.


Tidak ada para prajurit yang mampu bertahan, bahkan seperti tersihir .


Akhir nya para jendral pun ikut terbunuh, ini membuat mental para prajurit turun ,mereka berlarian menyelamat kan diri.


Ada dua orang gadis kembar membawa pedang.


"Ciatttt, haitttt" ,mereka pun menyerang bersama sama.


Satu menyerang dan satu membela, itu adalah pertarungan keterampilan dan kecepatan berpasangan, sayang nya level mereka masih terlalu kecil, dengan mudah Kim thian menotok jalan darah kematian mereka, mereka langsung mati ,dia menyimpan tubuh mereka.

__ADS_1


Tetapi ada serangan secara diam diam,sepasang pisau terbang secara tiba tiba datang,waktu ditangkis tiba-tiba meledak dengan suara menggelegar, menciptakan sentakan tiba-tiba dan menjatuhkan salah satu bilah tersembunyi , namun lagi lagi level penyerang terlalu kecil, ledakan nya hanya mendatang kan angin kencang.


Dia pun menagkap kedua pisau dan mengembalikan nya ke pemilik nya, sipemilik Gagal mencegat pisau ini menyebabkan penundaan dalam menarik pisau lainnya, area perut vital dan dada nya menjadi terkena pisau sampai tembus kebelakang.


Pisau terbang memotong pakaian dan dadanya, senjata makan tuan, jeritan pun bergema.


Dia menyimpan mayat nya..


Tiba tiba seseorang secara tak terduga menyerang dari balik pilar, menggunakan pedang angin kencang untuk melompat ke udara, namu hanya menyisakan jejak berlumuran darah terpotong oleh pedang Kim thian.


Kim thian tetap berjalan santai sambil memindai lokasi, sehingga tahu banyak musuh bersembunyi dibalik pilar. Dia melawan taktik gerilya lawannya. Pada saat yang sama, dia harus memprediksi kemana musuh akan menyerang selanjutnya.


Kim thian membunuh semua orang yang menyerang nya dan semua orang yang ditemui nya, sampai akhir nya seorang pangeran tertusuk dafa nya.


Dengan ganas batuk darah dan tertawa. "Seorang veteran tentara mengatakan kepada saya bahwa di medan perang, seseorang harus memiliki keterampilan menyelamatkan jiwa. Dengan begitu, seseorang akan hidup lebih lama daripada musuh-musuhnya dan memiliki lebih sedikit cedera daripada mereka."


Dia tanpa pandang bulu membunuh semua penghuni istana termasuk 1000 selir raja dan anak anak nya.

__ADS_1


Seperti biasa nya, dia juga menjarah semua harta di gudang dan menyimpan semua mayat nya. Dia lalu kembali kekerajaan istri nya dan mencari gong li dimedan perang.


Ternyata Gong Li masih bertempur dengan seru melawan raja ,level mereka sama ,hanya saja Gong Li kalah pengalaman ,namun karena Gong Li memiliki pedang terbang ,akhir nya mereka jadi seimbang.


__ADS_2