
Akhirnya kim thian melanjut kan perjalan ,kadang ia menemui desa kosong atau kota kecil kosong tanpa penghuni ,mungkin melarikan diri dari perampok, ia lalu memasuk kan semua rumah ke ruang dimensi nya, baik ruang murid murid nya atau ruang untuk tamu, jika malam ia tidur diruang dimensinya , kadang menemukan beberapa anak laki laki yang bersembunyi ,ia lalu menolong dan mengangkat mereka menjadi murid nya ,dan menempat kan nya di ruang dimensi khusus laki laki. Karena banyak desa kosong ,perjalanan nya jadi agak lambat karena harus mengambil rumah rumah kosong, anak anak yatim piatu ,kadang membasmi para perampok ,sehingga murid nya hampir 2000 anak.
Di jaman ini banyak perampok, karena kerajaan masih sedikit ,jadi penduduk mengandal kan kekuatan nya sendiri, kadang terjadi peperangan antar kerajaan dan antar para pendekar aliran putih dan hitam, sehingga membuat para perampok semakin merajalela, tidak terkendali. Dan dengan ada nya Kim thian yang turun tangan membasmi para perampok, kedaan sepanjang jalan yang dilalui nya menjadi aman, sehingga para penduduk yang bersembunyi berani keluar lagi ,bahkan bersatu mendirikan kota .
Akhir nya sampailah Kim thian di kota Guizhou, saat ia berjalan jalan dikota yang sangat ramai, dua kali lebih ramai dari kota sebelum nya, mungkin karena dekat kota raja, ia menemukan tanda keluarga nya yang di sembunyikan.
Kim thian lalu menghampiri rumah itu ,yang kelihatan sederhana sekali ,tapi lumayan besar, ia lalu mengetuk pintu.
Setelah beberapa saat keluarlah seorang anak lelaki berumur 18 tahun membuka pintu, anak ini memperhatikan kim thian dari kepala sampai ujung kaki, mungkin heran melihat orang asing datang mengetuk pintu rumah nya.
"Siapa kamu, ada apa mengetuk pintu rumah ku?".tanya anak itu.
'Apa betul ini keluarga Poo?" ,tanya kim thian.
"Betul ,ada apakah kamu mencari kami?".
__ADS_1
"Perkenal kan, saya Poo kim thian, anak dari Poo ting". kim thian memperkenalkan diri.
"Ohhhh, kalau begitu kita masih keluarga ,saya Poo ci min ,anak papa Poo kim eng, mari silahkan masuk, papa ada di belakang ",.
Kim thian pun masuk mengikuti anak itu setelah menutup pintu dan mengunci nya, meskipun rumah ini sangat sederhana ,namun sangat panjang ,butuh waktu 10 menit untuk sampai dibelakang, disana ada lapangan ,tampak beberapa orang sibuk berlatih ilmu pedang, ada yang berlatih pukulan ,ada yang berlari mengelilingi lapangan. Ada sepasang suami istri paruh baya yang berdiri dipinggir memberikan aba aba.
"Ayah, ibu ,ada tamu ,ayo tebak siapa ini", teriak ci min.
Kim thian lalu mendekat dan memberi hormat kepada kedua oramg itu yang dibalas oleh kedua nya dengan anggukan.
"Siapa ini ya,kalau wajah nya mirip Poo ting ,mungkinkah kamu anak nya?".
Beberapa orang yang berlatih pun berhenti dan berjalan mendekat.
"Ahhhh, sudah lama sekali keluarga kita berpisah berjauhan ,saya mendengar orang tua mu dibunuh oleh empat orang datuk aliran hitam ya", tanya Kim eng sambil mendekat dan memeluk Kim thian ,lalu memegang ke dua bahu nya, sambil menatap wajah nya.
__ADS_1
"Betul uwak Kim eng,papa dan mama terbunuh ,namun sekarang sudah bangkit lagi karena menemukan tubuh yang baru, jadi wajah nya sekarang berbeda", jawab kim thian.
"Perkenalkan saya Poo ci seng"..
"Perkenalkan saya Poo ci kiong"
"Perkenalkan saya Lim li ming anak Poo ke ha".
"Perkenal kan saya Lim li me ,juga anak Poo ke ha".
"Salam kenal semua ,saya Poo kim thian, anak Poo ting", kim thian memperkenal kan diri sambil mengeluarkan botol obat dan membagikan nya kepada semua orang, sedangkan kepada uwak nya ia memberikan cincin penyimpanan.
"Apakah ini?", tanya mereka semua.
"Ini oleh oleh dari saya, pill untuk meningkat kan level kultivasi,satu boto berisi 10 pill". jawab kim thian.
__ADS_1
"Wow, kerennn ,tapi ini beli dimana, perasaan tidak ada yang jual pill seperti ini,di kota raja juga tidak ada".
"Ini buatan saya sendiri,cobalah dan radakan faedah nya, dari pada berkultivasi ,lama naik level nya".