LEGENDA PENDEKAR DUA DUNIA

LEGENDA PENDEKAR DUA DUNIA
76.BELAJAR ILMU PEDANG


__ADS_3

Kim thian lalu membuka buku itu ,di halaman pertama ternyata berisi ILMU PEDANG ILUSI, tercatat disini syarat syarat untuk mempelajari ilmu pedang ini adalah level ROH paling sedikit level 5 ,jika dibawah itu tidak akan bisa, sungguh kebetulan sekali ENERGI ROH nya sudah tidaj terkalahkan.


Dijelas kan disini bahwa ia harus menggambar formasi ilusi dibatang pedang ,lalu ia harus memasuk kan bentuk ilusi ,misal nya ilusi kematian orang tua nya, ilusi diserang binatang buas, ilusi tenggelam dilaut, dan lain lain, bentuk ilusi ini harus digambar memakai kekuatan Roh nya ,lalu mencari Roh orang yang mati serta memenjarakan di dalam Fornasi pedang tadi, ROH inilah yang bertugas membuat ilusi.


Kim thian sangat senang, karena roh orang matipun ia punya, dia langsung menggambar formasi disetiap pedang terbang nya ,lalu membuat ilusi bermacam macam ,setelah itu ia mengambil pot yang berisi roh yang belum ia serap energi nya serta memasuk kan nya kedalam formasi yang ada dipedang.


Langkah ke 3 dia harus berlatih kecepatan pedang , semakin cepat akan semakin baik, sebab disaat mereka menangkis pedang kita ,otomatis mereka sudah terjebak oleh ilusi ini, jika tidak ditangkis ,maka ilusi ini agak lama keluar nya ,butuh beberapa detik.


Langkah ke empat kim thian harus menggabungkan energi Qi dan energi Roh dalam satu serangan , energi Qi bersifat melukai fisik musuh ,sedangkan energi Roh bersifat melukai Roh musuh, karena kedua energi ini digabungkan ,maka ini menjadi jurus yang mematikan dan tak terkalahkan.


Dia lalu dengan tekun berlatih ilmu pedang ini, ilmu ini dibagi menjadi 12 tingkat, ternyata ilmu pedang nya sendiri sudah sangat hebat ,apa lagi ditambah ilusi akan menjadi 5 kali lebih hebat lagi.


Sehari ,dua hari ,dalam waktu seminggu pun dia sudah melatih ilmu ini dengan sempurna.


Kim thian merasa tidak bisa menggunakan ilmu ini disini ,sebab kultivasi disini sangat rendah ,ilmu ini hanya berguna bila ia mengunjungi alam dewa nanti.

__ADS_1


Disini ia menggunakan jari pedang Qi saja ia sudah tidak terkalah kan.


Kim thian lalu melanjutkan membaca buku nya, halaman selanjut nya tertulis Tinju ilusi.


Tinju ilusi adalah Teknik Tinju yang menggabungkan Teknik Tinju dan Teknik Roh dan teknik cakar dengan sempurna. Perubahan tiba-tiba antara cakar dan tinju menyebabkan lawannya lengah,sedangkan energi Roh berfungsi sebagai pencipta ilusi.


Menurut kitab ini, setelah dipraktekkan sampai sempurna, tidak ada lagi perbedaan antara kepalan tangan atau cakar,karena ilmu ini bersifat membuat lawan kacau ,sebab ilmu adalah satu pasangan dengan ilmu pedang ,tangan kanan memainkan pedang ilusi, sedangkan tangan kiri memainkan tinju ilusi.


Ketika seseorang menyerang, itu akan ditangani oleh tinju ilusi ,sedangkan tangan kanan langsung membunuh musuh yang sudah sangat dekat.


Teknik Tinju memiliki total tujuh gerakan. Tiga gerakan pertama adalah fondasi dan tidak memiliki nama. Mereka hanya berfungsi untuk memungkinkan pembudidaya beralih antara tinju dan cakar dengan bebas.


Selanjutnya, setiap gerakan memiliki dua metode eksekusi — menggunakan tinju atau cakar. Tergantung pada apa yang digunakan oleh musuh, mereka akan menjadi gerakan yang benar-benar baru. Jadi, mengetahui keempat jurus ini setara dengan mengetahui delapan jurus ,karena terdiri dari jurus tinju dan jurus cakar, sedangkan untuk gerakan nya menjadi tidak terbatas karena disesuaikan dengan keadaan yang ada.


Setelah membaca kitab ini, kim thian mulai memahaminya dengan hati-hati dengan mata tertutup. Setelah waktu yang lama, dia perlahan membuka matanya. Sebuah cahaya bersinar di dalamnya.

__ADS_1


Dia menyingkirkan kitab ini kedalam cincin nya dan mengikuti metode yang tercantum di dalamnya untuk berlatih tinju dan cakar, lalu menggabungkan nya dengan pedang


Kim thian meninju dan kekuatannya meledak di udara. Ledakan itu diikuti oleh hembusan angin kencang yang membuat tak terhitung banyaknya daun beterbangan ke udara, untung saja ia telah membuat dantian bayangan di kedua lengan nya ,sehingga ini sangat membantu melepaskan Qi dengan cepat ,baik ke tinju maupun ke pedang.


Dua hari kemudian, Dia telah mencapai level dasar dalam tiga gerakan pertama Tinju Cakar, peralihan antara tinju dan cakar.


Itu bukan masalah pemahaman Nya; itu hanya masalah waktu.


Tubuh nya mengimbangi setiap gerakan kedua tangan nya dan begitu dia menarik cakarnya, dia mendorong tinju nya secara Tiba-tiba, auranya berubah, berubah menjadi kepalan tangan, dan mencakar.


Kim thian beralih antara tinju dan cakar beberapa kali sebelum dia berhenti. Setelah berpikir sebentar, dia berkata dengan lembut, “Tinju itu terlihat kuat tetapi terlalu tersebar. Saya harus menemukan cara untuk memfokuskannya.”


Setelah itu, Dia mulai berlatih tinju. Dia mencoba membuat kekuatan tinjunya meledak di satu titik dan tidak membiarkannya menyebar ke tempat lain.


Waktu perlahan berlalu. Setelah dua hari lagi, dia berhasil mendapatkan pemahaman yang kuat dari tiga gerakan dasar dari tinju nya.

__ADS_1


Adapun masalah penyebaran kekuatan tinju, dia menemukan solusi yang cukup bagus untuk itu. Lagi pula, itu bukan teknik yang sangat mendalam.


Dia sudah bisa melakukannya di masa lalu. Sekarang, dengan hanya membuat sedikit perubahan pada Tinju Cakar dia membuatnya lebih cocok untuk dirinya sendiri.


__ADS_2