LEGENDA PENDEKAR DUA DUNIA

LEGENDA PENDEKAR DUA DUNIA
66.TIDUR DIRUMAH BEKAS KADES


__ADS_3

Semua orang terkejut ,dari mana kambing ini ,besar lagi ,lebih besar dari anak sapi, maklum hidup diruang dimensi roh, sehingga tidak kekurangan rumput .


"Apa perlu saya sembelih kan Kek, sebab ini sangat besar, mungkin kakek tidak kuat jika sendirian?" ,kim thian menawarkan diri.


"Ha ha ha, betul sekali ,kalau begitu bantu saya anak muda ,mari kita bawa kebelakang rumah untuk disembelih" ,kata si kakek.


"Horeee, kita pesta besar hari ini" ,teriak anak tadi yang menyambut kakek nya.


Mereka menuntun kambing nya kebelakang ,diikuti para wanita disana.


Setelah sampai di belakang ,kim thian lalu mengambil tali dan mengikat keempat kaki kambing nya dan menggantung nya dipohon ,sehingga membuat heran para gadis disini ,sebab kambing nya mungkin ada 200 kilo an berat nya.

__ADS_1


Setelah itu kim thian lalu memenggal kepala kambing dan mulai menguliti dengan pisau yang sangat tajam ,10 menit kemudian selesai dengan jeroan nya juga.


Sinenek dan anak nya lalu menyodorkan dua keranjang bambu ,kim thian lalu memotong motong semua daging kambing sebesar kepalan tangan dan kedua keranjang yang besar itupun penuh,sedangkan daging nya masih sisa 1 keranjang lagi ,ia lalu mengambil daun pohon pisang untuk tempat daging ,ia memotong motong nya dan menaruh nya diatas daun pisang.


Kim thian lalu mengangkat kedua keranjang besar itu kearah dapur ,sedangkan sisa daging nya dibawa para wanita disana.


Kim thian lalu mencuci semua daging dengan air disana dan memasukkan nya kebelanga yang paling besar ,namun hanya 1 keranjang yang masuk ,keranjang yang lain ia masuk kan ke belanga 1 nya lalu mengisi nya dengan air hampir penuh ,ia lalu mengambil kayu bakar didapur dan menaruh nya diperapian kedua belanga itu dan membakar nya dengan tenaga inti api .


Sedangkan sisa daging yang ada ia tusuk dengan bambu yang ia runcingkan lalu membakar nya stengah matang ,lalu ia beri bumbu serta kecap yang ia ambil diruang dimensi, ia panggang lagi sampai matang.


Kim thian lalu membuat bumbu sesuai resep yang diberi nama sate panggang, maka jadilah sate panggang nya ,sementara gule nya masih belum empuk daging nya.

__ADS_1


Sementara para wanita menanak nasi sebanyak banyak nya, sampai sisa beras habis ,sikakek lalu membeli beras satu karung besar dengan uang yang diberi kim thian ,1 tael emas masih ada kembali nya.


Akhir nya sore hari pun tiba ,semua orang sibuk menyiap kan makanan dimeja yang besar dan panjang, gule ditaruh dikanan kiri meja ,sate ditaruh di tengah, nasi juga di tengah, piring dan gelas ditaruh agak pinggir ,kim thian juga menyiap kan 1 tong besar aggur modifikasi nya sendiri.


Lalu semua orang mulai siap siap makan ,ada yang mengambil nasi dulu ,lalu mengambil gule ,ada yang hanya mengambil sate yang sebesar kepalan tangan dan diberi bumbu .


Setelah semua orang makan ,semua pada merasa senang dan puas dengan rasa nya, sambil memuji muji , banyak yang tambah bahkan sampai 3 kali, anak anak juga nambah.


Setelah makan semua minum arak ,semua orang juga memuji anggur nya baik ,sampai nambah nambah beberapa gelas, terutama jendral Lim.


Setelah pesta usai, semua pada tidur semua ,masuk kekamar masing masing, hanya kim thian yang sibuk membuat pill mayat.

__ADS_1


__ADS_2