LEGENDA PENDEKAR DUA DUNIA

LEGENDA PENDEKAR DUA DUNIA
65.MENUJU BEKAS KERAJAAN POO


__ADS_3

"Mari kita kembali ke bekas kerajaan kita dulu ,apa rakyat kita masih ada ,mungkin juga musuh kita ada disana" ,kata poo kim eng.


"Yuk ,kita semua berjuang kembali ,mari kita berangkat" ,kata poo kim hong.


Semua orang pun berangkat dengan pedang terbang nya menuju keselatan ,menuju tanah air nya ,untuk membangun kembali kerajaan nya, dalam waktu sehari saja sampailah mereka ketempat tanah air nya.


Mereka turun dipinggir desa perbatasan kerajaan nya, mereka berjalan menelusuri jalan pedesaan dan menggelengkan kepalanya ,semua penduduk nampak sangat miskin.


Kim thian melihat seorang yang sudah tua sedang mencangkul disawah nya yang kecil ,ia menghampiri kakek itu dan menyapa .


"Selamat sore Kek ,boleh kah kami bertanya?" ,sapa kim thian.


"Selamat sore anak muda,apa yang akan anak tanyakan" ,tanya kakek itu ,yang nampak wajah nya sudah ketiput semua.


"Saya ingin bertanya siapa raja yang sekarang?" ,tanya kim thian sambil mengeluar kan 1 tong besar arak 1000 tahun yang telah ia campuri dengan buah roh dan buah energi qi, juga belasan gelas, ia menata semua gelas yang ada 18 ditanah lalu mengisi nya dengan arak dan 1 gelas ia berikan kepada sikakek ,sedang kan yang lain ia berikan ke keluarga nya, satu untuk dirinya sendiri.

__ADS_1


Sambil menoleh kekanan kiri si kakek pun menjawab sambil meminum arak itu.


"Yang menjadi raja sekarang kerajaan shui ,nama raja nya shui liong, sungguh arak yang sangat enak ,ini harga nya mahal sekali ,sebab bisa menyegarkan tubuh saya ,memberi saya semangat ,tubuh saya menjadi sangat kuat ,pada hal saya baru minum seteguk kecil" jawab sikakek.


"Iya, arak yang sangat bagus" ,kata semua keluarga nya.


Kim thian lalu mengeluarkan 10 tael emas dan memberikan kepada si kakek, beserta tong arak yang tersisa stengah lebih .


"Tidak usah anak muda ,saya tidak ingin menyusahkan keluargamu,sebab skarang mencari uang sangat susah" ,jawab sikakek sambil menolak uang kim thian.


"Ohhh, trimakasih pangeran ,kami sudah menunggu kembali nya kerajaan ini sangat lama, kami mendengar ada beberapa pangeran yang melarikan diri waktu itu ,mungkin kah kalian keluarga pangeran itu?" ,tanya sikakek.


"Benar kek, kami adalah keluarga si pangeran itu, mungkin kami akan menginap didesa ini sebelum besok membasmi para penjajah" ,jawab kim thian.


"Kalau begitu ,para pangeran bisa tidur dirumah saya saja ,rumah saya besar ,banyak kamar juga, dulu bekas kepala desa maka nya rumah saya besar" tawar kakek ini.

__ADS_1


"Ini sangat baik ,kami tidak perlu jauh jauh mencari penginapan" ,jawab kim thian.


mereka pun berjalan bersama sama menuju kerumah sikakek ,tidak lama kemudian sampai lah mereka dirumah sikakek yang ternyata berada paling pinggir didesa, dan seorang gadis umur 12 tahun yang lumayan cantik menyambut .


"Kakek pulangggg" ,teriak gadis itu, sehingga beberapa gadis keluar dari rumah ,yang 1 sudah nenek nenek ,satu nya paruh baya ,satunya lagi umur 15 an.


"Ayo ,sikahkan masuk para pangeran ,ini semua keluarga kami, perkenalkan ,saya kim liong ,ini istri saya ,itu anak saya kim hwa ,dua orang itu cucu saya ,tan kim ling dan tan kim nio.


"Kami semua keluarga Poo " ,jawab poo kim eng.


Mereka semua berjalan masuk kedalam rumah ini ,benar saja banyak kamar disana ,meskipun sederhana namun bersih.


"Kami akan membeli ayam dulu kepasar untuk makan malam nanti" ,tawar si kakek.


"Tidak perlu kek, ini saya membawa kambing" ,jawab kim thian sambil mengeluarkan seekor kambing yang besar dan gemuk, sehingga membuat heran semua orang.

__ADS_1


__ADS_2