LEGENDA PENDEKAR DUA DUNIA

LEGENDA PENDEKAR DUA DUNIA
179.BI HWA MEMBALAS DENDAM.


__ADS_3

Bi hwa menanti musuh musuh yang dulu nya merupakan sahabat karib nya, kemana mana mereka selalu bersama, ber buru bersama ,makan ber sama, mandi pun ber sama sama, akhir nya mereka di juluki empat sekawan.


Pada suatu hari, secara tidak sengaja di saat kencing di hutab Bi hwa menemukan herbal langka, jika di jual herbal ini sangat mahal, dia merencanakan uang nya untuk membeli senjata,armor dan pill.


Dia pun menyembunyikan herbal ini di dalam baju dalam nya,sebab waktu itu mereka berempat sangat miskin, sehingga tidak memiliki tempat penyimpanan.


Rupa rupa nya, mereka curiga di saat mencium bau yang sangat wangi dari tubuh Bi hwa.


"Bi hwa,bau apa ini kok sangat wangi?" ,tanya yun nio teman nya.


"Ya, beritahu kami dong, bau apa ini" ,tanya kim lian penasaran.


"Ayo lah,jangan ragu ragu, kita semua kan sahabat?" ,kata giok siang.


Akhir nya Bi hwa karena percaya pada kata kata mereka,dia mengeluarkan herbal rumput bermahkota tujuh berusia 2000 tahun.


Bunga nya sangat indah ber bentuk seperti mahkota susun tujuh,herbal ini sangat langka, sebab herbal serba guna, selain khasiat nya yang utama yaitu bisa menghidup kan kembali orang yang mati belum satu jam.


Para sahabat nya langsung berteriak terkejut.


"Darimana kamu mendapat kan ini?" , tanya giok siang dan juga teman yang lain.


"Aku secara tidak sengaja menemukan nya di dalam gua, ini ingin ku jual buat beli pill dan senjata" ,kata Bi hwa ber bohong, juga dia tidak pernah mencurigai mereka.

__ADS_1


Malam nya Bi hwa di serang mereka bertiga, kultivasi nya di hancur kan, herbal nya di rampas, dan dia di buang ke dalam jurang, yang akhir nya bertemu Kim thian.


Bi hwa melihat ke tiga teman nya memakai armor dan pedang yang lumayan mahal, juga pakaian mereka baru semua, dia hanya tersenyum sinis, karena itu seharus nya milik nya.


Mereka berempat sangat miskin,sampai baju mereka sangat sederhana dan murahan, mungkin ini lah yang menyebab kan mereka iri dan cemburu pada nya, sehingga merampok dia tanpa belas kasihan.


Dia sungguh tidak menyangka persahabatan mereka yang sudah berjalan dua tahun akan hancur hanya karena harta.


Bi hwa meluncur turun men cegat mereka bertiga.


"Bi Hwa" ,teriak mereka ber tiga se akan tidak percaya.


"Apa kabar teman teman?" , sapa Bi hwa sambil tertawa mengejek pada mereka.


"Seranggggg" ,teriak Giok siang sambil maju lebih dulu sambil men cabut pedang nya, yang di ikuti teman teman nya.


Bi hwa bergerak cepat memukul dada Giok siang yang berada di depan.


Blangggg ,bruakkk.


Giok siang pun langsung di pukul terbang dengan dada remuk dan menabrak pohon.


Otomatis ke dua teman nya berhenti karena terkejut, namun Bi hwa tidak ber henti, dia meninju kepala yun nio yang langsung hancur ,otak nya bertebaran di atas rumput.

__ADS_1


"Am ampuni a akuu" ,kata Kim lian ketakutan, tubuh nya gemetaran.


"Hmm,apa betul kamu minta ampun?" ,


"Yaa,ini semua milik ku kuberikan pada mu sebagai kompensasi" ,kata Kim lian agak berani.


"Ha ha ha,kompensasi, apa nggak keliru? ,awal nya itu kan milik ku?" , kata Bi hwa.


"Be betul,ini semua milik mu,aku yang salah bicara" ,jawab Kim lian yang mulai gemetaran lagi, sebab Bi hwa berjalan mendekati mereka.


"Jangan bunuh aku,aku bersedia menjadi budak mu" ,kata nya.


"Jangan kuatir,aku tidak akan membunuh mu,sebab yang menghancur kan kultivasi ku bukan kamu" , jawab Bi hwa sambil men cabut pedang nya dan berjalan mendekat.


Rupanya kim lian merasa putus asa,sehingga dia berbuat nekat menyerang dengan pedang nya.


Namun seberkas sinar melewati tangan nya, lalu ke dua kaki nya, dan terakhir tangan kiri nya, hampir bersamaan ke empat anggota tubuh nya jatuh ke tanah, dan terkhir tubuh kim lian jatuh tanpa memiliki tangan dan kaki.


"Arghhhh"


Terakhir seberkas sinar menusuk perut nya, namun tidak dalam, darah pun berceceran.


"Aku kan sudah berjanji tidak akan membunuh mu,jadi ku biar kan kamu hidup" ,kata Bi hwa.

__ADS_1


"Kamu jahat sekali,ahhhh" ,rintihan kesakitan pun terdengar.


Bi hwa mengikat ke empat anggota tubuh kim lian agar darah berhenti mengalir, lalu dia me ngambil armor dan senjata semua teman nya, juga barang berharga mereka, lalu dia kembali ke dasar jurang.


__ADS_2