
Gong Li menarik tangan Kim thian menelusuri lorong istana dan masuk ke dalam kamar yang paling besar.
Gong Li menutup pintu dan mengunci nya ,kemudian memeluk Kim thian dari belakang.
"Tetap lah diam,aku hanya ingin begini" ,kata Gong Li sambil menyender kan kepala nya ke punggung Kim thian.
"Santai saja" ,sahut Kim thian sambil menggenggam tangan Gong Li.
"Boneka nya untuk ku ya?" ,pinta Gong Li dengan penuh harap.
"Boleh ,nanti setelah boneka nya pulang, ku serah kan padamu, kamu tinggal menetes kan daruh mu kedahi nya, maka kamu sudah terhubung dan menjadi tuan nya" ,Kim thian menjelas kan.
"Apa betul itu dari mayat?" , tanya Gong li.
"Bukan, itu kubuat dari bahan khusus yang sangat mahal harga nya, kalau dari mayat wajah nya tidak bisa di ubah" , Kim thian menjelas kan.
"Iya, aku heran ,mana mungkin ada gadis yang sama persis dengan ku" ,kata Gonh Li.
"Ehhh,rupa nya dia cemburu" ,pikir Kim thian hanya didalam hati nya.
__ADS_1
Sementara Kim thian dan Gong Li saling berpelukan ,peristiwa heboh terjadi di kerajaan Gong.
Kereta kosong dan para prajurit Gong yang mengawal Gong Li tiba ,namun mereka datang dengan para putri dan para pangeran dari berbagai negara.
Mereka semua di sambut oleh para pangeran dan para putri kerajaan Gong.
Para pangeran ingin bertemu dengan Gong Li, sedang kan para putri ingin bertemu dengan Kim thian.
Seluruh istana menjadi heboh, kenapa tiba tiba ada begitu banyak pangeran yang datang mencari Gong Li setelah Gong Li menemukan seorang suami, sebelum nya tidak ada seorang pangeran pun yang datang ,meskipun Gong li sering bepergian ,baik menjalan kan misi sekte nya ,mau pun menjadi utusan ayah nya.
Kehebohan ke dua ,para putri mencari Kim thian ,mereka bertanya tanya siapa kah Kim thian ini,sehingga sampai dicari putri putri cantik yang tidak kalah cantik nya dengan Gong Li?
Dengan wajah lesu mereka pun terpaksa menginap gratis dari pada mencari penginapan yang fasilitas nya kalah dengan kamar kerajaan.
Sedang kan putri Gong nio pergi dengan kereta dan pengawal secara diam diam menuju kerajaan barat tempat saat ini putri Gong Li berada.
Putri Gong Li sendiri yang awal nya ber pelukan saja telah pindah ke atas tempat tidur ber olah raga dengan Kim thian.
Satu jam ,dua jam ,tiga jam ,empat jam pun berlalu.
__ADS_1
"Tok ,tok ,tok" ,terdengar suara pintu di ketuk.
"Kakak Gong ,kakak Gong ,ada tamu" , tiba tiba suara Gong nio terdengar sehingga membuat suara suara di dalam kamar ber henti total.
"Ada apa adik ku?" , tanya Gong Li dengan kesal.
"Ada banyak tamu kak, yang mencari kakak dan kakak ipar" ,Gong Nio menjelas kan.
"Apa, siapa saja mereka?" , tanya Gong Li.
"Para pangeran dari berbagai kerajaan dan para putri dari berbagai kerajaan juga Kak" ,Putri Gong Nio menerang kan.
Untuk sesaat suasana kamar menjadi hening.
Setelah 15 menit .
"Besok saja ah, itu tidak begitu penting,kamu tidur disini saja,tidak perlu kembali ke kerajaan" ,kata Gong Li.
"Baik lah kak" ,jawab Gong Nio sambil berjalan masuk kekamar sebelah kakak nya.
__ADS_1
Sesaat kemudian suara suara aneh terdengar lagi ditelinga Gong Nio ,hal ini membuat dia penasaran, dia menempel kan telinga nya di dinding kamar, dan suara suara itu pun bertambah jelas ,ini membuat tubuh Gong Nio panas dingin ,dia baru 14 tahun, tapi oleh ibu Ratu sudah tentang suami istri ,sehingga pikiran nya langsung terbang ke ajaran ibu nya ini ,dan suara suara ini di karenakan suami istri ber olah raga ya, pikir nya dengan wajah merah dan semakin merah di kala mendengar suara suara ini bertambah keras yang di akhiri dengan teriakan kebahagiaan yang panjang.