LEGENDA PENDEKAR DUA DUNIA

LEGENDA PENDEKAR DUA DUNIA
192.BI HWA HAMIL.


__ADS_3

"Di alam dewa pusat ini betul betul telah di kuasai oleh iblis semus,dari toko,sekte ,pemerintahan,penduduk nya,semua nya telah di ganti oleh iblis" ,pikir Kim Thian ,sungguh sangat kejam membantai seluruh isi alam dewa pusat ,pada hal di sini penduduk nya terpadat.


Kim thian pun melanjut kan menjarah seluruh toko yang dia temui, kota demi kota dia jarah semua, pada hal disini sangat luas sekali.


Drttt, drttt.


"Ehh,Bi hwa minta keluar" ,pikir nya ,dia memasuki toko terbesar, membunuh semua iblis disini, lalu membakar mayat nya, dia mengunci pintu toko sambil mengeluar kan Bi hwa.dari dunia batin nya.


Kim thian memeluk Bi hwa, dia menatap ke bawah pada fitur halus wajah Bi hwa, terutama bibir merah nya yang lezat.


Jantung Bi hwa berdetak sangat cepat seperti orang gila.


Untuk membalas gerakan nya, dia mengulur kan tangan di pinggang nya yang ramping.


Kemudian, dia menurun kan bibir nya sampai mereka bertemu bibirnya.


Mereka berdua sedikit canggung dalam hal ini.


Beberapa waktu kemudian, mereka berpisah.


Bi hwa menggigit bibir nya, mata nya yang sejernih kristal mempesona.


"Aku milikmu , jadi kamu harus bertanggung jawab untukku," Bi hwa berkata kepada Kim thian saat dia menatap mata nya.


"Umm …" Kim thian pun berkedip.

__ADS_1


"Apa yang kamu maksud dengan emm itu? Apakah kamu mencoba untuk menolak?" dia memelototinya.


Jantung Kim thian berdetak kencang juga memandangi wajah nya yang marah.


Dia berkata, "Karena kamu milikku, maka mari kita mulai lagi." Setelah dia menyelesaikan kata-katanya, dia menarik Bi hwa dekat dan mereka tenggelam satu sama lain sekali lagi.


Mata Bi hwa terpejam, wajah nya lebih merah dari sebelum nya, tetapi hati nya terasa sangat hangat.


Kali ini juga, mereka perlu waktu untuk berpisah satu sama lain.


"Gadis itu dari kemarin," kata Bi hwa.


Kim thian membeku sesaat, lalu tertawa kecil ketika dia melihat istri nya yang marah karena cemburu. Dia cemburu kepada Ratu Purba.


"Kamu harus berjanji untuk tidak jatuh cinta pada nya, bahkan jika dia mencoba merayumu," Bi hwa memberitahu nya.


Tapi itu menghangatkan hatinya.


"Dia tidak terlihat sebagus kamu. Kenapa aku jatuh cinta padanya?" Kim thian bertanya .


Bi hwa merasa bangga, tetapi terus berkata, "Bahkan jika dia terlihat lebih baik dariku, kamu tidak bisa jatuh cinta padanya!" Pinta nya dengan wajah memerah.


"Baiklah, aku hanya menyukaimu," Kim thian mengangguk.


Baru kemudian Bi hwa tersenyum puas. Senyum nya begitu cerah dan indah.

__ADS_1


Kim thian jatuh cinta pada nya lagi.


Setelah dirayu hari ini, dia telah kehilangan semua kekuatan keinginan nya terhadap nya.


Bi hwa menatap Kim thian dengan anggun. "Maukah kamu menikah denganku di masa depan?"


"Tentu saja! Aku sudah bilang, kamu milikku," jawab Kim thian.


“Kalau begitu aku akan menunggumu.” kata Bi hwa tersenyum lembut dan berkata, “Berjanjilah bahwa kamu tidak akan pernah menyerah tidak peduli seberapa sulit nya.”


"Aku janji," Dia mengangguk. "Kenapa kita tidak ingin Tuan dan Nyonya melakukan nya? Mari kita lompati senjata nya dan lakukan apa yang tidak bisa dibatalkan."


Wajah Bi hwa memucat lalu memerah.


Dia menatap Kim thian dengan takut-takut, dan tertawa ringan. "Aku hamil satu bulan . " kata nya.


"Ini berita bagus sekali,setelah kita menguasai istana,kamu ku jadikan RATU disini" ,janji Kim thian.


"Benar kah?" ,Tanya nya dengan wajah ber seri seri.


"Emmm,marga ku Poo,jadi anak kita harus pakai nama margaku" ,kata nya.


"Tentu" ,jawab nya.


“Dengan kamu bertingkah seperti ini, sulit untuk menolak,” kata Bi hwa menghela nafas.

__ADS_1


Mereka berdua masih dalam pelukan erat.


Kim thian menggendong Bi hwa dan membawa nya ke kamar


__ADS_2