
Setelah semua naik pedang terbang ,poo kim thian lalu membuat formasi perlindungan supaya tidak diterbang kan oleh angin karena sangat cepat, setelah formasi selesai dibuat ia menyuruh pedang nya terbang dengan kecepatan penuh.
"Kak Kim thian bagaimana cara membuat pedang ini menjadi sangat besar?", tanya ling ling..
Semua orang juga tertarik dengan pertamyaan ling ling dan ingin tahu apa jawaban kim thian.
"Untuk membesar kan pedang terbang, kita membutuh kan level ROH kita besar juga,jika level roh kita kecil, maka pedang nya tidak bisa membesar,seperti contoh seorang anak kecil tidak mungkin sama dengan oramg dewasa, baik kultivasi nya, fisiknya,cara berpikirnya, dan lain lain", jawab kim thian menjelaskan.
"Uwahhh, jawaban yang sangat lengkap dan jelas, ponakan ku sungguh sangat genius sejati", sanjung Poo kim eng.
Semua orang sebagian besar pada sibuk mempelajari cara menggunakan pedang terbang dan sekalian berusaha menghafal nya, sehingga tak terasa stengah hari berlalu dan tembok kota kerajaan sudah kelihatan dari jauh.
Kim thian lalu menyuruh pedang nya turun didekat pintu gerbang, banyak orang berlalu lalang menjadi terkejut melihat pedang yang sangat besar terbang mendekati pintu gerbang, sehingga membuat para penjaga kota bersiap siap, baik penjaga yang diatas tembok, maupun penjaga yang berdiri dibawah.
__ADS_1
Semua orang melompat turun dari pedang terbang, kim thian lalu mengecil kan pedang nya dan menyimpan nya.
Para penjaga berlari mendekat dan mengepung, namun setelah mengenal li ming dan li me, mereka bubar dan kembali ke pos mereka masing masing.
Rombongan kim thian lalu beriringan memasuki kota, namanya kota raja, sesuai dengan namanya ,sangat ramai, banyak bangunan bertingkat, ada yang tingkat 2 sampai 8 ada semua, banyak toko dan restaurant yang menjamur saling bersaing menjajakan dagangan nya, ada yang menggunakan gadis gadis cantik ,ada yang menggunakan hiasan ,ada yang gedung nya dimodel ,semua untuk menarik pelanggan sebanyak nya.
Setelah berjalan 1 km ,sampailah di rumah yang besar dan bertingkat 3, mereka lalu memasuki rumah besar itu.
"Nona Liming dan nona li me telah datang", teriak para penjaga dengan penuh semangat, tidak lama kemudian beberapa anak laki laki berlarian keluar, di ikuti 2 orang gadis umur 13 tahun yang lumayan cantik.
"Mana oleh oleh nya kakak berdua", tanya lim li cen dengan penuh harap.
Li ming lalu mengeluarkan 4 buah pil, dan memberikan kepada setiap anak 1 pil.
__ADS_1
"Apa ini kak?", tanya mereka serempak.
"Coba diminum kalau ingin tahu", jawab li ming dengan penuh teka teki, semua anak akhir nya meminum pill itu karena penasaran ,dan akhir nya membuat mereka semua merasa terkejut, mereka langsung duduk bersila dan berkultivasi.
blang.
blang.
blang.
Dan mereka pun naik 3 level berturut turut, yang akhir nya membuat mereka semua terkejut, namun sangat gembira terlihat diwajah nya.
"Minta lagi kak", teriak wang cen dengan penuh semangat.
__ADS_1
"Husss,masih kecil 1 saja cukup", tolak li ming.
Rombongan kim thian lalu berjalan masuki rumah itu ,sedang kan anak anak berlarian di sekeliling nya ,seakan tidak pernah merasa lelah bergerak terus tanpa henti dan sambil berteriak minta pill lagi.