
Liu Yi fei langsung naik level satu setelah meminum pill.
"Sekarang coba makan ini", kata Kim Thian sambil memberi apel purba level 30.
Liu Yi Fei langsung memakan apel purba dan dia naik level 31.
Bang ,Bang ,Bang.
Kim Thian lalu mengajar kan kepada Liu Yi Fei cara mengalir kan Qi ke tangan dan kekaki, juga ke seluruh tubuh.
"Ha ha,ini keren sekali,aku suka ini,oh ya bisakah gege bantu gege ku bermain basket,dia kekurangan orang,lagi sakit kata nya,besok mau turnamen kejuaraan antar sekolah", tanya liu yi fei.
"Tentu bisa kalau tau cara nya!", kata Kim Thian .
Liu yi fei lalu mencari di youtube film bola basket, "Seperti ini permainan nya"
Kim Thian lalu melihat film ini sampai selesai.
"Ini sih mudah sekali,tentu aku bisa", kata Kim Thian .
__ADS_1
"Kalau begitu ayo ku ajak menemui gege ku,oh ya kembalikan aku perawan lagi seperti janjimu", kata liu Yi fei.
"Tentu", kata Kim Thian sambil mengerah kan ilmu kekuatan Roh nya dan dalam 5 menit dia kembali gadis suci.
"Wahh,kerenn,yuk kerumah ku", kata liu yi fei sambil berpakaian.
Kim Thian lalu menggendong liu yi fei keluar dari dunia batin,sedangkan anak nya di biarkan bermain di dalam.
"Sebaik nya pakai mobil ku saja,yuk turun disana", kata yi fei.
Mereka pun naik mobil sedan, ternyata yi fei membawa sopir.
Liu Yi Fei lalu mengenal kan Kim Thian kepada kakak nya Liu Xiang Yi.
Liu Xiangyi menggaruk kepala nya karena kebiasaan dan mengangkat bola basket di tangan nya dengan malu-malu. “Hei salam kenal, um, cuacanya cukup bagus hari ini, jadi sedikit dari kita yang keluar untuk berlatih bola basket. Kamu kata adik ku bisa bermain bola basket, apakah kamu tahu cara bermain?
”
Tanpa diduga, Kim Thian tersenyum kecil dan mengangguk sementara para remaja memperhatikan. “Saya tahu sedikit. ”
__ADS_1
Dia tahu sedikit tentang bola basket setelah melihat film itu, menembak ke arah keranjang itu seperti melempar berbagai pisau dan pedang terbang selama pembunuhan. Secara relatif, bola basket berukuran lebih besar dan lebih sederhana, tentu tidak terlalu sulit tentu nya.
Kim Thian akhirnya mengetahui bahwa Liu Xiangyi melamarnya untuk bergabung dengan tim bola basket untuk kompetisi dari percakapannya dengan teman teman nya.
"Emm,mengapa tidak dicoba dulu ,dari pada ragu ragu,lebih baik melihat langsung", kata Liu Yi Fei.
“Tunggu, kami belum menyetujui nya! Dia tidak memenuhi syarat untuk ikut serta dalam pertandingan bersama kami! ” teman Xiang yi menolaknya dengan tegas karena Kim Thian tidak mengambil petunjuk dan mengambil inisiatif.
Tepat setelah teman xiang yi berbicara, Kim Thian berdiri dari tanah dan mengaitkan bola basket di tangan Liu Xiangyi ke dirinya sendiri.
Apa yang terjadi selanjutnya mengejutkan semua orang saat itu juga.
Kim Thian memegang bola dengan kedua tangan nya .
Dengan lengkungan yang indah, bola basket terbang menuju keranjang yang jaraknya tiga puluh hingga empat puluh meter.
Lalu, masuk!
Dudukan bola basket sangat jauh sehingga pada dasarnya panjangnya lapangan basket, namun Yun Jian benar-benar melakukan tembakan dari tempat nya..
__ADS_1