LEGENDA PENDEKAR DUA DUNIA

LEGENDA PENDEKAR DUA DUNIA
69.MEMBAGIKAN EMAS DAN PILL


__ADS_3

"Aku tidak mau menjadi raja, aku ingin berkelana", kata papa kim thian.


"Oh iya, ini pedang ayah yang dulu" ,kata kim thian sambil mengbil pedang ayah nya dan menyerah kan nya.


"Ahh,aku juga sudah lupa dengan pedang ini" ,sambil mengambil pedang nya dari tangan kim thian.


"Hmm,saya akan kekota dulu membuat tulisan untuk para penduduk dipapan pengumuman ,untuk pembagian emas dan pill besok pagi" ,kata kim thian.


"Aku ikut" ,kata ling ling bersemangat..


"Aku juga ikut" ,kata ci min.


"Kami juga ikut", kata li ming,li me, lin lin dan lan lan.


"Ayo berangkat sekarang" ,ajak kim thian.


Mereka pun berangkat dengan pedang terbang mereka, mereka melihat suasana kota kembali tenang dan beraktivitas kembali ,tampak wajah wajah yang penuh sukacita ksrena hancur nya para penjajah hari ini.


Sampailah mereka di papan pengumuman yang ada di alun alun ,mereka lalu turun dan menghampiri papan pengumuman ,lalu kim thian mengambil kertas yang sudah ia tulisi dan melekat kan nya dipapan pengumum man.


Kim thian juga menulis ditembok rumah disamping papan dengan isi yang sama tapi tulisan nya besar besar.

__ADS_1


Kim thian lalu pergi ke pintu gerbang kota, ia juga menulis ditembok dengan tulisan yang sama.


"Akhir nya selesai juga ,yuk jalan jalan mengelilingi kota" ,ajak kim thian..


"Yuk, nampak nya toko toko sudah mulai buka, kita belanja", kata para gadis.


"Kita beli makanan dan arak yang banyak saja untuk merayakan kemenangan kita" ,saran ci min dengan penuh semangat.


"Wahhh,itu ide yang bagus, yuk kita mampir di restaurant besar didana" ,jawab kim thian dambil menunjuk sebuah restaurant yang besar dan nampak ramai.


Merekapun bersama sama berjalan kearah restaurant ,yang ternyata sudah buka walaupun baru terjadi pertempuran yang seru.


"Beli masakan dibungkus bisa?" ,tanya kim thian pada seorang pelayan yang didekat dapur.


"Bisa tuan,masakan apa saja?" ...


"Bungkuskan tiap semua masakan yang ada disini 10 bungkus dan nasi putih 50 bungkus dan arak yang paling enak 10 tong besar" kata kim thian.


Lalu pelayan itu berkata kepada koki yang ada didapur sperti yang dipesan kim thian.


"Silahkan duduk dulu tuan tuan dan nona nona sementara menunggu pesanan" ,si pelayan mempersilahkan.

__ADS_1


Mereka lalu mencari meja yang kosong dan menemukan satu yang besar dengan banyak kursi.


Setelah menunggu sekitar stengah jam ,masakan yang di pesan pun datang,si pelayan membawa dua bungkusan besar.


"Ini tuan pesanan masakan dan nasi nya" ,jawab sipelayan.


"Berapa harga nya semua?" ,tanya kim thian.


"30 tael emas tuan" ,jawab sipelayan.


Kim thian lalu mengambil 31 tael emas dan menyerah kan nya kepada sipelayan.


"Yang 1 itu bonus untuk mu" ,kata kim thian.


"Trimakasih tuan", kata sipelayan sambil membungkuk.


Mereka lalu pulang keistana dengan berjalan kaki agar tidak menarik banyak perhatian, sesampai nya di istana ,semua anak anak pada mengbil meja dan kursi ,pirinh, gelas ,sendok dan garpu sebanyak nya, lalu menata semua masakan diatas nya, sehingga membuat para orang tua menjadi sangat senang ,pesta pun dimulai ,setelah pesta mereka semua pada masuk tidur.


Keesokan hari nya ,kim thian bangun pagi lalu mencari karung besar diseluruh istana ,ia menemukan nya didekat dapur, ia mengambil 2 karung besar dan mengisi nya dengan emas, lalu ia mengambil 1 tas besar untuk tempat pill level 10, ia baru selesai memasukkan semua kedalam karung, ternyata didepan pintu gerbang istana sudah ada keributan sehingga membuat keluarga nya terbangun semua.


Kim thian lalu keluar dengan membawa 2 karung besar dan 1 tas besar, sesampai nya diluar para penduduk sudah berbaris rapi ,rupanya keluarga nya yang menuruh , ia lalu memberikan 2 karung emas kepada cimin dan ciseng, ia menyuruh mereka membagikan tiap orang 10 tael emas, sedang kan ia yang membagikan pil kepada tiap orang dibawah 40 tahun umur nya, semua orang pada bersemangat ,sampai sore hari baru selesai.

__ADS_1


__ADS_2