LEGENDA PENDEKAR DUA DUNIA

LEGENDA PENDEKAR DUA DUNIA
222.LI BING HWA.


__ADS_3

Ada api yang membakar di mata Kim thian juga di saat melihat Li bing hwa yang polosan, selimut nya sudah ter singkir dari tubuh nya.


Gadis yang tidur di samping nya memiliki tubuh yang sempurna yang bisa membuat seorang pria mati membeku.


Itu montok namun lembut, dan dia memiliki leher dan kaki ramping dan panjang .


Tidak ada yang bisa di cela, karena tidak ada bagian tubuhnya yang tidak diukir dengan indah.


Tidak hanya seluruh tubuh nya merampok kecantikan seluruh gadis yang ada didunia ini, tetapi mereka juga benar-benar menonjolkan lekuk tubuhnya di semua tempat yang tepat.


Sambil menghargai lengkungan nya dan kakinya yang sangat bersih di bawah pinggang nya yang sempurna, Dia juga bisa merasakan kelembutan dan kelenturan pinggang telanjang nya.


Berkenaan dengan tubuh yang begitu segar dan murni, tidak mengherankan bahwa bahkan pria yang tenang dan terhormat tidak bisa membantu tetapi mengeluarkan napas yang agak terburu-buru.

__ADS_1


Kecantikan nya menampar kepala nya, seperti embusan angin hangat pada malam musim dingin, dan dia sangat terpikat.


Dia tersenyum lembut, mengelus jari di bibirnya sendiri seolah mengenang kenangan indah.


Menurut kabar yang dengar, Li bing hwa ini telah di lamar oleh puluhan pangeran dan pemuda bangsawan, namun mereka semua di tolak oleh nya, belum lagi ribuan pria di sekte yang mengejar nya.


Para pria di sekte nya ini lah yang membuat level Li bing hwa meroket, mereka memberi Li bing hwa pill pill dan suber daya yang ber limpah, belum lagi yang didapat nya dari sekte dan orang tua nya.


Hal ini lah yang membuat para gadis marah, akhir nya 10 orang gadis membuly Li bing hwa sampai cacat parah seluruh meridian ,otot otot dan Dantian nya rusak berat.


Dan 10 orang gadis ini di bunuh oleh para pria yang mencintai Li bing hwa, lalu mengantar kan Li bing hwa pulang ke rumah nya.


Seluruh saudara nya, orang tua nya sangat ber sedih, hanya Li bing bing malah pergi.

__ADS_1


Begitulah kisah tragis yang di alami Li bing hwa.


Li bing hwa menggeliat dan mengulet, sungguh suatu oemandangan yang erotis, per lahan lahan Li bing hwa membuka mata nya yang indah, dia menatap Kim thian yang memandangi nya.


"Emm, ada apakah sumiku?" ,kata Li bing hwa sambil tersenyum lebar, bau anggur masih keluar dari mulut nya meskipun hanya samar samar saja.


"Cepat mandi sana, hari sudah siang" , kata Kim thian.


"Hmm, sebentar lagi ah, aku lagi malas bangun" ,jawab Li bing hwa sambil mengulet lagi.


"Hmm,bau kalau nggak mandi, bau anggur, bau keringat, bau apak" ,kata Kim thian sambil tertawa renyah.


"Biar bau, yang penting sudah ada yang punya, ini cium lah bau ku, kan wangi? ", kata Li bing hwa sambil mendekat kan kelek nya ke hidung Kim thian.

__ADS_1


Kim thian pun menghindar dari nya sambil ter tawa tawa pelan, takut membangun kan orang lain di sekitar nya.


Li bing hwa tetap mengejar nya sambil mengacung kan kelek nya terus terusan, namun Li bing hwa tidak pernah ber hasil mendekati Kim thian, apa lagi menyentuh ujung baju nya sedikit pun.


__ADS_2