
Hidup Raja, Hidup Raja.
Banyak sekali orang orang yang berteriak teriak tanpa henti, sigadis dan raja melambaikan tangan nya membalas dari jendela.
Akhir nya rombongan pun tiba di istana, kereta memasuki pintu gerbang istana yang dijaga oleh 10 orang prajurit.
Kereta berhenti di pintu gerbang kedua yang lebih megah dari yang pertama.
Semua orang turun dari kereta, Kim Thian juga menurun kan ke tiga prajurit yang pingsan, dia pun menyadar kan ketiga nya.
"Ahh,trimakasih pahlawan yang telah menyelamat kan kami semua" ,
Kim Thian hanya tersenyum dan melambai kan tangan nya.
Si gadis menggandeng tangan Kim Thian memasuki istana nya yang memang megah, namun jika dia kembali ketubuh normal nya, istana ini hanya memuat telapak tangan nya.
"Mari ikut kami nak untuk memeriksa putri kami" ,kata Raja penuh semangat.
Mereka berjalan menelusuri koridor istana, mereka terus berjalan menuju tempat para putri dan selir raja tinggal, terbukti disini hanya wanita yang ada, penjaga nya pun wanita .Stiap orang yang ditemui membungkuk dengan hormat.
Gadis gadis mini ternyata tidak ada yang jelek, semua cantik cantik seperti gongli, contoh nya sigadis pertama yang dia temui, ternyata lebih cantik dari gongli, tapi lebih cantik Li bing hwa.
Akhir nya sampailah di kamar sang putri,dari jarak 10 meter sudah kedengaran bau obat nya yang sangat tajam.
__ADS_1
Mereka memasuki rumah ini yang lumayan besar, kelihatan beberapa tabib berbaris membawa kotak obat.
"Ini semua tabib tabib yang kami undang, mereka semua sangat terkenal sekali, namun tidak ada yang berhasil menyembuh kan putriku", kata Raja dengan sedih.
"Raja jangan sedih, sebentar lagi putri anda pasti sembuh,jika ingin cepat, sebaik nya semua orang di suruh keluar saja", kata Kim Thian.
Para tabib yang mendengar ini menjadi sangat marah sekali.
"Baginda Raja,tolong dengar kan kami,dia seorang penipu,mana ada tabib berumur dibawah 20 tahun?", kata nya memprotes.
"Saudara saudara para tabib, berilah kesempatan kepada pemuda ini mengobati putriku, bukankah kalian sudah tiga bulan disini,tapi belum ada hasil nya?", kata raja.
Akhir nya para tabib pun keluar semua dengan wajah mendung,karena yang menyuruh adalah raja sendiri.
Kim Thian memasuki kamar bersama raja dan permaisuri,dia menutup pintu kamar dan duduk di pembaringan memegang tangan sang putri, ternyata yang ini sama cantik nya dengan Li bing tan.
"Hahh,racun?, kata para tabib sakit aneh,maka nya tidak pernah sembuh,apa anak bisa menyembuhkan putri kami?", tanya raja.
"Tentu bisa,tapi seluruh baju nya harus di buka,sebab racun nya sudah menyebar", kata Kim Thian .
"Buka saja,tidak apa apa asal sembuh", kata ratu.
Kim Thian pun membuka seluruh baju si putri, dia melihat tubuh nya tidak kalah dengan Li bing hwa.
__ADS_1
Kim Thian mengambil jarum di cincin nya, juga pill ginseng .
Kim Thian mulai menancap kan jarum nya dari kepala sampai kaki, dia juga mengerah kan kekuatan Roh nya mengeluar kan racun yang dia salur kan ke jarum,sedang kan tangan kanan nya meminum kan pill ginseng ke mulut si putri.
Kim Thian mempercepat keluar nya racun dengan Qi nya,racun pun keluar dari sela sela jarum ,racun nya berwarna hitam pekat.
Kim Thian mencabut semua jarum nya ,sehingga racun dengan deras keluar,baunya sangat busuk, semua residu obat dia keluar kan juga.
Kim Thian memang sengaja memperlambat pengobatan,yang seharus nya lima menit menjadi lima jam.
Tapi,setiap racun nya keluar, wajah putri yang awal nya hitam gelap menjadi merah cerah.
Kim Thian memberi lagi minum pill ginseng dan wajah nya bertambah merah segar, tentu saja dibantu kekuatan Roh nya.
Racun terakhir pun keluar dari organ intim si putri yang memang Kim Thian sengaja, bahkan lebih banyak dari sebelum nya.
Sang ratu mengambil kain dan mengelap semua racun yang ada.
Sang putri pun membuka mata nya dan ingin duduk, namun di cegah oleh ratu.
Sang putri terkejut diri nya polosan dan berkata.
"Ayah,ibu, siapa yang membuka baju ku?", tanya nya.
__ADS_1
"Kamu lagi sakit nak,dia lah yang mengobatimu,kamu hampir setahun sakit", kata ratu.
"Hahh,setahun?", kata putri yang mengambil baju nya dan berusaha memakai nya,wajah nya sangat merah sekali karena malu.