LEGENDA PENDEKAR DUA DUNIA

LEGENDA PENDEKAR DUA DUNIA
117.BONEKA YU SIANG.


__ADS_3

"Trimakasih Tuan karena tuan telah menghidup kan saya lagi" ,kata boneka nya sambil menangis.


"Ehhh, boneka nya ternyata bisa menangis juga, hahaha" , pikir kim thian.


"Sama sama ,siapa nama mu?". tanya Kim thian.


"Saya sudah lupa siapa nama saya tuan, maklum sudah lama menjadi Roh" ,jawab si Roh.


"Apa kamu lapar" ,tanya nya.


"Kalau tubuh ini sih tidak lapar tuan ,karena tidak punya lambung, yang lapar adalah ROH saya ,sangat lama tidak makan" ,kata si boneka.


"Baik lah, coba kamu makan buah Roh ini" ,kata Kim thian.


"Trimakasih tuan" ,kata boneka sambil mengambil buah dan memakan nya.


"Roh saya terasa segar lagi,apa boleh saya minta lagi?", kata nya.


Kim thian lalu mengambil 10 buah dan menyerah kan nya.


"Makasih ya", kata boneka.


"Kamu kuberi nama Poo Yu Siang, aku keluar dulu ya" , kata nya.sambil membawa semua pedang terbang dan buku manual lalu keluar dari ruang dimensi Roh.

__ADS_1


"Hmm, masih tengah malam, tidur dulu ahhhh,oahmm" , pikir nya sambil membaring kan diri di kasur.


Ke esokan pagi nya.


"Tok ,tok ,tok" ,


"Siapa?" ,tanya Kim thian sambil membuka pintu, dan wajah Gong Li yang penuh tawa pun terlihat, sementara dibelakan mereka telah hadir semua keluarga nya dengan lengkap.


"Yuk sarapan, dan mereka menagih pedang nya" ,kata Gong Li.


"Salam Ayah raja dan Ibu permaisuri serta kakak dan adik ipar semua" ,kata Kim thian sambil mengeluar kan semua pedang dan manual nya.


"Salam juga" , teriak mereka bersamaan.


"Horeeee, pedang ku jadi" ,teriak adik adik Gong Li sambil menerima pedang nya, begitu pula dengan semua orang yang hadir berebutan mengambil pedang dan manual nya.


"Ayo makan dulu,nanti sakit perut kalau tidak makan" ,kata bunda Ratu.


"Yuk makannn" ,kata para pangeran dan putri.


Mereka pun berjalan bersama sama ke ruang makan, banyak para penjaga dan pelayan yang lewat memberi hormat ,bahkan ada yang berlutut ,kadang kadang kasim yang lewat ,akhir nya sampai lah mereka di ruang makan.


Menu hari ini macam macam ,ada telur goreng, daging panggang, sate ,ayam bakar, rasa nya lumayan juga, Kim thian pun mengeluarkan arak sebagai minuman penutup.

__ADS_1


"Apa pesta nikah nya jadi?" ,tanya sang bunda Ratu.


"Jadi dong bunda" ,jawab Gong Li.


"Kira kira brapa orang yang diundang? ,apa boleh saya yang membuat undangan nya?" , sarang Kim thian.


"Kira kira 1000 undangan, kadang lebih" , jawab Raja.


"Undangan 5000 saja ayah Raja" ,kata Gong Li.


"5000? ,kok sedikit sekali anak ku?" ,kata bunda.


"Emang nya brapa kalau banyak?" , tanya Gong Li penasaran.


"Kira kira 500.000 gitu lho" ,jawab bunda Ratu.


"Hahhhh,500 ribu? ,siapa saja yang diundang bunda" ,tanya Gong Li penasaran.


"Seluruh penduduk kota kerajaan saja hampir 500 ribu, sisa nya para family, blm semua raja ,semua pangeran kerajaan lain, semua putri kerajaan lain" ,jawab bunda.


"Huhhhhh Bundaaaa, nggak sekalian raja dan rakyat nya saja" ,teriak semua orang.


"Ha ha ha" ,sang raja pun tertawa sambil memegangi perut nya.

__ADS_1


"Lalu Gong Li tadi bilang 5000, itu siapa saja ,hayooo" ,protes bunda Ratu.


"Itu teman teman Gong Li bunda, teman di tiga sekte ,teman di clan, teman di kota, dll" ,jawab Gong Li.


__ADS_2