
"Yuk kuantar ke medan perang, pasti sangat menarik untuk di lihat" , kata si rubah.
"Baik lah,kamu yang di depan" ,jawab Kim thian.
Mereka pun terbang di atas pohon pohon yang tinggi, belok kanan, belok kiri, melewati pegunungan yang sunyi, melewati lembah ,akhir nya mereka sampai juga.
Tanah terpencil ini sangat luas dan tersembunyi. Dari jauh, orang tidak akan bisa melihat jalan masuk tanah terpencil ini, seolah-olah ini adalah dunia lain.
Di antara pasir dan batu yang berserakan ini, ada banyak sekali tulang tulang manusia purba yang tak terhitung jumlahnya,tulang kerangka yang besar,mungkin manusia purba dulu tinggi nya sekitar tiga meter.
Terlepas dari tulang manusia ini, ada juga banyak kerangka binatang roh yang tak terhitung jumlahnya. Mereka tidak terkorosi oleh gelombang angin dingin di sini. Tujuh hingga delapan tulang vertikal membentuk dunia putih.
Di antara tulang tulang ini, ada senjata patah yang tak terhitung jumlahnya. Jelas bahwa tempat ini telah meninggalkan pertempuran yang mengguncang dunia.
“Ini adalah tulang manusia purba level 1000 keatas. Sepertinya setidaknya puluhan juta dari mereka telah mati!”
__ADS_1
“Ini adalah era yang kacau. Jumlah korban terlalu mengerikan!”Kata si rubah.
“Ini hanya pinggiran medan perang kuno. Lebih masuk ke dalam adalah medan perang yang sebenarnya.”
Hampir setiap meter di penuhi lautan tulang dan tidak bisa tidak bergidik dan berdiri nya bulu roma.
Tidak semua tulang memakai armor, mungkin dulu hanya para pemimpin saja yang memakai armor.
Tiba-tiba, suara angin bisa terdengar. Suara desisan sepertinya mengandung suara iblis yang melibatkan hati seseorang, menyebabkan orang jatuh ke dalam adegan yang mengejutkan.
"Hmm,pedang ini terbuat dari bahan kelas tinggi, tidak kalah dengan pedang pusaka" ,kata nya.
"Tentu saja kualitas terbaik,mereka kan masih di jaman purba,belum ada yang nama nya logam muda atau campuran" kata si rubah.
"Kalau begitu bisa ku ambil semua,tampak nya separuh nya masih utuh" ,
__ADS_1
"Yup"
Dia pun mengambil semua pedang,baik yang patah, maupun yang utuh, terkadang menemukan cincin dan armor, terkadang menemukan gelang dan kalung ,terkadang menemukan buku yang terbuat dari batu, satu hal yang pasti, semua nya serba besar.
Disaat dia menyingkir kan tulang belulang, dia melihat seperti mutiara sebesar apel yang bersinar mengambang di tengah kerangka.
"Ehh,ini tampak nya inti QI" , sambil mengambil mutiara ini, ada energi Qi yang memasuki tangan nya, lalu mengalir memasuki dantian nya, pada hal dia belum menyerap nya, dia pun menyimpan nya ke cincin.
Dia langsung bersemangat saat menemukan inti Qi, dia pun menyingkir kan tulang belulang ke pinggir, terkadang menemukan banyak emas dan permata mulia.
Benar saja ,inti Qi kebanyakan berada di tumpukan bawah, mungkin dia mati di keroyok, sebab dia juga menemukan cincin dan armor.
Dia terus menumpuk tulang tulang ke pinggir, biar dia mudah menemukan harta karun, baru satu km persegi dia sudah menemukan lebih dari 10 inti Qi.
Semakin kedalam ,inti Qi yang dia temukan semakin besar, kualitas pedang dan armor nya juga semakin baik, demikian juga cincin penyimpanan yang semakin banyak melekat di jari jari kerangka.
__ADS_1