
"Ayah dan ibu mu tidak bisa pas pindah nya seperti yang kupikir kan" ,kata ayah nya.
"Emm,Mungkin level Roh Ayah terlalu kecil, level Roh nya semakin besar akan semakin akurat, dan juga semakin cepat" , Kim Thian menjelas kan, sambil memegang dagu nya dengan serius sekali.
"Wahhh,betul sekali apa yang kau kata kan, kami sibuk ber kultivasi Qi terus, kultivasi Roh hampir tidak pernah sama sekali" ,kata ayah dan ibu nya tercerah kan.
"Iya, ILMU MEMINDAH RAGA ini membutuh kan kultivasi Roh yang tinggi, semakin tinggi level Roh nya, ilmu ini tambah sempurna" , dia menerang kan lagi.
"Baik lah,kami akan ber kultivasi Roh mulai sekarang,karena kultivasi Qi kami sudah lumayan tinggi" ,kata ayah nya.
"Itu betul ayah dan ibu harus mulai ber kultivasi Roh" . kata nya.
"Besok,sebaik nya kamu saja yang memindah kan kami, kalau aku, takut nya kesasar ke alam purba bagian tengah,bisa mati di makan hewan purba nanti" ,kata ayah nya.
"Ya, besok saya saja yang melakukan pemindahan, saya pamit dulu ayah dan ibu" ,kata nya yang di balas anggukan, dia pun ber jalan keluar kamar dan menuju kamar nya sendiri.
Kim thian membuka pintu kamar dan melihat Li bing hwa lagi tidur tiduran dengan harimau nya,hampir satu ranjang di kuasai harimau nya.
Li bing hwa membuka mata nya dan tersenyum kepada Kim thian.
"Makasih ya untuk semua ini" ,kata nya sambil menunjuk per lengkapan wanita yang ada di meja.
"Ya, apa kamu senang?" ,kata nya.
"Tentu ,aku sangat senang sekali, besok aku ikut ber kultivasi di tempat yang kau katakan ya?" , pinta Li bing hwa dengan aleman.
"Ya, jadi batal menjadi ratu ya" ,kata nya.
__ADS_1
"Iya, enakan ber kultivasi biar kuat dulu" , jawab Li bing hwa.
"Baik lah", kata nya.
Li bing hwa pun menyuruh harimau nya tidur di lantai dan sang harimau pun menurut.
Kin thian lalu ber baring di sisi Li bing hwa dan memejam kan mata nya.
Ke esokan pagi nya semua family Poo ter nyata sudah kumpul di taman istana, ternyata adik adik Li bing hwa pun ikut juga.
Rencana nya Li bing bing akan ikut, namun di cegah oleh orang tua nya, sebab kalau semua ikut istana nya menjadi kosong.
Untuk menjaga kerajaan nya Li bing hwa memberi kan harimau nya kepada ibu nya, ibu nya sangat senang sekali menerima hadiah harimau ini.
Karena semua orang sudah siap, Kim thian pun membungkus semua orang dengan energi Roh nya dan memindah kan mereka ke alam purba.
Akhir nya semua orang meniru nya, karena mereka melihat ling ling naik 10 level kultivasi nya.
Karena semua orang sibuk memakan buah, maka yang ter sisa ayah dan ibu nya.
"Apa ayah dan ibu ingin melihat alam purba tengah?" ,bisik nya yang di balas anggu kan oleh mereka.
Kim thian pun membawa mereka berdua ke alam purva bagian tengah.
Wussss.
Arghhh,aummm, kuk kuk kuk., kukuruyukkkkk.
__ADS_1
"Wahh,ini baru tempat kultivasi paling super" ,kata ibu nya.
"Belum bu, yang paling super berada di alam purba pusat,saya belum sampai sana, hewan nya menakut kan,level 50000 an" ,kata Kim thian menjelas kan.
"Weeeee,level 50000?" ,kata ibu nya.
"Bagaimana kalau kita ber kultivasi disini saja?" ,kata ayah nya, yang dibalas anggukan oleh ibu nya.
"Disini sangat berbahaya sekali,ada tempat yang agak aman" ,kata nya sambil membawa ayah dan ibu nya ketempat medan perang purba, yaitu di gua ratu purba.
"Ehhh,di sini nggak ada hewan purba ya?" ,kata ibu nya sambil menoleh kesana kemari.
"Kadang kadang ada,kalau ayah dan ibu setuju,nanti Kim thian beri dua ekor hewan level 15000 untuk menjaga dan mencari makan" ,kata kim thian.
"Wiuhh,apa kamu punya hewan purba level segitu?" ,tanya ibu nya heran.
"Punya bu" ,kata nya sambil mengeluar kan dua ekor harimau level 15000 yang setinggi rumah tubuh nya.
"Ayah dan ibu bisa memilih salah satu dan tetes kan darah ke dahi si harimau" ,kata nya sambil menyuruh harimau nya tidur.
Ayah dan ibu lalu menetes kan darah nya ke dahi si harimau dan mereka pun langsung terhubung ke si harimau.
"Kerennnn" ,teriak ibu nya.
"Wahhh,ibu meniru Ling ling" ,kata nya.
Yang dibalas tertawa oleh ayah nya, dan akhir nya ibu nya tersenyum masam.
__ADS_1
"Saya pergi dulu ya" , pamit Kim thian yang dibalas anggukan.