Living Together With My Enemy

Living Together With My Enemy
Terkuak.


__ADS_3

Saat Freya sedang berusaha mendorong Nick dari atas tubuhnya, tiba-tiba...


"Fe...!!!" Teriak suara bariton yang sangat Freya kenal.


Sontak Freya dan Nick pun menoleh ke arah sumber suara.


"El." Lirih Freya.


Darah emosi Eldrick mendidih saat melihat ayah tiri Freya sedang mengungkung tubuh Freya.


BUGH. Tendangan maut dari kaki Eldrick pun mendarat di rahang Nick.


Dan itu membuat Nick langsung terjatuh dari tempat tidur dan tersungkur di lantai.


Begitu Nick terjatuh, cepat-cepat Freya turun dari atas ranjang di sisi lainnya, sedangkan Eldrick berjalan ke mendekati Nick dengan langkah panjang dan nafas memburunya.


"Bangun kau breng•sek!!" Teriak Eldrick sambil menarik kerah baju Nick.


Mau tak mau Nick pun bangun karena Eldrick menarik kerah bajunya dengan sangat kuat.


"Berani-beraninya kau menyentuh Freya ku!!


BUGH.. Satu bogem mentah Eldrick layangkan di rahang Nick.


"Sekalipun kau hanya ayah tiri nya, tidak seharusnya kau berbuat seperti itu pada anak sambung mu!!!"


BUGH.. Sekali lagi bogem mentah Eldrick layangkan di rahang Nick.


"Dasar laki-laki benalu!! Apa tidak puas kau berselingkuh dengan perempuan seumuran anak sambung mu, sampai-sampai kau mau berbuat tidak senonoh pada anak sambung mu, hah!!!" Teriak Eldrick.


BUGH.. BUGH.. BUGH.


Bertubi-tubi bogem mentah Eldrick daratkan di rahang serta perut Nick dan itu membuat Nick kembali tersungkur di lantai.

__ADS_1


Puas menghadiahi Nick dengan beberapa kali bogem mentah nya, Eldrick pun menghampiri Freya yang sedang ternganga dengan aksi heroik Eldrick.


"Kau tidak pa-pa?" Tanya Eldrick.


Freya hanya menganggukkan kepalanya.


"Kenapa kau bisa kesini?"


"Apa kau lupa siapa aku, hah?"


Freya pun langsung memeluk Eldrick dengan erat, ia merasa terharu dengan aksi Eldrick hari ini, sangking harunya ia sampai lupa alasan yang membuatnya nekat pulang ke rumah. Alasan apalagi kalau bukan alasan karena Eldrick menyebut nama mantannya dalam mimpinya.


Disaat Freya dan Eldrick saling berpelukan, disaat itu juga lah Nick memanfaatkan kesempatan itu untuk kabur.


Dengan kencang Nick turun ke lantai bawah. Namun baru sampai di ruang tamu, tiba-tiba mama Freya datang.


Mama Freya yang membutuhkan sesuatu dari rumah, memutuskan untuk mengambil langsung kerumah, karena yang mama Freya tau dirumahnya sedang kosong, karena Nick mengatakan sedang ada di luar rumah sedangkan Tere sudah tiba di kafe.


"Nick, kau kenapa? Kenapa kau ada disini? Bukan kah kau bilang sedang di luar." Tanya Anne dengan raut wajah khawatir karena melihat darah segar keluar dari sudut bibir suami brondongnya.


Sedangkan di lantai atas, Eldrick yang menyadari Nick yang kabur, langsung melepas pelukan Freya dan langsung turun ke lantai bawah, Freya pun mengikuti Eldrick dari belakang.


Sesampainya di lantai bawah, Eldrick dan Freya pun sudah melihat sang mama di ruang tamu sedang di cuci otaknya oleh suami brondongnya.


"Bohong mah!!! Dia berbohong!!" Teriak Freya tiba-tiba.


Sontak Nick dan Anne pun menoleh ke arah Freya dan Eldrick.


Sayangnya mama Freya lebih percaya dengan ucapan suaminya yang sudah mencuci otaknya apalagi mama Freya telah mendapat informasi kalau anak semata wayangnya itu bekerja di club malam, otomatis mama Freya lebih percaya dengan ucapan Nick.


Mama Freya berjalan mendekati Freya dengan sorot mata tajam seperti ingin menyerang musuhnya.


PLAK. Mama Freya memberikan cap lima jari di pipi Freya dengan sangat kencang.

__ADS_1


"Ssh..auw." ringis Freya sambil mengusap pipinya yang merah bahkan ada bekas goresan cincin di pipi Freya.


"Berani-berani kau datang membawa kekasih mu ke rumah ini!!! Apa kau pikir rumah ku ini rumah bordir, hah!!!" Teriak mama Freya.


"Mah..."


"Hei nyonya, jangan sembarangan menuduh putri mu!! Harusnya kau dengar dulu penjelasannya, bukan malah langsung mempercayai suami mu yang be•jad itu!! Masa seorang ibu lebih mempercayai suami barunya di banding anak kandungnya sendiri!!" Lagi dan lagi Eldrick pasang badan untuk Freya, meskipun ia telat melindungi Freya dari tamparan Anne.


"Siapa kau berani ikut campur urusan keluarga ku, hah!!" Teriak Anne.


"Dan kau Fe, mulai hari ini kau bukan anak ku!! Mama malu punya anak gadis seperti mu!! Sudah bekerja di club malam, dan sekarang kau membawa pelanggan mu ke rumah ku!!! Aku tidak sudi punya anak seperti mu!!! Ternyata darah ayah mu lebih kental mengalir dalam tubuh mu!! Mama tidak menyangka, belasan tahun mama mendidik mu untuk menjadi manusia yang berguna, tapi kau malah melempar kotoran di wajah mama!!!" Ucap Anne pada Freya.


Sakit. Perih. Itu lah yang sekarang Freya tengah rasakan, disaat sang mama mengatakan tak sudi memiliki anak gadis sepertinya. Mendengar sang mama lebih percaya pada suami brondongnya saja, hati Freya sudah sakit. Dan kini, hal yang lebih menyakitkan keluar dari mulut sang mama.


Freya mengepalkan tangannya, menggertakan giginya untuk menahan tangisnya agar terlihat kuat.


Tanpa berkata apa-apa Freya pun kembali naik ke lantai atas, tujuannya untuk mengambil ponselnya yang ia pakai merekam aksi Nick mulai dari masuk ke kemarnya, percobaan pemerkosaannya hingga kedatangan Eldrick.


Setelah memastikan kalau adegan tiap adegan terekam dengan jelas, Freya pun kembali turun ke lantai bawah.


"Ini, tonton ini. Biar mata mama terbuka lebar." Freya memeberikan ponselnya pada sang mama.


Mata Nick membulat lebar saat melihat Freya memberikan ponsel pada Anne, Nick yakin kalau isi ponsel yang ingin di tunjukkan Freya adalah barang bukti kalau dirinya sedang melakukan percobaan pemerkosaan pada anak tirinya nya itu. Nick pun mundur teratur dari antara tiga orang itu. Nick tidak tau saja kalau di luar rumah mama Freya sudah ada tiga bodyguard Eldrick sedang berjaga, jadi sudah bisa di pastikan Nick tidak bisa kabur kemana-mana.


Sedangkan mama Freya ternganga saat menonton hasil rekaman yang ada di ponsel Freya. Adegan tiap adegan terlihat jelas disana. Bukan Freya lah yang bersalah melainkan suami brondongnya yang be•jad.


Mama Freya pun menoleh ke sebelahnya, tempat dimana Nick tadi berdiri. Sayangnya saat mama Freya menoleh, Nick sudah tidak ada lagi disana. Mama Freya pun mengepalkan tangannya.


"Nick!!!!" Teriak mama Freya geram.


Sama seperti sang mama yang baru menyadari ketidakberadaan Nick, Freya pun celingak-celinguk mencari keberadaan Nick. Tidak seperti Freya dan Anne yang baru menyadari Nick yang kabur, Eldrick justru sudah tau lebih awal saat Nick baru-baru keluar daru rumah. Tapi ia pura-pura tidak tau, karena ada tiga anak buahnya yang akan menghadang Nick di luar sana.


Mama Freya pun berniat untuk mengejar Nick, tapi baru selangkah ia melangkah, tiba-tiba saja Trent masuk ke dalam rumah dengan menggeret Nick yang sudah ia hadiahi beberapa kali bogem mentah. Trent pun melemparkan Nick tepat di hadapan mama Freya.

__ADS_1


Sedangkan di belakang, Eldrick mengacungkan jempolnya ke arah Trent, tanda ia suka dengan cara kerja Trent, yang tanpa diminta sudah langsung bergerak.


to be continued...


__ADS_2