Living Together With My Enemy

Living Together With My Enemy
Penyesalan Anne.


__ADS_3

PLAAAK. Mama Freya menambahi cap lima jarinya di wajah Nick.


"Berani-beraninya kau melakukan itu pada anak ku!!" Teriak mama Freya.


"Anne, ini salah paham, aku bisa menjelaskannya. Dengarkan dulu penjelasan ku Anne." Mohon Nick dengan wajah memelas.


"Menjelaskan apa? Ini semua sudah jelas Nick!" Teriak mama Freya menolak memberikan Nick peluang menjelaskan.


"Ternyata selama ini kau yang berbohong pada ku!! Kau meracuni otak ku hingga membuat aku menuduh putri ku sendiri! Kau benar-benar iblis Nick!!" Teriak mama Freya.


"Bukan hanya itu saja Nyonya, asal anda tau saja, kalau suami brondong yang sangat anda cintai itu juga memiliki selingkuhan." Sela Eldrick dari belakang.


Mama Freya mengernyitkan keningnya, ia sedang memastikan apa yang barusan ia dengar nyata atau hanya halusinasinya saja.


"Bohong sayang, itu tidak benar!!" Teriak Nick.


Eldrick pun memberi kode pada Trent dengan matanya agar Trent memberikan bukti foto Nick dengan Bella.


"Ini Nyonya buktinya." Trent menyerahkan ponselnya pada mama Freya.


Lagi dan lagi mata mama Freya membulat melihat foto yang di berikan Trent. Api emosi dalam dirinya makin berkobar-kobar.


"Breng•sek kau Nick!!! Selain melakukan percobaan pemerkosaan terhadap anak ku, ternyata kau juga berselingkuh dari ku!!?"


PLAAAK. Sekali lagi, mama Freya memberikan cap lima jarinya di pipi Nick.


"Aku tidak sudi memiliki suami seperti mu!!! Keluar kau dari rumah ku!! Aku akan mengurus perceraian kita!!"


"Hei Nyonya, enak saja kalau hanya seperti itu!!" Timpal Eldrick.


"Maksudnya?"


"Trent bawa dia ke kantor polisi." Perintah Eldrick pada Trent.

__ADS_1


"Suami brondong mu itu sudah melakukan percobaan pemerkosaan pada Freya, itu suatu tindakan pidana Nyonya, jadi suami brondong mu itu harus di bawa ke kantor polisi dan harus di proses secara hukum!" Omel Eldrick.


"Ya benar, Nick harus di penjara." Ucap mama Freya sambil menganggukkan kepalanya tanda setuju dengan perkataan Eldrick.


Mendengar itu, Nick pun tak rela. Ia kembali memohon pada Anne untuk tidak membawanya ke polisi.


"Anne, aku mohon jangan bawa aku ke kantor polisi. Kalau kau mau menceraikan ku, aku terima, asal jangan kau membawa ku ke kantor polisi Anne, Ku mohon." Bujuk Nick sambil berlutut di hadapan mama Freya.


"Tolong bawa dia!!" Perintah mama Freya pada Trent.


"Baik Nyonya." Jawab Trent.


Trent pun menyeret Nick keluar dari rumah mama Freya dan akan membawa Nick ke kantor polisi.


Setelah Nick keluar, mama Freya pun mengalihkan pandangannya pada Freya, bola matanya pun bertemu dengan bola mata Freya yang ternyata juga sedang memandangnya.


"Fe, mama.." belum sempat kata maaf terucap dari mulut mama Freya, Freya langsung menarik tangan Eldrick untuk pergi dari rumah itu.


"Fe, tunggu." Mama Freya langsung menahan tangan Freya saat Freya melintas di hadapannya.


"Mama minta maaf Fe, mama bersalah karena telah menuduh mu dan lebih mempercayai Nick. Mama mohon maafkan mama dan tinggal lah bersama mama lagi." Mohon mama Freya.


"Bukan kah anda tadi bilang tidak sudi memiliki anak seperti ku? Bukan kah tadi anda bilang darah ayah ku lebih kental mengalir ditubuh ku? Jadi untuk apa anda memohon padaku untuk tinggal bersama anda? Apa sekarang anda sedang menjilat ludah anda sendiri?" Tanya Freya ketus.


"Mama menyesal Fe. Mama mohon jangan seperti ini." Mohon mama Freya lagi.


Freya tersenyum kecut mendengar ucapan sang mama.


"Sekarang anda menyesal, tapi suatu hari nanti jika anda menemukan laki-laki yang seperti suami brondong anda lagi, pasti anda akan melakukan hal yang sama pada saya, lebih memilih suami baru anda nanti ketimbang saya anak kandung anda yang anda lahirkan dari rahim anda." Ucap Freya.


"Anda lihat pipi saya ini, mungkin bekas luka tamparan anda ini bisa hilang dengan cepat, tapi luka hati yang anda torehkan karena perbuatan dan kata-kata anda hari ini akan terus membekas di hati saya seumur hidup saya." Ucap Freya lagi.


"Selama ini saya hanya mengandalkan anda untuk memberikan kasih sayang pada saya, tapi mulai hari ini, saya pastikan saya tidak membutuhkan itu lagi dari anda, wanita yang sudah melahirkan saya, wanita yang sudah menjauhkan saya dari ayah kandung saya, wanita yang tidak pernah meminta pendapat saya ketika anda ingin menikah lagi, padahal saat anda menikah lagi saya bukan lah anak kecil lagi." Lanjut Freya dengan nada suara yang meninggi.

__ADS_1


"Terimakasih sudah melahirkan saya dan memberikan saya kasih sayang anda. Dan terimakasih juga atas luka hati yang anda buat hari ini. Berkat ucapan anda hari ini, saya jadi tidak perlu susah payah menjadi orang baik yang bisa menjadi kebanggaan anda. Saya permisi." Freya pun berlalu dari hadapan sang mama.


"Fe...mama mohon Fe maafkan mama. Jangan tinggalkan mama Fe, mama menyesal Fe, mari kita buka lembaran baru Fe, mama mohon." Teriak mama Freya sambil mengejar Freya.


Eldrick yang seolah bisa merasakan sakit hati Freya pun langsung menangkap tubuh mama Freya agar tidak mengejar Freya.


"Nyonya, biarkan Freya sendiri dulu untuk menata hatinya. Tidak semudah itu untuk membuka lembaran baru, harus ada proses. Jadi saya harap anda bisa memberikan waktu pada Freya untuk menenangkan hati dan pikirannya. Untuk sementara, biar lah saya yang akan memberikan kasih sayang untuk Freya sampai ia bisa memaafkan anda." Ucap Eldrick.


Mama Freya tak bisa berkata apa-apa lagi, ia tersungkur di atas lantai teras rumah sambil menangis sesenggukan.


Melihat mama Freya menangis, bukannya prihatin, Eldrick malah pergi meninggalkan mama Freya dan lebih memilih mengejar Freya.


Eldrick mengeluarkan kunci motornya dari kantong celana dan melemparnya ke arah Damian, bodyguard Eldrick yang lain selain Trent dan Asher, yang sedang berdiri di samping mobilnya yang di minta Trent untuk tetap mengawasi Eldrick sementara Trent dan Asher membawa Nick ke kantor polisi.


"Bawa motor ku!!!" Perintah Eldrick tanpa basa-basi.


Sedangkan Eldrick langsung masuk ke dalam mobil Damian untuk mengejar Freya yang untungnya belum terlalu jauh dari rumah mama Freya.


Tiiin.. Tiiin.. Tiiin.


Eldrick membunyikan klakson mobil agar Freya berhenti. Dan benar saja Freya pun berhenti dan memutar tubuhnya ke belakang untuk melihat siapa yang membunyikan klakson mobil.


Eldrick pun turun dari dalam mobil dan cepat-cepat menghampiri Freya.


"Kau tidak pa-pa?" Tanya Eldrick.


"El..." Freya langsung memeluk Eldrick dan menangis tersedu-sedu dalam pelukan Eldrick.


"Ayo kita masuk ke mobil, nanti orang pikir aku yang membuat mu menangis." Ucap Eldrick.


Eldrick pun menggiring Freya masuk ke dalam mobil. Setelah Freya masuk, baru lah Eldrick masuk ke dalam mobil dan kembali mengendarai mobil itu, entah kemana tujuan Eldrick yang pasti Eldrick tidak langsung membawa Freya pulang ke studionya, Eldrick ingin menunggu Freya tenang dulu baru lah ia akan membawa Freya pulang ke studionya.


to be continued...

__ADS_1


__ADS_2