
Maaf kalau ada masih ada typo dimana mana....
Selamat membaca...
Dan maaf jika jalan ceritanya kurang menarik hehehe
Tolong komen agar saya bisa memperbaiki kesalahan saya dalam penulisan.... ☺☺☺
Love is...
Musibah sedang menimpa keluarga song karena rumah yang ditempatinya terbakar dan untungnya tidak semunya terbakar hanya sebagian rumahnya. Kebetulan saat kebakaran seluruh keluarga sedang berada dikedai kopi yang dirintisnya. Mereka mengetahui rumahnya terbakar mendapatkan kabar dari sahabatnya yang sengaja untuk menyimpang ingin bertemu. Melihat kejadian itu sahabatnya langsung berpikir memberikannya tempat tinggal untuk sementara waktu.
"Hani-ya, lebih baik untuk sementara kau tinggal dirumahku" ucap sahabatnya bernama nyonya kim hana.
"Apa itu tidak merepotkanmu? Lebih baik kami mencari tempat tinggal yang murah untuk sementara waktu" ujar nyonya park hani.
"Tidak sama sekali, nanti akan aku hubungi suamiku. Aku yakin suamiku akan setuju. Lebih baik uangnya kau pergunakan untuk memperbaiki rumahmu" ucap nyonya kim sembari menggnggam tangan sahabatnya.
"Baiklah kalau begitu" ucap nyonya park embari tersenyum.
"Kamsahamnida hana atas bantuanmu" ucap tuan song iljung yang merupakan suami dari nyonya park hani.
"Tidak usah berterima kasih. Anggap saja ini balas budiku. Saat kau menolong anakku dari kecelakaan" kata nyonya kim sembari tersenyum.
Setelah menyepakati hal itu mereka semua pergi kerumah nyonya kim hana sahabatnya. Setelah sampai rumah membuat seorang yeoja tercengang yang merupakan anak dari tuan song iljung yang bernama song kina.
__ADS_1
"Apakah ini rumah atau istana. Luas sekali rumah teman eomma dan appa" ucap kina dalam hati. Saat mereka keluar dari mobil sudah disambut oleh beberapa pelayan yang bekerja dirumahnya dan memberikan salam. Melihat itu kina ikut membungkukan badannya. Hana yang menyadari itu hanya tersenyum melihat tingkah kina.
"Kalian sudah datang" ucap tuan cho seunghawa yang merupakan suami dari nyonya kim hana.
"Ne, yeobo. Kau pulang cepat sekali?" ucap istrinya.
"Kebetulan pejerjaanku cepat selesai. Kalau begitu, kajja kita masuk kedalam dan mengobrol diruang keluarga" ucap tuan cho younghwan Setelah duduk. Pandangannya beralih kepada kina.
"Apakah ini putri kalian?" Tanya tuan cho.
"Ne, ini putriku yang pernah aku ceritakan. Kajja, perkenalkan dirimu" ucap tuan song.
"choneun song kinaimnida. Banggapseumnida ahjusi" ucap kina sembari tersenyum.
"Silahkan ahjuma dan ahjussi diminum tehnya dan... kau yeoja manis. Ah ya, siapa namamu? Kita belum berkenalan" Ucap ahra dan ahra mulai menjulurkan tangannya.
"Nama ku cho ahra" ucap ahra. Setah itu kina menjabat tangan ahra
"Nama ku song kina agassi" ucap kina
"Tidak perlu memanggilku sebutan itu. Panggil saja aku eonni. Eotte?" perintah ahra
"A..ye.. eonni" ucap kina.
"Dimana bocah nakal? Batang hidungnya tidak kelihatan?"tanya tuan cho.
__ADS_1
"Entahlah, aku rasa dia pergi membeli kaset game baru appa" ucap ahra. Sebelum tuan cho berucap lagi, terdengar suara namja dan suara itu sangat dikenalinya.
"Aku pulang.... "ucap namja itu. Lalu saat mengatakan sesuatu niatannya diurungkan karena melihat ada tamu dirumahnya.
"Kau sudah pulang bocah nakal. Kemari kau" ucap tuan cho. Sedangkan namja itu hanya tersenyum menanggapi ucapan appanya. Lalu namja itu menghampirinya.
"Perkenalkan ini teman appa" saat akan memperkenalkan diri tiba - tiba namja itu terkejut dengan apa yang dilihatnya dan begitu juga dengan kina.
"kau...." ucap mereka bersamaan. Malah hal itu membuat kedua orang tua mereka dan ahra saling pandang.
"Captain cho kau mengenal kina?" Tanya ahra.
"Kami satu kelas" ucap kyuhyun sembari menatap tajam kina. Begitu juga dengan sebaliknya. Terasa aura sedikit tidak enak antara kyuhyun dan kina membuat mereka merasakan ada aura dingin. Terdengar dari belakang pelayan choi datang menghampiri untuk memberi tahu makanan sudah siap. Mendengar itu tuan cho mengajak keluarga song untuk makan malam.
"Ya tuhan, mengapa dunia begitu sempit. Tidak cukupkah disekolah saja aku bertemu dengannya. Melihat wajahnya aku semakin kesal" ucap kina dalam hati.
"Bisakah aku menghilang sejenak dari pandangannya. Melihat wajahnya aku semakin kesal. Jika bukan karena dia, mungkin aku sudah mendapatkan kaset games terbaru yang terbatas itu" ucap kyuhyun dalam hati.
"Kenapa kalian tidak saling mengobrol? Apa sebelumnya kalian ada masalah" tanya ahra kepada mereka berdua. Pertanyaan ahra membuat kedua orang tua mereka memperhatikan Kyuhyun dan kina.
"Aniyo, hanya aku sedang malas berbicara dengannya. Karena aku pusing dia selalu banyak bicara didalam kelas bahkan sampai bosan aku mendengarnya" ucap kina sembari tersenyum sinis.
"Bukan hanya dia saja yang bosan. Aku juga bosan mendengar teriakanya dikelas karena itu sangat mengganggu"ucap kyuhyun sembari tersenyum meremehkan kina.
mendengar jawaban dari anaknya masing masing membuat kedua keluarga tercengang dan berpikir bahwa anak mereka memang ada masalah.
__ADS_1