
kedai kina
terlihat ada segerombolan wanita anak sekolah yang belum mendapatkan pelayanan dan kyuhyun yang melihat itu langsung datang menghampiri dengan wajah datarnya.
"apakah dia pelayan baru disini? mengapa tampan sekali"
"ne, benar apa yang kau katakan dia tampan sekali"
"apa dia kesini hanya bekerja paruh waktu?? kenapa dia harus jadi pelayan dan bukan model saja atau penyanyi"
sudah datang menghampiri , kyuhyun langsung bertanya kepada mereka. akan tetapi ucapan kyuhyun tidak didengar oleh mereka karena sudah terhipnotis terlebih dahulu. sedangkan teman yang satunya lagi tidak bisa berkata apa apa lagi.
"kalian ingin pesan apa?" merasa ucapannya di abaikan kyuhyun merasa sedikit kesal dan mau tidak mau kyuhyun mengetuk meja dan itu berhasil membuat mereka terbangun dari lamunannya.
"mianhae, tadi kau bicara apa??" ucap murid itu.
"kalian ingin pesan apa?"tanya kyuhyun kembali.
"aku ingin kopi late"
"aku americano"
"Aku macciato"
"Aku capuccino"
"baiklah aku ulangi lagi pesanan kalian. kopi late, americano,macciato dan capuccino . apa kalian ingin yang panas atau yang dingin?"
"aku ingin yang tampan" seketika ucapan wanita itu membuat kyuhyun tercengang dan lalu tersenyum dengan manis sekali. Hal itu membuat mereka sangat malu sekali.
"maksud aku yang dingin" kata wanita itu
"baiklah kalau begitu akan aku siapkan yang tampan" setelah mengatakan itu kyuhyun pergi berlalu dan datang kepada taehyung untuk memberikan menu yang dipesan.
"ya... kenapa kau bisa mengatakan hal itu"
"aku juga tidak tahu dan memang benarkan dia sangat tampan sekali"
"apa kalian tidak tahu kalau dia adalah cho kyuhyun???" seketika mendengar ucapan temannya membuat terkejut.
"ja...jadi dia.. dia kyuhyun??? yang sangat terkenal itu di sekolah hesang??"
setelah melayani mereka, kyuhyun langsung memberikan menu catatan kepada taehyung. setelah itu kyuhyun kembali melayani yang lainnya. sama hal dengan yang tadi, semuanya terpesona dengan ketampanan kyuhyun. tanpa disadari oleh kyuhyun sedari tadi kina memperhatikannya di kasir dengan mulut mendengus kesal.
"aigo... bagaimana semua yeoja bisa terpana dengan namja seperti itu? sangat sulit untuk dipercaya. jika sudah tau aslinya seprti apa, aku yakin mereka akan langsung membencinya"ucap kina. sina yang sedari tadi melihat kina sedang bergumam dengan pandangan tertuju kepada kyuhyun langsung datang menghampiri.
"Kau kenapa?"ucapan Sina membuat kina terkejut.
"Aishhh... Kau mengejutkan aku"kata kina sembari memegang dadanya.
"Salahmu sendiri kenapa terkejut seperti itu. Aku perhatikan kau melihat Kyuhyun terus?"
"Siapa yang memperhatikannya"
"Kau ini tidak pandai berbohong. Kau tau, matamu seperti akan keluar saat memperhatikannya"
"Terserah kau saja jika tidak percaya"setelah mengatakan hal itu kina langsung pergi.
"Kenapa dia harus kesal seperti itu"gumam Sina.
Sedangkan kina sendiri terus saja mendengus kesal. sampai pada akhirnya ada di gudang kopi. Tanpa disadari kina sedari tadi soomi memperhatikan kina yang sedang kesal.
"Eonni"seketika kina terkejut karena soomi tiba tiba datang.
"Soomi kau mengejutkan aku"kata kina.
"Mianhae hehehe. Lagi pula eonni kenapa bicara sendiri seperti itu tanpa sadari aku datang"
"Siapa yang berbicara sendiri"
"Tentu saja eonni, memang siapa lagi. Aku perhatikan eonni selalu melihat Kyuhyun oppa"
"Hanya perasaanmu saja"
"Ingat eonni hantu selalu bisa membaca hati manusia dan kenapa orang dewasa selalu berbohong"mendengar itu kina tidak bisa mengelak dan pandangan matanya tertuju kepada soomi.
"Aigo... kenapa kau pandai sekali dalam bicara. Aku hanya heran kenapa yeoja tertarik dengan Kyuhyun"ucap kina sembari berfikir.
"Mungkin karena Kyuhyun oppa tampan dan baik"
"Mwo?? Tampan dan baik? Mana mungkin. Dia itu sama sekali jauh dari hal itu"kata kina. Namun setelah mengucapkan hal itu kina terkejut karena mendengar suara Kyuhyun.
"Kau habis berbicara dengan siapa?"tanya Kyuhyun.
"Kenapa kau ada disini??"bukannya menjawab kina bertanya kepada Kyuhyun
"Seharusnya aku yang bertanya. Kenapa kau ada disini? Bukannya menjaga kasir"
"Ah benar juga" lalu kina pergi ke kasir kembali dan Kyuhyun menatap bingung kina.
"Sebenernya dia kenapa?"kata Kyuhyun.
*****
Rumah seulgi.
"Gomawo eonni sudah menemani ku hari ini"lalu jihyun memeluk seulgi.
"Aku juga berterimakasih karena kau jari ini aku merasa senang" ujar seulgi sembari tersenyum kepada jihyun. Melihat senyuman tulus seperti itu membuat Jimin tidak bisa bohong bahwa seulgi sangat cantik dimatanya. Samapai sampai jihyun bicara tidak di respon. Seketika lamunannya terkejut saat adiknya menggoyangkan tangan Jimin.
"Wae?"
"Oppa tidak mendengarkan aku bicara??"
"Ah, mianhae. Ya sudah kajja kita pulang"
"Aku barusan mengatakan itu. Kenapa orang dewasa tidak selalu mendengarkan apa kata orang lain" mendengar ucapan jihyun membuat mereka berdua tersenyum.
"Ya sudah kalau begitu kita pamit pulang"kata Jimin.
"Ne,kalian hati hati dijalan"kata seulgi.
"Sampai jumpa lagi eonni"
"Ne, sampai jumpa lagi jihyun"
"Sampai bertemu disekolah" setelah Jimin mengatakan itu langsung pergi menuju mobil dan seulgi menatap pergi mobil yang di gunakan Jimin. Setelah itu seulgi masuk kerumah dan seketika terkejut saat melihat Hyungnya yang secara tiba datang.
"Siapa namja itu?"tanya Hyungnya yang bernama kang Minhyuk.
"Aish... Kau mengejutkan ku. Dia teman sekelas ku"kata seulgi.
"Benarkah?"terlihat Minhyuk menatap curiga adiknya.
"Jangan menatap aku seperti itu"
"Memangnya aku menatap seperti apa?"
__ADS_1
"Seperti ingin memakan ku. Sudahlah, berdebat denganmu tidak akan habisnya" lalu seulgi pergi berlalu meninggalkan minhyuk.
"Aku belum selesai bicara"Minhyuk langsung mengekor seulgi di belakangnya.
Sementara didalam mobil jihyun terus berbicara .
"Oppa... Tadi kenapa kau menatap seulgi eonni seperti itu"seketika Jimin terkejut dengan ucapan adiknya.
"Seperti itu bagaimana?"tanya Jimin.
"Entahlah... Aku juga tidak mengerti yang pasti oppa menatapnya sampai tidak berkedip"ucapan polos dari jihyun membuat Jimin tersenyum.
"Benarkah sampai tidak berkedip??"
"Ne, oppa. Apa mata mu sakit?"
"Seperti ada debu jadi oppa tidak berkedip"
"Benarkah? Bukan kah jika terkena debu mata akan tertutup"seketika Jimin terdiam dan mencari alasan lain.
"Itu tidak berlaku untuk oppa hahahaha"jawab Jimin sembari tertawa .
Sementara di toko JY terlihat changwook dan Yoona sedang melayani pelanggan yang sedang membeli produknya tanpa disadari saat akan memberi sambutan melihat ada Seohyun masuk kedalam.
"Kalian berdua sedang apa disini?"tanya Seohyun.
"Ini toko milik ku bersama oppa ku"jawan Yoona.
"Jadi ini toko mu. Baiklah, jadi layani aku dengan baik. Karena pembeli adalah raja"kata Seohyun sembari berjalan berlalu masuk kedalam.
"Biar aku yang melayaninya"kata Changwook sembari berjalan mengikuti Seohyun.
"Kau ingin baju seperti apa?"tanya changwook.
"Kenapa kau yang melayani? Apa kau bekerja disini eoh?"
"Ani, aku hanya membantunya saja"
"Begitu rupanya. Aku pikir kau hanya baik kepada kina saja tapi pada Yoona juga"
"Maksud mu?"
"Tidak ada maksud. aku hanya berucap saja"ujar Seohyun sembari terus memilih dan pada akhirnya jaket yang ada dihadapannya.
"Aku ingin beli ini tapi warna biru"ucap Seohyun sembari mengambil jaket dan dengan sengaja menjatuhkannya kelantai. Namun dengan sigap changwook mengambilnya.
Terdengar suara ponsel milik Seohyun berdering dan saat melihat ternyata orang suruhannya.
"Bagaimana?"
"Wanita itu baik - baik saja nona. Aku tidak melihat dia terlihat sakit sama sekali"
Raut wajah Seohyun sedikit mengeras menahan rasa kesal.
"Baiklah, sepertinya dia lolos kali ini"kata seohyun.
****
Kedai kina
Tuan song dan nyonya song sudah sampai di kedai sembari membawa kopi yang sudah diambilnya. Kyuhyun yang melihat itu langsung datang menghampiri.
"Ahjussi, biar aku saja yang membawanya" saat mendengar suara Kyuhyun tuan song terkejut begitu juga nyonya song.
"Kau Ada di sini Kyuhyun?"ucap tuan song.
"Gomawo, sudah membantu"ucap nyonya song.
"Ne, ahjumma sama - sama"kata Kyuhyun sembari tersenyum. Lalu Kyuhyun mengambil kopi didalam karung untuk dimasukan kedalam gudang penyimpanan.
"Menantu kita sangat baik sekali"kata tuan song.
"Kau benar yeobo" jawab nyonya song dengan senyuman. Lalu mereka masuk kedua masuk kedalam dan kina yang melihat orang tuanya datang langsung datang menghampiri sembari memeluk keduanya.
"Appa... Eomma..."ujar kina
"Aigo... Bagaimana dengan kedai kita hari ini?"tanya tuan song.
"Sangat ramai appa. Aku sampai tidak bisa istirahat"jawab kina sembari tersenyum.
"Ya sudah nanti. Kita makan bersama di luar"kata tuan song.
"Wah,baiklah appa"terpancar wajah kebahagiaan dari kina dan entah sudah ke berapa kali kyuhyun menangkap wajah kina sangat manis jika sudah tersenyum.
deggg.... degg... deg.....
"aigo.... kenapa jantung ku berdetak seperti ini? Aku rasa ada yang tidak beres dengan ku. Apa harus aku periksakan ke dokter saja" ucap kyuhyun dalam hati.
terdengar suara ponsel milik kyuhyun berdering dan sat melihat layar ponsel ternyata seohyun. Langsung saja Kyuhyun ke tempat penyimpanan kopi untuk menerima panggilan Seohyun.
"Soe jo Hyun!!! Apa kau gila?! Menaruh racun dimakanan eomma Ku, yang sudah di siapkan untuk ulang tahun seulgi??" Ucapan Kyuhyun penuh dengan amarah.
"Kenapa kau menuduh ku??? Apa ada buktinya??"kata Seohyun.
"Kenapa diam? Jika tidak ada bukti jangan asal menuduhku, chagiya. Asal kau tahu aku sudah mengirimkan hadiah untuk seulgi"
"Mwo hadiah? Untuk apa kau memberi hadiah untuk seulgi?"
"Aku hanya memberikannya saja. Apa itu salah?"
"Ne, salah!!!. Karena kau yang memberikannya. Lihat saja nanti akan aku buktikan bahwa kau pelakunya! Kau dengar itu. Jika kau mengulanginya lagi, aku tidak akan segan - segan untuk memberi perhitungan dengan mu!" Langsung saja ponsel Kyuhyun matikan dan saat berbalik ternyata ada kina disana yang terdiam.
"Mmm...a.. aku hanya mengambil kopi saja"langsung saja kina keluar dengan perasaan takut. Setelah keluar kina memberikan biji kopi kepada taehyung. Melihat wajah kina yang sedikit aneh membuat taehyung bertanya.
"Nuna, kau kenapa?"
"Ne? Aku tidak apa - apa"
"Benar nuna?
"Ne, benar. Kau lanjutkan saja membuat kopi eoh"
"Ne, nuna"
Sementara di rumah keluarga Cho terlihat jihee sedang mengedit foto yang barusan iya kerjakan sampai dan sampai pada akhirnya jihee terdiam. Ketika melihat foto kangjoon yang begitu manis untuk dipandang.
"Aigo.... Kenapa tampan sekali" sadar akan ucapannya jihee langsung memukul kepalanya sendiri.
"Sadar.... Sadar...... Jihee sadar" lalu ponsel jihee berdering dan saat melihat ternyata kangjoon.

"Kenapa kebetulan sekali dia menghubungiku. Uhhhh tarik nafas jihee, jangan sampai terdengar gugup" dengan penuh keyakinan jihee mengangkatnya.
"Ne, ada apa kangjoon"
"Kau sedang apa?"
__ADS_1
"Aku sedang mengedit foto mu"
"Untuk apa diedit, aku kan sudah tampan"
"Mwo tampan hahahaha? Benarkah, aku meragukan hal itu"
"Eyyy, kau jangan ragu tapi harus meyakininya"
"Hahaha kenapa harus?"
"Memang harus itu adalah kewajiban"
"Yang benar saja"
"Memang bener"
"Pemaksaan"
"Bukan pemaksaan tapi keharusan hahahaha. Ah iya, besok kau ada acara tidak?"
"sepertinya tidak ada. memangnya kenapa?"
"mmm... aku ingin mengajak mu jalan - jalan" seketika jihee terkejut akan ajakan kangjoon.
"kau ingin mengajaku jalan jalan kemana?"tanya jihee dengan senyuman merekah diwajahnya.
"Ke taman hiburan bagaimana?"kata kangjoon
"baiklah kalau begitu. jam berapa kita pergi?"kata jihee.
"bagaimana kalau jam 10 pagi saja?"
"baiklah kalau begitu"
"nanti aku jemput dirumah ahra,bagaimana?"
"kau jemput aku saja didekat halte bis saja"
"ya sudah kalau begitu. kau tidur jangan terlalu malam eoh"
"ne, aku tidak akan tidur terlalu malam"
"sampai besok"
"ne, sampai besok" setelah panggilan selesai. jihee langsung bersorak bergembira sembari menari. begitu juga hal yang dilakukan oleh kangjoon yang merasa senang ajakannya dikabulkan oleh jihee. seketika jihee terkejut dengan suara yang dikenalnya dan saat menoleh ada ahra dibelakang yang menatapnya aneh.
"astaga!! kau mengejutkan aku saja"
"harusnya aku yang terkejut bukannya kau. Kau terlihat senang sekali apa telah terjadi sesuatu??"
"Sedikit"
"Memangnya apa eoh? Ayo ceritakan kepadaku"
"Andwe... ini adalah rahasia hahahaha"
"Dasar menyebalkan"
"Biarkan saja. Kau ke kamarku ada apa?"tanya jihee.
"Besok kau bisa mengantar aku tidak memilih kain"
"besok aku akan pergi bersama temanku. kau minta antar kyuhyun saja bersama kina. bukankah kita punya rencana untuk mereka bersatu"
"ah, kau benar juga. kenapa aku tidak berpikiran kesitu hahahaha. tapi besok kau akan pergi dengan temanmu yang mana? apa itu myung soo??"
"memangnya temanku hanya dia saja. temanku banyak, asal kau tahu"
"sombong sekali hahahahha"
********
kedai kina
tak terasa kedai sudah mau tutup dan semua sedang membereskannya. mulai dai tempat duduk sampai cucian gelas dan piring di dapur dan semua bekerja penuh dengan kesenangan dan kegembiraannya.
"Terimakasih untuk kerja kalian hari ini" ucap tuan song.
"Ne, ahjussi"ucap para karyawan.
"Sebelum kalian pulang mari kita makan - makan. Biar ahjussi yang bayar"ucap tuan song.
"Wah yang benar ahjussi"terlihat terpancar bahagia dari wajah taehyung.
"Kau bahagia sekali mendengar hal itu"kata kina.
"Hahahahaha memangnya senang tidak boleh nuna"
"Boleh. Hanya saja, kau mendengar orang lain yang mentraktir seperti melihat malaikat" mendengar ucapan kina membuat semua tersenyum.
"Apa terlihat seperti itu ahjussi?"
"Ne, sangat hahahahaha"
Terdengar suara ponsel milik salah satu karyawan berdering dan saat melihat ponselnya ternyata nomer ibu mertuanya.
"Ne, eomma ada apa?"
"Cepat datang kerumah sakit. Istrimu akan segera melahirkan"
Mendengar hal itu membuatnya sangat terkejut dan bahagia yang begitu terpancar.
"Ne, eomma. Aku akan segera kesana" lalu ponsel miliknya di matikan.
"Ahjussi, jeseonghamnida. Aku tidak bisa ikut karena istri ku akan melahirkan sekarang"
"Mwo melahirkan. Ya sudah kalau begitu, kau pergi sana menemui istrimu"
"Ne, ahjussi. Sampai jumpa semuanya"
"Kau hati hati dijalan"
"Ne, ahjumma"
"Ya sudah kita pergi sekarang"ujar tuan song. Lalu mereka semua pergi menuju tempat yang sudah dipesan oleh tua song.
"Selamat datang. Apakah anda sudah memesan tempat?"
"Ne, atas nama song kina"
"Appa memakai nama ku?"
"Memangnya kenapa? Masa appa harus pakai nama calon menantu"seketika hening dan pandangan Tuan song kepada Kyuhyun. Merasa dilirik Kyuhyun merasa canggung.
"Aigo.... Memangnya kina sudah mempunyai kekasih yeobo"
"Ya belum. tapi suatu saat nanti hahahahaha"
__ADS_1
Maaf ceritanya makin receh dan ngaco 😂😂😂