Love Is..

Love Is..
love is part 18


__ADS_3

Kedai kina.


"Annyeonghaseyo" ucap taehyung dan saat melihat ternyata Changmin dan Yoona.


"Ne, annyeonghaseyo"jawab mereka berdua.


"O, Hyung dan nuna"seru taehyung.


"Apa ahjussi dan ahjumma ada?"tanya Changmin.


"Ada Hyung. Tunggu sebentar aku panggilkan. Hyung dan eonni silahkan duduk dan ingin pesan apa?"ucap taehyung.


"Aku air putih saja"


"Aku capuccino"


"Baiklah, tunggu sebentar" Setelah kepergian taehyung Changmin dan Yoona mencari tempat duduk.


"Kenapa kedai kina terasa nyaman dan hangat"ucap Yoona.


"Ne,kau sangat benar sekali" seru Changmin sembari melihat lihat dekor yang ada di kedai. Tidak lama kemudian tuan song dan nyonya song datang dengan senyuman yang merekah.


"Annyeonghaseyo ahjussi dan ahjumma"ucap Changmin dan Yoona bersamaan.


"Wah kalian kompak sekali" mendengar ucapan nyonya song membuat mereka berdua tertawa begitu juga dengan tuan song.


"Kedatangan kami kemari ingin membahas yang waktu itu ahjussi" ucap Changmin.


"Oh, jadi bagaimana dan kapan dilaksanakannya"ucap tuan song


"Kami berencana akan mengadakannya bulan depan ahjussi tepatnya tanggal 10. Apa ahjussi bisa?"tanya changmin.


"Tentu saja kami bisa"jawab tuan song.


"Tapi sebelum itu kami ingin setiap cup gelasnya ada kata kata romantis. Yang aku lihat setiap gelas ahjussi bertuliskan kata semangat dan memberi motivasi. Aku hanya ingin berbeda saja, siapa tau ideku ini bisa ahjussi pakai juga"pinta changmin. Dengan penuh harap.


"Kata romantis??"seru tuan song terlihat tuan song berpikir.


"Baiklah aku setuju aku rasa itu ide yang sangat luar biasa" kata tuan song.


"Selainitu juga aku memiliki rencana lain"ucap Changmin


"Rencana apa Changmin?" Tanya Yoona.


"Rahasia hahahaha"jawab Changmin. Namun Yoona hanya mendengus kesal


Tempat makan


Kina, changwook,Sina, Jimin dan jihyun sudah duduk dimeja menunggu pesanan makanan yang sudah dipesannya.


"Eonni, nanti main kerumah ku ya...?"kata jihyun


"Ne, Jihyun nanti eonni main ke rumahmu" mendengar itu membuat Jihyun memeluk kina dengan senang.


"Kalian bagaimana bisa bertemu?"tanya changwook.


"Kebetulan, tepat satu tahun yang lalu. Aku kembali ke Korea untuk menjenguk harabeoji yang sedang sakit. Aku sangat berhutang nyawa karena nuna sudah menolong Jihyun, saat ada mobil yang ingin menabraknya. Jika tidak ada nuna, entahlah apa yang akan terjadi pada Jihyun sekarang"


"Kau tidak perlu merasa berhutang. Aku tulus membantu adikmu. Tapi saat aku akan menjenguk Jihyun. Ternyata sudah pulang"


"Ne, kebetulan Jihyun sudah membaik dan juga keesokannya kami harus kembali ke Inggris nuna"


"Pantas saja kalau begitu"


Tidak lama makanan yang di pesanpun datang dan itu membuat Jihyun senang.


"Kau terlihat senang sekali"tanya Sina.


"Karena makanan kesukaanku sudah datang eonni. Bolehkan aku memanggilmu seperti itu?"ujar Jihyun


"Tentu saja"jawab Sina sembari tersenyum.


Sementara Changmin dan Yoona sudah sampai di kedai kina untuk memastikan


"Kenapa aku merasa bosan sekali" ucap Kyuhyun. Lalu Kyuhyun mengecek sosial medianya dan melihat status kina yang sedang makan bersama dan ada seorang yeoja yang begitu manja memeluk kina. Namun matanya tertuju pada seorang namja yang dikenalinya.


"Bukankah ini murid baru itu. Bagaimana mereka bisa kenal" ujar Kyuhyun sembari berfikir dan menatap wajah kina yang


Sementara Changmin dan Yoona sudah sampai di kedai kina dan saat masuk sudah disambut oleh taehyung.


"Annyeonghaseyo, Hyung dan nuna" ucap taehyung


"Ne, annyeonghaseyo. Apa ahjussi dan ahjumma ada??"tanya Yoona.


"Ada didalam. Nuna dan Hyung ingin pesan apa?"


"Aku capuccino saja"


"Aku air putih"


"Baiklah, kalau begitu tunggu sebentar"


Ne, baiklah"


Lalu Changmin dan Yoona mencari tempat duduk selagi menunggu.


"Kau sama sekali tidak minum kopi?"


"Ani, perutku selalu mual jika minum kopi"


"Begitu rupanaya"


Tidak lama kedua orang tua kina datang dengan senyumannya merekah dan langsung menyapa penuh hangat kepada Changmin dan Yoona.


"Bagaimana kabar kalian"tanya tuan song.


"Kami baik ahjussi"jawab Changmin dan Yoona bersamaan.


"Kedatangan kami ingin membicarakan masalah yang waktu itu ahjussi. Apa kedai ahjussi bisa hadir nanti pada tanggal 3 bulan besok"ucap Changmin.


"Tentu saja kami bisa. Kalian butuh berapa kopi untuk di hidangkan??"tanya tuan song


"Sekitar 900 kopi ahjussi"jawab Yoona.


"Baiklah kalau begitu"jawab tuan song.


"Dan aku juga ada permintaan ahjussi dan ahjumma"ucap Changmin.


"Permintaan apa?"tanya nyonya song.


***


Kyuhyun sedang tersenyum ceria menatap ponselnya sampai tidak tersadar. Namun yang lebih tidak disadari Kyuhyun adalah Ahra sudah terdiam bosan karena adiknya tidak mendengarkannya.


"Yakkk!" Teriakan Ahra akhirnya membuat Kyuhyun terkejut.


"Kau mengejutkanku nuna"


"Aku sedari memanggilmu kenapa tidak mendengarkanku dan kau tersenyum sendiri seperti orang gila"


"Mwo tersenyum?"


"Kau tidak sadar sedari tadi kau tersenyum. Aigo, sebenarnya kau melihat apa sampai tidak sadar?"selidik Ahra kepada Kyuhyun dan mulai jalan menghampiri. Sedangkan tangan Kyuhyun sudah menaruh ponselnya di belakang bantal.


"Hanya gambar lucu saja nuna" bohong Kyuhyun


"Benarkah??" Kata Ahra.


"Tentu saja"jawab Kyuhyun.


"Ya sudah kalau begitu. Ah iya, apa kau melihat kina?"tanya ahra.


"Kina menginap di rumah temannya, waeyo?"ucap kyuhyun


"Kau tahu dari mana?" Kata ahra


"Kina yang mengatakannya kepadaku disekolah" ujar Kyuhyun.


"Padahal aku ingin dia mencoba baju baruku"


"Baju baru?? Untuk apa"


"Rahasia. Ah iya, nanti Minggu kau tidak ada acara kan?"


"Entahlah wae?"


"Kau harus meluangkan waktu. Aku tidak terima protes, jika tidak akan aku beri tahu Changmin, kalau kina tinggal di rumah kita"

__ADS_1


Seketika Kyuhyun terkejut dengan ucapan Ahra.


"Kau mengancam ku?"ucap Kyuhyun


"Ani, hanya memperingatkan mu saja"ujar Ahra.


"Menyebalkan. Baiklah... Baiklah... Aku akan luangkan waktuku" jawab Kyuhyun dengan sedikit kesal.


"Itu baru adikku yang tampan" lalu ahra mengacak rambut Kyuhyun.


"Aku tidak melihat jihee eonni hari ini. kemana dia??"


"Sedang mengantar eomma pergi bertemu dengan temannya"


"Ah begitu rupanya"


Terdengar suara ponsel milik Kyuhyun berdering dan saat melihat ternyata Changmin menghubunginya.


"Ne, ada apa??"


"Flashdisk ku ada kau bukan??"


"Ah, iya. Aku lupa memberikannya kepadaku, wae??"


"Bawa ke rumahku sekarang"


"Baiklah kalau begitu"


Panggilan telpon dari Changmin di matikan dan Kyuhyun bersiap siap untuk pergi kerumahnya.


"Kau mau kerumah Changmin?"


"Ne, nuna"


*****


Rumah Sina


Tiga sahabat kini sedang berkumpul penuh dengan canda dan tawa yang sedang mereka lakukan.


"Apa kalian masih ingat saat kita tidak sengaja menendang bola"ucap changwook.


"Iya aku ingat. Aku tidak sengaja menendang bola hahahahaha"ucap Sina.


"Dan bola itu tepat di kepala botak kepala sekolah hahahaha. Sumpah aku tidak akan melupakan kejadian konyol itu"ujar kina dengan tertawa.


"Jadi rindu saat masa SMP dulu hahahaha"kata changmin


"Kau rindu karena pengalaman atau karena seorang yeoja mengagumi mu eoh???" Sindir kina.


"Apa kau sedang cemburu kepadaku hahahaha"jawab Changwook.


"Untuk apa aku cemburu eoh"kata kina.


"Sudahlah tidak perlu menutupi perasaan cemburumu saat kau tau ada yang menyukaiku kau langsung menjadi orang yang pertama mengintrogasi eoh"kata changwook.


"Itukan hanya ingin tahu. Wanita itu terbaik untukmu ati tidak" kesal kina.


"Kalian berdua selalu bertengkar. Dari pada bertengkar lebih baik kita masak saja. Bagaimana??" Ujar Sina.


"Aku malas memasak"ucap kina. Hal itu membuat changwook gemas dan langsung saja mendekap wajah kina dengan tangannya.


"Yakkk!!! Changwookkkk" teriak kina


Rumah Changmin.


Didalam rumah sudah ada Changmin dan Yoona sedang mengerjakan acara untuk ulang tahun.


"Kau dapat ide dari mana untuk acara ulang tahun? Kenapa kau tidak mengumumkannya saat rapat?"ucap Yoona.


"Biar menjadi suatu kejutan hahahaha. Ketika Kyuhyun datang jangan kau beri tahu apa acara kejutan itu" jawab chamgmin


"Kau ini bisa saja memberi kejutan. Baikalah aku tidak akan memberi tahunya" kata Yoona sembari tersenyum.


"Jika tidak ada kejutan bukan Changmin namanya" Changmin dan Yoona tertawa sampai sampai tidak sadar ada Kyuhyun yang sudah datang dan membuat mereka berdua terkejut.


"Aigooo... Kalian senang sekali rupanya"sindir Kyuhyun.


"Aigo... Kau mengejutkanku"kata Yoona.


"Kapan kau datang eoh?"tanya Changmin.


"Flashdisku mana?"


"Ini aku kembalikan lagi"


"Memangnya projek ulang tahun seperti apa yang sudah kalian rencanakan"


"Bila aku memberi tahu nanti bukan kejutan"


"Tskk.... Kalian pelit sekali tidak memberi tahuku"


"Hahahaha biarkan saja"


"Ah iya, bagaimana dengan lomba matematika mu nanti?"tanya Yoona.


"Seperti biasa aku sudah mempersiapkan semuanya. Agar aku tenang dan bisa untuk menjawab soalnya. Walau sebenarnya itu mudah hahahahaha"kata Kyuhyun dan kedua temannya hanya menggelengkan kepalanya.


"Aigo... Apa kau sedang menyombongkan diri??"kata Changmin.


"Ani, memang itu kenyataan hahahahaha" jawab Kyuhyun dengan tertawa lantang


"Dasar kau ini"seru Yoona sembari menggelengkan kepalanya.


"Nanti kalian akan melihat pertandingan kina tidak?"tanya Changmin.


"Kenapa kau begitu antusias sekali?"ucap kyuhyun


"Apa salah aku mengajak untuk sekedar menonton? Kenapa kau terlihat kesal?"tanya Changmin penuh dengan curiga. Sedangkan Yoona menangkap hal lain dari sikap Kyuhyun.


"Ani, biasa saja"


Terdengar suara bel pintu bunyi dan dengan cepat pelayan Kim membukakan pintunya dan membawanya masuk kedalam.


"Tuan muda... Ada nona Sina dan temannya" seketika semuanya menoleh. Betapa terkejutnya kina kenapa harus ada Kyuhyun di rumah Changmin. Tidak bisakah sehari tidak bertemu dengan Kyuhyun dalam pemikirannya.


"Apa yang membuat kalian datang kemari?"tanya Changmin.


"Kebetulan aku dan changwook memasak makanan karena terlalu banyak dan kina memberikan saran untuk memberikan sebagian kepadamu"


"Gomawo, ya sudah kalau begitu kalian masuk ikut bergabung"


"Tidak usah, sepertinya kalian sedang sibuk"


"Kami tidak sibuk"


Terlihat Sina sedang berpikir dan sedangkan kina dalam hatinya berharap Sina menolaknya Kemabali. Jika tidak Kyuhyun pasti akan menyuruhnya mengerjakannya.


"Baiklah kalau begitu" jawab Sina dan membuat kina pasrah.


"Kebetulan kau disini. Mari kita belajar"kata Kyuhyun.


"Shireo.. kau bilang besok"kata kina.


"Kan kau ada disini. ya sudah sekarang saja apa bedanya dengan besok. Jika tidak mau ya sudah" kina yang mendengar itu mau tidak mau harus menurutinya.


"Kau ini kejam sekali. Berilah kina istirahat untuk belajar eoh" kata Changmin.


"Kenapa kau membelanya. Inikan demi kebaikan kina juga aku melakukannya"mendengar jawaban Kyuhyun membuat Changmin mengalah.


"Terserah kau saja" ucap Changmin.


"Aku pinta kertas dan pulpen"setelah mengatakan itu. Kyuhyun membawa kina ke tempat belakang rumah changmin.


"Apa kalian sedang melakukan projek?"tanya Sina.


"Ne, aku dan Yoona sedang melakukan projek untuk ulang tahun sekolah kami"jawab Changmin.


"Memang temanya apa?"tanya changwook.


"Jika di beri tahu bukan kejutan namanya"jawab Yoona.


"Ah, kau bener juga. Aku jadi tidak sabar dengan acara itu" ucap Changwook.


"Tunggu saja nanti ada kejutan"ucap Changmin.


Sementara kina terjebak kembali bersama kyuhyun untuk mengerjakan soal yang membuatnya pusing.

__ADS_1


"Kau duduk disini"perintah Kyuhyun.


"Ishhhh....menyebalkan" kesal kina.


"Aku tidak menyebalkan tapi sangat dirindukan"


"Percaya diri sekali kau"


"Memang kenyataannya begitu"


"Terserah kau sajalah"


"Ini soalnya"


Saat kina melihat soal yg di berikan Kyuhyun membuatnya membulatkan mata. Bagaimana tidak soal yang di berikan Kyuhyun sama sekali membuat kina tidak mengerti.


"Kau terlihat begitu senang"ledek Kyuhyun kepada kina


"Senang kepalamu"jawaban kina membuat Kyuhyun tertawa. Namun kina menatap kesal.


"Apa kau tidak mau menjelaskan sesuatu tentang soal ini kepadaku??"


"Untuk apa aku menjelaskan. Kaukan sudah pintar"


"Pintar dengkulmu. Aku tidak mengerti sama sekali dengan soal ini"


"Benarkah??"ucap kyuhyun


"Tentu saja" jawab kina dengan wajah kesal.


"Sini aku jelaskan"kata Kyuhyun. Selama Kyuhyun menjelaskan mata Kyuhyun tidak lepas dari soal dan hal itu membuat kina sedikit terhipnotis sampai - sampai hampir tidak konsentrasi.


"Kau paham tidak" ucapan Kyuhyun membuat kina terkejut dan mulai sadar dari lamunannya.


"Mwo??" Seketika kina bingung harus menjawab apa.


"Kau mendengarkanku tidak?"


"Mendengarkan.... Tentu saja aku mendengarkan memangnya aku tuli"


"Ya sudah kau kerjakan"


"Ne, aku kerjakan"dengan bodohnya kina mengutuk dirinya sendiri karena lebih sering memperhatikan Kyuhyun.


"Kenapa bisa bisanya seperti itu. Bodoh... Bodoh... Bodoh...." Melihat kina yang hanya terdiam membuat Kyuhyun mengerutkan keningnya.


"Kau kenapa?" Tanya Kyuhyun.


"Ne?? gwenchana. Aku hanya sedang berpikir saja"jawab kina.


*****


Tempat makan.


Terlihat jihee dan nyonya Cho sudah sampai tempat tujuaan. Dengan sigap jihee membukakan pintu untuk nyonya Cho keluar.


"Gomawo ji-ya"


"Ne, eomeoni cantik"


"Ya sudah eomeoni cantik. Aku ingin berkeliling tempat ini dulu"


"Apa kau tidak ingin masuk kedalam?"


"Aniyo, aku diluar saja. Lagi pula tempat ini sangat nyaman"


"Baiklah kalau begitu. Aku masuk kedalam dulu"


"Ne, eomeoni cantik"


Setelah nyonya Cho masuk kedalam. Jihee berkeliling melihat tempat makan yang begitu nyaman. Bagaimana tidak tempat makan disini begitu sejuk dengan pandangan yang sangat indah.


"Aigo... Sejuk sekali" lalu mata jihee terpejam untuk merasakan ketenangan.


"Tenangnya tempat ini. Lebih baik aku foto dulu" lalu jihee mengabadikan fotonya. Merasa kurang bagus jihee mencari posisi foto yang pas. namun saat mencari posisi yang bagus jihee tidak sengaja menabrak seseorang dan membuatnya hampir terjatuh. Saat melihat siapa yang di tabraknya ternyata kangjoon hal itu membuat mereka berdua terkejut.


"Mianhae, aku tidak sengaja"


"Gwenchana"


"Kau kenapa bisa ada disini?"


"Aku ada urusan dengan rekan Bisnisku. Apa kau mengantar nyonya Cho kemari??"


"Ne, begitulah"


"Apa setelah kamu mengantar pulang. Bisakah kau meluangkan waktumu?"


"Memangnya ada apa??"


"Aku ingin mengajakmu pergi keluar" mendengar ajakan kangjoon membuat jihee sedikit berpikir. Hal itu membuatnya kangjoon merasa cemas jika jihee akan menolaknya.


"Baiklah kalau begitu"jawab jihee sembari tersenyum. Terdengar dari belakang sekertaris kangjoon memanggilnya.


"Sajangnim, ini ponselmu"lalu pandangan sekretarisnya menatap jihee.


"Perkenalkan ini temanku jihee"


"Annyeonghaseyo, namaku Choi jihee"


"Aku park minyoung, sekertaris sajangnim"


"Cantik sekali sekertarisnya"ucap jihee dalam hati.


"Ya sudah sampai bertemu nanti eoh"ucap kangjoon.


"Ne, baiklah" jawab jihee sembari tersenyum. Lalu kangjoon dan sekertarisnya pergi masuk kedalam untuk bertemu dengan rekan bisnisnya. Jihee yang melihat itu merasa bahwa mereka berdua adalah pasangan yang sangat serasi.


Rumah Sina.


"Aaaaaaaaaa namja menyebalkannnn" kesal kina.


"Kau kenapa??"tanya Sina yang baru keluar dari kamar mandi.


"Kau tidak lihat keningku kena sentilan Kyuhyun"


"Lalu kenapa??"


"Lihat jidatku merah. Dasar namja kejam dan tidak berperasaan. Lihat saja pembalasanku Kyuhyunnnnn"


"Jangan terlalu membenci seseorang. Nanti yang ada kau jatuh cinta hahahaha"


"Mwo??? Jatuh cinta dengan namakan seperti Kyuhyun, yang benar saja. Itu sangat mustahil untukku"


"Jangan berbicara seperti itu. Apa salahnya dengan Kyuhyun?? Aku rasa dia namja baik dan tidak seperti berandalan"


"Kau tidak tahu seperti apa Cho Kyuhyun itu. Sudah menyebalkan, tidak mau mengalah dan suka sekali menjahiliku dirumahnya" seketika ucapan kina membuat Sina terkejut dan begitu juga sebaliknya.


"Mwo?? Dirumahanya"ucap Sina. Terlihat kina begitu bingung dengan alasan yang masuk akal agar Sina percaya.


"Ma...ma... maksudku. Setiap aku les dengannya aku selalu di jahilinya dirumahnya"


"Oh setiap les"


"Ten... Tentu saja. Ya sudah aku mau mandi dulu" setelah kina masuk kedalam membuat Sina berpikir.


"Kenapa begitu gugup sekali. Tidak biasanya kina seperti itu"gumam Sina.


Sementara kina didalam kamar mandi mengutuk mulutnya yg hampir saja ketahuan.


"Aigo... Mulutku Pabo sekali. Hampir saja aku ketahuan"kata kian sembari memukul mulutnya sendiri.


Sementara Kyuhyun tersenyum sendiri saat menuju pulang kerumahnya. Membuat beberapa pelayan mengerutkan keningnya.sebenarnya apa yang terjadi dengan tuan mudanya. Saat masuk kedalam Kyuhyun dikejutkan oleh Appanya.


"Kyuhyun-ah"


"Appa, membuatku terkejut"


"Kau habis dari mana?"


"Dari rumah Changmin appa. Habis mengajar kina belajar matematika"


"Lalu kina dimana?"


"Kina menginap di rumah temannya appa"


"Padahal apaa ingin dibuatkan kopi lagi. Ya sudah kau mandi sana"

__ADS_1


"Ne, appa"


Ahhh mian, cerita ini makin ngaco 😁😂


__ADS_2