
Rumah keluarga cho
Jam sudah menunjukan pukul 6.30 pagi. Sudah hampir setengah jam kina berlari disekitaran rumah, keringat sudah mulai terlihat dari wajahnya. Itulah kegiatannya setiap pagi jika libur sekolah. Ponsel miliknya bergetar dan saat melihat layar ponsel ternyata pesan dari changwook di grup chat badminton.
"Ini adalah hari terakhir kita latihan sebelum bertanding . Aku harap kalian semua tidak terlambat"
"Ne, sunbaeninm"
"Aku jadi gugup"
"Semoga kita meraih juara"
"Akhirnya hari yang di tunggu datang"
Terlihat beberapa chat yang masuk dan itu membuat kina tersenyum dan langsung mengetik pesan.
"Ingat... Kita harus bermain dengan sepenuh hati. Apapun yang terjadi di lapangan kita harus tetap semangat!!. Menang atau kalah itu urusan belakang, yang terpenting kita sudah berusaha yang terbaik"ketika semua yang ada di grup membaca pesan kina membuat mereka semakin semangat. Lalu ponsel langsung dimasukan kedalam saku celananya, setelah itu melangkahkan kakinya masuk kedalam rumah. Di meja makan sudah ada kedua orang tua kina dan kyuhyun.
"Selamat pagi" Ucap kina sembari tersenyum.
"Selamat pagi, kau baru selesai olahraga" Ujar nyonya cho.
"Ne, ahju... Maksudku eomoni hehehe"jawab kina.
"Yeobo, apa hari ini kau akan pergi latihan kembali" Tanya tuan song.
"Ne, appa hari ini terkahir latihan dan lusa kami bertanding tepat hari kemerdekaan negara kita"
"Wah... Apa kami boleh ikut menonton" Tanya tuan cho.
"Tentu saja boleh, abeoji. Aku berharap kalian semua datang melihat pertandingan ku" Pinta kina.
"Tentu saja kami akan datang" Celetuk ahra sembari membawa masakan di dapur bersama jihee.
"Eonni juga akan datang mendukung mu, tenang saja aku akan menjadi pemandu sorak" Ujar jihee.
"Masa pertandingan, anak sendiri tidak datang" Lalu nyonya Song mengusap kepala putri kesayangannya.
"Ah iya, apa kyuhyun masih tidur"
"Eomma seperti tidak tahu anaknya saja. Di jam segini mana ada kyuhyun bangun. Kalau begitu aku bangunkan dulu"
"Biar aku saja eonni, kebetulan aku juga ingin mandi terlebih dahulu"Lalu kina naik ke lantai atas dan hal itu membuat semua terkejut dengan apa yang di katakan.
"Apa kita tidak salah dengar"ucap nyonya cho.
"Lebih baik kita lihat saja eoh" Ujar ahra.
"Ayokk, kita lihat"jihee sangat antusias mendengar itu.
Sedangkan kina kini sudah ada di depan pintu Kyuhyun, namun saat di ketuk tidak ada jawaban dari dalam kamar.
"Lebih baik aku telpon saja" Namun tidak dijawab.
"Percuma kau cari Kyuhyun didalam" Seketika kina terkejut ada sosok ahjuma yang sering dilihatnya disini datang menghampiri
"Aigo... Ahjuma mengejutkan ku saja. Memang pergi kemana?
"Ada di kamar mu"
"Mwo?? Bagaimana bisa"
"AC di kamarnya mati"
"Begitu rupanya. Gamsahamnida sudah memberi tahu ku. Kalau begitu, aku masuk ke dalam"
Melihat kina yang berbicara sendiri membuat ahra dan jihee kembali terkejut dan merasa merinding.
"Lebih baik kita turun kebawah"ajak jihee.
"Kau benar" Ucap ahra.
Saat kina masuk kedalam kamarnya. Benar saja Kyuhyun sedang tidur di sana dengan pulasnya dan terdengar suara mendengkur.
"Bisa - bisanya dia pindah kemari" Kata kina sembari datang menghampiri dan duduk di tepi kasur.
"Cho Kyuhyun bangun. Sedang apa kau tidur disini eohhh..."kina sedikit mengguncangkan badan Kyuhyun. Namun tidak ada respon sama sekali.
"Lebih baik aku mandi saja. Yang ada aku terlambat gara gara harus membangunkannya" Kina memutuskan untuk terlebih dahulu mandi dan sampai selesai ganti baju, Kyuhyun masih tertidur pulas dengab suara mendengkur.
"Ya... Tuhannn... Masih tertidur juga" Dengan kesal kina datang menghampiri dan duduk di samping Kyuhyun. Langsung saja berteriak.
"YA!!!! CHO KYUHYUN.... IRRREEOOONNNAAAAA" Hal itu berhasil membuat Kyuhyun terusik.
"Aku masih ngantuk tidak bisakah kau tidak mengganggu ku" Bukanya bangun Kyuhyun malah pindah posisi menidurkan kepalanya di paha kina dengan melingkarkan tangannya di pinggang dan menenggelamkan wajahnya diperut. Hal itu membuat kina sangat terkejut.
"Yak! Untuk apa kau tidur disini. Aku mau pergi latihan. Cepat bangun"
"Tidak mau.. Sebentar lagi"
"Aigo.. Memangnya paha ku bantal!!"
"Lebih dari bantal. Ah... Nyaman sekali"
"Cepat bangun aku sudah mau terlambat ini"
"Tenang. Aku akan bertanggung jawab dan mengatakan kepada hyung"
"Ini bukan masalah kau bertanggung jawab tapi kedisiplinan ku. Waktu itu, kau juga melakukan hal yang sama dan aku sama tidak enak sekali dengan pelatih"
"Baiklah, tapi dengan syarat eoh" Ucap Kyuhyun.
"Syarat apa? Sudahlah, jangan aneh - aneh" Kina mulai merasa kesal. Lalu Kyuhyun menunjuk pipinya.
"Morning kiss" Seketika kina terkejut dengan syarat yang diajukan Kyuhyun. Itulah cara agar kina tidak pergi.
"Yak!! Dasar namja mesum. Cepat bangun aku tidak mau berdebat"lalu kina berusaha membangunkan Kyuhyun. Akan tetapi tenaganya kurang kuat.
"Ya sudah kalau tidak mau. Aku akan menahan mu untuk tidak pergi sekarang"
"Tolong untuk hari ini saja, kau jangan menyusahkan ku. Karena ini hari terakhir aku latihan dan lusa aku bertanding"
Untuk hari ini Kyuhyun mengalah dan menyetujui apa yang dikatakan oleh kina. Perlahan bagun dari tidurnya dan melihat wajah kina yang begitu manis dengan rambut yang di kuncir dan kelapa yang diikat seperti bandana. Seketika Kyuhyun terkejut baru menyadari baju yang digunakan.
__ADS_1
"Yak, kenapa kau menggunakan dress seperti itu?"
"Memangnya kenapa dan apa salahnya"
"Cepat ganti pakai baju yang biasa kau gunakan, atasan dan bawahan celana"
"Baju yang sering aku pakai, aku cuci semuanya dan yang tersisa hanya dress ini. Lagi pula aku pakai celana"
"Benarkah? Coba aku lihat" Goda Kyuhyun dan itu membuat kina murka.
"Mwo?? Yak!!! Dasar namja mesum"Langsung saja kina menjambak rambut Kyuhyun dan itu membuatnya meringis kesakitan.
"Aaaaaa... sakit... sakit... sakit..." Ringis Kyuhyun.
"Biar kau tahu rasaaaa!!!" Kesal kina.
Dengan sekali dorongan yang dilakukan oleh Kyuhyun membuat kina terbaring dan mata meraka saling bertemu. Debaran jantung mereka berdetak begitu cepat. Seketika wajah kina memerah karena di tatap begitu dalam dan itu membuat Kyuhyun gemas.
"Aku suka melihat wajah mu memerah seperti ini" Ucapan Kyuhyun berhasil membuat wajah kina semakin merah. Di tambah senyuman manis Kyuhyun.
"Sebagai ganti morning kiss. Aku akan mengantar mu pergi dan pulang. Aku tidak suka melihat kau menjadi pusat perhatian terlalu banyak di tempat umum. Apa lagi kau pakai dress seperti ini" Langsung saja Kyuhyun beranjak dari kamar. Sembari berbicara kembali kepada kina.
"Tunggu aku dalam 10 menit" Ucap Kyuhyun.
*****
Sekolah
Semua para pemain badminton kumpul di lapangan dan mendengar arahan dari pelatih dan setelah mendengar itu, semua para murid mulai berlatih.
"Kenapa kau bisa bersama lagi dengan Kyuhyun" Tanya changwook yang mulai curiga.
"Memangnya kenapa?"ujar kina.
"Ani, hanya bertanya saja"
"Apa kau cemburu dengan Kyuhyun"
"Mwo?? Yang benar saja aku cemburu" Langsung saja changwook mencubit hidung kina.
"Yak... Lepaskan" Ujar kina. Tanpa disadari oleh mereka berdua Kyuhyun melihat itu. Matanya sudah merasa panas melihat itu sampai pada akhirnya dan sampai pada akhirnya tersadar saat mendengar suara pelatih kim.
"Kau sedang apa lagi disini? Apa kau menunggu kina selesai"
"Tidak juga. Tadi eomma, menitipkan makan siang untuk mu hyung"
"Wah... Kebetulan aku tidak membawa bekal makan"
"Makanya kau cepat menikah, agar ada yg mengurusi mu"
"Aigo... Memangnya menikah itu gampang"
"Kau saja yang mempersulit, tidak membuka hati mu untuk orang lain"
"Hemm....terserah kau saja" Pada akhirnya pelatih kim menyerah dan memilih untuk mengalah.
"Ya sudah kalau begitu. Aku mau bertemu dengan changmin"pamit Kyuhyun dan saat ingin melihat kina. Tanpa sengaja mereka berdua saling lirik. Dengan cepat kina mengalihkan pandangannya sedang kan Kyuhyun hanya menahan senyuman.
"Sunbaenim, kenapa kau sangat tegang sekali. Apa kau sedang melihat hantu"kina langsung terkejut mendengar ucapan dari juniornya.
"Karena ada yang menyebarkannya, kalau sunbaenim bisa melihat seperti itu. apa bentuk mereka sangat menyeramkan seperti yang di film horor"
"Begitu rupanya, kurang lebih seperti itulah bahkan lebih"
"Apa disini ada hantu?"
"Ada lumayan banyak dan hanya saja aku tidak menanggapinya dan merekapun seperti itu. tapi banyak juga yang jahil dan itu sangat mengganggu"
"Apa sunbaenim tidak takut? aku jika jadi sunbaenim pasti akan histeris melihatnya"
"Hahahaha awalnya aku sangat takut sekali bahkan buka mata saja tidak berani. aku pernah di sebut orang gila karena bicara sendiri, saat orang lain melihat ku. tidak semua hantu jahat, ada juga hantu yang baik bahkan bisa jadi teman curhat" terlihat beberapa junior yang ada disitu terkejut mendengar ucapan kina.
"Wah... Seru sekali sunbaenim"
"Sebenernya tidak seseru itu. Jika hantu yang baik mulai marah, maka wujud aslinya akan keluar"
"Seram juga ya. Tapi aku salut dengan sunbaenim bisa menghadapi mereka"
"Terkadang aku juga tidak bisa menghadapi mereka dan yang terjadi mereka menguasai tubuh ku, sangat sulit untuk di kendalikan. Tapi aku selalu berusaha agar mereka tida seperti itu dengan ku"
"Aku pernah melihat yang seperti itu saat sepupuku dimasuki mahluk halus dan berbicara sangat asal, bahkan bukan seperti dirinya"
"Benar.. Sekali" Kata kina.
*****
Ruangan aula sekolah
Didalam ruangan sudah dihadiri beberapa pengisi acara mulai dari ekstakulikuler vocal, dance dan drama musical. Mereka kumpul untuk mengisi acara sekolah tahun nanti, mereka sedang mendengar apa yang dikatakan oleh changmin sebagai ketua osis.
"Aku berharap kalian berlatih dengan maksimal dan memberikan kesan untuk sekolah kita. Selain itu, ini adalah hari aku menjabat sebagai ketua osiss. Sebelumnya, aak ucapkan banyak terimakasih dan minta maaf jika selama aku menjabat kurang maksimal dan mengecewakan. Aku berharap untuk kedepannya ketua osisi yang baru bisa lebih baik dari ku. Sekali lagi aku ucapkan terimakasih "lalu Changmin Membungkukkan badannya kepada teman teman dan semuanya memberikan tepuk tangan dengan usaha Changmin selama ini.
"Sunbaenim yang terbaik" Ucap salah satu murid sembari mengacungkan jempol dan Chang tersenyum melihatnya.
"Baiklah, kalau selamat berlatih" Kata Changmin. Semua mulai membubarkan diri dan kembali ke posisi masing - masing. Kyuhyun langsung datang menghampiri sembari menepuk pundak Changmin.
"Aigo... Kau memang hebat" Kata Kyuhyun.
"Gomawo... Akhirnya Tugas ku selesai"ujar
Changmin.
"Apa tidak ada perayaan kecil?"
"Tentu saja ada. Ah iya, apa hari ini kina latihan?"
"Ada apa kau menanyakannya? Apa ada urusan penting"
"Apa kau lupa kedainya ada urusan dengan sekolah kita"
"Ah iya, aku baru ingat. Tadi aku lihat dia sedang latihan"
"Ya sudah kalau begitu" Changmin beranjak dari tempatnya. Akan tetapi Kyuhyun menahannya.
__ADS_1
"Kau mau kemana?"
"Menemui kina, memang apa lagi. Kau mau ikut dengan ku? "
"Ani, hanya bertanya saja. Tapi kenapa kau harus menemuinya sekarang. Bukankah kina juga sedang latihan"
"Ah... Kau bener juga. Ya sudah, nanti saja setelah selesai latihan kina saja"
Terlihat Seohyun datang menghampiri Kyuhyun dan Changmin sedang berbicara. Dengan penasaran langsung bertanya.
"Kalian sedang membicarakan apa. Sepertinya serius sekali" Kedatangan seohyun membuat Kyuhyun malas.
"Bukan apa - apa" Jawab Changmin sembari tersenyum.
"Ah iya, baby kyu. Aku di beri tahu oleh pelatih shin. Teman duet mu bukan Yoona tapi aku" Seketika membuat Kyuhyun dan Changmin.
"Bagaimana bisa?? Ucap Kyuhyun.
"Entahlah, aku rasa yoona juga sibuk mempersiapkan ulang tahun sekolah. Buktinya changmin tidak dipilih juga. Jadi aku mohon kerja samanya" Lalu seohyun menggenggam telapak tangan Kyuhyun sembari tersenyum dan Kyuhyun langsung melepaskannya.Terlihat pelatih shin min ha datang dan semua yang melihat menyapa dan memberikan hormat. Lalu berjalan mendekati Kyuhyun, Changmin dan seohyun.
"Changmin, bagaimana dengan persiapan hari ini"
"Semua lancar hanya tinggal mematangkan saja pelatih"
"Baiklah. Oh iya Kyuhyun, kau sudah tahukan teman duet mu sekarang seohyun. Aku berharap kau bisa bekerja sama. Aku melakukan ini karena yoona juga sudah sibuk mempersiapkan ini bersama Changmin"
"Ne, pelatih"
"Ya sudah. Lebih baik sekarang kalian berdua berlatih dan aku ingin melihat chemistry kalian"
"Baik pelatih" Dengan semangat seohyun mengatakan hal itu. Sembari menggandeng lengan pujaan hatinya. Akan tetapi Kyuhyun terus berusaha melepaskannya. Semua mata yang ada di dalam memperhatikan mereka.
Kyuhyun dan Seohyun membawakan lagu yang bertemakan cinta. Pelatih shin yang merupakan guru vocal memperhatikan mereka saat bernyanyi. Akan tetapi ada sesuatu yang membuatnya tidak puas. Yaitu tidak adanya interaksi fisik yang mereka lakukan. Lalu pelatih shin memberhentikan nyanyian mereka.
"Apa kalian tidak bisa romantis sedikit seperti orang yang sedang berpacaran. Terutama kyuhyun, apa kau tidak bisa bersikap profesional hanya untuk beberapa menit saja. Jika latihan seperti ini, nanti di acara ulang tahun bagaimana?"
"Jeosonghamnida, aku akan berusaha dan bersikap profesional"
"Baiklah, kalau begitu. Kita mulai lagi dari awal"
Sementara seulgi yang melihat itu hanya mampu terdiam dan melihat wajah kyuhyun yang begitu sedikit tertekan. Seketika lamunannya buyar saat jimin bertanya kepada seulgi.
"Apa pelatih shin guru vocal disini?"
"Ne, shin seonsaengnim adalah guru vocal yang sangat tegas dan disiplin. Setiap acara ajang menyanyi harus fokus dan tidak boleh salah lirik dan shin soensaengnim yang ikut andil dalam acara ini juga"
"Begitu rupanya"
"Namanya juga ingin menampilkan yang sempurna. Namun aku kasihan melihat kyuhyun oppa, wajahnya sangat tidak suka sekali seperti itu"
"Ne, kau benar juga. Kau begitu memperhatikan sekali kyuhyun sunbae, apa kau sedekat itu dengannya?"
"Sangat dekat sekali sampai sampai orang tua kami juga seperti itu. Selama aku mengenalnya, dia adalah namja yang baik, sangat peduli, aneh dan terkadang sangat menyebalkan" Ujar seulgi sembari tersenyum menatap kyuhyun. Akan tetapi jimin yang melihat itu merasa itu senyuman tidak hanya rasa kagum tapi rasa suka.
"Lebih baik kita juga harus berlatih" Kata jimin sembari berdiri dan tersenyum tipis.
"Ne, kau benar juga" Jawab seulgi.
Saat kyuhyun dan seohyun berlatih dari pintu aula terlihat kina datang untuk menemui changmin dengan pakaian olahraga yang digunakanya. Mata kina melihat Kyuhyun dan seohyun begitu mesra. Seketika hatinya merasa sedikit kesal melihat itu.
"Kina... " Panggil Changmin dan seketika kina menoleh. Lalu menghampiri Changmin yang berada di pinggir aula bersama yoona. Telinga Kyuhyun yang peka langsung menoleh dan benar saja ada kina di sana.
"Wah... Kina kau cantik sekali menggunakan dress olahraga sepeti ini" Puji yoona.
"Benar apa yang di katakan yoona, kau cantik sekali. Aku sampai terkesima melihatnya. Tumben sekali kau pakai olahraga seperti ini, biasanya hanya kaos dan celana saja"ujar Changmin. Mendengar hal itu kina merasa malu sekali sampai pipinya merah merona.
"Aish... Kalian pandai sekali memuji. Aku biasa saja tidak cantik. Kebetulan pakaian ku cuci jadi aku menggunakan ini"ucap kina sembari tersenyum. Kyuhyun melihat kina malu malu seperti itu membuatnya gemas.
"Apa kau sudah selesai latihan?" Tanya yoona.
"Sudah selesai dan besok beristirahat untuk mempersiapkan pertandingan lusa"ujar kina.
"Ah... Benar juga lusa kau bertanding. Nanti kau bertanding dimana?"ujar changmin
"Di dekat sekolah sina" Kata kina sembari tersenyum. Changmin yang mendengar itu langsung senang begitu saja saat nama pujaan hatinya di sebut. Sedangkan seohyun kesal karena Kyuhyun terus memperhatikan kina. Sampai pada akhirnya, berusaha mengalihkan pandangan Kyuhyun.
"Baby, bagaimana kalau part ini kita pakai suara satu dan suara dua"
"Terserah kau saja"
"Kalau begitu kita coba"
"Aku ingin ambil minum dulu"
Lalu Kyuhyun pergi mengambil air. Langkahnya menuju tempat dimana ada kina, Changmin dan yoona. Pandangan Changmin melihat Kyuhyun yang datang menghampiri.
"Kau sudah selesai latihan?" Tanya Changmin.
"Belum, aku ingin mengambil air minum. Tenggorokan ku kering sekali"lalu Kyuhyun mengambil tasnya yang berada di belakang kina dan itu membuatnya terkejut karena wajah Kyuhyun dekat sekali. Sehingga membuatnya memundurkan badannya. Jika jika orang yang melihat, seperti akan memeluk.
"Aku berharap wajah ku tidak memerah" Ujar kina dalam hatinya. Sedangkan Kyuhyun menahan senyuman melihat wajah kina yang tegang.
"Ah, iya. Yoona... Kenapa kau tidak memberi tahu jika tidak jadi berduet dengan ku"tanya Kyuhyun.
"Mianhae, aku lupa karena sibuk mempersiapkan ulang tahun dan kau menjadi tidak nyaman dengan seohyun" Terlihat yoona sangat menyesal.
"Ne, gwenchana"ucap Kyuhyun sembari melepaskan jaketnya dan menaruh begitu saja menutup paha kina yang kini menjadi sorotan para namja.
" Yak!! Kenapa kau menaruh jaket sembarangan"kesal kina.
"Ada nyamuk di paha mu dari pada aku pukul, nanti disangka pelecehan seksual dan penganiayaan. Ya sudah, kalau begitu aku kembali berlatih" bohong kyuhyun sembari pergi berlalu.
"Benar - benar membuat ku kesal" Ucap kina.
"Jangan terlalu membenci seseorang nanti kau jadi suka hahahaha" Goda Changmin dan yoona yang mendengar itu hanya tersenyum
"Itu hanya ada dalam drama saja bukan dunia nyata"wajah kesal terlihat sekali dan itu semakin membuat keduanya tersenyum dan berpura pura menyetujui apa yang dikatakan oleh kina.
Drrrtt.... Drrrrttttttttt..... Drrrrttttttttt
Ponsel milik kina bergetar dan saat melihat layar ponsel ternyata pesan dari Kyuhyun.
"Kau pulang bersama ku dan jangan pulang sendiri. Jika tidak, hari ini kau belajar matematikan selama 3 jam di rumah"
__ADS_1
"Benar - benar menyebalkan!!!" Kata kina dalam hati.
Maaf baru upload hehehe...