
Kedai song.
Setelah mereka selesai bernyanyi semua pengunjung memberikan tepuk tangan yang sangat meriah. setelah itu mereka bertiga kembali duduk. namun terdengar suara changmin memanggil ryeowook.
"hyungg...." lalu ryeowook menoleh dan langsung menjawabnya sembari datang menghampiri bersama yesung dan kina.
"O, changmin" mereka berdua berpelukan.
"sudah lama tidak bertemu eoh"kata changmin.
"kau benar"jawab ryeowook sembari tersenyum.
"Kalian saling kenal?" tanya kina.
"ne, saat lomba bernyanyi aku selalu jadi saingannya"jawab ryeowook.
"Ternyata dunia ini sempit"ujar kina sembari tersenyum.
" Ah iya hyungg kenalkan ini teman ku kyu hyun dan seulgi" Ujar changmin. Lalu kyu hyun dan seulgi memperkenalkan diri dan ryeowook menyambut dengan baik dan juga memperkenalkan yesung yang merupakan teman duetnya di kampus. Mereka semua akhirnya berbincang dengan seru. namun saat sedang mengobrol kina, melihat sosok yang sering berlalu lalang di kedainya. Namun saat akan menemui selalu menghilang entah kemana. Tanpa basa basi kina langsung menghampiri sosok mahluk yang dilihatnya itu tanpa tahu baik atau tidaknya. Kyu hyun yang menyadari itu langsung memandangi kina pergi dari hadapannya.
"Mau kemana dia? Kenapa perasan ku jadi tidak enak sekali" Dengan inisiatif kyu hyun mengikuti.
"Aku ke toilet sebentar" Bohong kyu hyun. Matanya terus memandangi kina dan sampai pada akhirnya Kyuhyun terkejut melihat kina akan menyebrang jalan namun tidak melihat ada mobil melaju kencang. Kyuhyun yang sedari tadi terus memanggil, tidak di dengar oleh kina sampai pada akhirnya mengejar dan menarik tangannya. Seketika kina tersadar dan terkejut dengan apa yang terjadi dengan dirinya karena sedari tadi mengejar sosok yang dilihatnya, sampai tidak bisa mendengar apapun. Mereka berdua tersungkur jatuh ke aspal, lengan kyu hyun yang sedikit tergores dan dengan baju yang sedikit kotor.
"Yak!!! Apa kau tuli!!. Kau hampir saja tertabrak mobil!!! Jika aku tidak mengikuti mu, bagaimana nasib mu sekarang? Memangnya kau mau pergi kemana? Sampai terburu buru seperti itu? Apa kau lihat hantu eoh?? Sekarang aku tanya untuk apa kau mengikutinya dan nyawamu menjadi taruhannya sekarang. Apa kau ingin mati muda dan menemani hantu itu! Pikir dulu sebelum bertindak! Aku tidak mau kejadian ini kembali karena mengingatkan ku dengan adikku yang tertabrak" Seketika kina terdiam mendengar hal itu karena baru pertama kalinya Kyuhyun sangat marah dengannya dan biasanya hanya mengomel.
"Mi..mianhae... " Kata itu yang keluar dari mulut kina dengan suara yang bergetar karena menangis. Kyu hyun yang mendengar itu langsung merasa bersalah karena sudah marah dan langsung saja memeluknya agar tenang.
"Mianhae, sudah membuat mu menangis karena aku sangat terkejut sekali"ucapan kyuhyun yang begitu lembut dan kina hanya menggunakan kepalanya. Entah mengapa setiap berada dipelukkan Kyuhyun membuat perasaan kina menjadi tenang dan nyaman.
"Gomawo, sudah menolong ku" Ucap kina.
"Kau tidak perlu berterima kasih. Asal kau tidak melakukan hal itu lagi, itu lebih dari cukup. Lebih baik sekarang kita kembali ke kedai. Aku yakin changmin dan yang lainnya menunggu" Kata kyu hyun sembari melepaskan pelukan dan tangannya menghapus air mata kina. Di saat yang bersamaan juga, senyuman yang di keluarkan Kyuhyun begitu tulus dan itu berhasil membuat jantung kina berdetak kencang. Tanpa persetujuan, Kyuhyun langsung menggenggam tangan kina karena takut akan terjadi hal yang sama terulang.
"Hangat" Itulah yang dirasakan kina sekarang. Lalu matanya melihat tangan Kyuhyun yang sedikit terluka.
"Tangan mu berdarah" Kata kina.
"Ini tidak sebanding dengan nyawamu" Ucapan kyuhyun membuat kina menjadi merasa tidak enak hati. Tanpa mereka sadari seo hyun melihat kejadian itu dan perasaannya sangat kesal sekali.
******
Sekolah
Semenjak kejadian kina akan tertabrak, dari rumah sampai sekolah, mata Kyuhyun tidak lepas beberapa hati terakhir ini dan itu membuat changmin bertanya tanya. Saat akan bertanya, kyu hyun tiba tiba memanggil kina yang akan keluar kelas.
"Kina, kau mau kemana?" Tanya kyu hyun.
"Perpustakaan"
"Kebetulan aku juga mau ke sana"
Belum juga bicara kembali, kyu hyun sudah menarik kina keluar dan sedangkan changwook terdiam. Bukan karena cemburu tapi kina sudah mengajaknya terlebih dahulu.
"Yak, cho kyu hyun. Aku ke perpus tadinya mau bersama Chang wook" Seketika Kyuhyun terdiam. Di pikirannya kina pergi sendiri karena sudah terlanjur, kyu hyun terus berjalan. Sementara changmin merasa ada yang aneh dan langsung datang menghampiri changwook.
"Changwook... Apa kau merasa ada sesuatu yang aneh?"
"Aneh apa maksudmu?"
"Beberapa hari yang lalu, aku melihat baju mereka berdua sedikit kotor dan Kyuhyun tangannya terluka di tambah aku melihat mata kina sedikit sembab. Sebenarnya apa yang telah terjadi dan alasan Kyuhyun tidak masuk akal terjatuh dari kamar mandi"
"Aku juga tidak tahu" Lalu mereka berdua sibuk dengan pemikirannya masing masing. Sementara dikelas lain seulgi melamun dan hal itu membuat jimin penasaran.
"Apa yang sedang kau pikirkan?" Seketika ucapan jimin membuat seulgi tersadar.
"Tidak ada, hanya sedang memikirkan pelajaran saja"bohong seulgi.
"Eumm begitu. Ah iya, nanti sore kau tidak lupakan kita latihan kembali"
"Tentu saja. Ah iya, aku mau ke perpustakaan. Ingin mengembalikan buku yang aku pinjam" Lalu seulgi meninggalkan jimin di kelas dan saat akan menuju perpustakaan. Seulgi melihat Kyuhyun sedang bersama kina sembari mendorong dari belakang.
"Aigo.... Tidak hanya pendek. Tapi kau lambat dalam berjalan"
"Yak!! Jika kau ingin meledek ku lebih baik kau kembali ke kelas. Tidak usah mengantarku ke perpustakaan"
"Memangnya kenapa? Tidak boleh?"
"Terserah kau saja" Lalu dengan kesal kina berjalan terburu buru dan kyuhyun hanya tersenyum.
"Baru kali ini aku lihat oppa seperti itu terhadap seorang wanita. Biasanya tidak peduli sama sekali. Apa oppa memiliki perasaan terhadap sunbaaenim. Memikirkannya membuat perasaan ku menjadi cemas"Ucap seulgi dalam hati dan tiba tiba terdengar suara seohyun dari belakang.
"Apa kau sedang cemburu? Aku tahu kau memiliki perasaan lebih dengan Kyuhyun"
"Apa maksudmu perasaan lebih"
"Seulgi... Seulgi...Semua orang tahu itu, kau menyukai Kyuhyun dan jangan berpura pura. Jika aku jadi kau, aku tidak rela melihatnya dan akan berusaha menjauhkan mereka berdua dengan cara apapun agar Kyuhyun menoleh kepadaku dan kau apa? Hanya mampu terdiam seperti orang bodoh" Ucap seohyun sembari pergi berlalu dengan senyuman sinisnya.
"Aku yakin, bocah itu akan terpengaruh dengan ucapan ku. Jadi aku tidak perlu lelah memisahkan mereka berdua" Ujar seohyun dalam hati.
"Yeoja itu benar - benar membuat aku kesal!!!" Ujar seulgi sembari meremas buku yang dipegangnya sembari berjalan menuju perpustakaan. Sesampainya disana mata seulgi merasa panas saat melihat kyuhyun dan kina saling berpandangan.
"Permisi.. Aku ingin mengembalikan buku" Suara seulgi membuat mereka berdua tersasar dan mata kyuhyun tertuju kepada seulgi yang asa di depan matanya.
"Seulgi-a, kau disini"
"Ne, aku permisi"
Melihat sikap seulgi yang tidak biasanya membuat kyuhyun mengerutkan keningnya. Jika sudah seperti itu Kyuhyun hanya diam dan membiarkan seulgi menenangkan pikirinanya
"Apa aku telah berbuat salah?" Guman Kyuhyun.
__ADS_1
"Kau kenapa?" Tanya kina.
"Gwenchana. Lebih baik kita masuk ke kelas, sebentar lagi bel akan bunyi" Kata Kyuhyun sembari tersenyum.
********
Jam istirahat
Taman sekolah
"Apa ada yang kau sembunyikan dariku" Tanya changwook sembari menatap mata kina.
"Menyembunyikan apa maksudmu??"terlihat kina bingung dengan apa yang dimaksud oleh changwook.
" Aku dengar dari changmin beberpa hari yang lalu mata mu sembab dan baju mu terlihat kotar dan begitu juga dengan Kyuhyun"ujar changwook melibatkan kedua tangannya di dada
"Wah.. Changmin ternyata memiliki mulut yang sulit untuk di kendalikan" Ucap kina dalam hati.
"Sebenarnya.... Itu.. Aku.. "
"Apa? Jelaskan yang benar. Aku tidak paham sama sekali"
"Sebenarnya... Aku.. Aku... Hampir di tabrak mobil"
"Mwo??? Ditabmmmppppp" Langsung saja kina menutup mulut changwook agar tidak berteriak dan didengar oleh anak kelas yang lain.
"Pelankan suaramu"kata kina sembari melepaskan dekapan di mulut changwook.
"Kenapa hal sebesar ini tidak kau ceritakan kepadaku?? Apa kau sudah tidak menganggap aku sahabatmu lagi eoh?"
"Mianhae, bukan aku tidak ingin bercerita hanya saja, aku tidak ingin aku melihat kau bereaksi seperti ini dan mencemaskan ku berlebihan seperti apa yang dilakukan Kyuhyun"
"Kyu hyun?? "
"Ne, saat itu Kyuhyun menolong ku dan sangat marah kepadaku saat aku mengejar sosok yang sering berlalu lalang ke kedai dan ternyata dia membuat telingaku tuli sampai pada akhirnya Kyuhyun menarik ku, lalu kami terjatuh"
"Ya Tuhan, song kinaaaa.... Sudah aku katakan beberapa kali? jangan kau ikuti hantu yang tidak jelas!! Apa kau tidak sadar bisa bisa nyawamu terancam"
"Iya aku tahu, aku salah. Mianhae, aku tidak akan mengulanginya lagi"
"Jika Kyuhyun tidak menolong mu bagaimana?"
"Mungkin aku sudah tiada" Ucap kina dengan raut wajah bersalah dan changwook hanya menggelengkan kepalanya.
"Ya sudah, jika lain kali kau seperti itu lagi. Aku tidak akan segan segan over protektif seperti saat itu" Ucap changwook. Dulu kina pernah mengalami kejadian hal yang sama dan changwook terus menempel kemana kina pergi. maka dari itu, mereka sudah menjadi satu paket yang tidak terpisahkan. Dari situlah banyak yang beranggapan bahwa mereka sepasang kekasih.
"Ah iya, eomma membawakan bekal makanan untuk kita berdua" Saat membuka ternyata makanan kesukaan kina yaitu pizza.
"Wahh..... Pemandangan yang indah hahahaha"
"Mana ada seperti itu hahahaha"
"Tentu saja ada, jika aku yang melihat hahahaha"
" Eummm... Mmmmmm.... Enak sekali mmmmm.. Mmmmm"
"Kunyah dulu baru bicara"
"Ne, changwook-ssi"
Changwook yang mendengar itu hanya tersenyum sembari membersihkan sisa makanan di mulut kina. Tanpa mereka sadari sudah menjadi pusat perhatian para murid. Ponsel milik changwook berdering dan saat melihat ternyata yoona menghubunginya
"Kau ada dimana?"
"Aku ada ditaman bersama kina. Kebetulan eomma ku membawakan bekal kesukaan aku dan kina"
"Begitu rupanya"
"Memangnya ada apa? Kau kemari saja kita makan bersama eoh?"ajak Chang wook. Sedangkan kina bertanya dengan nada pelan dan changwook menjawabnya. Tanpa permisi langsung saja mengambil ponsel changwook.
"Yoona kemari, kebetulan makanan banyak sekali"
"Tapi... "
"Aku tidak suka penolakan. Jika kau tidak datang kemari, aku akan mencari dan membawamu ke taman" Ancam kina sedangkan changwook menggelengkan kepalanya.
"Baiklah aku kesana" Jawab yoona.
"Aku tunggu" Lalu kina mematikan ponsel dan di kembalikan kembali.
"Kau ini pandai sekali dalam hal mengancam"
"Sedikit hahahahaha"
Tidak lama yoona datang sembari tersenyum kepada kina dan changwook.
"Akhirnya kau datang juga" Ucap kina sembari menarik yoona.
"Apa kau sudah makan?"Tanya kina.
"Aku... " Belum juga selesai. Kina sudah memberikan yoona sepotong pizza.
"Sudah makan saja. Tidak baik, jika ada orang yang memberimu makanan lalu menolaknya"
"Ne, baiklah"
Changwook yang melihat itu hanya tersenyum karena kina memaksa yoona untuk makan. Ponsel milik kina berdering dan saat melihat ternyata Kyuhyun dan a
langsung saja dijawab.
"Ada apa?"
__ADS_1
"Kau sudah selesai makankan? Cepat ke perpustakaan kita belajar"
Dengan cepat kina menoleh ke kanan dan ke kiri namun tidak melihat sosok Kyuhyun. Bagaimana tidak terlihat, Kyuhyun memandang kina dari kejauhan dengan suasana hati yang entah kenapa merasa tidak suka melihat kina begitu nyaman dengan orang lain.
"Baiklah, aku akan segera kesana"lalu dimatikan panggilan tersebut. Terlihat wajah kina mendengus kesal.
"Aku pergi ke perpustakaan dulu eoh. Kyuhyun menunggu ku disana untuk belajar" Pamit kina kepada mereka berdua sembari melambaikan tangan. Lalu Kyuhyun mengikuti kina dari belakang.
"Kina begitu berusaha keras untuk belajar"ucap yoona.
"Begitulah, kina hahhahaa. Walau terpaksa untuk belajar dia akan berusaha"kata changwook sembari tersenyum.
Sementara di perpustakaan kina pusing dengan angka yang ada didepan matanya. Sedari tadi berpikir namun belum juga mengerti,Kyuhyun yang melihat itu langsung bertanya.
"Apa sudah selesai?"
"Belum, otak ku belum sampai untuk menyelesaikannya"
"Dasar kau ini, coba mana yang sulit bagimu"
"Aku tidak mengerti kenapa dengan matematika otak ku tersumbat dan mataku berkunang kunang" Ucapan kina membuat Kyuhyun tersenyum tipis.
"Itu namanya bodoh"
"Mana ada seperti itu"
"Tentu saja ada, buktinya kau"
"Ishhh menyebalkan, aku tidak bodoh hanya tidak diasah saja"
"Hahahahaha makanya asah sampai bisa. Baiklah, akan aku jelaskan kembali tapi dengan lagu"
"Dengan lagu? Memangnya kau bisa menciptakan lagu"
"Tentu saja, jangan panggil aku cho Kyuhyun jika tidak bisa melakukan sesuatu"
"Terserah kau saja. Cepat aku ingin dengar lagu mu seperti apa"
"Kalau begitu kau perhatikan rumus dan soal"
Setelah itu Kyuhyun mulai bernyanyi dan seketika kina merasa takjub. Ternyata lagu yang dibuat Kyuhyun sangat enak didengar dan kina mulai fokus, yang tadinya melihat soal matematika adalah suatu cobaan kini menjadi mudah dicerna dan dipahami karena terus diulang ulang.
"Coba sekarang, kau kerjakan"
"Baiklah"
Dengan mengingat ingat, kina mulai mengerjakan dan sedikit bersenandung dengan lagu yang dinyanyikan. Kyuhyun melihat itu hanya tersenyum.
"Ternyata benar dengan cara ini ampuh mengajarkannya"ucap Kyuhyun dalam hati dan pandangannya tidak lepas dari kina.
"Kenapa ketika serius dia sangat manis sekali" Tanpa disadari ternyata Kyuhyun melamun cukup lama samapai kina memanggilnya tidak menyadarinya. Dengan ide jahil mencubit perut kyuhyun.
"Aaaaa sakitttt.... "
"Suruh siapa kau melamun? Apa aku begitu cantik sampai kau memandang ku seperti itu"
"Si.. Siapa yang memandangi mu, aku.. Aku hanya memperhatikanmu mengerjakan soal"
"Sudahlah, tidak usah berbohong... Jika kau ingin terus memandangi ku silahkan saja" Kata kina sembari bergaya manis dan itu membuat Kyuhyun semakin gemas melihatnya dan dengan cepat mencubit hidung kina.
"Aaaaa... lepassssskaaaannn.. Aku tidak bisa bernafas"
"Suruh siapa kau seperti itu. Jika tidak bisa nafas, aku bisa memberimu nafas buatan"
"Dasar mesum"
"Enak saja aku mesum"
"Maka dari itu, cepat lepaskan tangan mu dari hidungku dan periksa soal yang sudah aku selesaikan"lalu kyuhyun menuruti apa yang dikatakan kina.
"Coba aku lihat... Apa yang kau kerjakan benar atau tidak"kata Kyuhyun. Saat memeriksa tugas ternyata kina salah dua dari sepuluh soal dan itu membuat Kyuhyun sangat terkejut.
"Bagaimana dengan hasilnya? Apa nilai ku bagus?" Wajah kina begitu penasaran karena Kyuhyun hanya terdiam.
"Kau hanya salah dua"kata kyuhyun
"Mwo???? Benarkah.. Aaaaaaa.... Aku tidak menyangka"kina begitu terkejut dengan hasilnya sampai - sampai memeluk Kyuhyun. Menyadari akan sesuatu, kina langsung melepaskan pelukannya, akan tetapi Kyuhyun tidak membiarkan pelukan itu lepas begitu saja.
"Kerja yang bagus, aku harap nilai matematika mu bagus"
"Gomawo, sudah mengajarkan ku. Tapi bisa kah kau melepaskan pelukan mu. Tadi aku hanya sepontan saja memeluk mu"
"Tidak bisa, ini hukuman karena kau salah dua soal. aku peluk kau selamat dua menit"
"Mana ada yang seperti itu"
"Ada, itu peraturan yang aku buat barusan"
"Dasar menyebalkan"
"Menurutku tidak"
"Terserah kau saja. Cepat lepaskan, nanti banyak murid yang lihat"
"Tidak akan ada yang lihat karena aku sudah meminta izin untuk menggunakan ruangan ini selama jam istirahat dan tidak boleh ada yang masuk"
"Kau kejam sekali sampai orang lain tidak boleh masuk"
"Biarkan saja"
Sementara di luar perpustakaan sudah banyak murid yang ingin masuk namun tidak diizinkan untuk sementara waktu
__ADS_1
Jrengggggg cerita apaan ini.... Udah hampir satu tahun saya menghilang Karena satu dan lain hal... Maaf kalau masih kurung menarik ceritanya...