Love Is..

Love Is..
love is part 31


__ADS_3

Di sebuah restoran terlihat seorang yeoja datang masuk kedalam dengan rasa malas yang di rasakan. Dengan berat hati yeoja itu masuk kedalam dan memasang wajah ceria. Sampai pada akhirnya seorang pelayan membawanya ke tempat yang sudah dipesan. Saat masuk kedalam yeoja itu yang baru saja di kenali oleh seorang namja.


"Ka... Kauu.." ucap mereka bersamaan dan membuat kedua orang tua mereka sangat terkejut.


"Ternyata, kalian sudah saling kenal, kang joon"ucap tuan seo.


"Baru saja aku kenal. Karena tidak sengaja bertemu"jawab kang joon.


"Syukurlah kalau begitu"ucap tuan kang yang merupakan appa dari kang Sora. Dengan perasan canggung Sora duduk disamping appa dan eommanya.


"Ternyata kau sudah tumbuh dewasa dan cantik sekali kang Sora"ucap appa kang joon sembari tersenyum.


"Kamsahamnida, ahjussi"ucap Sora sembari tersenyum canggung.


"Aku yakin bisnis kita akan semakin pesat jika kita menjadi besan"mendengar ucapan tuan seo membuat kang joon dan Sora terkejut sekali.


"Apa saat suasana seperti ini harus bahas bisnis?"ucap kang joon sedikit kesal. Semua yang ada disana terkejut mendengar hal itu.


"Jaga bicara mu!"kata tuan seo.


"Aku rasa makan hari ini sudah cukup. Aku permisi dulu karena ada urusan pekerjaan yang harus aku selesaikan dan kamsahamnida untuk makan hari ini" lalu kang joon memberi hormat dan pergi berlalu. Sementara tuan seo sangat marah sekali dengan tingkah anaknya.


"Maaf, anak ku tidak sopan. Semenjak di tinggal oleh eommanya jadi pembangkang"kata tuan seo.


"Gwenchanayo"ucap eomma Sora sembari tersenyum. Sementara Sora hanya mampu terdiam dengan keadaan ini.


"Aku dengar kalian akan menetap disini?"tanya tuan seo.


"Ne, untuk sementara. Tapi putri ku. Akan aku titipkan disini kepada teman kami yang sudah aku anggap sebagai sodara"ujar tuan kang.


"Begitu rupanya"kata tuan seo sembari tersenyum.


Sementara kang joon dengan perasaan kesal berjalan menuju mobilnya dan saat masuk, kang joon langsung memukul setir mobil untuk meluapkan kekesalannya.


"Cukup hidup ku yang diatur jangan kisah cinta ku"ucap kang joon. Jika kang joon sudah seperti itu, dia butuh waktu untuk menenangkan diri. Terasa ponsel milik kang joon bergetar dan saat melihat ternyata pesan dari jihee.


"Apa urusan mu sudah selesai?"


Langsung saja kang joon membalasnya dengan cepat.


"Belum selesai. Kenapa kau bertanya seperti itu? Apa kau merindukan ku"


Jihee pun membalas dengan cepat.


"Ya sudah, lanjutkan saja pekerjaan mu. Percaya diri sekali, aku merindukan mu. Ah iya, aku pulang dengan Myung Soo"


"Ya sudah, kau hati - hati di jalan"


"Ne"


"Seharusnya aku yang mengantarnya pulang. Aku biarkan kali ini Myung Soo yang mengantarnya"ucap kang joon semabari menyalakan mobil dan berlalu pergi.


********


Taman hiburan.


"Kau sudah memberi pesan pada kang joon?"


"Sudah. Perut ku lapar sekali dan aku ingin makan"


"Ya sudah kita makan di temapat biasa saja bagaimana?"


"Baiklah kalau begitu"


Setelah habis bermain mereka pergi untuk makan di tempat yang sudah ditentukan..namun saat akan pulang myung Soo melihat ada bondu binatang berkarakter.


"Jihee, kemari"


"Ada apa?"


Lalu Myung Soo menaruh bondu itu di kepala jihee.


"Lucu sekali"seketika wajah jihee memerah mendengar hal itu.


"Apanya yang lucu"ujar jihee sembari melepaskan bondu. Namun Myung Soo langsung memakaikannya lagi.


"Tentu saja bondunya"ucap Myung Soo sembari tersenyum. Lalu jihee memukul lengan Myung Soo.


"Lebih bai kita foto bersama eoh"lalu Myung Soo menarik jihee untuk mendekat dan hal itu membuat jihee sangat terkejut.


"Wah bagus sekali"kata Myung Soo.


"Mana aku lihat??" Saat melihat ternyata bagus terutama wajah Myung Soo begitu tampan membuat jihee terkesima. Melihat jihee yang terdiam membuat Myung Soo bingung.


"Kau kenapa??" Tanya Myung Soo dan hal itu berhasil membuat jihee sadar dari lamunannya.


"Ye? Gwenchana. Hanya terkesima dengan wajah ku yang sangat cantik"jawab jihee sembari tersenyum. Terdengar seorang pemilik toko bertanya kepada mereka berdua.


"Apa kalian sepasang kekasih?" Ucapan pemilik toko.


"Ne, kami sepasang kekasih"jawab myung Soo dan langsung saha menggenggam tangan jihee hal itu membuatnya sangat terkejut.


"Kebetulan, kami sedang berulang tahun jadi untuk yang memiliki pasangan kami gratiskan semuanya"ucap pemilik itu.


"Benarkah?"kata Myung Soo.


"Tentu, jika kalian ingin makan juga, silahkan" ujar pemilik toko.


"Ne, baiklah"jawab Myung Soo sembari tersenyum dan pemilik itu pergi berlalu.


"Yak! Apa yang barusan kau katakan?"ucap jihee


"Memangnya aku mengatakan apa?"


"Jangan pura pura tidak tahu. Kau mengatakan aku adalah kekasih mu"


"Jika kita tidak mengatakan itu, tidak akan mendapatkan makanan gratis hahahaha"


"Dasar kau ini. Bukan kah kau kaya? Apa kau sudah bangkrut"


"Hahahahaha aku tidak bangkrut jihee ku. Hanya ingin menikmati makanan gratis saja"ucapan Myung Soo membuatku jihee menggelengkan kepalanya.


"Terserah kau saja"ucap jihee.


****


rumah keluarga cho


ruang keluarga

__ADS_1


terlihat tuan cho sedang memperhatikan istrinya yang sedang mengupas buah" merasa di perhatikan oleh suaminya membuat nyonya cho menoleh.


"ada apa memandangi aku seperti itu terus eoh?" ucap nyonya cho.


"memangnya salah, aku memandangi istriku yang cantik" kata tuan cho sembari tersenyum.


"tidak ada yang salah. hanya saja aku merasa malu kau pandangi aku seperti itu"


"itulah hobi ku membuat kau tersipu malu"


saat tua cho mencium istrinya, tiba tiba terdengar suara ahra yang berteriak dan hal itu membuat mereka sangat terkejut. lalu membenarkan posisi duduknya seperti semula.


"hahhhhh, kenapa disaat minta bantuan tidak ada yang bisa sama sekali menemaniku" ucap ahra sembari melewati kedua orang tuanya dan pergi kedapur untuk mengambil air minum. tuan cho dan nyonya cho saling pandang.


"ada apa dengan ahra?"tanya tuan cho.


"entahlah, yeobo" jawab nyonya cho. setelah mengambil air minum ahra langsung duduk dihadapan kedua orang tuanya.


"Kau kenapa, Ahra-ya"tanya tuan Cho.


"Aku memangnya kenapa appa. Aku pamit pergi dulu ke toko kain"lalu Ahra mencium kedua orang tuanya dan pergi berlalu menuju mobilnya.


"Apa itu anak kita?"tanya nyonya Cho.


"Entahlah yeobo. Aku rasa Ahra butuh seorang namja"jawab nyonya cho


"Kau benar sekali" seru tuan Cho sembari berpikir.


Sementara Ahra sudah melesat menuju toko kain langgananya dengan perasaan yang sedikit kesal. Setelah sampai sana Ahra langsung masuk dan memilih kain yang bagus. Namun saat akan sedang mencari, tidak sengaja menabrak seseorang dan saat melihat ternyata teman lamanya bernama Choi Siwon.


"Ahra......"


"Siwon...."


Lalu mereka saling berpelukan dan terpancar wajah kebahagiaan dari mereka berdua.


"Kau datang kenapa tidak memberi tahuku?"kata ahra.


"Ponsel ku hilang saat itu dan saat akan ke rumah mu ternyata kau pindah rumah dan aku tidak menyangka akan bertemu denganmu disini"kata Siwon.


"Ne, aku juga tidak menyangka. Appa ku yang menginginkan pindah agar dekat dengan tempat kerja" ucap Ahra sembari melihat kain di tangan Siwon.


"Kau membeli kain juga?"tanya Ahra.


"Ne, eomma menyuruh ku mengambilnya untuk di buatkan baju. Kau juga membeli kain?"ujar Siwon.


"Kebetulan aku membuka butik jadi aku membutuhkan ini"


"Aku tidak menyangka cita cita mu terwujud, Ahra"


"Karena aku berusaha jadi ya, cita - cita ku terwujud. Bagaimana dengan Inggris? Apa kau menemukan sesuatu disana?"


"Menemukan apa? Jika yang kau tanyakan seorang yeoja, aku tidak menemukannya. Di sana aku hanya fokus kuliah saja. Ah iya, aku minta nomor ponsel mu" lalu Siwon menyodorkan ponselnya dan Ahra pun mengetik nomer ponselnya, lalu menyerahkannya kembali kepada Siwon.


"Baiklah aku save. Apa pertemuan kita sampai disini saja?"


"Memangnya kau mau ajak aku kemana?"


"Bagaimana hari ini, kita bernostalgia makan di tempat biasa kita sekolah dulu"


"Baiklah kalau begitu. Sebelum itu kita bayar dulu"


Lalu mereka sudah sampai didepan kasir dan saat Ahra mengeluarkan uang. Siwon langsung menghentikan tangan Ahra.


"Aigo... Aku jadi merasa enak hahahaha. Lain kali aku yang bayar" ucap Ahra dan itu membuat Siwon tersenyum.


"Anggap saja ini sebagai hadiah pertemuan kita eoh" kata Siwon.


"Jika hadiah. Aku tidak menginginkan ini tapi yang lebih istimewa hahahaha"


"Dasar kau ini selalu tidak berubah"


Setelah beres membayar merekapun langsung keluar.


"Apa kau bawa kendaraan??"tanya Siwon.


"Kebetulan aku tidak pakai kendaraan tapi taxi"jawab ahra.


"Untunglah kau tidak membawa kendaran. Ayo masuk ke mobil ku" ucap Siwon dan ahra pun masuk kedalam. Lalu mereka melesat menuju tempat yang mereka sudah bicarakan.


"Bagaimana kabar kedua orang tua mu?tanya Siwon.


"Kedua orang tua ku baik. Lalu kedua orang tua mu bagaimana?"


"Baik juga. Ah iya, bagaimana kabar adik mu, kyu Hyun?"


"Adikku sangat baik tapi semakin tumbuh dewasa semakin menyebalkan"


"Hahahahha benarkah menyebalkan. Aku masih ingat saat kau marahi Kyuhyun sampai menangis. Gara gara Kyuhyun tidak sengaja menumpahkan air ke tas ku" ujar siwon


"Kau masih ingat tentang itu. Bagaimana tidak kesal. Dia selalu mencari perhatian jika aku membawa teman ke rumah" kata ahra sembari tersenyum kesal.


****


Lapangan bulu tangkis


"Latihan selesai dan kalian boleh pulang dan beristirahat"ucap pelatih Kim.


"Ne, pelatih"jawab semua murid dan semua membubarkan diri.


"Haaaaciiiiimmmmm" terdengar suara bersin Kyuhyun.


"Kau kenapa?"tanya Changmin sembari memeriksa kening Kyuhyun. Tanpa sengaja kina mihat itu.


"Aku rasa ada yang membicarakan ku. Hidung ku gatal sekali" jawab Kyuhyun asal.


"Teori dari mana? Badan mu hangat"terlihat Changmin mencemaskannya. Bisa dikatakan Kyuhyun jarang sekali sakit.


"Aku tidak merasa begitu"ucap Kyuhyun dan Yoona pun mencoba mengecek kening Kyuhyun.


"Kau lebih baik istirahat eoh"kata Yoona.


"Benar apa yang dikata chamgmin dan yoona"tambah Sina.


"Kalian tidak perlu mencemaskan aku"kata Kyuhyun. Terlihat kina dan changwook berjalan menghampiri mereka.


"Kenapa wajah kalian seperti itu?"tanya changwook.


"Kyuhyun badannya hangat"jawab Yoona.

__ADS_1


"Lebih baik kau istirahat saja"kata changwook.


"Aku tidak apa apa"ujar Kyuhyun.


"Baiklah kalau tidak apa - apa"kata changwook sementara kina hanya terdiam dan memperhatikan Kyuhyun.


"Apa dia benar sakit? Bukankah waktu pagi dia sehat sehat saja"ucap kina dalam hati.


"Saatnya kita makan. Aku sudah lapar sekali"kata sina.


"tempat yang enak untuk makan apa ya?"ujar sina sembari berpikir.


"bagaimana kita makan sup iga sapi saja dan itu sangan enak sekali" keluarlah ide dari kina dan hal itu di setujui oleh changmin.


"memangnya ada disekitar sini?tanya changmin.


"tentu saja ada. ayo, kita pergi kesana sekarang dan kita tidak perlu naik kendaraan, hanya cukup berjlan kaki"ujar kina sembari pergi dahulu dan disusul oleh yang lainnya penuh dengan semangat. saat sampai di sana membuat mata kyuhyun, changmin, yoona dan sina terkjut karena ada tempat makan yang sangat bagus dan nyaman sekali seperti suasana di rumah. terlihat seorang yeoja datang menghampiri mereka.


"o, kina dan chagwook, kalianย  membawa pasukan"ucap pemilik bernama eunhee.


"ne, eonni. apakah ada tempat untuk kami?" ujar changwook.


"tentu saja ada. kalau begitu aku tunjukan tempatnya"semuanya langsung mengikuti eunhee untuk menuju lantai atas dan banyak sekali pengumjung yang datang. mulai dari anak muda sampai orang tua yang sedang menikmati makananya.


"silahkan duduk"ucap eunhee,


"ne"ucap semuamya secara bersamaan.


"kalian ingin pesan apa?" tanya eunhee.


"seperti bisa eonni, sup tulang iga sapi"jawab eunhee sembari tersenyum.


"baiklah, tunggu sebentar akan aku siapakan semuanya" lalu eunhee pergi berlalu menuju lantai bawah.


"wah, kalian tahu dari mana ada restoran ini??"tanya sina yang penasaran.


"aku tidak sengaja memukannya. saat itu hujan sangat deras sekali dan kami berteduh. tanpa sengaja, menemukan restoran ini"mendengar penjelasan changwook membuat sina menganggukan kepalanya.


"bagaimana, sambil menunggu kita main jujur atau tantangan?"usul changmin.


"aku setuju" ucap sina.


"aku tidak mau ikut. itu adalah permainan anak kecil" mendengar ucapan kyuhyun membuat changmin menyipitkan mata.


"katakan saja kalau kau takut untuk permainan seperti ini" ledek changmin dan itu membuat kyuhyun kesal sekali.


"aku tidak takut! aku hanya malas saja"kata kyuhyun.


"banyak sekali alsan kau. jika tidak mau ikut, kau harus membayar semua makanan yang sudah dipesan" semua yang ada disana trsenyum mendengar ucapan changmin.


"dasar menyebalkan! ya sudah aku ikut bermain" akahirmya kyuhyun terpancing dengan ucapan changmin.


"baiklah kalau begitu. kita mulai permainannnya" changmin langsung mengelurkan botol minum dari tasnya. saat diputar botol itu berhenti di sina dan itu membuatnya sangat terkejut.


"kenapa aku yang pertama"seru sina yang tidak percaya.


"baiklah kau ingin jujur atau tantangan?" tanya changmin.


"aku ingin kejujuran saja" jawab sina dengan sedikit ragu.ย 


"baiklah, ada yang ingin bertanya kepada Sina?"tanya Changmin.


"Kau saja yang bertanya Changmin. Aku tidak tau ingin bertanya apa" ucap kina.


"Ya sudah. Aku akan bertanya sesuatu padamu" baru mengatakan itu jantung Sina sudah berdebar dan langsung berpikir yang tidak tidak.


"Hal apa yang kau suka dan yang mau tidak suka?"pertanyaan Changmin membuat Sina bernafas lega.


"Hal yang aku sukai adalah saat naik gunung dan itu membuat aku senang sekali. Seakan aku seperti hidup kembali. Hal yang tidak aku sukai ketika seseorang itu berbohong kepada ku"mata Sina langsung tertuju kepada kina dan Kyuhyun. Hal itu membuat mereka berdua mengalihkan pandangan. Seperti bukan yang dimaksud oleh Sina.


"Begitu rupanya"seru Changmin.


"Kini giliran aku" lalu Sina mulai memutarkan botolnya dan berhenti tepat pada Yoona.


"Kau ingin kejujuran atau tantangan?"


"Aku ingin kejujuran saja"


"Baiklah, ada yang mau bertanya atau memberi tantangan pada Yoona"


"Aku ingin bertanya"kata kina.


"Aku harap pertanyaan mu mudah aku jawab"ujar Yoona.


"Tidak kau hanya butuh jawab iya atau tidak saja dan aku memiliki dua pertanyaan"


"Baiklah kalau begitu"


"Apa kau menyukai changwook "seketika Yoona terkejut dengan pertanyaan kina. Terlihat wajah kebingungan di wajahnya.


"Kenapa kau memberi pertanyaan seperti itu?"tanya changwook.


"Memangnya kenapa aku hanya bertanya saja. Apa itu salah?"Changwook langsung memilih diam mendengar itu dari mulut kina. Semua menanti jawaban dari Yoona.


"Aku bingung harus jawab apa"kata Yoona dalam hati. Sebenarnya hatinya ragu apa yang dirasakannya perasaan suka atau tidak.


"Ne"jawaban Yoona membuat changwook terkejut dan begitu juga yang lainnya.


"Kau menyukai changwook sebagai namja?"


"Tidak"entak kenapa jawaban yang terakhir changwook sanagat tidak begitu menyukainya dan membuat yang lainnya juga terkejut.


"Wah pertanyaan mu sanagat membuat ku terkejut"ucap chamgmin.


"Benarkah? Aku rasa bisa saja hahahahaha"seru kina.


"Baiklah sekarang giliran aku yang memutar"Yoona pun langsung berputar dan tepat berada pada Kyuhyun.


"Kau pilihan apa kyuhyun-a??"


"Aku tantangan saja"


"Apa ada yang mau beri tantangan?"


"Aku ingin memberi tantangan" dengan semangat Sina mengatakan hal itu sembari menatap Kyuhyun penuh dengan kejahilan.


"Kenapa aku merasa aura matanya membuat aku jadi takut" kata Kyuhyun dalam hati.


"Aku berharap bukan hal yang aneh aneh"kata kina dalam hati sembari mengepal kedua tangannya.

__ADS_1


*******


Aaaaaa maaf semakin semberaut jalan ceritanya. Enaknya Kyuhyun di jailin apa ya...???? ๐Ÿ˜†๐Ÿ˜†๐Ÿ˜†


__ADS_2