Love Is..

Love Is..
love is part 14


__ADS_3

Jihee terlihat sudah rapih dengan pakaiannya dan senyuman yang sangat menawan saat berkaca. Di Ambang pintu terlihat Ahra sedang menggelengkan kepalanya melihat tingkah jihee yang aneh .


"Kau mau kemana?"tanya ahra dan itu membuat jihee terkejut.


"Aku ada janji bersama temanku"


"Jika berjanji dengan temanmu, kau begitu rapih sekali eoh"


"Memangnya aku tidak boleh rapih?"


"Boleh, hanya tidak biasanya kau serapih ini"


"Ya sudah kalau begitu aku pergi" kepergian jihee membuat Ahra menggelengkan kepalanya lagi.


"Jika sedang jatuh cinta sudah menjadi orang lain hahahahahaha"


Dengan perasaan senang jihee berjalan dengan penuh bahagia. karena bisa bertemu dengan pujaan hatinya.


"Ini tidak mimpikan... Ini nyata.... Ya tuhan aku tidak bisa berkata kata. Sekali lagi, aku mengucapkan syukur kepadamu, ya tuhan"


Sementara kangjoon masih sibuk dengan kertas di mejanya. Terdengar ketukan pintu disana dan saat masuk melihat sekertarisnya bernama Park minyoung masuk kedalam. Park minyoung merupakan sekertaris yang sangat luar biasa. Tidak hanya cantik minyoung memiliki sifat yang baik hati dan pintar. Banyak sekali namja yang ingin menjadi kekasihnya.


"Sajangnim... Aku hanya mengingatkan bahwa nanti sore ada pertemuan dengan taun Lee"


"Batalkan saja dan kau atur kembali pertemuannya, karena aku sudah ada janji dengan temanku"kata kangjoon.


"Baiklah sajangnim" lalu Park minyoung kembali ketempat nya. Setelah itu kangjoon melihat jam ternyata sudah pukul 4 sore.


"Lebih baik aku berangkat sekarang sebelum macet" sebelum keluar ruangan kangjoon membereskan tempat kerjanya. Sekiranya sudah rapih kangjoon langsung pergi ketempat dimana untuk bertemu dengan jihee. Terpancar dari raut wajah kangjoon begitu bahagia. Semua karyawan yang melihat itu merasa aneh karena sepanjang jalan senyuman merekah dari bibir kangjoon tidak berhenti.


"Kenapa Dengan sajangnim. Tidak biasanya tersenyum seperti itu"


"Entahlah, aku rasa sedang jatuh cinta"


Ucap segelintir para karyawan. Kangjoon tidak hanya memiliki restoran tapi juga pemimpin perusahaan online shop. Terasa getaran ponsel miliknya bergetar dan saat melihat ternyata jihee memberinya pesan.


"Aku sebentar lagi Samapi"


"Ne, kau tunggu. Aku dalam perjalanan"


"Kenapa aku jadi gugup seperti ini" ucap kangjoon sembari menghembuskan nafasnya. Tidak biasanya kangjoon segugup ini menghadapi seorang yeoja.


Sementara disekolah Yoona terlihat jalan terburu buru dan membuat changmin memanggilnya.


"Kau mau kemana? Terlihat terburu buru sekali"


"Aku diajak kina untuk menjenguk minji. Karyawan yang kemarin dibawa kerumah sakit. Apa kau mau ikut?"


"Ne, tentu saja"


Saat mereka akan menghampiri kina dan changwook terlihat sedang bercanda. Kina yang matanya melihat kedatangan temannya langsung memanggilnya.


"Kajja kita pergi"seru kina.


"Kyuhyun tidak ikut?" Tanya changwook.


"Kyuhyun sedang mengantar seulgi ke toko buku" ucapan Changmin membuat kina sedikit sebal.


Didalam bis jihee tidak berhenti tersenyum dan membuat hampir semua orang memperhatikannya karena jihee memiliki senyuman yang manis.


"Ya tuhan.... Bantu aku agar tidak gugup" kata jihee sembari memegangi dadanya. Saat menoleh kejendela jihee melihat kina dan changmin yang sedang bersama temannya di halte bis dan naik kedalam. Kina yang melihat ada jihee sedikit terkejut karena tidak biasanya naik bis.


"Eonni....nuna" seru kina dan Changmin.


"Non.. " saat akan menyebutnya nona. Kina meletakan telunjuk di mulutnya


"kina... changmin... kalian disini?"


"Ne, eonni aku dan teman temanku akan pergi menjenguk karyawan eomm ku yang sedang sakit. Eonni sendiri mau kemana? Tidak biasanya rapih sekali?"


"Aku... Aku sudah ada janji dengan temanku"


"Oh begitu rupanya. Ah iya eonni perkenalkan ini changwook dan Yoona. Meraka teman sekolah ku"


"Berarti kalian temannya game boy??" Ucap jihee.


"Game boy??"terlihat changwook dan Yoona mengerutkan keningnya.


"Maksudnya Kyuhyun hahahaha"kata jihee.


"Oh Kyuhyun"seru Yoona.


"Bolehkah aku memanggilmu nuna?" Tanya changwook.


"Tentu saja" kata jihee.


"Apa kau nuna nya Kyuhyun??"Mendengar ucapan changwook membuat jihee, kina dan Changmin tertawa.


"Bukan, aku asisten dirumah game boy. Nuna nya Kyuhyun sangat cantik sekali"


"Kau juga cantik nuna"seru Changmin


"Aigo.... Apa kau sedang merayuku?"ucap jihee sembari menyipitkan matanya.


"Aniyo. Aku hanya berkata jujur saja hahahaha. Kenapa aku melihat nuna lain sekali?" Selidik changmin


"Benarkah aku lain. Jika lain aku harus berubah menjadi apa eoh" kata jihee


"Menjadi kodok hahahaha"ujar kina


"Kejam sekali"decak jihee


"Biarkan saja hahahaha"jawab kina. Tidak terasa di halte berikutnya jihee sudah sampai ditempat tujuan.


"Kalau begitu aku turun terlebih dahulu eoh. Karena aku sudah sampai"


"Baiklah eonni"


"Sampai jumpa nanti"


Setelah kepergian jihee membuat kina dan Changmin saling pandang.


"Apa kau satu pemikiran denganku?"tanya Changmin.


"Tentu saja. Setiap aku les di rumah Kyuhyun. aku melihat eonni tidak berpenampilan seperti itu"


"Kau saja merasa begitu. Apa lagi aku yang sudah lama kenal dengan nuna"


Mendengar percakapan mereka berdua membuat Yoona dan changwook menggelengkan kepala.


"Aigo... Kalian ini senang sekali bergosip"ujar Yoona.


"Siapa yang bergosip kami hanya penasaran hahahaha"kata kina.


"Bener apa yang dikatakan kina"seru Changmin


*****


Toko buku


"Oppa nanti setelah membeli buku. Aku melihat di internet ada film bagus. Apa kau mau menontonnya denganku?"tanya seulgi.


"Aku tidak bisa. Karena aku harus mengajari kina les lagi. Seonsaengnim sudah memperingatkan ku kembali" mendengar jawaban Kyuhyun membuat seulgi sedikit sedih. Namun seulgi tidak patah semangat ingin terus bersama Kyuhyun.


"Kebetulan aku ada tugas matematika yang harus dikerjakan di rumah dan aku tidak mengerti. Bagaimana sambil mengajar kina Sunbae. Oppa juga membantuku untuk mengerjakannya. Kau taukan an seonsaengnim begitu kejam. Apa oppa tega melihatku dihukum" jika seulgi sudah seperti ini Kyuhyun sulit untuk menolak.


"Baiklah kalau begitu"jawab Kyuhyun.


"Pasti menyenangkan nanti. Nanti sebelum pulang aku ingin makan oppa perutku lapar sekali"ujar seulgi.

__ADS_1


"Kau ingin makan apa?"


"Terserah oppa. Yang penting aku makan"


"Dasar kau ini"


"Hehehe"


"Kajja, kau cari bukunya. Aku ingin mencari buku juga"


"Baiklah oppa"


Lalu pandangan Kyuhyun tertuju pada sebuah novel yang berjudul first love dan Kyuhyun membaca sinopsisnya. Merasa tertarik Kyuhyun pun membelinya.


"Sepertinya ini bagus dan menarik"gumam Kyuhyun. Lalu ponsel Kyuhyun bergetar dan melihat layar ponsel ternyata jihee yang memberikannya pesan.


"Kau tidak ikut dengan teman temanmu menjenguk?"


"Teman temanku? Menjenguk"


"Ne, kina Changmin dan dua temanmu jika tidak salah changwook dan Yoona. Menjenguk karyawan kina yang sakit"


Setelah di beri tahu Kyuhyun langsung menghubungi kina, namun tidak di angkat oleh kina karena perasaannya masih kesal dengan Kyuhyun. Dengan pantang menyerah Kyuhyun menghubungi Changmin.


"Yeoboseyo Kyuhyun-ah"


"Ya!! Kau tidak mengajaku menjenguk"


"Kau kan sudah ada janji dengan seulgi"


"Setidaknya memberi tahu aku eoh"


"Mian. Tapi kau tahu dari mana aku dan yang lainnya menjenguk?"


"Kau tidak perlu tahu. Apa kau masih disana?"


"Aku sampai saja belum"


"Ya sudah kalau sampai beritahu aku dan aku akan menyusul"


"Baiklah kalau begitu"


Sambungan ponsel merekapun berakhir dan merasa namanya dipanggil, Kyuhyun langsung menoleh.


"Kyuhyun oppa"panggil seulgi.


"Ne"jawab Kyuhyun.


"Apa kau sudah selesai memilih buku?"


"Ne, oppa membeli Novel ini"


"Ada angin apa oppa membeli Novel. Biasanya membeli buku pelajaran"


"Entahlah, aku rasa ini novel yang sangat bagus"


"Baiklah kalau begitu kita bayar oppa"


Sementara didalam bis kina baru saja mendengar percakapan changmin dengan Kyuhyun. Karena kina sengaja tidak mengangkat ponselnya karena masih kesal dengan kyuhyun.


"Apa itu Kyuhyun?"tanya kina.


"Ne, dia marah tidak memberi tahunya kita akan menjenguk Minji"ujar Changmin.


"Jinja dia marah???" Terlihat wajah kina tidak percaya.


"Dari nadanya seperti itu. Katanya jika kita sudah ada disana. Kyuhyun akan menyusul kerumah sakit"


"Kenapa dia harus marah. Bukankah senang bisa bersama seulgi?"


"Aku melihatnya Kyuhyun biasa biasa saja. Jika bersama seulgi"


"Begitu rupanya"


"Apa tidak boleh bertanya?"


"Tentu saja boleh"


Tidak terasa bis yang di tuju Meraka akan sampai. Setelah bis berhenti mereka berempat turun dan berjalan menuju rumah sakit yang tidak jauh dari sana. Sementara berbeda dengan Kyuhyun sedari menunggu kabar dari Changmin disaat sedang makan dengan seulgi. Hal itu membuat seulgi mengerutkan keningnya.


Saat ingin bertanya, ponsel milik Kyuhyun berdering dan mulai membaca pesan milik Changmin.


"Kami sudah berada dirumah sakit milik keluarga Seohyun" isi pesan Changmin. Lalu Kyuhyun membalasnya.


"Kenapa harus disana. Baiklah aku akan kesana" balas Kyuhyun.


"Seulgi-a, setelah dari sini aku mau kerumah sakit. Karena ada karyawan di kedai kina yang sedang sakit"


"Karyawan kina?"


"Ne, kemarin aku mengajarkan kina di kedai milik orangnya. Tidak sengaja melihat kejadian antar karyawannya bersama Seohyun"


"Apa aku boleh ikut oppa?"


"Baiklah jika itu mau mu"


****


Dirumah sakit


Terdengar suara memanggil kina dan saat menoleh ternyata orangnya dan kina langsung datang menghampiri.


"Kau mengajak teman temanmu?"tanya tuan song.


"Ne, appa"


"Ya sudah kalau begitu. Gomawo kalian sudah peduli dengan karyawan kami"ujar tuan song.


"Ne, ahjussi karena kami juga ingin melihat keadaannya sekarang"kata changwook.


"Ya sudah kalau begitu kita keruangan inapnya"seru nyonya song. Semua berjalan menu ruang inap Minji. Setelah sampai melihat Minji sedang makan di suapi oleh orang tuanya.


"Song ahjussi, ahjumma dan nona kina" terlihat Minji begitu terkejut melihat banyak yang menjenguknya.


"Bagaimana keadaanmu?" Tanya nyonya song.


"Lebih baik dari pada kemarin, ahjumma" jawab minji.


"Kemari kau membuatku terkejut"kata kina dengan wajah sedih.


"Mianhae, sudah membuatmu terkejut" ucap minji. Lalu kina memeluk minji.


"Kamsahamnida, tuan song sudah perhatian dengan putri kami"ucap eomma minji.


"Minji tidak hanya karyawan kami. Tapi juga sudah dianggap seperti anak sendiri"jawab tuan song sembari tersenyum.


Terdengar suara pintu terbuka dan saat menoleh ternyata Kyuhyun dan seulgi datang.


"Annyeong haseyo" ucap Kyuhyun.


"Kyuhyun kau disini?"ucap tuan song


"Ne, ahjumma"jawab kyuhyun. Lalu pandangan nyonya song kepada yeoja bersama Kyuhyun.


"Wah ternyata banyak yang sekali sayang denganmu"ujar tuan song.


"Ne, ahjussi hahaha"


***

__ADS_1


Elf kaffe


"Ya tuhan kenapa jantungku semakin gugup"ucap jihee. Tidak lama pintu kaffe berbunyi dan saat melihat ternyata kangjoon. Jihee yang melihat itu langsung terpana dengan pesona kangjoon, apalagi di tambah dengan senyuman yang menjadi tersungging dari bibirnya.


"Apa kau sudah lama menunggu" itulah ucapan dari kangjoon yang membuat jihee membuyarkan lamunannya.


"Ani, aku juga baru saja sampai" jawab jihee sembari tersenyum.


"Ya tuhan....kenapa memandangku seperti itu"ucap jihee dalam hati.


"Apa kau sudah makan?"tanya kangjoon.


"Belum makan"kata kina.


"Ya sudah kita makan dulu. Karena aku juga belum makan sehabis pulang kerja" ucap kangjoon


"Kau kerja dimana?"tanya jihee.


"Kebetulan aku pemilik online shop SKJ" mendengar ucapan kangjoon membuat jihee terkejut. Karena online shop tersebut salah satu aplikasi yang ada di ponsel milik jihee.


"Mwo SKJ?? Itu milik mu. Aku memiliki aplikasinya di ponselku dan aku juga sering belanja"ujar jihee.


"Benarkah? Wah, aku tidak menyangka bisa bertemu dengan pelangganku hahahaha"


"Seharusnya aku mendapatkan diskon jika begitu hahahaha"


"Aku pikir pikir dulu hahahaha"


"Tsk.... Menyebalkan. Jika banyak diskon pasti banyak yang berbelanja di online shop mu hahahaha"


"Bilang saja itu Mau mu hahahaha"


"Hahahaha tidak juga"


"Kau ingin pesan apa?"


"Aku ingin steak daging saja dan minumnya aku ingin teh Jasmin saja"


"Baiklah aku juga pesan itu"


Lalu kangjoon memanggil pelayan untuk memesan steak dan minumnya. Setelah kepergian pelayan itu, kangjoon terus menatap jihee.


"Aigo... Kenapa aku tidak bisa berhenti memandangnya"ucap kangjoon.


"Apa ada sesuatu di wajahku?"tanya jihee yang kebingungan di tatap oleh kangjoon.


"Ani, hanya kau terlihat cantik" blus ucapan kangjoon membuat jihee malu setengah mati. Itu terlihat wajahnya sangat memerah seperti kepiting rebus. Kangjoon melihat pipi jihee merah membuatnya gemas.


"Berkah, aku merasa tidak begitu" ucap jihee sembari tersenyum.


"Itu menurutmu. Tapi menurutku tidak"kata kangjoon.


Terdengar suara ponsel milik jihee berdering dan saat melihat layar ternyata ahra. Setidaknya bisa membuat jihee tidak terlalu gugup.


"Ne, ada apa?"


"Kau taruh kunci mobil yang waktu pagi taruh dimana?"


"Aku taruh di laci meja tamu"


"Baiklah kalau begitu. Mian sudah mengganggu waktu mu bersama calon kekasih mu hahahaha"


"Ya! Ahra"


Lalu sambungan telpon dimatikan oleh Ahra dan itu membuat jihee kesal. Kangjoon. Yang mendengar itu sedikit terkejut dan jihee yang menyadari hal itu langsung tersenyum canggung.


"Aish... Ahra bener - benar membuatku malu. Bagaimana ini ya tuhan, sungguh mau taruh dimana wajahku"ucap jihee dalam hati. Tetapi melihat tingkah jihee seperti itu membuat kangjoon ingin tertawa kencang.


Ruang inap


"Ahjussi, bolehkah aku pinjam kina sebentar. Ada yang ingin aku bicarakan dengannya"ucap Kyuhyun.


"Silahkan saja"kata tuan song. Sebelum kina menjawab Kyuhyun sudah membawa kina keluar dan lebih tepatnya di taman rumah sakit. Yang tidak jauh dari kamar inap minji.


"Mengapa kau mengabaikan panggilan dariku? Tidak biasanya kau seperti itu?"tanya Kyuhyun.


"Memangnya kenapa? Ponsel itu milikku jadi terserah aku, mau angkat atau tidak panggilan darimu"


"Apa kau sedang kesal kepadaku?"


"Kesal?? Untuk apa aku kesal denganmu"


"Dari nadamu terlihat kesal seperti itu dan kenapa kau tidak mau menatapku?"


"Untuk apa aku menatap mu. Jika untuk membahas ini lebih baik tidak perlu dibahas. Lebih baik kau antar seulgi pulang sana"


"Kenapa membawa nama seulgi? Ini urusan aku dan kau"


"Memangnya kenapa? Tidak boleh membawa namanya? Apa kau keberatan" mendengar ucapan kina seperti ini membuat Kyuhyun berpikir kalau kina sedang cemburu.


"Apa kau cemburu dengan seulgi??" Pertanyaan Kyuhyun membuat kina terkejut. Bagaimana Kyuhyun bisa berbicara seperti itu.


"Mwo.. cemburu? Untuk apa aku cemburu. Aku tidak cemburu" ucap kina dengan wajah gugup.


"Benarkah kau tidak cemburu?? Tapi kenapa wajahmu seperti gugup seperti itu"goda Kyuhyun.


"Memang wajahku seperti ini, memangnya kenapa?" Kata kina. Lalu Kyuhyun mendekatkan wajahnya kepada kina dan membuat kina terkejut. Hal itu membuat pipi kina memerah karena gugup. Kyuhyun yang melihat wajah kina seperti ini merasa gemas.


"Kenapa wajahmu memerah??"tanya kyuhyun. Langsung saja kina mendorong wajah Kyuhyun agar menjauh.


"Ini udaranya saja sangat panas jadi membuat wajahku memerah" bohong kina kepada Kyuhyun.


Terdengar suara milik yang tidak asing bagi Kyuhyun dan kina. Saat menoleh bener saja Seohyun menghampirinya.


"Kenapa ada dia disini?"tanya kina.


"Ini rumah sakit milik orang tuanya"ucapan Kyuhyun membuat kina terkejut.


"Mwo?? Punya orang tuanya"seru kina.


Dengan wajah malas Seohyun datang karena ada kina disini.


"Kyuhyun, kenapa kau berada di rumah sakit ku?" Dengan manja Seohyun menggelayut di lengan Kyuhyun. Hal itu membuat Kyuhyun tidak nyaman.


"Menjenguk karyawan kina yang kau marahi kemarin" kata Kyuhyun.


"Benarkah?"seru Seohyun.


"Apa kau tidak bisa mendengar dengan jelas ucapan Kyuhyun eoh?"kesal kina.


"Aku tidak mengajakmu bicara. Jadi kau diam saja"


"Mwo? Apa maksudmu aku diam saja. Disaat karyawan ku kau marahi begitu saja. Tidak hanya tuli kau juga tidak memiliki perasaan"


"Mwo?? Apa yang barusan kau katakan??"


Terlihat akan terjadi keributan Kyuhyun langsung menengahi.


"Jika kalian ingin ribut jangan. Dirumah sakit. Apa kalian ingin menjadi tontonan orang orang disini eoh" ucap Kyuhyun.


"Kau urusi yeoja di sampingmu. Aku mau masuk kedalam" lalu kina pergi berlalu.


"Baguslah dia pergi jadi aku bisa bersamamu"kata seohyun.


"Aku lebih memilih pergi dari sini" Kyuhyun langsung melepaskan lengannya dari Seohyun dan berjalan pergi berlalu.


"Kyuhyun.... " Teriak seohyun. Namun dihiraukan oleh Kyuhyun. Hal itu membuat semua orang memandang Seohyun.


"Ishhhh menyebalkan" kesal Seohyun.

__ADS_1


******


Ah... Mianhae ceritanya semakin enggak jelas hahahaha...


__ADS_2