Love Is..

Love Is..
love is part 10


__ADS_3

Panti asuhan


Kamar


"Kina, apa kau sudah merasa lebih baik?" Tanya ahra.


"Ne, eonni. Aku sudah merasa lebih baik"ucap kina namun ahra matanya tidak kepada ahra. Namun ke arah pintu kamar yang dilihatnya adalah soomi.


"Apa yang kau lihat?" Tanya ahra.


"Ani, eonni" jawab kina sembari tersenyum.


"Kalau begitu lebih baik pulang saja dan beristirahat eoh?" Ucap ahra.


"Ne, eonni" ucap kina.


"Biar aku saja aku antar kau pulang" ucap Kyuhyun dan membuat yang ada disana terkejut.


"Memang kau tahu di mana kina tinggal?" Tanya changwook. Seketika Kyuhyun, kina dan ahra saling bertatapan.


"Tahu, aku tidak sengaja bertemu dengannya. Wae?"


"Ani, aku hanya bertanya saja"


"Apa kau kuat berjalan? Aku sangat kawatir denganmu"ucap sina.


"Ne, aku kuat berjalan" jawab kina


"Baiklah, jika kau sudah berkata seperti itu" Sina pasrah jika kina sudah berbicara seperti itu.


"Ya sudah kalau begitu. Kami pulang dulu" setelah mengatakan itu Kyuhyun membawa kina keluar dari kamar.


"Ahjuma, aku pulang" ucap Kyuhyun sembari memeluk.


"Ne, tuan muda"ucap Lee ahjuma.


"Kalau begitu kami juga pulang ahjuma" seru yang lainnya.


"Baiklah kalau begitu kalian hati - hati di jalan" Semuanya berpamitan kepada Lee ahjuma.


"Apa ada yang ingin mengantarkanku dan seulgi pulang?" Ucap ahra.


"Baiklah aku antakan kau pulang nuna" ucap Changmin.


"Kajja kita pulang Sina" ucap Changmin.


"Mianhae, aku pulang bersama changwook saja. Banyak hal yang ingin aku bicarakan dengannya" ujar Sina sembari tersenyum. Namun wajah Changmin sedikit kecewa.


"Baiklah kalau begitu. Kau hati - hati dijalan"


"Ne, kalau begitu kami permisi" jawab Sina. Lalu pandangan Changmin melihat sina pergi dari pandangannya.


"Kau kenapa oppa?" Tanya seulgi.


"Gwenchana. Kajja kita juga harus pulang" jawab Changmin sembari tersenyum.


Sementara didalam mobil terlihat kina hanya terdiam sembari melihat pemandangan di balik jendela teringat akan mimpinya. Kyuhyun yang melihat itu langsung bertanya.


"Apa badanmu masih merasa tidak enak?" Tanya Kyuhyun.


"Sedikit lelah saja"jawab kina.


"Apa perlu pergi kerumah sakit?"


"Tidak perlu, istirahat sebentar nanti juga aku sudah lebih baik"


"Baiklah kalau begitu"


"Aku ingin tidur, jika sudah sampai bangunkan aku"


"Ne"


Sementara di taman sudah ada changwook dan Sina disana. Sembari menikmati suasana malam.


"Aku tidak menyangka kau akan kembali ke Korea" ucap changwook.


"Ne, aku juga tidak menyangka. Awalnya aku tidak percaya appa di pindahkan kerja kembali ke Korea. Aku mencari rumah kalian ternyata kau sudah pindah dan rumah kina terbakar"


"Bagaimana aku ingin memberi tahumu. Kau saja hilang entah kemana"


"Mianhae, ponselku hilang dan salah kalian berdua juga tidak membuat akun sosial eoh. Jadi aku sudah menghubungi kalian"


"Tsk... Kau ini selalu saja ada jawaban" kata changwook sembari mengelus kepala Sina.


"Changi, ada yang ingin aku tanyakan kepadamu" ucap Sina.


"Kau ingin bertanya apa?" Kata changwook.


"Kau sama sekali tidak tahu kina tinggal dimana sekarang? Aku ingin bertemu dengan ahjussi dan ahjuma"


"Aku tidak tahu. Setiap aku ingin menjemput atau mengantarnya pulang selalu menolak. Karena alasan tidak enak dengan teman ahjussi dan ahjuma"


"Yang dikatakan kina memang ada benarnya juga. Karena itu bukan rumahnya dan kenapa Kyuhyun bisa tahu dan bertemu kina dimana"


"Kau tahu Kyuhyun?"terlihat changwook begitu terkejut.


"Ne, aku pernah bertemu dengannya bersama kina saat selesai mengajar les"jawab Sina.


"Begitu rupanya. Sekarang kau sekolah di mana? Kenapa kau tidak pindah sekolah saja eoh?"


"Aku sekolah di school internasional. Inginnya aku pindah namun mau bagaimana lagi, itu sekolah harabeoji"


"Wah kebetulan. Aku dan kina akan bertanding bulutangkis dengan sekolahmu"


"Jinja? Kalian kapan bertandingnya?"


"Rahasia, nanti juga kau akan tahu hahaha"


"Tsk... Menyebalkan"


"Jika tidak menyebalkan bukan Ji changwook hahaha"


Rumah keluarga Cho.


"Akhirnya sampai rumah" ucap kyuhyun. Lalu matanya menoleh melihat kina yang tertidur. Namun terlihat Kyuhyun tidak tega membangunkannya dan memilih menggendong kina. Tanpa basa basi Kyuhyun langsung keluar dari mobil dan membawa kina kedalam. Saat didalam terlihat song ahjussi terkejut melihat kina digendong oleh Kyuhyun.


"Ada apa dengan putriku?" Tanya song ahjussi.


"Kina kelelahan saat dipanti asuhan. Jadi tidak tega membangunkannya ahjussi" ujar Kyuhyun.


"Begitu rupanya. Ahjussi pikir sudah terjadi sesuatu dengan kina"


"Aniyo ahjussi. Ya sudah kalau begitu aku membawa kina kekamarnya"


"Ya sudah kalau begitu"


Langsung saja Kyuhyun membawa kina ke kamarnya dan didepan pintu ada jihee yang sudah selesai membersihkan kamar kina.


"O, kyu. Ada apa dengan kina?" Tanya jihee


"Kelelahan. Ah iya, tolong bukakan pintunya eonni" ucap kyuhyun


"Ne" lalu jihee membuka pintunya.


"Apa kau perlu bantuan ku lagi?" Tanya jihee kembali.


Ne, eonni. Tolong bukakan sepatutnya" perintah Kyuhyun.


Lalu Kyuhyun menurunkan kina dan dipindahkannya kekasur dengan pelan agar tidak terbangun dan jihee melepaskan seperti yang di perintahkan oleh Kyuhyun


"Ya sudah eonni. Kau kembali bekerja saja"perintah kyuhyun.


"Ne, baiklah kalau begitu" setelah mengatakan itu jihee langsung keluar dari kamar dan segera mengeluarkan ponsel untuk memberi tahu ahra. Sementara Kyuhyun sedang menyelimuti kina dan saat ingin keluar dari kamar. Tiba - tiba kina menggenggam tangan Kyuhyun dengan wajah gelisah dalam tidurnya karena bermimpi ada mahluk besar yang selalu menghantuinya setiap tidur dan membawa joongki oppanya lalu dimasukan kedalam jurang.


"Opppaaaaaaaaa" seketika kina terbangun dan membuat Kyuhyun terkejut.


"Kau kenapa?" Tanya Kyuhyun yang begitu kawatir. Tanpa menjawab kina langsung memeluk Kyuhyun dan menangis. Kyuhyun yang bingung langsung menenangkan kina.


"Gwenchana, ada aku disini"kata Kyuhyun.


"Oppaaaaaa....." Lirih kina sembari terisak.


"Sttttt... Sttttt... sudah - sudah kau tenang eoh" kata Kyuhyun.


"Kyu... Aku takut" ucap kina. Lalu Kyuhyun melepaskan pelukannya dan melihat wajah kina. Lalu menghapus air mata kina.


"Kau tidak perlu takut. Apa perlu aku panggilkan ahjussi dan ahjuma?" Bukannya menjawab kina hanya menggelengkan kepala.


"Wae?"


"Aku tidak mau melihat appa dan eomma keadaan aku seperti ini dan menjadi kawatir"


"Apa kau sering seperti ini?"


"Hampir setiap malam"


"Ya sudah kalau begitu. Aku temani kau sampai tidur"

__ADS_1


"Gomawo"


"Ya sudah kau jangan menangis lagi. Aku tidak suka melihat wanita menagis" lalu Kyuhyun kembali mengusap air mata kina. Entah kenapa kina merasa Kyuhyun sangat berbeda kali ini dan berpikir apa Kyuhyun seperti ini sifat aslinya. Di balik sikapnya yang menyebalkan tersimpan rasa penuh kasih sayang.


"Apa kau yang membawaku kemari?" Tanya kina


"Tentu saja aku, siapa lagi. Aku tidak menyangka kau sangat berat sekali"


"Suruh siapa kau tidak membangunkanku?"


"Salah kau sendiri kau tidak bangun" bohong Kyuhyun.


"Bisakah kau menemaniku sampai aku tidur kembali?" Pinta kina. Tanpa berpikir panjang Kyuhyun langsung menuruti kina.


"Baiklah kalau begitu" ucap Kyuhyun. Lalu Kyuhyun melihat kina yang masih menatapnya.


"Apa lagi?"


"Bolehkah, aku memelukmu saat tidur?"


"Mwo??"


"Jika tidak boleh. Ya sudah kau pegang tanganku saja sampai tertidur"


Tanpa basa basi Kyuhyun langsung naik ke atas kasur sembari berbaring di samping kina dan mengajaknya untuk mendekati Kyuhyun.


"Kemarilah, biar ku peluk kau"


"Jinja?"


"Jika tidak ma..." Belum selesai bicara kina sudah mendekati Kyuhyun dan memeluknya dengan erat. Hal itu membuat Kyuhyun terkejut dan merasa nyaman saat kina memeluknya.


"Apa kau selalu seperti ini jika ketakutan?"


"Ne, biasanya ada oppaku yang menemani"


"Oppa?"


"Ne, aku mempunyai oppa bernama song joongki. Tetapi oppaku sudah tidak ada didunia ini lagi karena kecelakaan pesawat"


"Mian, aku tidak tahu"


"Ne, gwenchana. Oppa ku pada saat itu meninggal saat aku sakit demam berdarah. Kebetulan oppaku kuliah di Jepang dan bersih keras ingin melihatku. Tapi aku sudah mengatakannya tidak usah dan tuhan berkehendak lain. Malah aku yang menemuinya dirumah sakit sudah tidak bernyawa" Kyuhyun yang mendengar itu hanya terdiam.


"Aku turut berduka cita. Lalu saat kau seperti ini siapa yang memelukmu?"


"Terkadang changwook jika ada dirumah. Jika tidak ada aku berusaha menenangkan diriku sendiri sampai - sampai melukai tanganku sendiri karena aku gigit" mendengar ucapan kina membuat Kyuhyun terkejut.


"Jinja?" Ucap Kyuhyun. Lalu kina menunjukan bekas lukanya.


"Ini luka sebelum rumahku terbakar"


"Aku pikir itu tanda lahir"


"Gomawo, sudah mau menemaniku"


"Ne, lebih baik kau tidur"


Lalu Kyuhyun mengusap kepala kina sembari bernyanyi. Dan pada akhirnya kina mulai terlelap dalam tidurnya.


*Mimpi kina*


"Mianhaeyo. Karena aku, eonni menjadi seperti ini"ucap soomi.


"Gwenchana" jawab kina.


"Kau teman Kyuhyun oppa?" Terlihat wajah keraguan dari wajah soomi


"Ani, lebih tepatnya musuhku" jawab kina.


"Bagaimana dalam pelukan Kyuhyun oppa? Apa membuatmu nyaman?"tanya soomi


"Kenapa kau bertanya seperti itu?"ucap kina


"Aku hanya bertanya saja. Jika kau merasa nyaman, itu yang aku rasakan dulu saat aku di peluk oleh Kyuhyun oppa" ujar soomi sembari tersenyum dan mengingat kenanganya bersama Kyuhyun.


"Apa kau menyukainya?" Tanya kina.


"Jawab dulu pertanyaan ku. Kau merasa nyaman atau tidak?" Terlihat kina kebingungan atas pertanyaan soomi.


"Entahlah, aku rasa pelukan Kyuhyun hampir sama dengan pelukan oppaku"


"Benarkah?"


"Ne, aku rasa begitu"


*****


"Kenapa gulingku berdetak" pikir kina. Lalu matanya sedikit membuka untuk menyesuaikan pandangannya. Saat terlihat jelas ternyata yang di peluk kina adalah Kyuhyun. Lalu kina teringattl tentang kejadian semalam.


"Mengapa aku merasa nyaman" ucap kina dalam hati. Dengan cepat kina menggelengkan kepalanya.


"Aish apa yang aku pikirkan" lirih kina. Secara perlahan kina mencoba bangun. Namun kina terkejut saat Kyuhyun semakin mengeratkan pelukannya.


"Kau jangan kemana mana" ucap Kyuhyun.


"Mwo? Kau sudah bangun?" Tanya kina.


"Barusan saja saat kau menggelengkan kepalamu aku terbangun"


"Kalau begitu lepaskan pelukannmu"


"Tidak mau, sekarang giliran aku yang memelukmu "ucapan Kyuhyun membuat kina terkejut dan tanpa basa basi Kyuhyun langsung mengeratkan pelukannya kembali.


"Ya, nanti jika ada yang melihat bagaimana eoh?"


"Tidak akan ada yang masuk dan melihat"


"Bagaimana kau tau eoh?"


"Aku pakai kunci otomatis remote"


"Mwo??? Kau bercanda. Mana ada benda seperti itu"


"Ya sudah jika tidak percaya. Kau lihat saja sendiri"


"Tsk.. menyebalkan"


"Itulah hobiku membuat orang lain sebal kepadaku"


"Lepaskan pelukanmu eoh. Ini waktunya aku membatu eomma dan appaku dikedai. Aku sudah terlambat bangun" mendengar rengekan kina membuat Kyuhyun akhirnya melepaskan pelukannya.


"Baiklah kalau begitu. Tapi aku ikut denganmu" ucapan Kyuhyun membuat kina terkejut


"Untuk apa kau ikut?"


"Untuk mengajarimu matematika"


"Mwo?? Apa tidak bisa libur eoh. Kepalaku sudah pusing dengan hitungan"


*******


Kedai song


Setiap hari libur kina selalu membantu kedua orang tuanya. Karena setiap hari Sabtu dan Minggu pelanggan begitu banyak.


"Kyuhyun bagaimana bisa kemari? Apa kalian akan belajar disini" Tanya song appa.


"Ne appa" jawab kina malas.


"Kenapa kau tidak bersemangat seperti itu eoh? Bukannya senang jika kekasih hati menemanimu"


"Maksud appa apa?"


"Tidak ada maksud. Hanya saja appa teringat kejadian semalem hahahaha"


"Semalem??" Seketika kina ingat kejadian semalem. Apa yang sudah terjadi.


"Itu tidak seperti yang apa pikirkan" kata kina.


"Memangnya apa memikirkan apa? Kau saja yang berpikiran yang berlebihan hahahaha"


"Appaaaaaaaa, berhenti menggodaku" melihat kina yang kesal membuat song appa tertawa puas. Setelah mengatakan itu kina langsung meninggalkan appanya dan membawa pesanan kopi.


"Chagi... Kau mau kemana?" Ucap song appa


"Bukan urusan appa" kesal kina. Lalu kina membawa kopi itu sembari tersenyum kepada pelanggan.


Sementara di rumah keluarga Sina terlihat changwook sudah berada disana untuk menjemput Sina menuju kedai song. Mereka sengaja tidak memberi tau kina agar tidak repot menyiapkan semuanya.


"Mianhae menunggu lama" ucap Sina.


"Gwenchana, kajja kita pergi" ujar changwook.


Saat mereka akan berjalan terlihat Changmin memperhatikan mereka tanpa mereka sadari.


"Mereka pergi kemana" ucap Changmin.

__ADS_1


"Apa aku mengikuti mereka?" Saat Changmin akan mengikuti mereka. Ponsel Changmin bergetar dan dilayar ponsel nama Yoona tertera disana. Langsung saja Changmin mengangkat telponnya.


"Ada apa Yoona?"ucap Changmin


"Kau tidak lupakan. Hari ini kita harus mengurus acara persiapan ulang tahun sekolah?" Ujar Yoona.


"Astaga, aku hampir saja lupa. Ya sudah kalau begitu aku akan segera kesana"


"Baiklah aku tunggu disekolah"


"Apa kau sudah sampai disekolah?"


"Belum, aku masih dirumah. Waeyo?".


"Ya sudah aku jemput kau saja. Kita pergi bersama"


"Baiklah kalau begitu"


Setelah panggilan selesai Changmin langsung pergi kerumah Yoona.


Sesampainya di kedai song. Changwook dan Sina masuk kedalam dan keadaan kedai ramai. Kedatangan mereka disambut oleh salah satu pelayan yang bernama taehyung


"Selamat datang di kedai song" ucap taehyung


"Apa kina ada disini?" Tanya changwook.


"Kina Nuna sedang belajar dengan temannya"jawab taehyung.


"Temannya?" Seru Sina.


"Ne, nuna berada disana" tunjuk taehyung. Lalu mata mereka berdua melihat kina sedang belajar dengan Kyuhyun. Terdengar keributan antara mereka berdua dan membuat orang orang memperhatikan mereka.


"Bodoh sekali kau ini. Soal seperti ini kau tidak bisa?"


"Ya! Dari tadi kau mengataiku bodoh? Aku tidak bodoh. Kau saja yang menjelaskannya sangat sulit"


"Mengapa kau menyalahkan aku. Otakmu saja yang tidak bisa mudah dicerna"


Sementara changwook yang melihat itu hanya menggelengkan kepalanya.


"Apa mereka tidak bosan selalu bertengkar?" Tanya Sina.


"Entahlah" jawab changwook sembari menatap miris.


"Lebih baik kita hampiri saja mereka"ujar changwook.


"Baiklah kalau begitu"jawab Sina.


Saat mereka sedang bertengkar, seketika terdiam saat melihat changwook dan Sina.


"O, jichang... Sina..." Ucap kina.


"Kenapa kalian datang kemari, tidak memberi tahuku?" Kata kina.


"Aku memang sengaja tidak memberi tahumu. Karena aku yakin, kau akan menyiapkan semuanya" mendengar ucapan Sina membuat kina tersenyum.


"Kalian ingin pesan apa eoh?"


"Nanti saja pesannya. Eomma dan appa ada dimana?" Saat akan dijawab kedua orang tua kina memanggil Sina dan membuat menoleh penuh dengan gembira


"Si-ya......"


"Eomma.... Appaaa"


Lalu Sina datang menghampiri orang tua kina penuh dengan rasa rindu.


"Bogosipeo" ucap Sina.


"Kau sudah bertumbuh sangat cantik eoh. Kapan kau kembali ke Korea? Mengapa tidak memberi tahu eomma" ucap eomma song.


"Benar, apa yang dikatakan eomma. Kau jahat sekali meninggalkan kami eoh" kata appa song.


"Mianhae appa, aku janji ini yang terakhir kalinya aku meninggalkan kalian"ujar Sina penuh dengan bahagia.


"O, changwook kau ada disini. Kau yang membawa Sina kemari"ucap eomma song.


"Ne, ahjuma"jawab changwook bsembari tersenyum.


"Kalian ingin pesan apa?" Tanya appa song.


"Seperti biasa ahjussi"jawab changwook.


"Kalau kau aku ingin membantu eomma dan appa boleh?"


"Tentu saja boleh, Chagi"


"Ya sudah, kajja kita kebelakang"


"Ne, eomma dan appa"


Lalu mereka pergi meninggalkan kyuhyun, kina dan changwook.


"Sina tidak berubah"ucap changwook.


"Tentu saja dia tidak akan berubah karena dia bukan kesatria baja hitam Hitam" ujar kina sembari tertawa dan changwook yang mendengarnya ikut tertawa sembari mengacak rambut kina. Kyuhyun yang melihat itu hanya menahan kesal.


"Cepat, kerjakan soalnya"kesal Kyuhyun.


"Aish, ne. Aku akan mengerjakannya" ucap kina. Lalu mereka bertiga duduk bersama.


"Jika kau bisa mengerjakan soal. Yang di berikan Kyuhyun. Aku akan membawamu bersama sina ke pulau Jeju" seketika mendengar ucapan changwook membuat mata kina berbinar.


"Jinja??? Wah, ini suatu kebanggaan, kita bisa berkumpul dan berwisata lagi setelah sekian lama. Baiklah dengan semangat aku akan belajar" jawab kina sembari tersenyum lebar. Entah kenapa Kyuhyun yang melihat kina tersenyum lebar hanya mampu terdiam dan merasakan debaran yang sama saat dipanti asuhan.


"Debaran ini membuatku tenang" ucap Kyuhyun dalam hati. Changwook yang melihat Kyuhyun melamun langsung menyadarkannya.


"Kyuhyun, kau kenapa?" Tanya


"Ani, gwenchana. Kalau begitu aku ke toilet dulu" jawab kyuhyun


****


Di sekolah.


Changmin dan Yoona bersama teman yang lainnya sedang membahas. Perayaan ulang tahun sekolah yang akan di adakan 1 bulan lagi. Begitu banyak perdebatan tentang menentukan tema. Pada akhirnya Meraka memilih sweet love.


"Baiklah, tema sudah di tentukan. Untuk menghindari para murid akan menggunakan media kertas atau elektronik" ucap Changmin.


"Lebih baik menggunakan media kertas saja"ucap yoona


"Aku setuju, jika menggunakan media seperti kurang berkesan dan tidak ada kenangan untuk disimpan" seru murid yang lainnya.


"Baiklah, siapa disini yang memilikinya teman atau saudara di percetakan undangan"


"Appaku kebetulan pemilik percetakan undangan. Nanti aku kirim kepada kalian contohnya desainnya"


"Baiklah kalau begitu. Kita bahas di pertemuan nanti"ucap Changmin.


"Ne, kalau begitu"ucap semuanya.


"Yoona, apa kau langsung pulang?"


"Waeyo?"


"Aku punya rencana untuk mengajak kerja sama untuk menyediakan kopi di pesta ulang tahun sekolah"


"Itu ide yang bagus, kajja kita ke kedai kina saja. Apa kau tahu kedainya dimna?"


"Tentu saja aku pernah melihatnya berada di sosial media dan itu menjadi viral. Saat aku melihat siapa pemiliknya ternyata orang tua kina"


"Begitu rupanya, kajja kita kesana sekarang. Tapi kau pastikan kina ada disana atau tidak"


"Baiklah kalau begitu"


Changmin akhirnya menghubungi kina.


"Kina, ini aku Changmin"


"Ada apa Changmin?"


"Apa kau ada di kedai sekarang?"


"Ne, aku ada dikedai"


"Ya sudah aku dan Yoona kesana. Ada yang ingin kami bicarakan denganmu"


"Baiklah kalau begitu. Aku tunggu kalian disini"


"Sampai nanti"


"Ne"


"Kajja, kina ada disana"


Mereka berdua langsung berjalan dan melesat menuju kedai kina.


****

__ADS_1


Part 10 baru selesai. Semoga kalian suka


😂. Maaf kalau ada typo


__ADS_2