Love Is..

Love Is..
love is part 17


__ADS_3

Didalam kelas


Terlihat Kyuhyun sedang serius bermain games di ponselnya. Namun aktivitasnya terganggu karena mendapatkan pesan dari Kim Tan. Saat melihat apa pesannya ternyata foto kina yang sedang bersama changwook. Seketika membuat hati Kyuhyun kesal, bukan hanya karena kebersamaannya tetapi perlakuan changwook yang begitu penuh perhatian menurut pandangan mata Kyuhyun. Lalu dengan kesal Kyuhyun membalas pesan itu.


"Apa maksudmu Hyung???"


"Itu hadiah untukmu karena kau sudah menyita waktu anak didik ku hahahaha. Aku tahu kau pasti cemburu dan merasa panas melihat ini"


Setelah membaca balasan dari Hyungnya membuat Kyuhyun sangat ingin sekali menenggelamkannya kedalam lautan dan membiarkannya menjadi santapan ikan hiu.


"Lihat saja kau hyung"kesal Kyuhyun sembari memukul meja dan membuat semuanya memperhatikan Kyuhyun. Seulgi yang datang menghampiri langsung terdiam. Merasa di perhatikan Kyuhyun langsung menoleh dan terkejut.


"Sejak kapan kau ada di sini??"tanya Kyuhyun kepada seulgi.


"Se..sejak oppa memainkan ponsel dan memukul meja sangat keras"jawab seulgi sedikit gugup. Karena tidak biasanya Kyuhyun seperti ini. Lalu Kyuhyun melihat sesuatu yang dibawa oleh seulgi di tangannya.


"Kau membawa apa?"tanya Kyuhyun.


"Aku membawa bekal untukmu oppa"lalu seulgi menyerahkan bekalnya.


"Gomawo. Kebetulan aku juga belum sarapan pagi ini" jawab Kyuhyun. Saat membuka makanan Kyuhyun melampiaskannya dengan mengunyah begitu kencang sampai terlihat urat di pipinya.


"O..ooopppa kau kenapa??"


"Memangnya aku kenapa??"


"Oppa mengunyah makanan begitu kencang"


"Benarkah?? Rasanya aku ingin memakan seseorang" ucapan Kyuhyun membuat seulgi terkejut.


"Ne??" Ucap Seulgi.


Terdengar suara milik Jimin memanggil nama seulgi dan membuat semua menatapnya.


"Ada apa Jimin??"


"Akhirnya aku menemukan mu juga. Lee Seonsaengnim memanggilmu"


"Ya sudah kalau begitu. Aku permisi oppa, kau jangan lupa habiskan makanannya"


"Ne, gomawo" jawab kyuhyun. Kalau seulgi pergi bersama Jimin keruang guru.


"Ada apa seonsaengnim"tanya seulgi. Lalu Lee seonsaengnim memberikan brosur kepada seulgi dan ternyata itu brosur untuk lomba menari. Terpancar dari wajah seulgi yang begitu senang.


"Bukan kah ini kompetensi untuk masuk jadi anggota dance terkenal itu??" Tanya seulgi.


"Ne, kau betul. Aku ingin kau dan Jimin yang ikut kompetisi itu"ucap Lee seonsaengnim.


"Baiklah seonsaengnim kami ikut"jawab Jimin sembari tersenyum.


"Aku harap kalian bisa menampilkan yang terbaik"kaya Lee seonsaengnim.


"Ne, seonsaengnim"jawab mereka berdua.


"Ya sudah kalau begitu. Kalian kembali ke kelas"perintah Lee seonsaengnim. Lalu mereka pergi dari ruang guru.


"Aku kenapa merasa gugup dan langsung tidak percaya diri seperti ini" kata seulgi.


"Kau tak perlu gugup. Karena seonsaengnim sudah mempercayakannya kepada kita. jadi kita juga harus berusaha dan yang terpenting harus menampilkan yang terbaik"ucap Jimin sembari tersenyum dan hal itu membuat seulgi ikut tersenyum.


"Ne, kau benar"jawab seulgi. Lalu mereka berdua berjalan untuk menuju kelas. Pandangan seulgi tidak sengaja melihat Yoona dan langsung memanggilnya.


"Eonni"panggil seulgi dan Yoona Pun menoleh sembari tersenyum.


"O, seulgi" jawab Yoona.


"Eonni, mau kemana?" Tanya Yoona.


"Ingin memberikan bekal ini untuk changwook sebagi ucapan terimakasih ku"jawab Yoona sembari tersenyum. Lalu pandangan Yoona melihat Jimin.


"Apa kau murid baru yang dibicarakan itu?" Ucap Yoona.


"Ne, sunbaenim. Aku murid baru disini. Aku tidak menyangka ternyata banyak sekali yeoja cantik disini"mendengar jawab Jimin membuat Yoona dan seulgi tersenyum. Lalu mendengar suara gaduh keributan dari lapangan dan membuat semuanya berlari.


"Kenapa semua berlari?" Tanya Jimin.


"Entahlah, lebih baik kita kesana"jawab seulgi. Sementara yang menjadi pusat keributan sedang beradu mulut.


"Apa kau tidak punya mata eoh?"


"Seharusnya yang berkata itu aku bukannya kau. Lihat bajuku basah karena mu"


"Enak saja menyalahkan aku"


Setelah Yoona, seulgi dan Jimin datang ternyata kina yang sedang bertengkar dengan Seohyun. Membuat Yoona menggelengkan kepala. Bagaimana tidak, keadaan mereka berdua sudah berantakan.


"Apa kalian tidak malu di lihat oleh semua murid disini!!!"ucap Kyuhyun yang tiba tiba datang. Kyuhyun sendiri di tugaskan oleh kepala sekolah sebagai ketua perdamaian disekolah jika terjadi sesuatu dengan murid yang bertengkar. Namun Kyuhyun sendiri sering suka bertengkar. Entahlah kepala sekolah kenapa memilihnya.


"Si pendek duluan yang memulai"kata Seohyun.


"Enak saja! Kau duluan yang sengaja menumpahkan minuman ke bajuku kerempeng"bantah kina.


"Kau..."


"Kau..."


Merasa geram Kyuhyun mulai berteriak kesal karena melihat tingkah mereka berdua. Seketika membuat kina dan Seohyun terdiam karena baru melihat Kyuhyun marah seperti itu. Sementara Jimin terkejut karena melihat ada kina disini, bagaimana tidak terkejut. Jimin sangat berhutang nyawa kepada kina karena sudah menolong adiknya.


Sedangkan changwook menunggu kina yang mengambil bola di ruang pelatih kim. Changwook terkejut ketika melihat baju kina begitu basah dan terlihat sangat lengket dan ada Yoona disampingnya.


"Kau kenapa?"tanya changwook


"Ini bolanya. Aku disiram oleh manusia kerempeng"jawab kina.


"Kalian selalu bertengkar"kata Changwook.


"Dia terlebih dahulu menyiram ku. Saat aku dengan alasan tersandung. Dasar yeoja menyebalkan"kesal kina namun pandangannya tertuju dengan apa yang di bawa oleh Yoona.


"Itu apa yang kau bawa?"tanya kina.


"Ini bekal untuk changwook sebagai rasa terimakasihku kemarin"jawab Yoona sembari tersenyum dan memberikannya kepada changwook.


"Wah, gomawo... Kebetulan aku lapar sekali"kata changwook dengan senang.


"Benarkah untuk rasa terimakasih. Apa tidak ada hal lain eoh"goda kina kepada Yoona.


"Kau ini seperti peramal saja. Selai terima kasih lalu apa lagi??"kata changwook.


"Ya .. seperti rasa cinta hahahahaha"ucap kina penuh rasa senang.


"Ini benar benar rasa terimakasih ku tidak lebih"ucap Yoona dengan pipi sedikit memerah.


"Jika bener kenapa wajahmu memerah hahahahaha"


"Kinaaaa"


"Ne, Yoona.... Lalu untuk mana? Apa hanya untuk changwook saja eoh??"


"Kebetulan aku membawa banyak jadi bisa berdua..."belum sempat berbicara kina sudah memotong pembicaraan Yoona.


"Berdua dengan changwook maksudmu hahahaha"goda kina kembali.


"Sudah jangan menggoda yoona terus. Lebih baik kau mandi. Lihat badanmu lengket sekali. Tapi kau bawa baju ganti tidak?"

__ADS_1


"Aku bawa Changi. Untung saja aku di beri tahu oleh ahjuma tua untuk membawa baju lebih dia bilang akan ada air tumpah. Aku pikir hujan tahunya aku disiram"


"Ahjuma siapa?"


"Dirumahnya kyuhyun" Seketika merasa disebutkan nama Kyuhyun membuat kina terdiam. Lalu changwook dan Yoona memandang kina.


"Maksudku, kemarin di rumah Kyuhyun. Ya sudah aku mau mandi dulu"ucap kina sembari tersenyum kaku. Lalu kina pergi melesat sembari mengumpat


"Pabo.. Pabo.. Pabo..."gerutu kina.


"Apa kau satu pemikiran denganku"ucap Changwook.


"Sepertinya kita harus cari tahu"jawab Yoona.


*****


Jam istirahat.


Kyuhyun melihat Changmin membawa bekal makanan namun tidak biasanya Changmin membawanya.


"Kau membawa bekal, tumben sekali"kata kyuhyun.


"Ini bukan untukku tapi untuk kina"jawab Changmin sembari tersenyum. Namun Kyuhyun yang mendengar itu sangat terkejut.


"Mwo??? Untuk kina" teriak Kyuhyun dan membuat semua yang dikelas terkejut.


"Ada apa kau membawakannya makanan??"


"Memangnya aku salah membawakannya bekal dan kenapa kau terlihat marah kepadaku dengan sorot mata seperti itu?"


"Ani, hanya saja aku merasa aneh. Aku tidak marah hanya terkejut"


"Ya sudah aku mau kelapangan. Kau mau ikut?"


"Kajja" dengan perasaan semangat Kyuhyun berjalan terlebih dahulu. Changmin yang melihat itu hanya menggelengkan kepalanya. Setalah tiba di lapangan mereka berdua langsung menghampiri pelatih Kim.


"Hyung" panggil Changmin.


"Kau disini Changmin dan kau kemari lagi kyu"ucap pelatih Kim sembari menahan senyum. Namun Kyuhyun menatap sebal kepada Hyungnya itu. Pandangan pelatih Kim tertuju dengan sebuah tas bekal yang di bawa oleh Changmin.


"Kau membawa bekal??"tanya pelatih Kim.


"Oh, ini untuk kina"seketika pelatih Kim terkejut dengan ucapan Changmin.


"Untuk kina???"


"Ne, untuk kina. Sebagai rasa terima kasihku saja karena sudah membantuku"


"Begitu rupanya"


"Kalau begitu kau tunggu saja disini setelah selesai latihan"


"Ne, Hyung"


Dari lapangan changwook keluar lapangan untuk mengambil minum yang berada di samping Kyuhyun.


"Kalian berdua disini"tanya changwook.


"Aku ingin memberikan ini kepada kina"jawab Changmin.


"Begitu rupanya. Apa kalian ingin bermain badminton"tanya changwook


"Aku tidak ingin bermain"jawab kyuhyun.


Sedangkan Changmin mengiyakan ajakan changwook.


"Kajja, rasanya aku ingin berolahraga"kata Changmin.


"Aigo... Terlihat jelas sekali kau sangat kesal dan cemburu"


"Siapa yang kesal dan cemburu. Memangnya aku cemburu karena apa"


"Dasar kau selalu mengelak. Aku tidak menyangka kina begitu banyak disukai. Apa kau lihat namja itu, yang bernama Kim sohyun"


"Lalu apa hubungannya denganku??"


"Hanya ingin memberi tahu saja. Dia begitu menyukai kina"mendengar ucapan pelatih Kim membuat Kyuhyun sangat kesal.


"Jika dia menyukai kina kenapa"ucap kyuhyun.


"Tidak apa apa dan aku mendukungnya" kata pelatih Kim.


"Ya sudah dukung saja"mendengar jawaban Kyuhyun membuat pelatih Kim tertawa senang dalam hatinya.


Sementara di rumah keluarga Cho terlihat jihee tersenyum sendiri sembari menatap ponselnya. Itu membuat eomnnya Choi Mina yang merupakan kepala pelayan di keluarga kyuhyun. Dengan rasa penasaran Choi ahjumma langsung saja datang menghampiri putrinya.


"Sepertinya ada yang sedang senang" ucapan pelayan choi membuat jihee terkejut.


"Eomma mengejutkan ku" ujar jihee.


"Seharusnya eomma yang terkejut. Kenapa kau senyum seperti itu eoh?"seketika jihee terdiam atas ucapaan eommanya.


"Ah itu, ada hal lucu dari temanku eomma"


"Benarkah??? Temanmu yeoja apa namja?"


"Kenapa eomma bertanya seperti itu. Temanku ada yeoja ada namja"


"Aigo... Eomma juga tahu sayang"


"Hahahaha, habis eomma bertanya seperti itu"


Saat pelayan choi bicara dari belakang nyonya Cho memanggilnya.


"Mina-ya" panggil nyonya Cho.


"Ne, nyonya Cho"


"Apa kau melihat baju berwarna biru yang sering aku pakai. Aku mencarinya tidak ketemu"


"Segera akan aku Carikan nyonya"


Lalu pelayan choi memeriksa lemari baju yang berada di kamar nyonya Cho.


"Jihee, kau bisa mengantarku pergi?"ucap nyonya cho.


"Baiklah eomeoni cantik" jawab jihee sembari tersenyum.


"Tapi setelah aku berganti pakaian eoh"


"Ne, eomeoni cantik"


"Aku melihat kau begitu senang sekali"


"Benarkah eomeoni cantik. Aku merasa biasa saja hari ini hahahahaha"


Tidak lama mengatakan itu ponsel milik nyonya Cho berdering dan saat melihat ternyata teman bisnisnya yang menelpon. Lalu Segeran mengangkat panggilan tersebut.


"Kau sudah dimana?"


"Aku masih bersiap siap pergi eoh. Kau sudah dimana?"


"Aku juga masih di rumah. Ya sudah kalau begitu jika ingin berangkat kau hubungi aku"

__ADS_1


"Baiklah kalau begitu"Panggilan pun ditutup oleh nyonya cho.


"Ya sudah, aku bersiap siap dulu. Setelah itu kita berangkat eoh" ujar nyonya cho


"Ne, eomoni cantik"jawab jihee.


"Lebih baik aku panaskan mobil dulu" kata jihee dan langsung saja menuju tempat parkir mobil. Didalam parkiran mobil terdapat 5 mobil mewah terpanggang jelas.


"Lebih baik aku pakai si putih saja" lalu jihee mulai masuk dan memanaskannya. Namun terdengar suara ponsel milik jihee berdering. Saat melihat layar ponsel ternyata kangjoon yang menghubungi. Tanpa basa basi jihee langsung mengangkatnya.


"Ne, yeoboseyo"


"Kau sedang apa?"


"Aku sedang memanaskan mobil untuk mengantar eomoni cantik"


"Eomoni cantik??"


"Maksudku nyonya Cho pergi hehehe. Aku selalu menyebut nyonya Cho seperti itu"


"Oh begitu rupanya. Padahal aku ingin mengajakmu makan siang"


"Ah, sayang sekali. Aku tidak bisa eoh, mianhae. Bagaimana sebagai gantinya makan malam saja?"


"Baiklah kalau begitu. Sampai jumpa nanti malam"


"Ne, sampai nanti"


Lalu kina mematikan ponselnya dan langsung membawa mobil ke depan rumah dan disana sudah ada nyonya Cho menunggu dan melesat menuju tujuan. Sementara disekolah kina selesai berlatih dengan yang lainnya dan terkejut melihat ada Kyuhyun dan Changmin. Namun melihat Changmin banyak keringat sekali.


"Kau habis melakukan apa chamgmin keringatmu banyak sekali?"tanya kina.


"Aku habis ikut changwook main bulutangkis"jawab changmin


"Begitu ruapanya"


"Ini bekal makan untukmu"


"Wah bekal makanan. Kebetulan sekali aku lapar hehehehe. Tapi dalam rangka apa kau membawaku bekal"kata kina.


"Sebagai rasa terimakasih ku karena kau sudah mau membantu ku" kina yang paham kemana arah pembicaraan. Langsung tersenyum dan duduk disamping Changmin. Kyuhyun dan changwook merasa ada sesuatu yang disembunyikan.


"Rasa terimakasih apa?"tanya changwook.


"Kau tidak biasanya"timpal kyuhyun.


"Rasa terimakasih karena sudah membuatnya senang. Apa aku salah membuat Changmin senang"kata kina dan membuat Kyuhyun dan changwook terdiam.


"Kau besok mau aku bawakan apa lagi??"


"Kau tidak perlu seperti ini tapi jika tidak merepotkan apa boleh buat hahahahaha"


"Hahahaha kau ini. Baiklah kalau begitu"


Mereka berdua asik mengobrol dan menghiraukan yang lainnya. Lalu kina berbisik kepada Changmin dan langsung saja membuatnya tersenyum


*******


Gerbang sekolah


Terlihat Sina sudah menunggu kina didepan gerbang. Namun yang terjadi semua namja memperhatikan Sina karena kecantikannya yang begitu alami. Itu terlihat hampir semua namja tidak fokus dan hampir terjatuh. Sina yang melihat itu hanya menahan tawa. Lalu matanya melihat yang dicarinya. Sedang bersama yang lainnya.


"Kiiinnnnaaaaa"


"Siiinnnnaaaaa"


Lalu mereka berdua saling berpelukan sembari berputar putar dan sehingga menjadi sorotan para murid.


"Rindu....." Ucap mereka berdua. Changwook yang melihat itu sudah terbiasa karena dulu mereka seperti itu. Namun dalam pikirannya apa yang muat Sina datang kemari.


"Kau kemari eoh" ucap Changwook.


"Ne, aku ingin menculik kina dan membawanya untuk menginap"ujar Sina.


"Apa aku tidak ikut di culik juga eoh"canda changwook.


"Tentu saja aku culik" jawab Sina sembari tersenyum.


"Kau menginap dirumahnya Sina? Lalu bagaimana dengan les matematika mu??"ucap Kyuhyun.


"Boleh kah kina libur sehari saja?"pinta Sina kepada Kyuhyun.


"Baiklah. hanya sebagai gantinya besok jam tambahan di rumahku sampai malam" lalu Kyuhyun pergi meninggalkan teman temannya.


"Ishhhh tega sekali"kesal kina.


"Ya sudah kalau begitu. Aku dan Yoona pergi dulu"ucap Changmin.


"Kalian akan kemana?"tanya kina.


"Kami berdua pergi ke kedai mu dan beberapa sponsor yang lainnya"jawab Yoona. Melihat ada daun yang berada di kepala Yoona membuat changmin mengambilnya.


"Ada daun di kepalamu"ucap Changmin sembari tersenyum.


"Gomawo" jawab Yoona.


Entah kenapa Sina yang melihat itu merasa sesuatu tidak nyaman dengan hatinya.


"Ya, sudah kalau begitu. Kami pergi dulu"kata changmin.


"Ne, hati hati dijalan"kata kina sembari tersenyum.


"Yoona sangat cantik sekali"ujar Sina.


"Tidak hanya cantik. Tapi juga sangat baik sekali. Bahkan selama ini, tidak ada yang mengalahkan kecantikannya"ucap kina.


"Kajja, kita pulang"kata changwook.


Dari belakang terdengar seseorang memanggil nama kina dan saat melihat ternyata Jimin.


"Nunaaaa"teriak Jimin


"Oh, Jimin. Kau kenapa..??" Seketika kina terdiam terkejut karena Jimin menggunakan baju seragam yang sama.


"Ne, seperti yang kau lihat aku sekolah disini. Aku tidak menyangka bertemu denganmu nuna"


"Aku juga tidak menyangka. Bagaimana keadaan adikmu??"


"Baik nuna. Hanya saja saat jihyun merengek ingin bertemu denganmu dan aku juga tidak tahu kau tinggal dimana"


Saat ingin menjawab terdengar ada yang memanggil Jimin dan saat melihat ternyata adiknya Jihyun.


"Jimin oppppaaaaaa" teriak penuh dengan senang dan saat melihat kina membuat Jihyun terkejut dan langsung berlari memeluknya.


"Aigo.... Tadi kau memanggilku tapi kamu memeluk kina nuna" seketika membuat kina, changwook dan Sina tersenyum. Jihyun anak berumur 6 tahun itu sangat senang melihat kina.


"Eonni, bogosipeo"


"Na do, bogosipeo"


"Eonni jangan menghilang lagi eoh" terlihat Jihyun begitu manja dengan kina dan entah kenapa setiap anak kecil dekat dengan kina selalu merasa aman dan terlindungi.


Cerita apa ini... Semakin gak jelas hahahahaha. Mianhae kalau masih ada typo dimana mana

__ADS_1


__ADS_2