
Di kelas
Anh seonsaengnim sedang menerangkan pelajaran matematika. Dengan serius kina memperhatikannya, namun merasa tidak nyaman sedari tadi ada sosok hantu terus mengganggunya.
"Hey, kau bisa melihat aku kan?? Biasa bantu aku" merasa di acuhkan hantu itu langsung meniupkan mata kina agar memperhatikan.
"Kau berisik!!! Bisa diam tidak???" Teriak kina dan membuat semuanya memandangnya. Hal itu juga membuat kina terkejut.
"Siapa yang berisik??"tanya anh seonsaengnim dan kina hanya mampu terdiam untuk berpikir. Lalu matanya tertuju kepada Kyuhyun.
"Kyuhyun yang berisik saem" namanya di sebutkan membuat Kyuhyun terkejut.
"Apa itu benar Cho Kyuhyun??" Tanya anh seonsaengnim. Lalu Kyuhyun terdiam dan berpikir sembari melirik kina yang penuh harap dengan jawabannya. Dengan bibir tersungging membuat Kyuhyun punya rencana.
"Aigooo.. kenapa dia seperti tersenyum licik. Aku harap dia jawab sesuai dengan harapan ku. Jika tidak, matilah aku di hukum"ucap kina dalam hati.
"Ne, saem. Karena kina terlihat jelek sekali seperti belum mandi dan itu mengganggu ku" seketika ucapan Kyuhyun membuat seluruh kelas tertawa. Namun kina hanya terdiam mendengarkan ucapan Kyuhyun sembari mengepalkan tangannya.
"Apa yang dia bilang???? Aku jelek dan belum mandi"ucap kina dalam hati. melihat wajah kina kesal membuat Kyuhyun senang sekali.
"Lihat saja akan aku balas"amarah kina sudah tidak tertahankan.
Tringggggg.....tringggg.....
Terdengar bel istirahat berbunyi dan pelajaran pun berakhir. Semua murid memberi salam kepada anh seonsaengnim. Namun kina masih menatap kesal Kyuhyun dengan mempautkan bibirnya sampai Kyuhyun keluar kelas. Changwook yang melihat itu tersenyum sembari mencubit bibir kina.
"Yang ada nanti bibir mu jatuh"
"Mana ada seperti itu. Sudahlah, aku kesal dan perut ku lapar"
"Ya sudah, kita makan"
Lalu Chang Wook menarik tangan kina untuk bangun.
******
Kantin
"Aku tidak habis pikir kau berbicara seperti itu kepada kina"ucap changmin
"Suruh siapa dia membawa nama ku" kata Kyuhyun sembari tersenyum puas.
"Apa kau tidak lihat, kina begitu kesal"
"Biarkan saja. Kau tidak perlu memikirkannya"
Terdengar suara seulgi memanggil Kyuhyun dan Changmin penuh dengan ceria.
"Oppa deul" seulgi langsung menghampiri mereka berdua sembari membawa makanan yang di bawanya dari rumah.
"Wah, kau bawa apa?"tanya Changmin.
"Masakan yang aku buat untuk kalian berdua"ucap seulgi.
"Sepertinya enak"kata Kyuhyun.
"Tentu saja oppa"jawab seulgi.
Saat memasukan makanan kedalam mulut mereka berdua membulatkan matanya.
"Wah, enak sekali"kata Kyuhyun.
"Syukur, kalau enak hehehe. Masakan ini, aku baru mencobanya"pengakuan seulgi membuat mereka berdua bangga.
"Hebat sekali"kata Changmin sembari terus makan. Lalu mata seulgi tidak senagaja melihat kina lewat bersama changwook dengan menatap tajam kyuhyun sembari bergumam. Changwook yang menyadari itu langsung menutup mata kina.
"Yak... lepaskan, jichang"
"Apa kau tidak sadar. Matamu akan keluar"
Dengan inisiatif, seulgi bertanya kepada mereka berdua.
"Apa kau ada masalah dengan kina Sunbae, oppa"seketika Kyuhyun tersedak mendengar hal itu.
"Kenapa kau tiba tiba bertanya seperti itu?"kata Kyuhyun.
"Aku melihat mata sunbaenim sangat tajam melihat mu"
"Sudah jangan di pikirkan. Lebih baik kau juga makan eoh"
Mendengar itu seulgi langsung memasukan makanannya kedalam mulutnya. Sedangkan kina dan changwook langsung duduk di tempat biasa mereka berdua makan.
"Kau ingin makan apa?"tanya Changwook.
"Aku ingin yang berkuah dan pedas"ujar kina.
"Ya sudah Akau begitu. Kau tunggu disini"kata Chang Wook. Saat menunggu changwook, terdengar suara milih soomi manggil kina.
"Eonni..... Eonnniiii...."
"Ada apa eoh?? Kenapa kau berteriak seperti itu?"
"Ada hantu yang tidak di kenal mengganggu ku dan aku takut"langsung saja soomi memeluk kina.
"Sudah sudah... Tidak perlu takut. Ada eonni yang menjagamu"kina langsung membalas pelukan soomi.
"Apa hari ini aku boleh terus menempel dengan mu??"
"Ne, boleh"
Tingkah kina yang aneh membuat semuanya terkejut karena di sampingnya tidak ada siapa - siapa.
"Lihat kina.... Dia berbicara dengan siapa?"
"Aku juga tidak tau"
"Mungkin dia sedang latihan drama di tv. Apa kau tidak tahu beberapa drama di tv sangat populer saat ini"
"Kau benar juga"
Sedangkan Changwook yang mendengar itu tersenyum. Sembari membawa makanan untuk kina.
"Makanan sudah datang"kata changwook.
"Gomawo"jawab kina.
"Apa kau sedang berbicara dengan seseorang?"
"Ne, aku sedang berbicara dengan soomi, memangnya kenapa?"
"Aku hanya bertanya saja. Apa aku boleh berbicara dengan soomi??"
"Boleh tidak ya...."kina menggoda changwook yang penasaran sembari tersenyum.
"Soomi katakan iya..."ucap changwook. Lalu tangan soomi menyentuh tangan changwook.
"Tangan ku merasa dingin. Apa soomi merespon ucapan ku?"tanya changwook.
"Ne. Ya sudah aku izinkan soomi menggunakan badan ku jika kau penasaran"jawab kina sembari menutup mata. Merasa soomi sudah masuk kedalam tubuh, perlahan - lahan membuka matanya. Dengan sedikit ragu changwook menyebut nama soomi.
"Soomi"
"Annyeong, changwook oppa. Boleh kah aku memanggil mu seperti itu?"
"Tentu saja, dengan senang hati"
Saat changwook dan soomi berbicara. Terdengar suara sedikit keributan dan itu berasal dari tempat di mana ada kyuhyun. Di sana terlihat Seohyun sedang kesal dengan seulgi.
"Bagaimana bisa, kau tidak memakan masakan ku? Sedangkan darinya kau memakannya" dengan kasar Seohyun melempar makanan di atas meja milik seulgi.
"Apa yang kau lakukan?"kata Kyuhyun.
__ADS_1
"Yak!! Apa maksudnya kau membuang makanan ku!!!??"teriak seulgi.
"Tentu saja aku tidak suka. Memangnya kenapa?"kata Seohyun dengan sinisnya.
"Jika tidak suka apa harus membuang makanan ku? Masalah oppa tidak memakan masakan mu itu haknya kenapa kau jadi seperti ini??"
"Apa aku tidak berhak untuk marah?? Apa kau tidak pernah merasakan rasanya tidak di hargai?? Jika belum, jangan pernah berbicara seperti itu. Aku mencoba untuk menghargai orang lain tapi apa yang aku dapat?? Tidak dihargai sama sekali"
Seketika semuanya terdiam mendengar ucapan Seohyun. Setelah mengatakan itu Seohyun pergi sembari menahan amarah itu terlihat dari wajahnya. Lalu Seohyun pergi menuju atap kelas dan tidak ada seorang pun disana.
"Aaaaaaaaaaa" teriak Seohyun.
"Kenapa dunia tidak memihak kepadaku!!!!!" Ucap Seohyun sembari menangis. Seohyun sendiri adalah anak kesepian yang butuh perhatian. Namun dia tidak merasakan hal itu dalam hidupnya. Jadi selalu mencari perhatian dengan cara yang salah. Bukannya mendapat perhatian tapi sebaliknya.
******
Kantor SKJ
Setelah selesai rapat yang panjang. Pada akhirnya kang Joon memilih untuk merebahkan badannya di kursi yang biasa digunakannya. Lalu tangannya mengambil ponsel yang berada disakunya. Saat membuka layar ternyata ada pesan dari jihee dan dengan cepat langsung menghubunginya.
Tutttt.... Tuttttt....
"Hallo, jihee"
"Ne, kang joon. Mianhae, semalam aku tidak mengecek ponselku"
"Gwenchana, setidaknya kau sudah memberiku kabar walau telat"
"Mianhae"
"Ne, aku maafkan. Apa kau sudah makan siang??"
"Ini aku sedang memesan makanana sembari mengerjakan tugas bersama Myung Soo dan teman ku yang lainnya"
"Ya sudah kalau begitu kau makan dan selesaikan tugas mu"
"Baiklah, kau juga jangan lupa makan"
"Ne"
"Sampai nanti"
Lalu ponsel dimatikan oleh mereka berdua.
Tok... Tok... Tokk.....
Lalu pintu terbuka dan tanpa melihat kang Joon tahu siapa yang datang. Siapa lagi kalau bukan minyoung dengan perasaan tidak enak datang menghampiri kang Joon.
"Sajangnim" dengan senyuman merekah.
"Ada apa? Tidak biasanya memanggil ku sajangnim saat berdua?"kata kang Joon.
"Hehehehe.... Apa kau tidak berniat untuk makan siang?"
"Memangnya kenapa?"
"Aku ingin menteraktir mu makan. Sebagai permintaan maaf ku hehehe"
Namun kang Joon masih terdiam mendengar itu dan minyoung berharap kang Joon menjawab iya.
"Baiklah kalau begitu"
"Ayo, kita pergi"
Penuh dengan semangat min young mengajak kang joon. Saat keluar ruangan terlihat Sora membawa makanan untuk kang Joon. Min young yang tidak mengerti hanya mampu terdiam.
"Apa kau masih ingat dengan ku?"tanya Sora.
"Ne, masih"jawab kang Joon.
"Aku bawakan makanan untuk mu. Sebenarnya ini bukan kemauan ku, tapi kemauan orang tua ku. Terserah kau mau terima atau tidak, bahkan kau mau buang silahkan yang terpenting aku sudah membawakannya kemari. Kalau begitu aku permisi"ucap Sora sembari pergi berlalu. Sementara minyoung terkejut dengan tindakan Sora . Karena tidak biasanya seorang wanita bersikap seperti itu kepada kang Joon.
"Wah Daebak! Siapa yeoja itu? Aku baru tahu ada seorang yeoja menolak pesona mu"
Sementara di universitas jihee dan Myung Soo berserta teman yang lainnya sudah menyelesaikan tugasnya dan terasa beban hilang.
"Akhirnya selesai juga"kata Myung Soo.
"Kau benar juga"ujar jihee.
Drtttt....... Drtttttttt..... Drtttttt....
Ponsel milik Myung Soo bergetar dan saat melihat layar ponsel ternyata sora menghubunginya.
"Kau ada di mana?"
"Aku baru selesai mengerjakan tugas kuliah, wae??"
"Apa kau sudah makan siang?"
"Sudah, sembari mengerjakan tugas"
"Aku lapar sekali ingin makan"
"Ya sudah aku temani kau makan saja bagaimana? Nanti aku pesan minum saja"
"Baiklah kalau begitu. Memangnya ingin makan dimana?"
"Entahlah, apa kau membawa kendaraan?"
"Aku bawa motor"
"Ya sudah aku ke universitas mu saja"
"Ne, aku tunggu"Lalu panggilan pun di akhir.
"Siapa yang menghubungi mu?"tanya jihee.
"Sora memintaku menemaninya makan"ucap Myung Soo.
"Bukan kah kau baru selesai makan?"
"Aku tidak makan hanya menemaninya saja"
"Eummm begitu rupanya"
"Memangnya kenapa?"
"Gwenchana, hanya bertanya. Ya sudah kalau begitu aku mau pulang kerumah"
"Apa mau aku antar kau sampai halte bis??"
"Tidak perlu. Kasian Sora harus menunggu mu"
"Menunggu bagaimana kau ini. Sudah aku antar kau sampai halte aku tidak ingin melihat pengawal ku kelemahan"
"Apa maksudmu dengan pengawal. Memangnya kau seorang raja?"
"Tentu saja aku raja. Raja di hati mu hahahahahaa"
"Dasar kau ini" langsung jihee mengacak muka Myung Soo.
"Kalian seperti pasangan kekasih saja"ucap teman satu kelompok.
"Benarkah kami cocok"lalu myung soo merangkul pundak jihee dan mendekatkan wajahnya.
"Ishhhh... kau ini bicara apa"kata jihee sembari melepaskan rangkulan myung soo.
"Apa kalian tidak tahu. Bahwa semua orang membicarakan kalian"ucap temen kelompoknya
"Aku tidak tahu memang membicarakan apa?"ujar jihee
__ADS_1
"Membicarakan kalau kalian berdua sangat cocok menjadi kekasih dan banyak yang iri dengan kalian" seketika ucapan temennya itu membuat mereka tertawa.
"Aku serius. Kalian malah tertawa"
"Lagi pula untuk apa iri dengan kami berdua"
"Entahlah aku juga tidak mengerti hahahahaha"
"Dasar kau ini. Ya sudah, aku antar jihee ke halte dulu. Sampai jumpa nanti"
"Ne, kalian hati - hati"
"Hati - hati apa?"
"Hati - hati nanti jatuh cinta hahahahaha"
Ucapan temannya membuat mereka berdua semakin tertawa.
****
Bel jam pulang sekolah telah bunyi. Semua murid memberi salah kepada guru mereka dan keluar kelas penuh dengan semangat karena pelajaran yang begitu melelahkan.
"Akhirnya... Selesai juga"kata kina.
Drrrttt..... Drtttttt... Drrtt.....
Langsung saja kina mengagkat ponsel miliknya.
"Ada apa Sina?"
"Ah, mianhae. Hari ini sepertinya tidak bisa bertemu karena aku ada jam pelajaran tambahan dari saem"terdengar suara lemah dari Sina.
"Gwenchana. Lain kali saja kita bertemu"
"Ya sudah kalau begitu. Sampai jumpa lagi nanti"
"Ne, sampai nanti"Lalu ponsel di matikan oleh kina.
"Ada apa?"tanya changwook.
"Harini kita tidak jadi bertemu dengan Sina karena ada jam pelajaran tambahan"jawab kina.
"Ya sudah kalau begitu. Kita pulang saja kalau begitu"kata changwook sembari merangkul kina. Sedangkan Kyuhyun melihat kedekatan mereka merasa sedikit kesal. Changmin yang melihat mimik wajah Kyuhyun sangat berbeda sekali.
"Kau kenapa?"
"Memangnya aku kenapa?"
Lalu dengan kesal Kyuhyun pergi meninggalkan Changmin.
"Kyuhyun-ah, tunggu" dengan sedikit berlari kecil menghampiri Kyuhyun. Saat kina dan changwook dekat parkir terdengar suara Jimin memanggilnya.
"Kina nunaaaaa...." lalu kina menoleh kebelakang.
"O, Jimin"
"Akhirnya aku menemukan mu juga nuna"
"Memangnya ada apa?"
"Ini, aku ingin memberikan hadiah gantungan tas yang di buat Jihyun untukmu"
"Aigooo.... Lucu sekali Jimin. Ucapkan rasa terimakasih ku untuk Jihyun"
"Ne, eonni. Jihyun sangat ingin bertemu dengan mu. Aku sampai pusing Jihyun selalu meminta ku"
"Benarkah? Ya sudah jika ingin bertemu. Aku juga sudah lama tidak bertemu dengan Jihyun"
"Ya sudah, nanti aku sampaikan kepada Jihyun. Kalau begitu sampai nanti, karena aku ada latihan dance"lalu Jimin berpamitan dan kembali ketempat latihan.
"Adiknya Jimin sangat menyukai mu ternya"
"Hahahaha makannya tanamkan hal yang positif dalam hidup. Maka akan mendapatkan hal yang positif juga dari orang lain"ucapan kina memang benar adanya. Sementara Kyuhyun masih memasang wajah kesal sampai pada akhirnya rasa kesalnya teralihkan dari ponselnya. Karena ada pesan masuk dari Ahra.
"Aku dan Siwon ada di sekolah mu. Aku ada di tempat parkir"
Seketika Kyuhyun terkejut dengan pesannya.
"Untuk apa nuna ke sekolah"
"Siapa yang ke sekolah?"
"Nuna ku. Ya sudah kalau begitu sampai nanti besok" pamit Kyuhyun kepada Changmin.
"Ne, sampai jumpa"kata Changmin. Kyuhyun berlari menuju sana dan saat melihat ternyata disana sudah ada kina dan changwook. Namun yang Kyuhyun bingung kan bagaimana changwook bisa terlihat akrab dengan Siwon.
"Apa sebelumnya mereka sudah bertemu. Ah iya, hyungkan belum tahu apa apa tentang merahasiakan kina tinggal di rumah ku. Lebih baik aku hubungi si kaki Minions saja" lalu Kyuhyun menghubungi kina.
Tutt..... Tuttt.... Tut.....
Merasa ponselnya bergetar membuat kina melihat layar dan ternya Kyuhyun.
"Untuk apa dia menghubungi ku"kata kina. Dengan rasa malas kina mengangkat ponselnya.
"Apa!" Mendengar suara kina yang kesal membuat mereka bertiga menoleh.
"Kau pergi menjauh dulu dari mereka. Karena ada sesuatu yang ingin aku katakan"
"Aku tidak mau!!"
"Aish!! Cepat turuti perintah ku.
Apa kau ingin kejadian semalam terulang lagi?" Lalu kina mengikuti ucapan Kyuhyun dengan kesal sedikit pergi menjauh.
"Cepat katakan?"
"Apa Siwon Hyung kenal dengan changwook?
"Ne, kenapa memangnya?"
"Wah bahaya ini"
"Apanya yang bahaya? Bicara yang jelas"Kesal kina. Setelah dijelaskan oleh kyuhyun baru kina memahami dan kini otaknya berpikir agar Siwon Hyung tidak mengatakan hal itu dan dengan cermat kina mendengarkan Kyuhyun. Lalu panggilan antara mereka berdua selesai.
Sementara di halte bis myung soo menurutkan jihee.
"Gomawo untuk tumpangannya"kata jihee
"Ne, sama sama"jawab Myung Soo sembari tersenyum. Tidak lama Sora datang dan memanggil Myung soo sembari berlari dan memeluknya. Entah apa yang dirasakan oleh jihee melihat itu. Ada sesuatu dihatinya yang tidak enak.
"Oh, jihee. Annyeonghaseyo"ujar Sora.
"Ne, annyeonghaseyo"seru jihee sembari tersenyum.
"Wah kebetulan ada kau disini. Bagaimana kalau kita makan bersama"
"Tidak perlu. Aku kebetulan sudah makan. Kalau begitu, aku pamit terlebih dahulu. Karena ada yang harus aku kerjakan. Sampai jumpa. Lalu jihee pergi berlalu begitu saja dan juga kebetulan bis yang akan dinaikinya datang. Setelah itu Sora langsung melepaskan pelukannya dari Myung Soo.
"Apa kau lihat tadi ekspresi jihee?? Sepertinya dia cemburu dengan ku"
"Sudahlah jangan so tahu. Kau ingin makan apa hari ini??"
"Entahlah, aku juga tidak tahu yang terpenting perutku terisi dan juga ada yang ingin aku ceritakan kepadamu"
"Ya sudah, kita makan di tempat biasa aku makan saja"
"Baiklah kalau begitu"
Lalu Sora langsung menggunakan helem dan menaiki motor Myung Soo.
Maaf baru update ya hehehehe 🙏🙏.....
__ADS_1
Jangan lupa follow, vote, komen dan likenya yak.... Satu lagi jangan lupa dukung aqokkk biar semangat buat nulisnya. Maaf kalau masih ada typo 😁😁😁😁