Love Is..

Love Is..
love is part 2


__ADS_3

Terdengar suara ketukan pintu di pagi hari dikamar kina. Saat membuka pintunya, sudah ada ahra sembari membawa baju.


"Apa aku boleh masuk?" Tanya ahra.


"Tentu saja eonni" jawab kina. Lalu ahra masuk kedalam untuk duduk.


"Gaja, kau duduk. Ini ada beberapa baju untukmu yang sudah tidak muat." ucap ahra.


"Tapi eonni. Apa.." belum selesai bicara ahra sudah memotong pembicaraannya.


"Aku tidak suka penolakan. Aku harap kau menerima bantuan ku" sedikit nada memaksa yang kina rasakan dari ucapan ahra. Mau tidak mau kina menerima pemberian ahra.


"Gamsahamnida eonni. Aku merasa tidak enak kepadamu. Keluarga eonni sudah memberikan kami tumpangan dan sekarang memberikan aku pakaian" mendengar ucapan kina membuat ahra tersenyum dan langsung menggenggam kedua tangan kina.


"Kau tidak perlu merasa tidak enak, selagi aku bisa membantumu dan aku senang kau berada disini, jadi aku merasa memiliki seorang adik perempuan" ujar ahra sembari tersenyum.


"Bukankah eonni sudah memiliki namja berkaki panjang. Mmmm maksudku adikmu itu?" Kata kina sembari tersenyum canggung meralat ucapannya. Mendengar itu ahra kembali tersenyum.


"Memang aku memiliki adik. Tapi dia namja bukan yeoja. Bagaimana kyuhyun berada disekolah?? Apa masih ada yeoja yang mengejarnya" Pertanyaan ahra membuat kina berpikir harus menjawab apa. Karena selama ini kyuhyun dan kina adalah bermusuhan. Masalah berawal dari kaset sebuah games yang mereka berdua sangat inginkan dan sampai membuat keributan ditokok kaset.


"Mmmm aku tidak tahu eonni. Karena aku tidak memperhatikannya" ucap kina sekenanya. Namun dalam hatinya berkata hal lain.


"Tsk!!! Untuk apa juga aku peduli dengannya. apa yang terjadi disekolah. Yang ada melihat wajahnya membuat aku semakin emosi"ucap kina dalam hati.


"Benarkah? Aku pikir kau adalah salah satu dari yeoja yang selalu mengejar kyuhyun" mendengar ucapan ahra membuat kina mengerutkan keningnya.


"Mengejarnya? Maksud eonni??" Tanya kina.


"Memang kau tidak tahu kyuhyun selalu di dekati banyak yeoja eoh?"


"Aniyo eonni karena aku memang tidak memperhatikannya dan tidak tertarik dengannya, Walau aku satu kelas" pengakuan kina membuat ahra menatap takjub. karena baru ada satu orang yeoja yang tidak perduli dengan kyuhyun. Langsung saja ahra memeluk kina dan itu membuat kina bingung atas perlakuan ahra.


"Eo..onni ada apa kau memelukku?" Tanya kina.


"Karena aku akan mendapatkan hadiah dari kyuhyun. Ya sudah kalau begitu lebih baik kita sarapan eoh" ucap ahra.


"Kalau begitu kau ganti pakaianmu eoh" perintah ahra. Dengan digap kina memilih baju untuk dipakainya pergi. Setah selesai mengganti baju kina mengambil tasnya.


"Kau mau pergi kemana?"tanya ahra.


"Aku sudah ada janji dengan temanku eonni" jawab kina.


"Ya sudah kalau begitu. Lebih baik makan dulu"ucap ahra.


"Ne, eonni" langsung saja ahra menarik tangan kina untuk menuju lantai bawah dan di sana sudah ada kedua orang tua mereka namun masih ada satu anggota yang belum bangun dari tidurnya. Siapa lagi kalau bukan cho kyuhyun yang masih terlelap dalam tidurnya.


"Bagaimana tidurmu, nyenyak?" Tanya nyonya kim.


"Ne, ahjuma. Tidurku sangat nyenyak" ucap kina sembari tersenyum.


"Ahjuma, apa kyuhyun sudah kau bangunkan" tanya nyonya kim.


"Sudah nyonya. Hanya saja tuan muda sangat sulit bila dihari libur" ucap pelayan choi.


"Ya sudah kalau begitu biar ahra saja yang membangunkannya" seketika ahra menghentikan aktivitasnya dan menatap eommanya.


"Eomma, kenapa aku yang harus membangunkannya?" Keluh ahra.


"Selain kau siapa lagi?" Ucap tuan cho sembari melirik ahra. Mengerti akan hal itu ahra bertindak cepat.


"Bagaimana kalau kina saja yang membangunkan" mendengar ucapan ahra membuat kina tersedak dan langsung eommanya memberikannya air.


"Kalau makan pelan - pelan" ucap nyonya park sembari menahan senyum.


"Kenapa harus aku eonni?"ucap kina.


"karena kau teman sekelas kyuhyun dan aku yakin kau dapat membangunkannya. Kalau dengan aku eomma dan appa bahkan yang lain susah untuk dibangunkan. Merasa alasan ahra di buat - buat membuat kina menghembuskan nafasnya dan menuruti ucapan ahra.


"Baiklah" walau begitu ini kesempatan untuknya membalas dendam. Lalu kina kembali kelantai atas karena kamar mereka bersebelahan. Dengan perlahan kina membuka pintu dan masuk dengan mengendap agar kyuhyun tidak terbangun.


"Aigo,,, apa dia tidak pegal tidur dengan mulut dengan sedikit terbuka dan apa ini air liurnya terkena bantal" lalu kina mengeluarkan ponselnya disaku celana untuk memotret kyuhyun.


"hahaha... aku jadi teringat dengan ucapan ahra eonni. Apa setelah melihat foto ini para yeoja itu akan terus mengejarnya" setelah itu kina memasukan ponselnya kedalam sakunya. Lalu kina mengambil posisi mendekatkan mulutnya di telinga kyuhyun.


"KYA!!!!! IREONNNAAAAA" teriakan kina membuat kyuhyun terbangun. Lalu menatap siapa yang membangunkannya dengan mata yang sedikit terbuka.


"AISH!!! apa yang kau lakukan di kamarku?" Kesal kyuhyun.


"Aku disuruh membangunkan mu. Untuk sarapan pagi apa itu salah?"ucap kina.


"Ne, sangat salah karena kau yang membangunkan ku. Katakan kepada eomma aku masih mengantuk" lalu kyuhyun kembali menyelimuti badannya. Namum dengan sigap kina menarik selimut yang digunakan kyuhyun.


"Cepat bangun. Setidaknya kau harus menghargai orang yang sudah menunggumu eoh" ucap kina.

__ADS_1


"Apa kau tuli eoh? Aku masih mengantuk?"


"Aku bilang bangun"


"shireooo!!!"


"Kau tuli eoh. Cepat banguunnnnn"


"Shireoooooooooooo!!!!!!"


saat mereka tarik menarik selimut dengan kekuatan penuh kyuhyun menarik selimut dan membuat kina terjatuh tepat di atas badan kyuhyun. Hal itu mengakibatkan wajah mereka sangat dekat dan mata meraka langsung saling pandang satu sama lain.


Deg... degg... deggg...


terdengar suara detak jantung diantara mereka berdua. Detakkan itu datang secara tiba - tiba dan membuat mereka bingung satu sama lain. Biasanya mereka tidak merasakan seperti ini dengan orang lain.


"Ada apa dengan jantungku? Kenapa berdetak sangat kencang? Biasanya aku tidak seperti ini" ucap kyuhyun dalam hati


"Aigo, kenapa wajahnya harus sedekat ini. Membuat kinerja jantungku kenapa jadi tidak karuan seperti ini" ucap kina dalam hati.


Tanpa mereka sadari terlihat ahra yang sedang memandang kejadian itu.


"Apa yang sedang kalian lakukan?" Tanya ahra. Menyadari ada suara yang dikenalnya membuat mereka tersadar dan langsung kepada posisi semula.


"A... akh tadi aku terjatuh saat berusaha membangunkannya. Kalau begitu aku permisi untuk melanjutkan makan ku" ucap kina sedikit gugup sembari meletakan tangannya di dadanya.


"Cepat kau turun dan setelah itu sarapan" mendengar perintah ahra membuat kyuhyun menganggukkan kepalanya dan pergi ke kamar mandi. Sedangkan kina dimeja makan tidak fokus atas kejadian yang telah dialaminya.


"Apa yang kau lamunkan?" Tanya tuan song.


"Tidak ada appa. Aku hanya teringat sudah ada janji dengan changwook. karena ada latihan bulutangkis. Kalau begitu aku permisi" ucap kina sembari mencium pipi eomma dan appanya. Terlihat kyuhyun ada dibelakangnya dan membuat kina merasakan kegugupan dan pergi berlalu dari hadapannya.


Lalu kyuhyun melangkah menuju meja makan dan langsung menyapa kedua orang tuanya dan juga kedua orang tua kina.


*****


Sekolah hesang


kina sudah sampai ditempat latihan badminton Lalu pandangannya beralih kepada changwook yang sedang bermain. Setelah selesai berlatih changwook menghampiri kina yang sedang duduk dipinggir lapangan.


"kenapa kau tidak memakai baju latihan?"tanya changwook sembari mengambil air minum dan meminumnya.


"Rumahku kebakaran" mendengar ucapan kina membuat changwook tersedak.


"Jinja!! Bagaimana bisa rumah mu terbakar eoh? Tapi kau tidak terluka? Lalu kenapa kau tidak memberi tahuku. Lalu sekarang kau tinggal dimana?" Rentetan pertanyaan changwool membuat kina pusing


"Kau ini banyak sekali pertanyaannya. Yang pertama aku juga tidak tahu mengapa rumahku terbakar. Aku tidak terluka karena saat kejadian aku sedang di kedai membantu orang tuaku dan sekarang aku tinggal di rumah teman eomma. Mianhae aku lupa tidak memberimu kabar" ucap kina.


Changwook dan kina adalah teman akrab sejak mereka disekolah menengah pertama. Awalnya karena mempunyai hobi yang sama dan mereka berdua cepat akrab. Sampai gosip yang mengatakan mereka berpacaran.


"Gwenchana, Syukurlah kalau begitu. Pantas saja saat semalam aku teringat tentangmu. Ya sudah, kalau begitu kita pergi ke toko sport untuk membeli perlengkapan bulutangkis, setelah aku selesai dan aku tidak suka penolakan" ucap changwook.


"Baiklah, Percuma saja aku menolak. Yang ada kau semakin memaksaku" ucapan kina membuat changwook tersenyum.


"Dimana pelatih? Aku tidak melihatnya"tanya kina.


"Pelatih Kim sedang ada urusan jadi tidak hadir"jawab changwook.


"Begitu rupanya. Ya sudah kalau begitu kau kembali latihan saja" ucap kina sembari tersenyum.


"Baiklah my princess" ucap changwook sembari mengelus kepala kina dan langsung berjalan menghampiri lapangan.  Setelah selesai berlatih changwook dan kina pergi ke koko sport dan setelah itu mereka berdua pergi kesebuah tempat makan yang terkenal bernama elf blue.


Sedangkan ditempat lain terlihat kyuhyun sedang menunggu seseorang sahabatnya, siapa lagi kalau bukan kang seulgi. Yang merupakan Hobaenya dan mereka sudah berteman sejak kecil bersama changmin.


"Oppa" ucap seulgi.


"Kau sudah selesai. gaja lebih baik kita mencari makan"ucap kyuhyun.


"Ne, kebetulan aku lapar sekali" lalu seulgi menggandeng lengan kyuhyun. setelah sampai tempat makan yang dituju. Pandangan kyuhyun tertuju kepada seorang yeoja dan namja yang dikenalinya.


"Oppa, bukankah itu kina sunbae dan changwook sunbae?" Dengan cepat seulgi memanggil mereka berdua. Merasa namanya terpanggil membuat mereka menoleh.


"Seulgi... kyuhyun... gaja, lebih baik kita bergabung" ucap changwook. sedangkan kina hanya menatap tajam kepada kyuhyun.


"Mengapa kau memanggilnya. Apa kau lupa aku adalah musuhnya" ucap kina sedikit berbisik kepada changwook.


"Memangnya kenapa? Apa kau tidak lihat tempat ini sangat ramai dan hampir penuh tempat duduknya" ucap changwook. Mendengar ucapan changwook membuat kina mendengus kesal.


"kenapa aku harus bertemunya lagi ditempat makan. Apa tidak cukup bertemu dirumah" ucap kina dalam hati.


"Apa kalian sedang berkencan? Tanya changwook.


"Aniyo sumbaenim. Kebetulan kyuhyun oppa ingin menjemput ku dan mengajakku makan. Lalu sunbae sendiri bagaimana? Apa kalian berkencan. Aku perhatikan kalian sangat dekat sekali" mendengar ucapan seulgi membuat changwook dan kina tertawa.

__ADS_1


"Hahaha berkencan. Kebetulan kami berdua bersahabat" Mendengar ucapan changwook membuat seulgi hanya menganggukkan kepalanya.


"Kalian ingin memesan apa? Kebetulan kami belum memesan makanan" ucap changwook. Setelah melihat menu makanan yang berada dilayar tab. mereka mengklik dan memesan makanan tersebut. Tidak butuh waktu lama makanan yang sudah dipesan sudah datang.


"Rumah teman eomma mu dimana ? Biar aku antar kau pulang nanti setelah makan"mendengar ucapan changwook membuat kina tersedak dan langsung saja changwook memberikan minum dan kyuhyun mendengar itu hanya memandang kina.


"Ah... tidak perlu mengantarku. Kau sudah berbaik hati membelikanku peralatan badminton dan itu lebih dari cukup. aku merasa tidak enak membawa seorang namja kerumah teman eomma dan appa" tidak adak pilihan lain kina harus berbohong karena kina tidak ingin tahu bahwa kini tinggal di rumah kyuhyun.


"Hemmm baiklah" ucap changwook.


"Kina sunbaenim. Aku hampir saja lupa, memberikan seuatu kepadamu"lalu seulgi mengambil kain yang sering kina gunakan di kepalanya saat bertanding bulutangkis ataupun berlatih.


"Bukankah ini punyaku? Bagaimana kau menemukannya?" Tanya kina.


"Di toilet sekolah dan saat aku melihat ternyata ada tulisan namamu sumbaenim" jawab seulgi sembari menyerahkan benda milik kina.


"Kau ini ceroboh sekali" langsung saja changwook mencubit pipi kina. Hal itu menjadi tontonan untuk seulgi dan kyuhyun.


"Gamsahamnida seulgi" ucap kina sembari melepaskan cubitan changwook namum tidak berhasil.


"Ne, sunbaenim. Aigo, kalian sangat serasi sekali sunbae" ucap seulgi sembari tersenyum.


"Benarkah?? Apa aku harus jadikannya kekasihku" goda changwook kepada kina.


"Aish apa yang kau bicarakan tuan ji?" Ucap kina sembari berusaha melepaskan cubitannya kembali. Terdengar suara ponsel milik kina berdering dan saat melihat layar ternyata eommanya.


"Ada apa eomma?"


"Bisakah kau membantu kami?? Kedai kopi sedang ramai sekali"


"Baiklah eomma aku segera kesana"


Lalu kina mematikan sambungannya dengan eommanya.


"Apa ada sesuatu yang terjadi?" Tanya changwook.


"Tidak ada. Hanya saja aku harus segera pergi,membantu kedua orang tuaku di kedai" ucap kina sembari memasukan ponsel kedalam tasnya.


"Ya sudah kalau begitu aku antar" ucap changwook.


"Bukankah kau sudah ada janji?" Ucap kina dan membuat changwook menepuk jidatnya.


"Hampir saja aku lupa. Ya sudah kau berhati - hati dijalan" kata changwook sembari mengelus rambut kina.


"Ne, kalau begitu aku pamit" lalu kina menepuk pundak changwook.


"Ne, sunbaenim"ucap seulgi. Sementara kyuhyun hanya menatap kepergian kina dari hadapannya. Tak lama dari itu ponsel milik kyuhyun berdering dan tertera nama appanya di ponselnya.


"Ada apa appa?"


"Bisakah kau menjemput appa ditempat butik nunamu. karena mobil appa masih dalam perbaikan"


"Baiklah aku akan segera ke sana. Tapi aku menggunakan motor"


"Tidak apa dan sudah lama appa tidak menaiki motor"


"Baiklah. Aku tutup telponnya"


"Ne"


"Kau mau kemana oppa?" Tanya seulgi.


"Appa meminta aku menjemputnya di butik nuna. Kau tidak apakan pulang sendiri?" Ucap kyuhyun.


"Ne, oppa. Gwenchanayo" jawab seulgi sembari tersenyum. Lalu kyuhyun mengeluarkan beberapa uang utuk membayar makananya.


"Kalian tidak perlu membayarnya. Anggap saja ini teraktiranku" ucap kyuhyun dan langsung pergi dari hadapan changwook dan seulgi.


"Hanya tinggal kita berdua"ucap changwook.


"Ne, kau benar. Sunbaenim aku dengar kau dan kina sunbae akan ikut perlombaan tingkat antar sekolah?" Tanya seulgi.


"Begitulah. maka dari itu kami berdua selalu bekerja keras. Menang atau kalah itu bukan prioritas kami sebagai pemain badminton, yang terpenting kita bermain dengan sepenuh hati. Jika melakukan sesuatu dengan hati yang bersih dan ikhlas kemenangan akan selalu datang menghampiri" mendengar ucapan changwook membuat seulgi terperangah.


"Wah kau hebat sekali sunbaenim. Ucapanmu sangat benar sekali" ucap seulgi.


"Aku mendapatkan ucapan itu dari kina. Dulu kina menasehatiku dan saat aku mendengar nasehatnya itu, aku menerapkannya kepada diriku dan yang dikatakan kina memang benar. Walau dia terlihat konyol bahkan kadang seperti anak kecil. tapi ada sisi lain yang membuatnya sangat luar biasa, yaitu pola pemikirannya yang kadang tidak bisa aku duga walau aku sudah lama mengenalnya dan dia memiliki kepedulian terhadap lingkungan yang tidak mampu" ucap changwook.


"Jinja? Aku tidak menyangka kina sunbae sangat dewasa sekali dan memiliki jiwa sosial yang tinggi. Apa kau menyukainya sunbaenim?" Ucapan seulgi membuat changwook tersenyum.


"Walau aku menyukainya. Aku tidak akan menjadikannya kekasihku. Aku tidak mau merusak persahabatan ku hanya karena cinta. Karena jika ada ikatan seperti itu, pasti akan berbeda dan tidak akan pernah sama"kata changwook sembari tersenyum.


*****

__ADS_1


Maaf kalau ceritanya sedikit kurang menarik. mmmm aniyo, bahakan kurang menarik dan juga maaf kalau ada penulisan yang masih salah ☺☺..


__ADS_2