
"Nuna... Bolehkah aku pesan daging??" Tanya Tae Hyung
"Tentu saja boleh" jawab kina.
"Tempatnya lumayan ramai"ucap Changmin.
"Tentu saja. Karena tempat makan ini sangat enak sekali" ujar kina antusias. Saat sedang mengobrol terlihat pemilik kedai menghampiri mereka.
"Kina... taehyung. Sudah lama kau tidak kemari naya" seketika membuat mereka terkejut saat mendengar suara ahjuma.
"Mianhae ahjuma. Karena waktu juga yang semakin sibuk hehehe" jawab kina.
"Apa mereka teman mu eoh?"
"Ne, ahjuma mereka semua temanku"ujar kina sembari tersenyum.
"Ahjuma pikir kau kemari membawa kekasih mu hahahaha"
"Tidak ahjuma hahahaha"
*******
Rumah yoona
"Gomawo sudah mengantarku pulang" ucap Yoona.
"Ne, sama sama" jawab changwook.
"Ya sudah kalau begitu. Aku masuk kedalam"
Tiba - tiba ada sebuah mobil berjalan menuju depan rumah. Saat melihat mobil yang dikenalinya membuat Yoona memegang dahinya.
"Aigo... Oppaku"gumam yoona.
"Kau kenapa?" Tanya changwook.
"Memangnya aku kenapa?" Ucap Yoona yang berbalik bertanya. Agar changwook tidak bertanya lagi. Tidak lama jaehyun menghampiri Yoona.
"Kau sudah pulang oppa" dengan wajah tegang Yoona berkata seperti itu. Bukannya menjawab jaehyun malah berucap kepada changwook.
"Kau pasti changwook" ujar jaehyun
"Ah, ne. Namaku jika changwook teman sekolah yoona"jawab changwook.
"Jika lebih dari teman tidak apa apa hahahaha"
"Ne"
Terlihat changwook terkejut mendengar ucapan jaehyun. Sedangkan Yoona langsung mencubit lengan jaehyun
"Aaaaaa.... Sakit sakit sakit sakit"ringis jaehyun
"Sakit kenapa??"tanya changwook yang bingung.
"Bukan apa apa.. ya sudah kalau begitu kami berdua masuk kedalam"kata Yoona.
"Kau tega sekali tidak menyuruhnya masuk kedalam eoh?"
"Ini sudah terlalu..."
"Kajja masuk saja kedalam"
Langsung saja jaehyun merangkul changwook agar mau masuk kedalam. Sedangkan Yoona dapat mematung melihat tingkah oppanya.
"Ya Tuhan.... Oppaku benar - benar"
Setelah itu mereka semua duduk di ruang tamu.
"Kau ingin minum apa changwook?"tanya Yoona.
"Apa saja"jawab changwook.
"Oppa mu tidak ditawari minum eoh?"ujar jaehyun dengan wajah sedikit kesal.
"Kau ambil saja sendiri" setelah mengatakan itu Yoona langsung pergi ke dapur.
"Aigo.... Kau tega sekali eoh" teriak jaehyun.
"Adikku ini memang luar biasa. Apa dia di sekolah seperti itu eoh?"
"Tidak juga hehehe"
"Benarkah. Ah iya, aku belum memperkenalkan diri. Namaku ini jaehyun, oppanya Yoona yang paling tampan hahahaha. Kau jangan ragu panggil saja aku Hyung eoh" mendengar ucapan jaehyun membuat changwook tersenyum geli.
"Baiklah, Hyung"jawab changwook sembari tersenyum.
"Apa Yoona disekolah memilik kekasih?"
"Aku rasa belum Hyung. Waeyo?"
"Kenapa wajah secantik adikku tidak memiliki kekasih. Apa menurutmu adikku jelek?"
"Tidak Hyung. Yoona sangat cantik sekali, namja mana yang tidak menyukainya"
"Apa kau tidak menyukainya??" Terlihat changwook terkejut atas ucapan jaehyun. Sementara Yoona hanya menggeleng-gelengkan kepalanya dengan sikap opaanya itu.
"Jangan di dengar ucapan oppaku. Dia memang seperti itu selalu bertanya hal yang tidak penting" ujar Yoona yang datang membawa minuman.
"Tidak penting apa eoh. Ini sangat penting sekali"
"Yang ada kau mempermalukan diriku eoh"
"Biarkan saja. Memang itu tujuan ku hahahaha" sebelum tanduk Yoona keluar jaehyun langsung berlari.
"Oppppaaaaaa" teriak Yoona. Changwook yang melihat itu hanya tersenyum melihat perdebatan kakak dan adik.
"Oppa ku benar benar. Membuatku kesal. Kau jangan dengar ucapan yang barusan. Oppaku itu sedikit tidak waras"
"Hahahaha sedikit tidak waras. Kau ada ada saja"
"Memang seperti itu oppaku. Selalu ingin tahu urusanku. Ah iya, kau minum dulu"
"Ne, baiklah aku minum"
"Bagaimana enak?"
"Ne, sangat enak hahaha. Kau hanya berdua saja dirumah?"tanya changwook
"Ne, begitulah. Appa dan eommaku sudah lama bercerai" jawab Yoona sembari tersenyum tipis.
"Mianhae, bukan maksudku.." belum selesai bicara Yoona sudah memotong pembicaraan changwook.
"Gwenchana. Aku dan oppa lebih memilih untuk tinggal bersama halmeoni dari pada bersama orang tua kami"ujar Yoona.
"Jadi ini rumah halmeoni?"tanya changwook.
"Ne, ini rumah halmeoni"jawab Yoona sembari tersenyum.
********
Terlihat kina sedang memperhatikan sosok yang dikenalnya ya itu somi. Namun pandangannya tertuju kepada Kyuhyun.
"Apa somi merindukan Kyuhyun?"batin kina. Saat ingin menghampiri sosok somi sudah menghilang dan itu membuat kyuhyun, Sina dan Changmin memperhatikannya.
"Nuna.. dia siapa?"bisik taehyung.
"Nanti aku ceritakan eoh"jawab kina.
__ADS_1
Kina dan taehyung memiliki kesamaan ya itu bisa melihat sosok yang tidak bisa dilihat oleh mata pada umumnya.
"Apa ada sesuatu disana?"tanya Changmin.
"Tidak ada apa apa"jawab taehyung sembari tersenyum.
"Ya sudah kalau begitu aku pamit pulang" ucap taehyung
"Ne, kau hati hati" ucap Sina.
"Baiklah. Sampai nanti nuna dan Hyung" pamit taehyung sembari tersenyum dan melambaikan tangan.
"Ya sudah kalau begitu. Aku dan Sina akan pulang" kata Changmin.
"Kalian satu arahkan?"tanya Sina.
"Ne, begitulah"jawab Kyuhyun.
"Kau jaga sahabatku eoh. Jangan sampai terluka"
"Kau ini, memangnya aku anak kecil eoh. Ya sudah sana kalian pulang"
"Tsk...kau mengusirku?"
"Ani, hanya menyuruhmu saja"
"Aigo... Kau ini. Ya sudah sampai nanti"
Melihat perdebatan mereka membuat Kyuhyun dan Changmin menggeleng-gelengkan kepalanya.
"Kyuhyun-ah, kami pulang"kata Changmin.
"Ne, kau hati hati"ucap Kyuhyun.
"Apa jam segini masih ada bis?"tanya Kyuhyun.
*******
Rumah keluarga Cho.
"Itu seulgi?"tanya kina.
"Ne, itu seulgi"jawab Kyuhyun.
"Bagaimana ini eoh?"ujar kina panik terlihat dari raut wajahnya.
"Kau diam dulu dimobil"ucap Kyuhyun.
"Ya sudah kalau begitu"kata kina.
Lalu Kyuhyun keluar dari mobil dan menghampiri seulgi yang sedang mengobrol dengan Ahra. Lalu mata Seulgi melihat Kyuhyun datang.
"Oppa" ucap seulgi. Terlihat wajah Ahra sedikit menegang dan menoleh. Ternyata Kyuhyun datang sendiri. Lalu dimana kina pikir Ahra.
"Kau sudah lama disini? Kenapa tidak memberi tahuku"ucap Kyuhyun
"Ne sudah lama tapi eonni mengajakku bermain tadi"
"Mianhae karena aku ada urusan"
"Gwenchana oppa"
"Kau sudah mau pulang?"
"Ne, aku sudah mau pulang oppa. Sebentar lagi Lee ahjussi akan datang"
"Ya sudah sambil menunggu aku temani kau sampai Lee ahjussi datang"
Akhirnya Kyuhyun menemani seulgi untuk menunggu supirnya datang karena merasa tidak enak menunggunya datang.
"Ne, eonni" ucap seulgi.
Lalu Kyuhyun dan seulgi duduk didepan rumah dekat pintu.
"Apa oppa baru selesai mengajar kina"tanya seulgi yang penasaran karena. Mengajar kina sampai malam.
"Ne, begitulah. Mengajarinya butuh kesabaran"jawab Kyuhyun sembari tersenyum.
"Begitu rupanaya. Ah iya, Oppa besok bisakah menemaniku pergi?"
"Pergi kemana?"
"Ke toko buku. Ada buku yang ingin aku beli untuk pelajaran Kim seonsaengnim. Aku tidak tau yang lebih bagus yang mana"
"Baiklah kalau begitu"
"Jinja... Gomawo oppa" lalu seulgi melingkarkan tangannya di lengan Kyuhyun sembari tersenyum senang. Kina melihat itu merasa tidak suka.
"Aigo... Apa mereka sedang memamerkan kebersamaan didepan mataku. Tsk... Menyebalkan, sedangkan aku didalam mobil menunggunya" kesal kina. Lalu kina mengirimkan pesan kepada Kyuhyun.
"Sampai kapan aku harus menunggu eoh? Apa kau tidak lihat ini sudah lewat tengah malam dan besok harus sekolah. Aku sudah mengantuk" isi pesan kina kepada Kyuhyun. Namun yang terjadi kina mendengar suara ponsel lain bunyi dimobil.
"Aish.... Percuma saja aku mengirim pesan. Ternyata ponselnya tertinggal. Lebih baik aku tidur saja, mataku sudah tidak kuat"ucap kina.
Tidak lama dari terlelap tidur. Lee ahjussi sudah datang di depan rumah Kyuhyun dan langsung keluar dari mobil.
"Maaf nona. Ada sedikit kendala dengan mobilnya"
"Ne, ahjussi gwenchana. Ya sudah kalau begitu aku pamit oppa"
"Kau hati hati di jalan eoh"
"Ne oppa sampai jumpa di sekolah"
Setelah seulgi pamit dan mobilnya sudah tidak terlihat. Kyuhyun langsung menghampiri mobilnya untuk menyuruh kina keluar. Namun apa yang di lihat, kina terlelap tidur.
"Tertidur lagi" ucap Kyuhyun sembari tersenyum. Entah kenapa Kyuhyun melihat kina yang terlelap tidur merasa hatinya damai.
"Seharusnya aku mendapatkan bayaran memindahkannya ke kamar" ucap Kyuhyun. Sebelum mengangkat kina. Lalu mengambil ponselnya yang ada di samping tempat duduknya dimasukan kedalam sakunya dan Kyuhyun mulai menggendong kina secara perlahan dan membanya masuk kedalam rumah. Saat masuk kedalam ternyata ada Ahra yang melihat dan langsung datang menghampiri.
"Kina tertidur"
"Ne, nuna. Sebelum seulgi pulang aku menyuruhnya untuk diam didalam mobil"
"Aigo... Ya sudah kau bawa saja kekamarnya"
"Ne, nuna"
******
Lapangan badminton sekolah
Pagi pagi sekali kina sudah sampai sekolah dan mulai melakukan pemanasan sebelum melakukan latihan. Kina sengaja sedari tadi berlari untuk menghilangkan bayangan kejadian semalam dan Samapi pada akhirnya kina merasa lelah, lalu tertidur dilantai lapangan sembari mengatur nafasnya.
"Argh..... Dasar napeun namja. Kenapa kejadian semalam masih terbayang"kesal kina sembari kakinya menendang angin. Lalu merasa ponselnya bunyi dan dengan malas kina berjalan kepinggir lapangan. Saat melihat layar ponsel ternyata changwook.
"Ada apa changi"ucap kina
"Aku hanya mengingatkan kita hari ini latihan eoh. Kau jangan sampai terlambat" kata changwook dengan suara cirihas baru bangun tidur.
"Aku sudah ada di lapangan"kata kina
"Oh lapangan... Mwo???? Lapangan sepagi ini? Bukan kah latihan kita mulai jam 8 pagi"
"Memangnya kenapa. Kaukan selalu mengomel jika aku terlambat. Makannya aku bangun lebih pagi. Kau mandi sana, awas saja jika kau terlambat. Akan aku hukum kau"
"Tapi tidak sepagi ini naya. Ya sudah kau tunggu. Aku mau mandi sekarang"
__ADS_1
"Apa kau sudah makan?"
"Aku belum makan hehehe"
"Kau ini kebiasaan. Ya sudah kalau begitu aku bawakan kau makanan eoh"
"Ne, gomawo changi"
"Changi... Saranghae"
"Tsk... Jika sudah seperti itu kau selalu ada maunya. Kau ingin apa?"
"Hehehehe aku ingin kau masakan aku nasi goreng dengan ayam goreng"
"Aku sudah salah menawarkan mu membawa makanan"
"Hahahaha salahmu sendiri"
"Ya sudah kalau begitu. Aku tutup telponnya"
"Ne, jagia gomawo eohhh"
Setelah mematikan ponselnya kina mendengar ada yang memanggilnya.
"Eonni" lalu kina menoleh dan ternyata soomi.
"Kau..kenapa ada disini? Kau mencari Kyuhyun?" Kata kina.
"Aniyo, aku ingin bertemu dengan eonni"ucap soomi.
"Ingin bertemu denganku??"terlihat kina terkejut.
"Ne, ingin bertemu dengan mu. Semalam aku melihat eonni merasa kesal"
"Mwo kesal? Apa maksudmu aku kesal" terlihat kina gugup dengan pertanyaan soomi.
"Aigo.... Aku inikan arwah jadi aku tau isi hati dan perasaan manusia eonni"ujar soomi.
"Kau ini so tau eoh"ucap kina sembari tersenyum dan soomi ikut tersenyum.
"Kalau boleh tau kau meninggal karena apa?" Seketika raut wajah soomi berubah, saat kina bertanya. Melihat itu kina merasa bersalah atas ucapannya.
"Mianhae.. bukan maksudku untuk...."
"Gwenchanayo eonni. Aku meninggal karena aku ditabrak saat aku akan datang keulang tahun Kyuhyun oppa bersama dalpo oppa"
"Mwo tertabrak?? Lalu bagaimana dengan pelakunya. Apa sudah tertangkap eoh?"
"Ne, sudah eonni"
"Syukurlah bila sudah tertangkap"
"Eonni, bolehkah aku meminjam badanmu lagi. Aku ingin berbicara dengan dalpo oppa"
"Ne, tentu saja boleh"
"Gomawo eonni" lalu soomi memeluk kina sebagai rasa terimakasihnya.
*****
Meja makan keluarga Cho
Terlihat di meja makan ada nyonya Cho, nyonya song, tuan song dan Ahra.
"Bagaimana dengan pembangunan rumah kalian"tanya nyonya Cho.
"Hampir selesai karena yang rusak hanya kamar kina dan dapur saja. Kira kira 2 bulan lagi, sudah bisa menempati rumah kami"kata tuan song.
"Begitu rupanya. Jika kalian sudah menempati rumah kalian. Rumah ini terasa sepi"ucap nyonya Cho.
"Jika ahjussi, ahjuma dan kina kembali kerumah aku merasa kesepian" kata Ahra dengan wajah sedih.
"Kenapa aku menjadi merasa sedih seperti ini. Melihat wajah kalian. aku tidak tega untuk kembali kerumah" goda nyonya song. Nyonya Cho dan Ahra yang mendengar itu tersenyum. Sementara dikamar Kyuhyun sedang bersiap siap untuk berangkat sekolah dan saat Kyuhyun ingin mengambil ponselnya ternyata ada pesan dari seulgi dan saat ingin membalas Kyuhyun terkejut karena kina mengirimkannyaa pesan.
"O, semalam dia mengirimkan pesan" lalu Kyuhyun membalas pesan seulgi sembari keluar dari kamarnya dan menuju tempat meja makan. Namun saat turun tidak melihat kina sama sekali.
"Kau sudah rapih" ucap tuan song.
"Ne ahjussi. Ahjussi dan ahjumma pulang jam berapa dari rumah sakit?"ucap kyuhyun
"Pulang jam 2 dari rumah sakit. Kebetulan orang tua Minji datang"kata nyonya song
"Minji siapa?"tanya nyonya Cho.
"Karyawan ku di kedai. Terkena usus buntu kemarin jadi kami bawa kerumah sakit" ujar tuan song.
"Lalu bagaimana keadaanya sekarang ahjussi"tanya ahra.
"Semalem ahjussi lihat masih dalam keadaan belum siuman. Mungkin sekarang mambaik. Nanti rencananya kami akan menjenguknya siang"jawab tuan song
"Begitu rupanya ahjussi"kata Ahra.
"Kina tidak sekolah ahjussi dan ahjumma??"tanya Kyuhyun.
"Kina sudah berangkat dari tadi jam 6 pagi dan anak itu belum makan sama sekali. Tapi mengatakannya akan makan disekolah"ujar nyonya song.
"Kenapa berangkat sepagi itu ahjumma?"
"Latihan badminton disekolah"
"Eummm begitu rupanya. Ya sudah kalau begitu aku pergi sekolah dulu"
"Kau tidak habiskan makananmu?"
"Ani nuna. Aku baru ingat tadi Changmin menghubungiku untuk cepat cepat ke sekolah. Kalau begitu aku pamit"
Setelah mengatakan itu Kyuhyun langsung pergi ke sekolah menggunakan sepeda motor. Sedangkan kina dan changwook sedang makan di taman sekolah tempat biasa mereka makan.
"Aigo... Nasi goreng dan ayam goreng buatanmu menang yang terbaik"
"Ne.. ne...gomawo atas pujiannya. Aigooo jika sudah ada maunya memujiku setengah mati jika tidak di kabulkan kau menjelekkan jelekanku setengah mati"
"Itulah aku hahahaha"
"Kenapa kau pagi pagi sekali kesekilah. Sedangkan latihan jam 8"
Seketika kina menentang mendengar ucapan changwook. Entah alasan apa yang bagus agar changwook tidak bertanya berkelanjutan.
"Ah itu.. aku pagi pagi datang bertemu dengan soomi" ucap kina sembari tersenyum. Sedangkan dalam hatinya meminta maaf karena membawa soomi untuk menjadi alasan. Tapi itu tidak sepenuhnya berbohong. kenyataannya mereka memang bertemu.
"Soomi? Nugu" tanya changwook.
"Arwah yang merasukiku saat di panti asuhan, kau ingat?"
"Ah... Aku ingat. Apa dia meminta sesuatu darimu?"
"Dia meminta izin ingin masuk ke tubuhku untuk berbicara dengan dalpo oppa"
"Apa perlu aku temani nanti?"
"Baiklah nanti kau temani aku"
"Ya sudah. Sekarang kau buka mulutmu karena akan ada makanan datang"perintah changwook sembari membuka mulutnya dan kina dengan senang hati menerima suapan dari changwook. Tanpa disadari di belakang Kyuhyun memperhatikan mereka berdua dengan entah apa yang dirasakan Kyuhyun. Yang terlihat Kyuhyun hanya mengepal tangannya sembari membawa makanan ditangannya. Sibuk memperhatikan mereka berdua tanpa di sadari olehnya seulgi memanggil nama Kyuhyun namun dihiraukannya. Malah memilih pergi dan membuang makanan yang dibelinya ke tong sampah dengan kencang. Lalu seulgi melihat arah yang dilihat oleh Kyuhyun dan raut wajah yang sulit diartikan.
*******
Mianhae jalan ceritanya banyak typo dan membosankan. Ditunggu ya komennya... 😊😊😊
__ADS_1