Love Is..

Love Is..
love is part 27


__ADS_3

Toko JY


"Akhirnya bisa pulang juga. Rasanya lelah hari ini. Begitu banyak pelanggan"ujar Yoona.


"Kau benar sekali"kata changwook.


"Sebagai ucapan terima kasih. Aku ingin menteraktir kau makan dan aku tidak suka penolakan. Apa lagi kau yang harus membayar, jika melakukan itu aku sangat marah kepada mu"


"Baiklah. Kalau begitu aku harus membeli makan yang sangat mahal"


"Dasar menyebalkan"


Merekapun langsung tersenyum dan entah kenapa melihat senyuman changwook membuat Yoona senang.


"Aku dengar, di sekitar sini ada sup iga yang sangat enak"kata changwook


"Benarkah?? Aku sudah lama sekali tidak makan itu"ujar yoona


"Baiklah kita pergi kesana"Akhirnya Changwook dan Yoona langsung pergi ketempat tersebut, tidak butuh waktu lama mereka berdua telah sampai tujuan. lalu mereka berdua melangkah masuk kedalam dengan perasaan senang. saat mereka masuk terdengar suara memanggil mereka berdua.


"changiiii..... yoona...." panggil kina sembari melambaikan tangan.


"O, kau disini na-ya. annyeonghaseyo ahjussi dan ahjumma"kata changwook.


"kalian habis dari mana?"tanya song ahjumma.


"aku habis membantu yoona di tokonya ahjumma"


"aku pikir kalian habis berkencan"seketika ucapan nyonya song membuat  mereka tersenyum.


"mana mungkin mereka berkencan eomma" kata kina sembari menatap mereka berdua.


"kenpa tidak mungkin??"ujar song eomma.


"changwook itu homo hahahahahha"ucapan kina seketika membuat semuanya sangat terkejut. namun changwook menghampiri kina sembari melingkarkan tangannya di leher kina.


"enak saja. aku tidak homo"langsung saja changwook melingkarkan tangannya di kepala kina. Kyuhyun yang melihat itu sedikit kesal.


"benarkah ?? lalu bagaimana dengan kejadian beberapa tahun yang waktu lalu? Saat kau di peluk dan di cium dan memanggilmu jiwook sangat merdu" seketika changwook teringat akan kejadian yang membuatnya terkejut.


Flashback


"Apa yeoja yang meneror mu itu masih lama eoh?"terlihat kina sudah kesal menunggu. Karena changwook memintanya untuk menemani bertemu dengan yeoja yang selalu mengirimkannya hadiah.


"Dia bilang kepadaku sebentar lagi akan datang"kata changwook.


Terdengar suara pintu bunyi terlihat seseorang datang berjalan mendekat . Namun hal itu tidak disadari oleh mereka berdua dan saat orang itu ada di hadapannya. Membuat mereka menatap kebingungan.


"Hai, jiwook" ternyata orang yang selalu mengirimkan hadiah untuk changwook setengah yeoja. Langsung saja orang itu memeluk changwook sanagat erat.


"Yak... Lepaskan"ucap Changwook yang merasa geli dengan perlakuan orang itu.


"Aku tidak mau. Karena ini yang aku inginkan. Memeluk mu dengan erat"kata orang itu.


"Omo! Aku tidak menyangka... Jadi selama ini yg mengirim kau hadiah adalah dia.. "ucap kina.


Flashback end


Mendengar cerita kina membuat semua tertawa. Karena tidak habis pikir changwook mengalami kejadian yang tidak terduga.


"Wah... Aku tidak menyangka. Kau di sukai seorang namja"ledek Sina.


"Itu cerita lama"kata changwook.


"Andai aku ada disitu. Aku yakin, habis habisan aku mentertawai mu hahahahahhaha"


"Tanpa ada pun. Sekarang kau tertawa puas"


"Hahahaha kau benar juga"


"Yoona. Kau harus berhati hati dengan changwook. Jika dia dekat dengan seorang namaja"kata Sina.


"Yak... Apa kau terus meledekku"kesal changwook.


"Ani.. hanya memperingatkan saja hahahaha"ujar kina dan langsung saja changwook menarik hidung kina.


Terdengar suara ponsel milik Kyuhyun berdering dan saat melihat ternyata Ahra.


"Kau ada dimana?"


"Aku sedang makan bersama song ahjussi dan yang lainnya. Wae nuna?"


"Ani, hanya bertanya saja. Ya sudah kalau begitu"langsung saja Ahra mematikan ponselnya.


"Apa itu eonni"tanya kina.


"Ne"jawab Kyuhyun seadanya dan langsung melahap makanan yang ada didepan matanya. Sementara kina merasa Kyuhyun sedikit aneh.


"Nuna dan Hyung...aku tidak sabar ingin melihat kalian


"Apa kau datang mendukung ku membawa sepanduk besar lagi eoh?"tanya kina sembari melirik mata taehyung.


"Entahlah hahahahaha"


****


Rumah keluarga kang


Kamar seulgi


Terdengar ketukan di luar pintu kamar dan seulgi langsung mempersilahkan masuk pelayannya masuk kedalam.


"Nona, aku menemukan paket di depan rumah"kata pelayan tersebut.


"Paket? Untukku"ujar seulgi yang terlihat kebingungan.


"Ne, disini bertuliskan selamat ulang tahun untuk nona"lalu pelayan itu langsung memberikan paket itu kepada Seulgi dan setelah itu pamit melangkah pergi. Dengan sedikit ragu seulgi membuka paket itu dan saat melihat isinya ternyata jaket dengan kertas ucapan.


Selamat ulang tahun, seulgi


-seohyun-


"Apa maksudnya wanita sihir itu memberikan ku hadiah. Setelah  memberikanku racun" lalu seulgi melempar barang itu dengan kencang. Tidak lama ponsel seulgi bunyi dan saat melihat ada pesan masuk.


"Bagaimana dengan hadiah yang aku berikan. Apa kau menyukainya atau malah membuangnya"


Seulgi sudah bisa menebak siapa yang mengirimkan pesan kepadanya. Dengan rasa kesal seulgi mengepalkan tangannya.


"Jika aku membuangnya apa kau merasa terhormat??"


"Tidak juga... Lagi pula itu hadiah murahan"


"Wah benar benar nenek sihir ini. membuat aku kesal saja!"Kata Seulgi. Lalu ponselnya berdering kali ini panggilan telpon dari Kyuhyun.


"Ne, oppa ada apa?"

__ADS_1


"Apa kau menerima hadiah dari Seohyun?"


"Ne, bagaimana oppa tau?"


"Seohyun memberi tahu ku. Apa benar isinya jaket?"


"Benar oppa dan bukan hal yang aneh. Apa kau masih di kedai kina oppa?"


"Sesudah tidak. Oppa baru selesai makan dan akan pulang ke rumah"


"Ya sudah kalau begitu. Hati hati dijalan oppa"


"Ne, kalau begitu. Sampai nanti"


"Ne, sampai nanti oppa"Terpancar wajah kebahagiaan dari wajah seulgi. karena kyuhyun sangat perhatian sekali.


"Oppa apa kau mempunyai perasaan yang sama dengan ku"kata seulgi sembari memandang foto mereka berdua. Sedangkan kina sedari tadi memandang Kyuhyun yang sedang menghubungi seulgi dan di akhir percakapan terlihat senyuman terpancar dari wajah Kyuhyun.


"Mengapa tersenyum seperti itu"gumam kina. Changwook yang mendengar itu langsung bertanya kepada kina.


"Kau kenapa?"


"Memangnya aku kenapa?"


"Aku rasa kau barusan telah mengatakan sesuatu"


"Aku tidak mengatakan apapun" lalu changwook mencondongkan badannya agar sejajar dengan wajah kina.


"Kenapa wajah mu sangat dekat eoh? Aku tidak berbohong"kata kina. Tanpa disadari oleh mereka berdua. Kyuhyun memperhatikannya dan merasa kesal.


"Ya sudah jika tidak. Tapi kenapa hidungmu melebar"ledek changwook.


"Mwo??? Enak saja hidung ku tidak melebar"


"Hahahhaa sudahlah kau tidak perlu menjelaskan apapun aku tahu itu"


"Terserah kau saja"kata kina sembari memalingkan wajahnya dan melipat kedua tangannya. Melihat kina seperti itu membuat changwook gemas dan langsung saja mengacak rambutnya.


"Rambut ku berantakan"


"Biarkan saja"


"Dari tadi kalian berisik sekali"kata Sina.


"Hahahaha biarkan saja. Lagi pula menggoda kina adalah hal yang menyenangkan"ujar changwook.


"Appa...eommaa.... Lihat apa yang dikatakan anak pertama mu" kata kina.


"Hahahaha kau ini seperti anak kecil saja mengadu"sindir changwook. Sementara kedua orang kina hanya tersenyum menanggapi tingkah laku mereka berdua.


"Sangat dekat sekali mereka berdua"ucap Yoona dalam hati.


"Ya sudah kalau begitu. Aku pulang terlebih dahulu. Sekalian aku mau mengantar Yoona pulang"


"Itu baru pria sejati mengantarkan kekasih pulang"ledek tuan song dan itu semuanya tersenyum.


"Ahju..."


"Sudah aku katakan berpuluh kali. Jangan panggil ahjussi. Jika mendengar itu lagi. Kau tidak boleh bertemu dengan kina"kaya tuan song


"Aigo....abeoji kejam sekali dengan anakmu eoh"jawab changwook yang berpura pura terlihat sedih.


"Sudah cepat sana kau antarkan Yoona ini sudah malam"kata kina.


"Arraseo, cerewet sekali"kata changwook sembari mencubit bibir kina.


"Ya sudah kalau begitu aku juga harus pulang"ucap Sina.


"Baiklah kau hati hati di jalan eoh"kata kina sembari memeluk sahabatnya itu.


"Aku juga harus pulang nuna"ucap taehyung.


"Ne benar sekali"sambung pelayan yang lainnya.


"Baiklah, hati hati dijalan"kata nyonya song.


Terlihat Lee ajjussi sudah sampai di tempat yang sudah Kyuhyun beritahukan sebelum pulang.


"Maaf tuan muda saya terlambat"ucap Lee ahjussi.


"Gwenchanayo ahjussi"jawab Kyuhyun sembari tersenyum. Lalu semuanya masuk kedalam mobil. Saat didalam mobil kina berada di tengah di apit oleh nyonya song dan Kyuhyun. Sedangkan tuan song duduk didepan. Hal itu memang sudah direncanakan oleh song ahjussi agar kina berada disamping Kyuhyun.


"Kenapa Kyuhyun duduk disamping ku. Aku yakin ini rencana appa"kata kina dalam hati.


"Hoaamm.... Aku mengantuk sekali. Eomma nanti bangunkan aku"kata kina.


"Ne, kau tidurlah"ucap nyonya song.


Saat sudah terlelap dalam tidurnya, kina bermimpi berada di sebuah tempat pedesaan yang begitu menyegarkan mata. Disana terlihat soomi sedang bermain air di sungai.


"Soomi...."teriak kina.


"eonni kemari. Main bersama ku"


"Baiklah"


"Bagaimana eonni. Apa kau merasa senang dan nyaman berada di sini?"


Sementara di dunia nyata kina sudah menyandar kepada Kyuhyun dan kedua tangannya dengan santainya sudah memeluk Kyuhyun kakinya sudah berada di paha Kyuhyun dan itu membuatnya sangat terkejut. Nyonya song yang melihat itu menahan senyum melihat tingkah anaknya.


"Ne, tentu saja nyaman dan sangat damai"ucap kina yang mengigau sembari terus memeluk Kyuhyun.


"Mianhae, kina pasti merepotkan mu"


"Gwenchanayo, ahjumma. Mungkin kina merasa aku ini kasur"ucap Kyuhyun dan itu membuat tuan song menoleh kebelakang.


"Sabar sebentar eoh. Nanti biar aku saja yang memindahkan kina"


"Tidak usah ahjussi biar aku saja"


"Kau jangan panggil aku ahjussi karena aku tidak suka"Kyuhyun langsung terkejut mendengar ucapan tuan song.


"Ne, ahju... Maksud ku abeoji"kata kyuhyun


"Itu jauh lebih baik untuk didengar"ujar tuan song. Lee ahjussi yang mendengar itu menahan senyumannya.


Tanpa terasa mereka sudah sampai di rumah. Saat semua akan turun kina masih terus memeluk Kyuhyun.


"Aigo... Selalu saja seperti ini jika sudah tertidur"saat Kyuhyun ingin membetulkan posisi untuk di gendong. Kina enggan untuk melepas. Mau tidak mau Kyuhyun harus gendong kina menghadap depan dengan tangan melingkar di leher dan kaki juga melingkar di pinggang Kyuhyun. Kedua orang tua kina dan Lee ahjussi melihat itu hanya tersenyum. Saat masuk kedalam semuanya melihat itu dan sangat terkejut.


"Yeobo, lihat Kyuhyun dan kina"ucap nyonya song.


"Wah...apa ini kemajuan"kata tuan Cho


"Sepertinya begitu appa"tambah Ahra.

__ADS_1


Melihat kedua orang tua kina sudah masuk membuat mereka bertiga datang menghampiri.


"Hani-ya... Apa yang sudah tejadi?"tanya nyonya Cho.


"Anakku tidak senagaja tertidur di mobil dan Kyuhyun yang membawanya"kata nyonya song.


"Padahal aku sudah menawarkan diri tapi Kyuhyun tidak mau"ujar tuan song.


"Benarkah? Tapi kenapa di gendongnya seperti akan melakukan malam pertama"seketika mendengar ucapan suaminya membuat nyonya Cho memukul lengan tua Cho.


"Aigo... Kau berpikiran sejauh itu"kata nyonya Cho.


"Bukannya begitu. Tapi memang seperti itu hahahaha . Dulu saja kau sepeti itu kepadaku "ucapan tuan song membuat semua tertawa.


"Appa kau membuat eomma malu hahahaha"kata ahra. Sementara di lantai dua terlihat jihee juga terkejut melihat kedatangan Kyuhyun yang menggendong kina.


"Aigo...kina kenapa? Apa tertidur lagi?"


"Ne, nuna ah iya.. tolong buka kan pintu kamar kina"


"Baiklah, game boy" lalu jihee membuka pintu kamar kina dengan terburu buru.


"Gomawo. Bisakah kau buka kan sepatu kina nuna" kata Kyuhyun sembari berjalan duduk di kasur.


"Baiklah kalau begitu"kata jihee.


"Aku melihat posisi seperti ini biasanya pasangan yang ingin melakukan sesuatu"ucapan jihee membuat Kyuhyun membulatkan matanya dan mengerti apa yang di bahas jihee.


"Buang pikiran jorok mu itu nuna"ucapan Kyuhyun yang sedikit kencang membuat kina mengeliat dan menenggelamkan  wajahnya di leher Kyuhyun. Hal itu membuat Kyuhyun terdiam. Di tambah hembusan nafas kina membuatnya merinding.


"Siapa yang jorok. Memangnya aku memegang kotoran"


"Terserah kau saja. Apa sudah selesai nuna?"


"Ne, sudah. Ya sudah kalau begitu. Aku kembali bekerja dan jika butuh sesuatu panggil aku"kata jihee.


"Ne, nuna" Setelah mengatakan itu Kyuhyun langsung membaringkan kina di tempat tidur dengan posisi Kyuhyun berada di atas kina. Dengan perlahan Kyuhyun melepaskan tangan dan kaki kina perlahan.


"Apa senyaman itu tidur dalam pelukan ku eoh"kata Kyuhyun. Namun saat akan beranjak bangun tangan kina sudah ada dileher Kyuhyun dan membuat Kyuhyun tertidur disamping kina. Terlihat mata kina sebentar membuka dan akhirnya tertidur kembali.  Wajah mereka begitu dekat sekali, hal itu membuat kinerja jantung Kyuhyun tidak baik kembali.


"Kenapa selalu seperti ini saat dengan mu"ucap Kyuhyun sembari menyingkirkan rambut kina yang sedikit menutupi wajahnya. Setelah mengucapkan itu, kina kembali memeluk. Entah dorongan dari mana kyuhyun membalas memeluk kina dan tertidur.


*****


Jam sudah menunjukan pukul 06.30 pagi. Keduanya masih dalam keadaan tertidur pulas. Tanpa disadari oleh mereka berdua Ahra dan jihee sedang memperhatikan mereka yang masih terlelap.


"Hey... Apa kau lihat saat Kyuhyun membaringkan kina?"bisik Ahra kepada jihee.


"Tentu saja. Aku menyimpannya di ponselku hahahaha"jawab jihee.


"Benarkah?? Ya sudah, kita keluar saja sebelum mereka bangun eoh"


"Kau benar"


Setelah mengatakan itu mereka berdua keluar dari kamar untuk melihat isi ponsel jihee.


"Coba aku lihat"kata ahra


"Sabar sedikit"lalu jihee membuka ponsel dan menunjukkannya kepada Ahra.


"Wah Daebak, mereka seperti pasangan suami istri saja hahahaa"


"Ne, kau benar"


Saat melihat foto, tiba tiba di layar ponsel jihee terpang pang nama kang joon dan itu membuat Ahra terkejut. Langsung saja jihee mengambil ponselnya dan mengangkat telpon dari kang joon.


"Ada apa kang joon"


"Kau tidak lupakan hari ini?"


"Tentu saja tidak. Ya sudah aku bersiap siap dulu eoh"


"Aku juga akan bersiap - siap. Sampai bertemu nanti"


"Ne, kalau begitu" setelah yang dibicarakan selesai. Jihee memutar balikkan badannya dan seketika terkejut saat Ahra sudah ada di belakang.


"Kau mengejutkan aku"kata jihee sembari memegang dadanya. Namun ahrah melirik jihee dengan tanda tanya.


"Kau akan pergi dengan kangjoon? Bukan kah kau mengatakan akan pergi bersama temanmu. Jadi teman mu kangjoon"ujar ahra


"Aku ada urusan pekerjaan dengannya. Ya sudahlah kalau begitu. Aku mau mandi dan bersiap - siapa" lalu jihee meninggalkan Ahra begitu saja dengan perasaan sedikit gugup.


"Aku berharap. Ahra berpikiran yang tidak tidak"kata jihee.


Sementara di dalam kamar kina terlihat Kyuhyun sudah membukakan matanya. Menyesuaikan pandangan matanya dengan cahayanya.


"Inikan bukan kamar ku" saat Kyuhyun melihat kina yang masih dalam pelukannya, barulah menyadarinya apa yang sudah terjadi. Namun kina masih terlelap dalam tidurnya.


"Apa dia tidak mau melepaskan pelukannya" ada sedikit kesenangan yang Kyuhyun rasakan, saat suasana seperti ini.


Badan kina mulai menggeliat kembali untuk membetulkan posisi tidurnya sampai pada akhirnya kina kembali menenggelamkan wajahnya ke dada bidang milik kyuhyun


"Apa dia sedang menggoda ku"kata Kyuhyun yang berusaha menahan rasa dalam hatinya. Melihat mata kina yang akan terbuka Kyuhyun pura-pura tidur kembali.


"Kenapa kasurku berdetak. Tapi aku merasa nyaman sekali"kata kina dalam hati. Perlahan lahan matanya terbuka untuk menyesuaikan pandangannya. Saat terasa jelas kina memperhatikan apa yang sedang di peluknya saat menoleh ke atas dan betapa terkejutnya ternyata Kyuhyun ada di kamarnya.


"Kenapa dia ada disini dan kenapa aku memeluknya" kata kina. Lalu mulai mengingat kejadian semalem.


"Jadi semalam bukan mimpi. Tapi kenapa dia terlihat tampan saat tidur. Aisshhh.... Apa yang sedang kau pikirkan kina"ucap kina dalam hati. lalu kina perlahan untuk bangun. Namun seketika Kyuhyun menahannya dan menenggelamkan wajahnya di dekat leher kina dan menghembuskan nafasnya disana. Seketika membuat kina terkejut dengan tindakan Kyuhyun.


"Apa yang sedang dia lakukan" kata kina sembari mencoba melepaskan. Namun saat menoleh kina tidak sengaja bibirnya mencium kening Kyuhyun.


"Ini baru bayaran yang setimpal" seketika ucapan Kyuhyun membuat kina terkejut. Perlahan Kyuhyun bangun dan memposisikan wajahnya memandang kina sembari tersenyum.


"Ka..kau sudah bangun eoh?? Kenapa tidak langsung saja pergi dari kamar ku"


"Tentu saja. Kau pikir aku akan tertidur terus eoh. Sudah menyusahkan aku untuk membawa kau ke kamar dan sekarang kau mengomeli ku" kata Kyuhyun.


"Kenapa kau tidak membangunkan aku eoh saat sampai?" Ucap kina. Seketika Kyuhyun mempunyai ide untuk menjahili kina.


"Apa kau tidak ingat kejadian semalam antara kita berdua?"


"Mwo??? Apa maksud mu. Apa yang sudah terjadi"


"Sudahlah, biarkan itu jadi malam yang berkesan hanya untuk ku saja" sebelum benar beranjak bangun Kyuhyun mendekatkan wajahnya kepada kina dan berbisik lembut.


"Malam yang sangat menyenangkan" lalu pandangan mereka bertemu. Entah dorongan dari mana Kyuhyun mencium kening kina penuh kelembutan dan itu berhasil membuat kina terperanga.


"Gomawo"lalu Kyuhyun pergi meninggalkan wajah bingung kina. Sementara Kyuhyun sangat senang menjahilinya. Terpancar jelas dari wajahnya.


"Sebenarnya apa yang terjadi?" Lalu kina memeriksa pakainya dan semuanya masih lengkap. Tapi maksud ucapan Kyuhyun apa kejadian semalem.


"Cho kyuhyunnnnnn!!!!" Mendengar teriakan kina membuat Kyuhyun tertawa puas.


Mianhae... Ceritanya makin aneh

__ADS_1


😅😂


__ADS_2