Love Is..

Love Is..
love is part 16


__ADS_3

ruang belajar.


Kyuhyun,kina, Changmin dan seulgi semuanya berada disana untuk mengajarkan kina les dan membantu seulgi mengerjakan tugasnya. Sedangkan Changmin senang melihat kina yang sedang menari tidak jelas. Seketika membuat Kyuhyun tidak habis pikir dan seulgi terdiam.


"Ternyata aku bisa... Ternyata aku bisa... Yes.. yes..." Kina merasa diperhatikan langsung berhenti melakukan hal bodoh dan menatap canggung.


"Ah... Mian. Aku terlalu senang" kata kina yang sangat malu. Itu terlihat dari pipinya yang memerah. Entah kenapa membuat Kyuhyun gemas untuk kesekian kalinya.


"Ya tuhan kenapa dia begitu membuatku gemas"kata Kyuhyun dalam hati. Terdengar suara pintu terbuka dan saat melihat ternyata pelayan Lee yang masuk membuat Kyuhyun mengerutkan keningnya. Tidak biasa pelayan lee yang membawakan ku makanan dan minuman.


"Ahjuma kenapa yang membawakannya. Nuna sedang tidak ada di rumah"tanya Kyuhyun.


"Jihee sedang pergi keluar, tuan"kata pelayan lee.


"Keluar bersama ahjumma choi?"


"Tidak tuan muda. Ahjuma choi sedang menemani nyonya Kim pergi"


"Lalu perginya kemana nuna?" Sebelum pelayan lee menjawab Changmin sudah berbicara terlebih dahulu.


"Nuna, pergi menemui temannya. Aku dan kina tidak sengaja bertemu dengannya"kata Changmin.


"Begitu rupanya. Ya sudah pelayan park boleh keluar"ujar Kyuhyun sembari berpikir


"Ne, tuan muda" lalu pelayan lee keluar dari ruangan.


"Bertemu temannya yang mana?"tanya Kyuhyun.


"Entahlah, namun aku melihatnya berbeda. Bukankah begitu kina??"ucap Changmin.


"Ne, aku melihatnya berbeda dan dari pakaiannya aku merasa, eonni bertemu dengan seorang namja" kata kina.


"Namja??"seru Kyuhyun.


******


"Kina, kajja kita pulang"kata Changmin. Seketika wajah Kyuhyun dan kina menegang.


"Aku menunggu appa dan eomma ku menjemput"jawab kina dengan perasaan berdebar.


"Ya sudah oppa pulang denganku saja. Kebetulan supir Lee akan segera menjemput"kaya seulgi.


"Baiklah kalau begitu. Adikku yang manis" kata Changmin sembari mengacak - acak rambut seulgi.


"Baiklah kalau begitu oppa. Aku pamit pulang bersama Changmin oppa"


"Ne, mian soal yang tadi"


"Gwenchana oppa"


"Ya sudah kami pergi sampai nanti"


Setelah kepergian Changmin dan seulgi. Kina langsung masuk kedalam tetapi Kyuhyun langsung menarik lengan kina dan otomatis mereka berdua saling berhadapan.


"Aku minta maaf karena kemarin membuatmu sampai tertidur didalam mobil"ucap Kyuhyun dan terlihat wajahnya begitu sungguh-sungguh meminta maaf.


"Tak perlu minta maaf. Aku juga sudah memaafkan mu. Maaf soal ciuman dipipi mu itu, jiwoon yang ingin.  jadi kau jangan salah paham" kata kina membuat ada sesuatu dalam hati Kyuhyun merasa sakit.


"Ne, aku tidak akan salah paham" ucap Kyuhyun.


Saat mereka akan masuk kedalam mendengar suara mobil masuk kedalam dan saat melihat ternyata jihee keluar dari taksi. Kyuhyun yang melihat itu langsung menarik kina untuk bersembunyi untuk mengejutkan jihee.


"Kenapa kau menarik ku?"


"Sudah diam saja. Aku ingin mengejutkan nuna ku yang satu ini"


Dengan senyum senang dan langkah penuh dengan keceriaan jihee masuk dan saat membuka pintu, jihee hampir terjatuh karena Kyuhyun mengejutkannya di samping pintu.


"Nunaaaa"


"Kamchagi, yak!!! Kau mengejutkanku!"


"Hahahaha biarkan saja. Kau dari mana eoh??? Kulihat wajahmu begitu senang sekali"


"Memangnya kenapa kalau Aku senang?? Apa tidak boleh?"


"Bukan tidak boleh tapi sah saja nuna. Tapi kenapa aku melihatnya begitu berbeda kali ini dan kau...." Lalu Kyuhyun mengendus jihee yang begitu wangi.


"Wangi sekali nuna. Apa kau berkencan eoh?"tanya Kyuhyun dan seketika jihee terlihat gugup. Tanpa disadari oleh mereka berdua ada seseorang yang dapat dilihat oleh kina


"Sudahlah, jangan menggangguku seseorang yang sedang jatuh cinta" ucap ahjumma itu sembari duduk santai. Kina yang mendengar itu langsung tersenyum. Jihee yang melihat itu merasa aneh dengan sikap kina.


"Kau kenapa tersenyum menatap kursi itu" tanya jihee.


"Aniyo, eonni"jawab kina sembari tersenyum.


"Apa kau melihat sesuatu?" Tanya Kyuhyun.


"Nanti juga kau akan tahu. Ya sudah kalau begitu aku pergi mandi dulu" jawab kina sembari pergi meninggalkan mereka berdua.


"Kina sebenarnya kenapa?" Terlihat jihee begitu penasaran.


"Aku juga tidak tahu. Kalau begitu aku juga mau mandi badanku sudah lengket" lalu Kyuhyun pergi meninggalkan jihee. Namun saat semuanya pergi, jihee merasakan badannya merinding.


"Aigo... Kenapa aku jadi merinding" jihee pergi sembari berlari kecil.


"Anak muda jaman sekarang"setelah mengucapkan itu. Ahjumma yang dilihat Kim langsung menghilang.


Setelah selesai mandi kina turun ke bawah untuk mencari sesuatu yang dimakan dan melihat ada tuan Cho yang baru pulang bekerja. Tanpa basa basi kina langsung menghampiri.


"Ahjussi baru pulang?" Kata kina.


"O, kina. Ne, ahjussi baru pulang. Appa dan eomma mu belum pulang?"


"Belum ahjussi"


"Apa kau bisa membuatkan kopi satu untukku yang seperti waktu itu?"


"Tentu saja ahjussi aku bisa. Tapi sebelum itu ahjussi mandi dan makan dulu. Sepertinya ahjussi begitu lelah"kata kina sembari tersenyum. Tuan Cho yang melihat senyuman kina ikut tersenyum entah kenapa melihat senyuman kina masalah dikantornya sedikit terlupakan.


"Baiklah kalau begitu" lalu tuan Cho pergi menuju kamarnya.


"Apa mengurus perusahaan begitu sulit. Kasian ahjussi bekerja sampai seperti itu"gumam kina. Lalu kina ke dapur untuk melihat kopi yang ada didalam lemari. Sedangkan tuan Cho saat masuk ke kamar melihat istrinya sudah tidur dengan pulas dengan biasa tuan Cho mencium kening istrinya dan tidak ingin mengganggu waktu tidurnya. Setelah itu tuan Cho langsung membersihkan badannya.


Dengan mahir kina membuat kopi seperti Appanya. Tanpa disadari dari belakang ada suara Kyuhyun yang mengejutkannya.


"Apa yang sedang kau lakukan?"


"Aish... Kau mengejutkanku. Aku sedang membuat kopi untuk Cho ahjussi"

__ADS_1


"Appa sudah pulang?"


"Ne, appa sudah pulang"seketika Kyuhyun terkejut karena mendengar suara tuan Cho.


"Appa mengejutkanku saja" kata kyuhyun sedangkan tuan Cho tersenyum.


"Apa kopinya sudah selesai?"tanya tuan Cho


"Sebentar lagi ahjussi selesai" jawab kina. Dirasakan sudah sempurna. Langsung saja kina membawa kopi untuk taun Cho.


"Appa terlihat lelah sekali hari ini??"


"Ne, begitulah tapi appa menikmatinya. Mianhae kalau apa kurang memperhatikan mu. Appa melakukan ini demi kalian semua. Nanti juga kau akan paham bagaimana rasanya menjadi orang tua"ucap tuan Cho sembari tersenyum. Mendengar ucapan Appanya membuat Kyuhyun terenyuh sampai terdiam bagaimana Appanya sangat bekerja keras untuk membahagiakan keluarganya.


*******


Kamar kyuhyun


Terdengar suara Ahra yang memanggil nama Kyuhyun. Namun pemilik nama itu masih tertidur pulas dan Samapi sampai Ahra mengguncangkan badan Kyuhyun


"Kyuhyun.... Bangun. Kyuhyun bangun...." Merasa tidak nyaman Kyuhyun langsung bangun dengan sedikit kesal.


"Ada apa nuna. Apa kau tahu ini masih terlalu pagi eoh??" Kata Kyuhyun dengan mata yang masih mengantuk berat.


"A.. aku melihat kina"


"Lalu apa masalahnya. Kenapa kau seperti ketakutan"


"Kina... Kina... Kyu..."


"Iya, kina kenapa nuna?"


"Berbicara sendiri"


"Oh, berbicara sendiri. Ya sudah biarkan saja" lalu Kyuhyun kembali melanjutkan tidurnya.


"Yak!! Kau jangan dulu tidur, cepat lihat. Apa kina berbicara dengan hantu eoh. Apa disini ada hantu??"Ahra kembali mengguncangkan badan Kyuhyun.


"Nuna... Aku masih mengantuk. Kau tanyakan saja kina sedang berbicara dengan siapa. Nanti juga akan dijawab olehnya" sebelum Kyuhyun kembali tidur. Terdengar jihee memanggil nama Kyuhyun dan masuk kedalam kamar.


"Kebetulan ada kau. Apa kau lihat kina eoh. Aku melihat dia sangat aneh sekali"kata jihee.


"Game boy, kau tahu atau pernah lihat kina berbicara sendiri?" Tanya jihee.


"Lebih baik kalian tanyakan berdua. Aku sangat ngantuk dan ini sangat pagi sekali nunnnnnaaaaaaaaa"ucap Kyuhyun dengan keras dan membuat Ahra dan jihee langsung kabur dari kamar Kyuhyun.


"Aigo.... Adikmu Ahra"


"Kajja, kita tanyakan kepada kina"


"Kau yakin? Tapi aku takut"


"Sama aku juga takut tapi penasaran karena kina bisa melihat hantu dan aku penasaran hantu seperti apa yang kina temui" seketika jihee terkejut mendengar ucapan Ahra.


"Mmm..mwo?? Ha.. hantu? Kau jangan bercanda eoh"terlihat jihee begitu ketakutan.


"Aku tidak bercanda eoh"kata Ahra.


"Pantas saja kemarin kina tersenyum sendiri padahal tidak ada yang membuatnya tersenyum"ucap jihee sembari memeluk Ahra.


"Ka...kau serius eoh??"kini Ahra yang mulai ketakutan.


"Eonni" seketika Ahra dan jihee terkejut bukan main saat kina berada di belakang mereka.


"Kenapa eonni begitu terkejut"kata kina yang kebingungan


"Ba.. bagaimana tidak terkejut kau ada dibelakang"kata jihee.


"Ya.. ya sudah kalau begitu. Aku dan jihee mau siap siap lari pagi bersama" bohong Ahra. Lalu pergi meninggalkan kina.


"Ahra, Kenapa kau tidak jadi bertanya?"


"Aku tidak berani"


"Sama aku juga tidak berani"


Setelah kepergian Ahra dan jihee membuat kina kebingungan sampai didalam kamar.


"Sebenarnya mereka berdua kenapa" ucap kina. Terdengar suara ponsel milik kina berdering dan saat melihat layar ternyata Sina.


"Na-ya... Kau hari ini bisa menemaniku tidak di rumah? Kedua orangtuaku pergi mengantar imo ku ke Busan.


"Baiklah kalau begitu"


"Nanti pulang sekolah aku jemput. Sampai nanti"


"Ne, sampai nanti"


"Lebih baik aku mandi" lalu kina mengambil handuk dan bergegas masuk ke kamar mandi. Setelah beres mandi kina langsung memakai baju dan merapihkan keperluannya untuk dimasukan kedalam tas. Jam sudah menunjukan pukul 6.30 pagi.


"Ah iya, aku lupa. Semalam Kyuhyun meminjam power bank ku. Tapi masih full apa tidak ya" lalu kina membereskan keperluannya untuk di bawa. Setelah itu kina pergi ke kamar Kyuhyun dan melihat Kyuhyun masih tertidur.


"Masih tertidur" dengan perlahan kina mencari power banknya.


"Dimana dia menaruhnya. Kamarnya begitu luas. Lebih baik aku bangunkan saja" kina berjalan menghampiri Kyuhyun.


"Kenapa ketika tidur Kyuhyun begitu tampan" ucap kina dalam hati. seketika kina menormalkan kembali pikirannya.


"Aish... Barusan kau bilang apa"kata kina sembari memeluk mulutnya sendiri.


"Ya... Kyuhyun, bangun. Power bank ku kau taruh dimana?" Kata kina sembari mengguncangkan badan Kyuhyun. Namun sekejap Kyuhyun menarik kina dalam pelukannya dan membuat kina terkejut dan detak jantungnya berdetak tidak normal.


"Ya tuhan... Kenapa dengan jantungku" ucap kina dalam hati.


"Kau berisik.... Sebagai hukumannya kau harus temani aku 5 menit lagi"lalu Kyuhyun meletakan wajahnya disamping wajah kina. Sehingga bisa menghirup minyak wangi kina yang entah sejak kapan Kyuhyun menyukainya dan mengerjakan pelukannya.


"Lepaskan aku.. hari ini aku ada latihan. Mana power bank ku??"pinta kina dengan berusaha. Namun Kyuhyun lebih kuat tenaganya.


"Nanti saja kau latihannya. Aku jamin kau tidak akan dimarahi. Power bank mu sedang aku charger. Suruh siapa kau membangunkan mu dan tidak mencarinya sendiri"


"Bagaimana kau tahu kau tidak akan dimarahi. Kamarmu luas. Aku malas untuk mencarinya"kata kina. Lalu Kyuhyun mengambil ponsel yang berada didekat kina dan menghubungi sepupunya ya itu pelatih Kim.


"Tan, Hyung. Aku pinjam kina sebentar"


"Memangnya ada apa?"


"Ada sesuatu yang harus dikerjakannya. Jadi kau jangan memarahinya eoh"


"Baiklah kalau begitu"

__ADS_1


"Ne, Hyung. Gomawo"


Seketika kina membuatkan matanya dan memposisikan wajahnya untuk menatap Kyuhyun dan meminta penjelasannya.


"Bagaimana kau bisa mengenal pelatih Kim?"tanya kina.


"Dia sepupuku" seketika kina terkejut dengan ucapan Kyuhyun.


"Sepupumu. Bagaimana aku tidak bisa tau dan tidak pernah ada gosip disekolah. Biasanya jika ada gosip semua murid membicarakannya. Lalu ini kenapa tidak, lalu ahjuma dan ahjussi tidak...." mendengar ucapan kina yang begitu berisik. membuat Kyuhyun sedikit kesal dan langsung saja Kyuhyun meletakan telunjuknya di bibir Kina.


"Sudah tidak perlu banyak bicara. Yang penting kau sudah tahu" lalu Kyuhyun kembali mengeratkan pelukannya.


"Akhirnya kau diam juga. Jika masih bicara lagi, aku cium bibirmu yang cerewet itu" seketika hal itu membuat kina terdiam dan memilih menuruti ucapan Kyuhyun.


**********


Rumah keluarga Im


Disalurkan Yoona terlihat sedang asik memasak di dapur menyiapkan bekal yang akan di bawanya. Terlihat jaehyun mencium masakan yang sangat begitu wangi.


"Wah.... Wangi sekali. Tidak biasanya kau masak"


"Memangnya kenapa? Apa itu salah?"


"Tidak salah. Ah, iya nanti oppa pulangnya larut malam karena ada acara bersama teman teman. Nanti sepulang sekolah kau jaga tokok sebentar oppa ingin membeli bahan untuk jaket terbaru "


"Ne, baiklah oppa" lalu Yoona meletakan sarapan untuk oppanya.


"Pelayan Lee kemana?"tanya jaehyun.


"Sedang membeli perlengkapan dapur" jawab Yoona.


Terdengar suara ponsel milik Yoona berdering saat melihat ternyata Changmin menghubunginya.


"Ne, Changmin ada apa?"


"Bisa kah kau pergi sekarang ke sekolah sekarang. karena aku akan mengadakan rapat untuk ulang tahun sekolah dan sepulang sekolah kita berdua ke kedai kina dan sponsor yang lainnya untuk acara nanti"


"Baiklah kalau begitu kebetulan aku tinggal makan saja yang belum"


"Ya sudah, jika selesai makan langsung ke sekolah"


"Baiklah kalau begitu"


Sambungan telpon pun dimatikan


"Ada apa??"tanya jaehyun.


"Ada rapat untuk ulang tahun sekolah"kata Yoona.


"Ya sudah kau selesaikan makanan mu" perintah jaehyun.


"Ne, oppa" jawab Yoona.


Lapangan bulutangkis.


"Changwook, apa kina sudah datang??"tanya pelatih Kim.


"Belum pelatih. Sepertinya terlambat lagi" jawab changwook. Saat disebut sebut namanya kina dengan nafas yang terburu buru menghampiri pelatih dan changwook.


"Ha..ha... Ha... Jeosonghamnida pelatih, aku terlambat"kata kina.


"Ya sudah kalau begitu. Kau siap siap untuk latihan"perintah pelatih Kim


"Ne, pelatih" jawab kina. Lalu kina bersandar kepada changwook.


"Ini kau minum dulu" lalu changwook memberikan kina minum yang sedang di pegangnya.


"Gomawo"ucap kina.


"Kau kenapa terlambat??"tanya changwook.


"Aku habis membantu anak temannya eomma dan appa merapihkan barangnya. karena kakinya terlilit saat membersihkan gudang"bohong kina.


"Begitu rupanya" kata changwook.


"Ah iya, bagaimana dengan belajarmu kemarin??" Tanya changwook


"Sungguh membuatku senang. Karena matematikaku meningkat hahahaha"kata kina.


"Benarkah?"terlihat changwook begitu terkejut.


"Ne, tentu saja. Dari 5 soal aku betul 3. Biasanya aku salah semua atau salah 1" ucap kina dengan senangnya. Itu terpancar dari wajahnya yang begitu manis.


"Wah... Kau hebat sekali" lalu changwook mengusap kepala kina. Tanpa disadari mereka ada yang memotret mereka berdua.


"Apa aku kirimkan? Aku yakin Kyuhyun akan cemburu hahahaha"ucap orang itu.


******


Ruang rapat


Hari ini semua yang mengurus persiapan ulang tahun sedang sibuk merapatkan Tetang acara persiapan agar lebih matang lagi.


"Untuk persiapan makanan dan minuman sudah aku selesaikan. lalu bagaimana dengan desain surat undangan apa kau membawanya?"kata Changmin kepada temannya bernama minhoo.


"Tentu saja aku membawanya. Ini ada beberapa contoh surat undangannya" kata minhoo. Ketika melihat contoh surat membuat semua yang ikut rapat kebingungan.


"Wah bagus sekali minhoo"ucap Yoona.






"Jadi kalian ingin yang mana?"kata Changmin.


"Bagaimana kalau kita pilih yang bertulisan princess dan prince. Namun ada didalamnya berbentuk love seperti yang ini dan bertuliskan selamat datang di ulang tahun penuh cinta"usul Yoona. Hal itu membuat yang lainnya menyetujuinya.


"Aku setuju dengan ide yoona"


"Aku juga setuju"


"Ini hanya surat undangan kenapa aku merasa mendapatkan surat dari seseorang yang kita cintai eoh" semua yang mendengar itu langsung tertawa.


"Tapi apa yang kau katakan ada benar juga hahahhaa"seru teman yang lainnya.

__ADS_1


Ah... Maaf semakin gak jelas ini ceritanya 😂😂😂


__ADS_2