
di kelas.
Terdengar suara bel pertanda jam sekolah sudah berakhir. sebelum itu Changmin berdiri di depan kelas untuk membagikan Undang ulang tahun.
"Aku mohon perhatiannya, sebelum pulang aku ingin mengumumkan sesuatu kepada kalian"
"Ingin mengumumkan apa?"
"Coba lihat di kolong meja kalian, apa ada surat undangan atau tidak"
Semua murid memeriksa kolong meja tersebut dan menemukan surat undangan yg sangat unik. Hal itu membuat teman satu kelasnya merasa takjub karena saat di buka, bentuk hati muncul.
"Wah... Bagus sekali"
"Kau benar, andai seorang namja yang memberikan ini, pasti akan merasa istimewa"
Riuh suara para murid menerima kartu undangan. Sedangkan changmin merasa senang melihat ekspresi wajah temannya.
"Untuk acara ulang tahun ada dua sesi yang pertama, seperti biasa kita mengadakan acara olahraga dan yang kedua pesta malam yang bertemakan love. Hari dan tanggalnya sudah tentukan di surat undangan. Untuk sesi kedua diwajibkan untuk laki - laki pakai setelan jas dan wanita menggunakan gaun" Mendengar penjelasan changmin membuat semua para murid senang, akan tetapi tidak dengan kina yang menghembuskan nafas.
"Kau kenapa?" Tanya Kyuhyun.
"Gwaenchana" Jawab kina.
Setelah selesai memberi pengumuman semua murid keluar dari kelas dengan penuh rencana untuk acara ulang tahun nanti. Namun wajah kina berbeda dengan yang lainnya, penuh dengan beban dan pikiran di kepalanya.
"Kenapa harus seperti itu temanya" Gerutu kina. Changwook yang melihat itu hanya tersenyum sembari merangkul pundak kina.
"Sudah jangan dipikirkan, sesekali kau harus pakai yang anggun"
"Tetap saja itu bukan gaya ku"
"Aku tahu, lebih baik sekarang kita pergi ke supermarket beli mie ramen"
"Aku rasa itu akan mengobati pikiran ku. Tapi kau yang traktir"
"Ne, nona kina"
Melihat kina yang pergi bersama changwook membuat kyu hyun menatapnya dari kejauhan. Changmin yang melihat itu langsung menepuk pundak Kyuhyun.
"Kau kenapa melihat kina dan changwook seperti itu"
"Seperti itu apa maksud mu"
"Orang yang sedang cemburu hahahahaha"setelah mengatakan itu aura terasa mencekam karena kyuhyun menatap tajam changmin dan membuatnya berhenti tertawa.
"Kalau begitu, aku pergi dulu" Lalu changmin berlari meninggalkan kyuhyun dan sementara seulgi menatap bingung karena changmin berlari begitu cepat dan kyuhyun keluar dengan wajah sedikit kesal.
"Oppa" Panggil seulgi dan membuat kyuhyun menoleh.
"Kau belum pulang?" Tanya kyuhyun.
"Tadi ada urusan sebentar. Apa oppa mau langsung pulang"
"Begitulah" Saat akn berbicara kembali. Terlihat Seohyun datang dan dengan senyuman yang merekah.
"Kyuhyun-a, kau mau pulang?" Tanya seohyun tanpa memperdulikan seulgi.
"Kalau begitu kita pulang bersama. Kebetulan eomma ku, pergi ke rumah mu"
"Ke rumah ku??"
"Ne, karena ada perkumpulan sosialita setiap bulannya"langsung saja seohyun merangkul pergelangan tangan kyuhyun.
" Kau saja, aku ada urusan"tanpa basa basi kyuhyun melepaskan rangkulan seohyun dan pergi berlalu. Sampai pada akhirnya seulgi menyusul kyuhyun sembari menatap tajam seohyun. Ponsel milik Kyuhyun berdering dan saat melihat ternyata ahra.
"Asih.... Benar - benar, semakin aku di tolak semakin terus aku akan berusaha mengejar mu" Ucap seohyun.
Supermarket
Sementara di supermarket kina dan changwook sedang menunggu mie yang siap untuk disantapnya. Hanya butuh beberpa menit saja, mie sudah jadi. Penuh rasa semangat kina memakannya di tambah dengan bubuk cabai yang dibelinya menambah sensasi pedas yang membuatnya semangat.
"Jangan terlalu banyak pedas, nanti perutmu sakit" Kata changwook.
"Tenang saja, itu tidak akan terjadi. Kenapa changmin memilih tema yang sangat menyebalkan seperti itu. Aku lebih suka tema tahun lalu menggunakan makan kostum seperti super hero"ucapan kina membuat changwook tersenyum dan menggelengkan kepalanya.
" Jika temanya sama. Semuanya akan protes dan akan meminta tema yang lain eoh. Sudah Terima saja apa kata ketua osis karena mereka yang mengatur semuanya"
"Kau tahu sendiri, aku tidak suka"
"Aku tahu, tapi mau bagaimana lagi?"
Mendengar hal itu kina menghembuskan nafasnya sembari mengumpat. Lalu tangan changwook mengelus kepala kina Penuh rasa sayang.
"Hanya satu hari saja. Aku yakin kau bisa hahaha"
"Yak!!! Apa aku sedang meledek ku. Apa kau tidak ingat saat perpisahan sekolah dulu, aku hampir terjatuh karena hak yang tinggi"
"Siapa yang meledek mu, kau ini sensitif sekali. Tentu saja aku ingat dan tak mungkin aku lupakan seumur hidup ku. saat itu kau tidak sengaja sampai menjambak rambut kepala sekolah yang ternyata itu adalah rambut palsu hahahaha"
"Itu adalah hal yang memalukan dalam hidup ku"
Tanpa mereka sadari ada sepasang mata yang melihatnya dengan wajah yang sulit di artikan. Ponsel milik kina berdering dan saat melihat layar ternyata ahra yang menghubunginya "
"Oh, eonni ada apa?"
"Apa kau bisa ke butik ku bersama kyu hyun. Aku sudah menyuruh untuk menjemput mu" Seketika kyu hyun sudah ada di hadapannya dan tepatnya ada di sebrang jalan sembari berjalan menuju arah kina.
"Ne, eonni" Kata kina yang matanya tidak lepas dari Kyuhyun. Dalam hati kina bertanya, bagaimana dia bisa menemukannya berada disini.
"Baiklah, aku tunggu" Terdengar suara ahra begitu senang saat mengatakan itu.
"Nuna sudah menunggu" Itulah yang di ucapkan Kyuhyun dan changwook menatap bingung mereka berdua.
"Kalian mau ke mana? Aku ikut, aku tidak mau terjadi sesuatu dengan mu lagi" Seketika membuat kyuhyun dan kina terdiam.
"Kau tidak perlu khawatir, kina bersama ku akan aman. Kami ada urusan dengan nuna ku saja" Ucap kyuhyun.
"Benar apa yang dikatakannya, kau tidak perlu khawatir dan kejadian saat itu, aku jamin tidak akan terulang" Tambah kina penuh dengan keyakinan.
"Baiklah, jika terjadi sesuatu hubungi aku"lalu changwook menggenggam tangan kina dan itu membuat kyuhyun tidak suka melihatnya.
"Ne, nanti aku akan menghubungi mu" Kata kina. Melihat kepergian mereka berdua membuat changwook menghela nafas walau sebenarnya dalam hatinya sangat menghawatirkan kina.
####
Selama perjalanan menuju butik ahra. kyuhyun hanya terdiam sembari fokus menyetir dan itu membuat kina sedikit merasa aneh.
"Tidak biasanya dia terdiam. Aku tidak bisa jika begini, lebih baik aku cari topik saja untuk dibahas" Ucap kina dalam hati.
"Mmmmm... Ada yang ingin aku tanyakan kepadamu" Ujar kina sembari melirik kyuhyun.
"Apa?" Ucapan kyuhyun seadanya.
"Bagaimana kau tahu aku ada di supermarket?"
__ADS_1
"Mengendus bau badan mu"
"Mwo? Bau ku. Memangnya aku bau badan" Lalu kina mengendus badannya sendiri dan membuat kyuhyun menahan senyuman karena tingkah kina yang seperti itu sampai ke ketiakpun di ciumnya.
"Menurut mu tidak bau. Bagiku sangat bau" Kata kyuhyun.
"Hidungmu yang bermasalah. Bukan bau badan ku"kesal kina.
*****
Apartemen gren
Semenjak kejadian jihee bertemu dengan mantan kekasihnya membuatnya banyak diam dan hal itu membuat myungsoo merasa cemas. Sudah dua hari jihee menginap disini, walau ini bukan pertama kalinya menginap. Disaat ada masalah apapun jihee selalu memilih datang kemari dan menyimpan beberapa baju di apartemen.
"Ji-a, apa kau akan terus mengurung dikmar eoh?" Ucap Myungsoo dibalik pintu. Namun tidak ada jawaban sama sekali.
"Benar - benar anak ini" Dengan cepat Myungsoo mengambil kunci cadangan dan setelah itu, pintu kamar terbuka. Pandangannya tertuju kepada sebuah tempat tidur yang di tutupi selimut.
"Yak!!! Mau sampai kapan kau seperti orang bodoh!!" Lalu myungsoo menarik selimut tersebut dan jihee hanya terdiam sembari memeluk guling.
"Cepat bangun dan makan"perintah Myungsoo.
"Kau saja yang makan"ucapan jihee membuat Myungsoo kesal dan dengan cepat menarik jihee, lalu menggendongnya menuju meja makan. Myungsoo tidak peduli dengan ucapan jihee yang memintanya untuk turun.
"Kenapa kau menggendongku"
"Jika tidak seperti itu, kau tidak akan bangun. Cepat kau makan sebelum aku laporkan kepada eomma"
"Yak.... Jangan seperti itu"
Ancaman Myungsoo berhasil membuat jihee merasa takut.
"Maka dari itu cepat makan" Ucap Myungsoo sembari menahan senyum.
"Ne, aku makan. Puas kau" Kesal jihee. Namun seketika matanya berbinar saat memasukan sesuap nasi dan daging kedalam mulutnya.
"Ya Tuhan.... Kenapa masakan ini enak sekali" Dengan lahap suapan demi suapan masuk kedalam mulutnya.
"Aku seperti sedang memberi orang yang tidak pernah makan" Ucapan Myungsoo membuat jihee tidak peduli.
"Jika sudah selesai makan kita pergi jalan - jalan"
"Memangnya kau mau mengajak aku kemana?"
"Nanti juga kau tahu"ujar Myungsoo.
Flashback back.
Ketika mendapatkan telpon dari jihee membuat Myungsoo cemas dan mengendarai motor begitu cepat. Sampai pada akhirnya, Myungsoo menemukan jihee yang sedang jongkok sembari menenggelamkan wajahnya.
" Ji-a"mendengar suara Myungsoo membuat jihee menoleh keatas, lalu langsung berdiri dan memeluk Myungsoo.
"Aku bertemu dengannya. Aku benci melihatnya kembali... Huaaaaa... Hiks... Hiks... Hiks...."
"Sudah jangan menangis ada aku disini"Myungsoo langsung menenangkan jihee dalam pelukannya.
"Lebih baik kita pergi dari sini eoh" Lalu Myungsoo membawa jihee.
Flashback end.
*****
Butik
"Akhirnya kalian datang. Aku sudah menunggu cukup lama" Ujar sina.
"Memangnya untuk apa kau menunggu kita"
"Apa kau lupa. Aku yang akan yang akan membuat mu cantik"
"Ah... Benar juga"
"Memang kau bisa membuatnya cantik? Aku rasa akan sama saja" Ucapan Kyuhyun membuat kina kesal dan sina hanya mampu tersenyum.
"Enak saja, aku bisa cantik tahu. Lihat saja kau akan terpesona dengan ku?"
"Benarkah??? Apa kau bisa secantik jisoo black pink"
"Kau meremehkan aku? Tentu saja aku bisa secantik jisooo, bahkan lebih"
"Yak! Kalian ini selalu bertengkar" Seketika mereka terkejut saat mendengar suara ahra.
"Siapa yg bertengkar nuna. Aku hanya berargumen saja"kata Kyuhyun.
"Terserah kau saja. Ah iya, untuk pemotretan kita di dalam studio saja tidak jadi pergi ke nami"
"Kenapa tidak jadi eonni"
"Ah mianhae, karena waktunya terlalu sempit jadi aku memutuskan di dalam ruangan saja sekarang disini"ucap euntak.
"Mwo?? Sekarang" Ucap Kyuhyun dan kina bersamaan. Setelah mendengar itu, mereka langsung dibawa ke ruangan ganti pakaian dan dibantu oleh beberapa orang yang bekerja di butik ahra dan kebetulan memiliki tempat untuk foto. Kyuhyun dan kina mulai mengganti pakaiannya mereka berdua hanya pasrah.
"Apa aku sedang dikerjai sekarang. Nuna benar - benar susah ditebak" Ucap Kyuhyun dalam hati.
"Kenapa aku pakai baju seragam sekolah?" Tanya Kyuhyun.
"Memang konsep awal harus pakai baju seragam" Seketika Kyuhyun kembali terkejut saat mendengar suara ahra.
"Jika seragam kenapa tidak pakai seragam sekolahku saja"
"Sudahlah tidak perlu banyak bicara. Kau hanya butuh bergaya depan kamera"
"Tapi setidaknya jelaskan dulu konsep foto kali ini apa?"
"Hemmm baiklah. Akan aku jelaskan, jadi konsepnya perjalanan cinta dari jaman sekolah dan dibawa sampai pelaminan"
Sementara kina sedari tadi hanya mampu menuruti apa yang dikatakan oleh sina saat makeup.
"Kenapa kau tidak memberi tahu ku jika pemotretan dadakan seperti ini" Kata kina.
"Aku pikir eonni sudah memberi tahu mu. Aku juga di hubungi dadakan"bohong sina.
"Benerkah? "
"Kau tidak percaya?"
"Ani, hanya curiga saja. Kau kan selak seperti itu, pura pura tidak tahu"
"Itu hanya perasaan mu saja. Wah, aku tidak menyangka hasil karyaku sangat bagus sekali"
"Benarkah? Apa aku sudah seperti jisoo?"
"Hahahaha kau benar - benar ingin seperti jisoo"
"Apa kau tidak dengar Kyuhyun meremehkan kecantikan ku yang terpendam"
__ADS_1
"Aku dengar hahahaa. Kau bahkan lebih cantik dari jisoo sekarang kau ganti pakaian yang ada didalam"
"Baiklah kalau begitu"
Setelah selesai berganti pakaian, Kyuhyun sedang menunggu kina datang. Betapa terkejutnya, kina begitu manis dan cantik dengan makeup natural dan Kyuhyun hanya mampu terdiam karena terbiasa melihatnya tanpa menggunakan riasan di wajah. Ahra yang melihat itu ikut terpana. Mata sina memperhatikan Kyuhyun yang hanya mampu terdiam.
"Kena kau Kyuhyun hahahaha" Ucap sina dalam hati.
"Wah.... Kina kau cantik sekali. Yak... Sina kau apakan adikkku eoh"
"Aku berikan sentuh magic hahahaha"
"Kyuhyun-ah.. Cantikan kina" Ucapan ahra membuat Kyuhyun tersadar dari lamunannya.
"Ne?? Mungkin cantik" Ucap Kyuhyun asal karena tidak mau mengakuinya.
"Dasar kau ini. Gaja, kita lakukan pemotretan"ujar ahra dan kina hanya mendengus kesal.
Kyuhyun dan kina mulai melakukan pemotretan sesuai dengan arahan yang dikatakan oleh euntak. Semua tema dalam pemotretan sudah dilakukan dan tinggal yang terakhir menggunakan baju pengantin. Semua penasaran dengan penampilan Kyuhyun dan kina menggunakan baju itu. Berharap sesuai dengan ekspetasi. Ahra sedari tadi menunggu dan muncul Kyuhyun menggunakan setelan jas dengan sedikit mengubah gaya rambutnya, hal itu membuat yang ada didalam menatap kagum.
"Apakah benar ini adikku ku?? Kenapa kau menjadi sangat tampan sekali eohh" Goda ahra sembari memperhatikan dari ujung rambut sampai ujung kaki.
"Aku memang tampan"dengan bangganya kyuhyun mengatakan hal itu.
"Jika sudah memuji diri sendiri aku akui ,kau memang adikku"mendengar itu, Kyuhyun tersenyum dan tanpa disadari kina melihat senyuman membuat jantungnya bekerja tidak norma, di tambah penampilan Kyuhyun dilihat sangat berbeda dari biasanya. Seketika lamunannya buyar, saat mendengar suara sina dari belakang.
"Kau kenapa diam disitu" Ucap sina sembari menjalan mendekat.
"Ah... Aku pegal menggunakan sepatu tinggi ini dan di tambah pemotretannya sangat melelahkan. Kau tahu sendiri, aku tidak biasa foto dan ponselku hanya foto penting momen saja"Bohong kina sedikit.
"Kau benar juga, gaja kita masuk kedalam" Ujar sina sembari menggandeng tangan sahabatnya dan saat masuk, kina jadi pusat perhatian kembali karena kecantikannya bertambah lagi saat menggunakan gaun pengantin rancangan ahra, sangat pas sekali di pakai oleh kina.
"Kenapa semuanya memperhatikan aku kembali. Apa aku terlihat aneh menggunakan gaun pengantin. Membuat aku gugup saja, ditambah Kyuhyun diam saja tidak berbicara apapun" Kata kina dalam hati.
"Cantik" Ucap Kyuhyun dalam hati dan matanya tidak berkedip sama sekali.
"Wah... Kina kau jauh lebih cantik menggunakan gaun pengantin" Kata euntak sembari tersenyum.
"Benarkah, aku jadi merasa malu hehehe. Aku pikir, aku aneh menggunakan gaun pengantin"terlihat wajah kina tersipu malu dengan pipi yang memerah dan itu terlihat sangat jelas, walau di wajahnya ada riasan.
"Aku tidak menyangka, baju rancangan ku sangat cocok sekali untuk mu dan kau sangat cantik sekali" Dengan bangga ahra mengatakan hal itu.
"Eonni kau memuji ku berlebihan"
"Aku tidak berlebihan. Lebih baik sekarang kita kembali pemotretan agar cepat selesai dan setelah itu kita makan - makan"
"Ne, eonni"
Saat kina akan berjalan, kakinya tersandung karena ada kabel yang belum di rapihkan dan hal hasil kina jatuh dalam dekapan Kyuhyun. Mata mereka saling berpandangan satu sama lain di tambah debaran yang semakin kencang yang mereka rasakan dan itu menjadi momen yang sangat bagus sekali, tidak hanya euntak yang memotretnya tapi ahra dan sina.
"Wah.. Mereka sangat manis sekali eonni, apa lagi tatapan mereka"seru sina.
" Ne, kau benar sekali. Aku jadi gemas melihatnya"
Sementara Kyuhyun dan kina menormalkan detak jantungnya dan membetulkan posisinya. Suasana mereka jadi canggung satu sama lain"
"Kina Gwenchanayo?"tanya euntak
"Ne, gwenchanayo"jawab kina.
"Makanya jika jalan lihat - lihat. Kau hampir saja terjatuh" Kata Kyuhyun.
"Aku tahu" Jawab kina.
Lalu salah satu karyawan ahra merapihkan kabel tersebut, agar tidak terjadi lagi insiden yang dialami oleh kina. Meraka berdua mulai menghadap kamera. Euntak meminta Kyuhyun untuk memeluk kina dari belakang dengan mesra dan itu membuatnya terkejut.
"Aku?" Ujar Kyuhyun.
"Memang kau, lalu siapa disini yang jadi modelnya. Cepat lakukan, jika tidak rahasia yang kau milik aku bongkar"ancaman ahra berhasil membuat Kyuhyun kesal dan menuruti ucapannya. Tangan Kyuhyun mulai melingkar di pinggang kina, hal hasil membuat suasana mereka canggung kembali.
"Kenapa berdebar lagi"ucap kina dalam sembari menghembuskan nafas pelan.
"Lihat kemari dan senyum bahagia" Kata euntak.
"Sekarang giliran kina yang memeluk kyuhyun Sembari memejamkan mata dan tersenyum" Sontak ucapan euntak membuat kina terkejut. Mau tidak mau kina menurutinya dengan perasaan gugup. Perlahan tangannya mulai melingkar dan dengan sepontan Kyuhyun menggenggam erat tangan kina. Semua pose sudah dilakukan oleh mereka berdua akan tetapi ahra memberi ide kepada euntak dan langsung disetujui. Kyuhyun yang melihat itu merasa curiga.
"Boleh aku pinta satu lagi" Pinta euntak
"Ya sudah kalau begitu, eonni" Jawab kina dan Kyuhyun langsung berbisik.
"Kenapa kau menyetujuinya"
"Hanya satu foto lagi. Apa susahnya"
"Aku memiliki perasaan yang tidak enak"
"Itu hanya perasaan mu saja" Kyuhyun yang mendengar itu hanya menghembuskan nafasnya.
"Apa kalian bisa pose kiss" Seketika kina membulatkan matanya dan Kyuhyun menatap ahra tajam.
"Apa aku bilang" Kata Kyuhyun dan kina hanya terdiam.
"Hanya menempel saja"
"Apa tidak ada pose yang lain eonni"
"Semua sudah dilakukan dan hanya itu saja yang belum" Euntak mengatakan itu sembari tersenyum.
"Sudah lakukan saja eoh. Masa foto pernikahan tidak ada kiss sama sekali" Ujar ahar.
"Benar apa yang dikatakan eonni" Seru sina. Hal itu membuat kina menatap tajam sahabatnya itu.
"Baiklah, hanya Menempelkan?" Lalu kina menoleh kearah Kyuhyun karena terkejut dengan ucapannya.
"Yak! Aku tidak mau"tolak kina.
Lalu Kyuhyun membisikan sesuatu kepada kina dan hal itu berhasil membuatnya terkejut.
" Lagi pula kita pernah melakukannya. Jika hanya menempel tidak masalahkan"kata Kyuhyun dan rona merah di wajah kina terlihat jelas karena malu dengan kejadian waktu itu. Kyuhyun yang melihat itu hanya mampu menahan senyuman.
"Dasar mesum!!" Lalu kina memukul lengan Kyuhyun.
"Ah... Sakit. Lalu kenapa pipimu jadi merah. Apa kau sedang mengingatnya"goda Kyuhyun.
"Ini efek make up" Bohong kina.
Sementara ahra, sina, euntak dan begitu juga yang lainnya memperhatikan pertengkaran kecil di antara mereka yang sebenernya tidak di mengerti, hal apa yang membuat mereka seperti itu.
"Benarkah? Kalau begitu aku periksa" Setelah mengatakan itu, Kyuhyun mendengar perintah euntak untuk segera mencium kina. Perlahan Kyuhyun meletakkan tangan kina di dadanya. Sedangkan tangan kiri Kyuhyun melingkar di pinggang dan tangan satunya bergerak untuk mengangkat wajah Kina, lalu menatap nya dalam sembari tersenyum.
"Ya Tuhan, kenapa dia menatap ku seperti itu, membuat aku semakin gugup. Aku berharap pipiku tidak merah" Ucap kina dalam hati. Wajah kyuhyun semakin mendekat dan kina langsung menutup mata karena tidak mau melihat karena gugup.
********
Maaf baru upload lagi... Semoga kalian suka. Kalau masih banyak typo komen ya😁😁
__ADS_1